Tampilkan postingan dengan label Way Kanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Way Kanan. Tampilkan semua postingan

Polisi Tangkap Suami Pembacok Tetangga yang Ketahuan Selingkuh dengan Istrinya

September 07, 2024

LAMPUNG - Seorang suami di Way Kanan Lampung, tega menghabisi nyawa tetangganya sendiri setelah memergoki istrinya berselingkuh.

Pelaku ditangkap hanya dalam waktu 4 jam pasca kejadian.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 23.30 WIB. Pelaku, BY (30), langsung ditangkap oleh pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah mengatakan, pelaku berinisial BY (30), merupakan warga Kampung Cugah, Kecamatan Baradatu.

"Peristiwa yang menewaskan korban, berinisial S, terjadi pada Selasa malam (3/9/2024) sekitar pukul 23.30 WIB," ujar Umi, Jumat (6/9/2024). 

Dari penyelidikan sementara, diketahui bahwa aksi pembunuhan ini dipicu oleh kemarahan pelaku yang mendapati korban memiliki hubungan gelap dengan istrinya.

Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang merinci kronologi kejadian. Menurutnya, peristiwa ini bermula ketika pelaku pulang dari kerja sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung beristirahat di kamar bersama istri serta anaknya.

Setengah jam kemudian, pelaku terbangun untuk mengambil air minum. Saat itu, dia mendapati bahwa istrinya tidak ada di dalam kamar.

"Saat menuju dapur, pelaku mendengar suara dari arah kamar belakang. Merasa curiga, ia lantas mengambil golok yang tergantung di dinding," jelasnya

Dengan golok di tangan, pelaku membuka pintu kamar belakang dan terkejut melihat istrinya sedang bersama korban. 

Korban kemudian mencoba melarikan diri melalui pintu belakang setelah mendorong pelaku. Namun, pelaku mengejar dan membacoknya tiga kali di bagian punggung.

Setelah itu, pelaku mencari istrinya yang bersembunyi dan mengunci diri di kamar karena ketakutan.

Adanan menambahkan, jasad korban ditemukan warga dalam keadaan bersimbah darah di kebun belakang rumah pelaku.

Sekretaris DPC PJS Way Kanan Bukannya Minta Maaf, Malah Membenarkan Diri

Juli 06, 2024

 


Way Kanan -  Sekretaris DPC Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Way Kanan, Warseno, angkat bicara terkait pernyataan anggota DPRD Way Kanan, Masda Yulita, yang diduga melecehkan profesi wartawan.

“Secara profesional, jelas tersinggung dengan perkataan anggota DPRD tersebut, karena ia menyatakan itu pada acara resmi saat penjaringan aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) DPRD Dapil V dan didengar oleh pejabat lain,” kata Warseno, Rabu (6/07/2024).

Menurutnya, Ketua Partai Gerindra Way Kanan seharusnya menegur atau memberikan sanksi kepada anggotanya yang lancang berbicara di luar kewenangannya, mengurusi kinerja lembaga lain yang tidak ada hubungan dengan dirinya sebagai anggota dewan, tegas Warseno.

Warseno meminta agar anggota DPRD Way Kanan, Masda Yulita, meminta maaf kepada awak media, bukan hanya yang bertugas di Way Kanan tetapi juga secara nasional.

“Di sini, kualitas dewan dipertaruhkan. Makanya, Masda itu harus berani meminta maaf kepada wartawan melalui media. Bukan malah melakukan pembenaran diri. Kalau saya baca di salah satu media hari ini, jawaban Masda itu mencari pembenaran diri,” ujarnya.

Warseno menegaskan, jika anggota dewan tersebut tidak mau meminta maaf, maka jangan salahkan jika seluruh awak media menggeruduk Gedung Wakil Rakyat.

“Kalau tidak mau minta maaf, kami sudah kompak akan melakukan unjuk rasa ke Gedung DPRD Way Kanan, karena kapasitas dia (Masda Yulita, RED) saat bicara itu sebagai wakil rakyat. Seharusnya bukan itu yang dibahas, tapi pembangunan,” kata Warseno.

Di Way Kanan, kata Seno, sapaan akrab Warseno, banyak wartawan yang sudah senior, bahkan sebelum oknum tersebut menjadi anggota dewan.

“Apakah Masda itu selama ini selalu membaca berita, tahu perkembangan dunia dengan membaca berita? Banyak proyek miliaran yang menyimpang ditulis oleh kawan media. Tahu tidak dia?” katanya.

