Setelah Viral Akhirnya Polres Way Kanan Berikan Keterangan Terkait Penangkapan Dua Kepala Kampung Diduga Korupsi ADD


Way Kanan - Akhirnya Polres Way Kanan memberikan keterangan prihal penangkapan 2 mantan Kepala Kampung yang di duga menggelapkan Dana Desa , setelah hampir dua minggu berjalan dan Tim Konsumsi Publik Way Kanan meramaikan penangkapan ini.

Unit Tipidkor Satreskrim Polres Way Kanan mengamankan dua orang yang diduga keras melakukan tindak pidana korupsi ADD Anggaran Dana Desa (ADD) pada Selasa (11/07/2023).

Keduanya masing-masing berinsial ST (54) berdomisili di Kampung Talang Mangga Kecamatan Kasui dan SJ (58) berdomisili di Kampung Sukajadi Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan.

Disampaikan Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Kasatrekrim AKP Andre Try Putra menerangkan bahwa pada tahun 2019 Kampung Talang Mangga Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan mendapatkan anggaran sebesar Rp.743.171.000(tujuh ratus empat puluh tiga juga seratus tujuh puluh satu ribu rupiah).

Sementara itu, dalam pengelolaan Dana ADD Kampung Talang Mangga dilakukan oleh Aparat kampung, dalam hal ini Kepala Kampung Talang Mangga berisial ST, namun dalam pelaksanaan penggunaan ADD TA. 2019 tersebut terdapat penyalahgunaan.

Dimana dana tersebut diduga digunakan tidak sesuai dengan rencana anggaran biayanya dan beberapa kegiatan pemberdayaan diduga fiktif. Penyalahgunaan Dana ADD TA. 2019 tersebut diduga dilakukan oleh ST selaku Kepala Kampung Talang Mangga Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan periode 2016-2022. 

Ditempat terpisah pada tahun 2018 Kampung Sukajadi Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan mendapatkan anggaran sebesar Rp.1.066.713.978 (satu miliar enam puluh enam juta tujuh ratus tiga belas ribu sembilan ratus tujuh puluh delapan rupiah).

Pengelolaan dana ADD Kampung Sukajadi Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan dilakukan oleh Aparat kampung, dalam hal ini Kepala Kampung Sukajadi inisial SJ periode 2012-2019. Namun dalam pelaksanaan penggunaan ADD TA. 2018 tersebut terdapat penyalahgunaan.

"Menanggapi laporan tersebut personel Tipidkor Satreskrim Polres Way Kanan melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi ADD di Kampung Talang Mangga, Kecamatan Kasui dan di Kampung Sukajadi, Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan,” ungkap AKP Andre Try Putrare.

Setelah mendapati bukti yang cukup, dari hasil penyidikan dan gelar perkara pada hari Selasa tanggal 13 Juni 2023 oleh Unit Tipidkor serta didukung dari hasil perhitungan yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) bahwa diduga ditemukan kerugian negara sebesar Rp.233.463.675 (dua ratus tiga puluh tiga juta empat ratus enam puluh tiga ribu enam ratus tujuh puluh lima rupiah) di Kampung Talang Mangga, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan .

Selanjutnya dihari Selasa tanggal 13 Juni 2023 dari hasil penyidikan dan gelar perkara oleh Unit Tipidkor serta didukung dari hasil perhitungan yang dikeluarkan oleh BPK RI bahwa diduga keras terjadi tindak pidana korupsi ADD di Kampung Sukajadi, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan.

Dari hasil perhitungan BPK RI ditemukan kerugian negara sebesar Rp.470.616.199,50 (empat ratus tujuh puluh juta enam ratus enam belas ribu seratus sembilan puluh sembilan ribu lima puluh rupiah).

Kemudian pada hari Senin 19 Juni 2023 Unit Tipidkor melakukan peralihan status dari saksi menjadi tersangka terhadap ST dan SJ setelah melakukan pemeriksaan kedua tersangka ditahan di Mako Polres Way Kanan.

"Jika terbukti bersalah maka yang bersangkutan akan dikenai Pasal 2 Ayat ( 1 ) Subsidair Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 Jo UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara maksimal dua belas tahun penjara,” pungkas Kasatreskrim. (Firmansyah)

Share this:

Posting Komentar