Warseno menambahkan, wartawan bekerja sesuai dengan Undang-undang dan dilindungi oleh UU No 40 tahun 1999.

“Kami bekerja ada undang-undangnya, semua sudah diatur dengan aturan, sama seperti DPRD, mereka juga bekerja sesuai aturan. Kami juga kontrol sosial, kalau dewan kok mengkritik kami, lalu kerja mereka ngapain? Apa jadi pemain juga?” kata Seno.Rep.(.Cikwan.warnas.).

Waw Ko Yu Ikut Memeriahkan Acara Calon Bupati Waykanan

Juni 01, 2024




Waykanan, KONSUMSIPUBLIK - Gelaran konser musik gratis yang bertajuk "Gebyar Lampung Maju" kembali dilaksanakan oleh tim kerja pemenangan Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Lampung Ir. H. Hanan A Rozak, MS, kali ini yang dipusatkan di Lapangan Semarang, Kampung Bhakti Negara, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, pada Jumat (31/5/2024) malam.

Sebelum konser musik dimulai, nampak di lokasi acara sejak pukul 19.00 WIB telah dipadati oleh ribuan Masyarakat Kabupaten Way Kanan khusunya dari Kecamatan Baradatu dan sekitarnya, yang menunggu gelaran konser musik dimulai, selain itu terlihat juga puluhan stan berupa pasar UMKM yang menyediakan beraneka ragam makanan dan juga mainan anak-anak turut meramaikan lokasi Gebyar Lampung maju.


Dalam sambutannya, Bacabup Way Kanan, Resmen Kadapi, S.H, M.H menyampaikan selamat datang Bacagub Lampung Hanan A Rozak ditengah-tengah Masyarakat Kab. Way Kanan. 

"Selamat datang Bapak Hanan, sebagai Bacabup Saya berjanji kedepan masalah jalan akan mulus dalam kurun 1 tahun, kemudian pendidikan gratis, dan kesehatan gratis, cukup pakai KTP, apakah siap saudara-saudaraku?, tanya Bacabup Kadapi, ribuan masyarakat pun menjawab, "siap", maka selain harus memenangkan saya sebagai Bupati Way Kanan terpilih kedepan, "apakah saudaraku siap memenangkan Gubernur Nya Bapak Hanan", kembali dengan kompak Masyarakat yang hadir menjawab, "siap".

" Lanjut " Masi di tempat yang sama nampak pula Ko Yu di atas panggung yang nampak riang gembira dalam mengikuti acara gelaran konser musik yang bertajuk "Gebyar Lampung Maju" Tersebut.

Babinsa Kasui Berikan Pelatihan Kepemimpinan Kepada Kader Penggerak NU

Januari 27, 2024

Way kanan
– Koramil 02/Kasui Berikan Pelatihan kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) bentuk Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU) angkatan XVI yang diikuti 63 orang peserta di pondok pesantren Nurul Iman, Kampung Tanjung Bulan, kec. Kasui, Minggu ( 28/1/2024). 

Serma Sehma menuturkan pada pelaksanaan materi tersebut dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik. Kegiatan pembinaan pelatihan yang diawali dengan SENAM PAGI yang dilanjuthkan dengan permildas yang diikuti 63 orang Kader Penggerak NU oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) tersebut bertujuan untuk membudayakan hidup sehat dan bentuk karakter disiplin berjiwa patriotisme kepada kader-kader NU Way Kanan, ujar Sehman.

Lanjutnya pendidikan ini dilaksanakan selama 3 hari, walaupun terlalu singkat kita harus maksimal kan pendidikan ini, agar dapat berguna bagi anggota nantinya.

Salah seorang siswa yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan sangat senang dan bangga, karna sudah dididik oleh TNI walaupun agak terasa capek cuma kami sangat senang. Lanjut nya semoga para anggota TNI selalu di berikan kesehatan dan selalu menjadi kebanggaan kami, Pungkasnya. (Dewi) 

Guru TPA di Rebang Tangkas Way Kanan Diduga Tega Lecehkan Anak Yatim

Desember 14, 2023


Way Kanan - Tim investigasi masyarakat independen sambangi keluarga korban dugaan pelecehan seksual di Kampung Panca Negeri Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan pada Kamis(14/12/2023).

Pelaku pelecehan seksual tersebut diduga adalah seorang oknum guru ngaji di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), yang ada di Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan.

Dalam keterangannya Bunga (Nama samaran korban dugaan pelecehan seksual) yang masih berusia 13 Tahun dengan polos dan mimik wajah lugu nya menceritakan kronologis kejadian, sembari meneteskan air mata.

"Ketika itu saya sedang mengaji di rumah ustadz yang berinisial (S)    
lalu si pelaku memanggil Bunga dan berkata sini duduk dengan Mbah, lalu korban berpamitan untuk pulang ke rumah kediamannya di Kampung Panca Negeri Kecamatan Umpu Semenguk," terang Bunga.

Lebih lanjut Bunga kembali menceritakan kejadian dugaan pelecehan seksual tersebut, lalu pelaku menanyakan kepada Bunga.

"Ngapain pulang ke rumah,"kata (S).

Dan saat itulah sang oknum guru ngaji tersebut melancarkan aksi cabulnya dengan memeluk korban dari sebelah kiri kemudian diduga pelaku (S) meraba bagian dada Bunga dan langsung berbuat tidak senonoh.

Tak cukup hanya sampai disitu, sang oknum guru ngaji cabul pun terus melancarkan serangan kearah kemaluan korban dengan leluasanya.

"Kemudian kemaluan saya di pegang nya ," jelas Bunga lagi.

Untuk menenangkan suasana kemudian pelaku memberika uang pecahan sebesar 50 ribu kepada Bunga.

Dan pelaku mengatakan kepada korban untuk tidak memberitahukan kejadian ini kepada siapa pun.

Seusai menyambangi Bunga, Tim Investigasi Independen pun bergerak menuju ke Kecamatan Rebang Tangkas tepatnya di Kampung Gunung Sari.

Di jumpai diruang kerjanya Kepala Kampung Gunung Sari Malik Irsan, membenarkan bahwa yang diduga pelaku pelecehan seksual yang berinisial (S) tersebut sebelumnya memang pernah melakukan perbuatan asusila dan bahkan di jebloskan ke penjara karena kasus dugaan pencabulan.

"Ya memang benar yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap Bunga ( nama samaran) tersebut pernah tersangkut masalah Pelecehan seksual," jelas Malik. Kamis(14/12/2023).

Hingga sampai saat ini kondisi korban dugaan pelecehan seksual mengalami trauma dan cenderung menutup diri. (Jupri Yadi)

Peringati Hari Ibu, Karang Taruna Baradatu Menggelar Lomba Melukis dan Mewarnai

Desember 12, 2023


Way Kanan - Dalam rangka memperingati hari ibu tahun 2023, Ketua Pemuda Karang Taruna, Kelurahan Baradatu, Kecamatan Baradatu mengadakan lomba mewarnai dan melukis tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) Paud, Selasa (12/12/2023).

Acara berlangsung di Taman Asri, Kelurahan Baradatu, Kecamatan Baradatu dihadiri oleh peserta dari semua kecamatan yang ada di Kabupaten Way Kanan.

Ketua Karang Taruna, Kelurahan Baradatu, Adam mengatakan lomba mewarnai dan melukis diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Waykanan, dengan berbagai macam hadiah yang menarik.
        
Adam berharap kegiatan tersebut dapat bermanfaat karena dengan perlombaan tingkat anak-anak bisa menjadi ajang bermain dan mengukir prestasi kedepan.

"Terima kasih atas doa dan dukungannya untuk semua pihak dan teman-teman yang telah bekerja keras demi terlaksananya kegiatan lomba ini," ucap Ketua Karang Taruna, Taman Asri.

Kemudian, Lanjut Adam, semoga kedepan dapat bersama-sama lagi dalam hal apapun yang bermanfaat untuk anak-anak generasi penerus bangsa.

"Kami juga mohon maaf atas nama pribadi dan Karang Taruna Taman Asri, apabila ada kekurangan dalam acara yang kami buat ini," pungkasnya. (Jupri Yadi)

Peringati Hari Pahlawan, SMAN 2 Buay Bahuga Menggelar Berbagai Perlombaan Antar Siswa

November 13, 2023


Way Kanan - Dalam rangka memperingati hari Pahlawan para siswa di SMAN 2 Buay Bahuga menggelar kegiatan berbagai macam perlombaan antar siswa, Jumat (10/11/2023).

Kepala SMAN 2 Buay Bahuga, Apriyani S.Pd mengatakan pada tahun ke Dua pelaksanaan kurikulum merdeka di SMAN 2 Buay Bahuga, menampilkan gelar karya projek penguatan profil pelajar pancasila.

Kemudian lanjutnya, seperti yang ditampilkan para siswa kelas Sepuluh yang mengambil tema 'Bhineka Tunggal Ika' dengan menampilkan tari-tarian dari berbagai daerah.

Selain tari-tarian, para siswa juga menampilkan drama dengan berbagai aksen bahasa daerah.
    
Sementara untuk siswa kelas Sebelas juga tidak mau kalah, mereka juga ikut tampil dengan mengambil tema 'Bangunlah Jiwa Raganya' dengan topik anti bullying.

Para siswa kelas Sebelas, menampilkan karya berupa poster-poster tentang perilaku bullying, serta dampak dan ancamannya. 

"Selain itu juga menampilkan puisi dan drama anti bullying," jelas Apriyani.

Sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Buay Bahuga, Apriyani berharap dengan terlaksananya kegiatan tersebut akan menumbuhkan rasa ber bhineka tunggal ika pada anak-anak didik di SMAN 2 Buay Bahuga.

"Kedepannya untuk anak-anak didik kita sebagai generasi penerus bangsa ini, saya berharap bisa mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka," pungkasnya. (Jupri Yadi)

Satu Unit Kendaraan Mini Bus Ludes Dilalap Si Jago Merah di Way Kanan

November 06, 2023


Way Kanan - Warga Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, digegerkan dengan terbakarnya Satu unit kendaraan mini bus dengan Nomor Polisi (Nopol) BE 2921BK, di depan rumah warga tak jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU), pada Senin (06/11/2023) pukul 16:45 WIB.

Menurut keterangan salah satu warga disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) menjelaskan bahwa kendaraan mini bus bermula meluncur bebas dari arah sekitar Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) Negeri Baru, namun tiba-tiba mobil oleng hingga menabrak salah satu tiang listrik hingga menyebabkan kendaraan berjenis mini bus terbakar .

"Saya melihat mobil hitam itu dari arah atas lalu tiba-tiba oleng dan langsung menabrak tiang listrik, kemudian tak berselang lama api keluar dari arah depan mobil hingga mengeluarkan asap hitam," katanya.

Beruntung petugas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) di bantu Satu unit kendaraan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupaya memadamkan api.

Selain itu, tidak lama kemudian, kendaraan Barakuda dari Polres Way Kanan tiba di lokasi dan turut memadamkan kendaraan yang terbakar.

Kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas kurang lebih Satu jam kemudian.

Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran kendaraan mini bus tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (Jupri Yadi)

Kakam Tanjung Agung Serahkan Mobil Ambulance Kepada Masyarakat

Oktober 27, 2023


Way Kanan - Kepala Kampung (Kakam) Sri Yanti S.Pd menyerahkan satu unit Ambulance baru kepada masyarakat Tanjung Agung, Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, Jumat (27/10/2023).

Satu unit mobil Ambulance diserahkan untuk membantu masyarakat Kampung Tanjung Agung agar tidak kesulitan untuk berobat ke rumah sakit.

"Kita serahkan Satu unit mobil Ambulance untuk membantu dan mempermudah masyarakat kita saat hendak berobat ke rumah sakit," ucapnya.
 
Selain itu Tokoh Masyarakat Tanjung Agung, Ahmad Sopirin mengaku sangat senang dengan adanya mobil Ambulance tentu akan sangat membantu masyarakat setempat .

"Alhamdulillah Kampung Tanjung Agung sudah bisa mendapatkan Ambulance berkat doa masyarakat banyak," ujarnya. 

"Terima kasih kepada Kepala Kampung yang selalu mengutamakan masyarakatnya, " ungkap Tokoh Masyarakat. (Jupri Yadi)

Giat Gotong Royong, Masyarakat Kampung Tanjung Agung Bangun Gorong-Gorong

Oktober 26, 2023

Way Kanan - Gotong royong merupakan salah satu kunci maju dan tentramnya suatu daerah, entah itu Padukuhan,Desa atau Kelurahan maupun Bangsa.

Salah satu budaya gotong royong tersebut masih erat terjaga oleh warga Tanjung Agung, di wilayah RT 03, Kecamatan Pekuwon Ratu, Kabupaten Way Kanan.

Kepala Kampung Tanjung Agung, Sri Yanti mengatakan masyarakat membuat saluran air atau gorong–gorong dengan cara swadaya, Jumat (27/10/2023).

Melalui musyawarah Kampung sebelumnya, kami sepakati untuk membuat gorong-gorong, karena setiap musim hujan air selalu naik ke jalan. 

Kemudian lanjutnya, jika tidak segera ditindak lanjuti akan merusak jalan untuk kedepannya. Maka keputusan musyawarah untuk segera membuat gorong-gorong tersebut sebelum musim hujan datang lagi.

"Untuk biaya keseluruhan murni swadaya masyarakat RT 03," jelas Sri Yanti.

"Masyarakat setempat sangat senang dan merasa terbantu dengan adanya pembangunan gorong-gorong," pungkasnya. (Jupri Yadi)

Sebut Berita Tak Berimbang, Pemilik Rumah Makan Gaola Melaporkan Ketua SMSI ke Mapolres Waykanan

Oktober 25, 2023


Way Kanan – Dituduh menjadi biang penyerbuan di Sekretariat Palang Merah Indonesia (PMI) Way Kanan, pemilik warung makan Gaola Way Kanan melaporkan Ketua SMSI Kabupaten setempat ke Mapolres Way Kanan, karena sebelumnya pemilik media online Beraninews.com itu membuat berita yang dianggapnya provokatif.

Hal itu disampaikan Indra, pemilik warung makan Gaola Way Kanan, dalam konferensi persnya di rumah makan Barokah, Kampung Gunung Sangkaran, Umpu Semenguk Way Kanan, usai dirinya juga dilaporkan oleh Ketua SMSI, dianggap sebagai dalang kerusuhan di PMI Way Kanan, dan berakibat kepala Yoni terluka.

Laporan Polisi itu dibuktikan dengan surat nomor LP/B/224/X/2023/SPKT/RES WK/POLDA LPG, tertanggal 25 Oktober 2023 tentang UU ITE.

Menurut Indra, laporan itu dilakukan karena sebelumnya Ketua SMSI Way Kanan, Yoni membuat Laporan Polisi dan menuduhnya sebagai dalang keributan di kantor PMI Way Kanan, Selasa (24/10/2023).

Indra lapor ke Mapolres Way Kanan, sekitar pukul 23.00 WIB, karena membuat berita tanpa konfirmasi dan menayangkan video di akun tiktok @bintang?_9272.

Pemilik rumah makan Gaola membantah, jika dituduh banyak pungli di rumah makannya, karena yang dilakukan selama ini jual jasa. 

“Yang kami lakukan selama ini adalah jual jasa terhadap armada yang bekerja sama dengan rumah makan kami. Demi kelancaran armada tersebut, karena jika mobil itu mengalami kerusakan kami siap membantu,” ujarnya.

Terkait pemberitaan, kata Indra, bukan merupakan produk jurnalis yang balance. 

“Sedikit banyak saya paham juga dengan berita, saya sudah nanya yang ngerti juga. Kalau beritanya Yoni itu, menurut saya bukanlah berita tapi opini yang tendensius,” kata Indra.

Selain itu, Osama yang ikut hadir di ruangan Yoni mengatakan bahwa keberatan jika di katakan menggeruduk kantor SMSI, sebab dari awal mereka minta ketemu di Umpu Bhakti, namun yang meminta ke PMI itu saudara Yoni sendiri.

“Kami tidak menggeruduk kantor SMSI kami diminta oleh Yoni untuk datang ke kantor PMI ” jelas Osama. (Jupri Yadi)

Tak Terima Diberitakan, Ketua SMSI Terluka Diserbu Massa di Markas PMI Way Kanan

Oktober 24, 2023


Way Kanan - Puluhan massa dengan mengendarai roda Dua dan Empat menyerang Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Way Kanan di Markas PMI, Selasa, (24/10/2023), pukul 11:50 WIB.

Dengan adanya kedatangan puluhan massa yang tergabung dari posko GAOLA dan SP3 membuat staf dan relawan PMI Way Kanan shock dan ketakutan. Selain Ketua SMSI beliau juga menjabat sebagai Kepala Markas PMI Way Kanan.

Kedatangan rombongan ini dipimpin oleh Ketua Goala Indra ini langsung masuk ruangan Kepala Markas PMI Yoni Aliestiadi dan minta bahwa berita tentang pungli mobil muatan batu bara di jalur Tengah Lintas Sumatera di Way Kanan diklarifikasi.

Sempat terjadi keributan di ruangan yang mengakibatkan Kepala Ketua SMSI Way Kanan terkena lemparan batu dan dorongan dari banyak orang yang masuk di ruangan kerjanya sebagai Kepala Markas PMI Way Kanan.

Akibatnya, ruangan Kepala Markas PMI Way Kanan berantakan, dan terlihat ada banyak tumpahan air kopi, gelas pecah berserakan dan batu yang digunakan untuk melempar Kepala Ketua SMSI Way Kanan hingga menyebabkan luka lebam.

"Selain itu juga suasana panas terlihat juga diluar markas , terlihat juga puluhan massa ini membawa golok dan celurit," dari pantauan Kabiro Indoconnected di Way Kanan.

Akibat kejadian ini Ketua SMSI Way Kanan mengalami luka di kepala karena lemparan batu dan langsung melakukan visum kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Way Kanan dengan dugaan tindakan perencanaan percobaan pembunuhan oleh anggota Goala dan Posko SP 3.

Penyerbuan dan perencanaan pembunuhan Ketua SMSI Way Kanan dilaporkan ke Polisi dengan pasal 170 KUHP dan meminta kepada Kepolisian agar semua pelaku dan otak pengeroyokan di tahan. (jupri yadi)

Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Pengerjaan Siring Pasang Kampung Sumber Baru Banjit Dikeluhkan Warga

Oktober 08, 2023

 


Way Kanan - Sejumlah warga Sumber Baru Kecamatan Banjit Way Kanan mengeluhkan jeleknya kualitas pekerjaan Siring Pasang di Kampung mereka.

Terlihat dari cara pemasangan batu terkesan asal-asalan , hanya satu pinggirnya saja yang dipasang batu dalamnya dan sebelahnya tidak, sedangkan atasnya langsung ditimbun pakai adukan semen.

Tak hanya cara pemasangan batu yang diduga Amburadul. Tanah bekas galian siring tersebut juga terlihat hampir memenuhi badan jalan sehingga susah untuk berpapasan bagi para pengguna kendaraan roda Empat.

Hal ini disampaikan salah satu warga Kampung Sumber Baru yang merasa terganggu dengan material yang diletakkan begitu saja dipingir jalan dan juga tanah timbunan yang dicecer dijalanan.

"Kami kesulitan, apalagi yang punya kendaran roda Empat yang akan melalui jalan ini, karena banyak material yang berada di bahu jalan," ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Selain itu juga salah satu warga menambahkan bahwa pekerjaan pemborong ini amburadul , karena hanya salah satu saja lapisan yang di pasang batu dan diatasnya hanya diberi adukan semen.

"Jelas ini merugikan Negara, karena pola ini tidak sesuai spek atau juknis pekerjaan dan ini juga terindikasi adanya upaya korupsi dari pemborongnya untuk memperkaya diri," tutup nya.

Selain itu tidak ada papan nama untuk keterangan kegiatan pembangunan siring pasang di Kampung Sumber Baru Banjit

Seharusnya pemborong sangat diwajibkan untuk memasang papan proyek sesuai dengan prinsip transparansi anggaran, yang mana sudah menjadi suatu keharusan dalam menjalankan suatu program pekerjaan tersebut. 

Dimana pemasangan papan informasi proyek dimulai sejak awal hingga akhir pekerjaan wajib terpasang. 
Adapun aturan-aturan tersebut pada dasarnya sudah jelas tertera dalam UU Nomor 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dalam hal ini apa bila terdapat dalam suatu proyek pembangunan tidak menyertakan (memasang) papan informasi proyek, maka perlu ada suatu tindakan dan perlu dicurigai terdapat suatu hak yang kurang benar terhadap proyek tersebut. 

Pembangunan siring pasang di Kampung Sumber Baru Kecamatan Banjit ini menjadi catatan sendiri bagi tim untuk di jadikan laporan ke APH apabila tidak diperbaiki mutu dan pekerjaan harus rapi agar masyarakat dapat menggunakan jalan ini dengan baik jangan sampai adanya kecelakaan. (Firmansyah)

Ketua Tiem Investigasi SMSI Way Kanan Menyayangkan Pekerjaan Lapen yang Dibuat Asal Jadi

Oktober 08, 2023

 



Way Kanan - Oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tukiman Ngalimun yang diberi mandat mewakili masyarakat Kecamatan Rebang Tangkas, karena salah satu tugas dan fungsi DPRD adalah mewakili masyarakatnya, adapun pekerjaan lapen tersebut tepat di belakang rumah oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tukiman Ngalimun dari fraksi Nasdem.

Hasil Pekerjaan Lapen di Kecamatan Rebang Tangkas sangat melukai hati masyarakat, pasalnya pengerjaan itu diduga dibuat asal jadi dan tidak sesuai juklak dan juknis, hal ini membuat masyarakat kecewa. Terdapat di beberapa titik jalanan yang sudah mulai hancur, dan tidak layak untuk dilalui pengendara dan masyarakat, hal ini sangat berbanding terbalik dengan pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang. 

Pengerjaan pembangunan jalan ini dilaksanakan oleh CV Tiga Putra, dimana proyek yang dikerjakan asal-asalan, tidak mengedepankan mutu dan kualitas Pembangunan hingga pekerjaan tersebut diduga amburadul dan asal jadi.

Kuat dugaan pekerjaan proyek tersebut jadi ajang korupsi dan mencari keuntungan pribadi. Pasalnya saat Tim Investasi Media Siber Indonesia, Darlin Cek dan dari media lainnya melakukan kontrol sosial, terlihat bahwa pekerjaan tersebut tidak layak untuk dijadikan sebagai jalan umum, jangankan untuk dilewati mobil, dilewati motor saja sudah terkelupas dan hancur, dari hal itu kuat dugaan dalam pengerjaan pembangunan jalan sarat akan pengurangan material demi mendulang keuntungan yang lebih besar, tanpa mementingkan kualitas bahan material.

Maka dalam hal ini Darlin cek selalu Ketua Tim Investigasi Media Siber Indonesia ( SMSI) Way Kanan meminta kepada DPRD, Bupati Way Kanan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk memanggil perusahaan yang terlibat dalam pekerjaan tersebut, hal ini akan segera disampaikan secara bersurat dan Tim SMSI Way Kanan akan melaporkan ke penegak hukum jika tidak ada tindak lanjut dari pihak terkait. (*)

Diduga Bedah Rumah di Way Kanan jadi Ajang Permainan Pengelola

Oktober 06, 2023


Way Kanan - Diduga Banyak kejanggalan pengerjaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), hal ini berdasarkan hasil temuan Tim Investigasi Serikat Media Siber Indonesia Kabupaten Way Kanan.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan program bantuan perbaikan rumah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat penerima bantuan, dalam hal ini masyarakat yang terkategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Tahun 2023 di Bumi Ramik Ragom Kabupaten Way Kanan, terdapat 2.000 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk penerima manfaat yang di tersebar 15 Kecamatan yang ada.

Dari hasil temuan tim investigasi, bahwa pengerjaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak Mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus.

Diketahui Program BSPS merupakan dukungan dana dari Pemerintah yang ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk peningkatan kualitas rumah swadaya berasaskan kegotong-royongan.

Dilapangan Tim Investigasi menemukan kejanggalan tentang penerima bantuan dan proses pembelian bahan material serta sistem pengerjaan.

Temuan investigasi SMSI akan di laporkan kepada Pihak terkait, agar mekanisme penerima bantuan dan penyaluran bantuan dapat sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran. (*)

Kembali terjadi Percobaan Pembegalan terhadap Dua orng Ibu dan Anak di Blambangan Umpu Kab, Way Kanan

Oktober 05, 2023

 


Way Kanan - Ibu kota Kabupaten Way Kanan Kelurahan Blambangan Umpu saat ini sedang tidak baik-baik saja, dimana percobaan pembegalan telah terjadi di sekitar Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan. Jum'at , (6/10/2023).

Kejadian percobaan begal ini terjadi di jalan masuk menuju Komplek Pemkab Way Kanan, jalan yang dilalui ini juga bisa menuju ke Kantor KPU, Bawaslu dan kantor-kantor satuan kerja Pemkab Way Kanan dan jalan menuju Kampung Lembasung.

Beredar informasi bahwa telah terjadi percobaan kepada 3 orang Korban, terdiri dari 2 orang wanita dan 1 orang anak-ana, korban mengalami luka-luka akibat ditendang oleh 2 orang tak dikenal, kuat dugaan mereka akan mengambil motor ketika korban terjatuh.
Mereka yang menjadi percobaan pembegalan ini ialah, Sudari (29) Alamat Jalan Raden Djambat Lingkungan 2 , Erpiana (22) beralamat Perumahan Pitaloka Lingkungan 9 dan Gibran (2) Anak Kandung Erpiana, mereka mengalami luka-luka karena mempertahankan motornya.

Dari keterangan korban, pelaku berjumlah 2 orang, ketika mereka hendak pulang dari rumah salah satu keluarga yang berada di KM 5, saat itulah mereka telah diikuti sejak dari KM 4 sekitar pukul 19.50 Wib, Kamis Malam (5/10).

Karena merasa telah dibuntuti, akhirnya korban membelokan kendaraan roda dua ke arah jalan pintu samping Pemkab atau jalan menuju arah Bawaslu Kabupaten Way Kanan dan Kampung Lembasung.

Belum sampai di Pertigaan Simpangan Bawaslu Way Kanan, korban di dekati oleh ke 2 pelaku yang diduga akan mengambil motor dan langsung menerjang motor korban hingga jatuh.

Ketika korban terjatuh dan melihat suasana tidak aman, ke 2 pelaku langsung tancap gas dan melarikan diri meninggalkan korban.
Korban langsung menelpon Keluarga, dan mereka berhasil diselamatkan dengan dibantu warga sekitar, lalu korban langsung dibawa ke Puskesmas Blambangan Umpu untuk diberikan perawatan karena mengalami luka-luka.

Kejadian percobaan pembegalan ini telah dibenarkan oleh Lurah Blambangan Umpu Nasroh Jidil, SE., yang semalam juga ikut mendampingi korban di Puskesmas Blambangan Umpu.

"Sekitar Pukul 19.50 WIB ada 2 warga Blambangan Umpu dan satu anaknya telah menjadi korban percobaan pembegalan di Jalan masuk kantor Bawaslu.dan KPU Way Kanan , kami sempat mendampingi korban di puskesmas untuk mendapatkan perawatan," ucapnya.

"Kami memohon agar Warga Kelurahan Blambangan Umpu dan sekitarnya untuk tetap berhati-hati ketika berkendaraan, kalau ada yang mencurigakan agar cepat-cepat melapor ke RT Masing-masing atau mencari tempat yang ramai untuk berhenti," tutup Nasroh.

Dengan adanya kejadian ini dan Rawan begal mulai di kelurahan Blambangan Umpu, dimana kejadian ini merupakan tempat pusat Pemerintahan Kabupaten Way Kanan, warga meminta agar pihak APH untuk mengadakan patroli rutin dan menyediakan CCTV didaerah yang diduga rawan kejahatan. (*)

Relawan JMP Resmi Terbentuk, Ketua Relawan Sobat Ganjar Way Kanan, Darlin Cek Siap Bersinergi dengan Relawan JMP

Oktober 05, 2023


Bandar Lampung - Relawan Jaringan Kawan Ganjar (Jangkar) Merah Putih Provinsi Lampung terbentuk. Penyerahan surat keputusan (SK) pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Jangkar Merah Putih Lampung diserahkan Ketua Umum Jangkar, Hubertus Herminus, di Begadang Resto Convention Hall, Jl. Diponegoro No.1 Kupang, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, kamis (5/10/2023).

Didaulat sebagai ketua DPD Jangkar Lampung Wahyudi dan Sekretaris Muzzamil. Penyerahan SK disaksikan pengurus inti Jangkar Merah Putih Lampung.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum DPP Relawan Jangkar Merah Putih Hubertus Herminus mengatakan telah memberikan SK kepada pengurus Provinsi Lampung untuk segera melaksanakan tugasnya di Lampung dalam rangka memenangkan Ganjar sebagai presiden RI 2024.

“Pada siang hari ini tepat 5 Oktober 2023 bertepatan HUT TNI ke-78, kami menerima Ketua dan Sekretaris pengurus Relawan Jangkar Merah Putih Provinsi Lampung sekaligus menyerahkan SK buat mereka supaya mereka bisa langsung beraktivitas, semoga dengan SK ini keluar kepengurusan DPD I Jangkar Merah Putih Lampung bisa memenangkan Ganjar di Provinsi Lampung,” terangnya.

Ia juga berharap pengurus Jangkar Merah Putih Lampung, bekerja dengan tetap semangat menjaga persatuan, rukun dan damai dalam rangka menghadapi Pilpres 2024 nantinya.

Diakhir wawancaranya, Ketua Umum Jangkar Merah Putih Hubertus Herminus memberi semangat kepada semua pengurus di Lampung untuk semangat bekerja satukan hati pikiran membangun Lampung membangun Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPD I Jangkar Merah Putih Lampung, Wahyudi menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum dan seluruh jajarannya atas kepercayaan yang diberikan kepada pengurus Provinsi Lampung untuk melaksanakan tugas-tugas di Lampung.

"Sesuai SK yang telah ada dan arahan dari Ketua Umum Jangkar Merah Putih, akan merapatkan barisan relawan hingga membentuk kepengurusan DPD Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Sementara itu ketua Relawan Sobat Ganjar Kabupaten Way Kanan Darlin Cek menyampaikan siap bersinergi untuk mendukung apapun kegiatan Sobat Ganjar baik tingkat Provinsi sampai kebawah. (*)

Melalui Zoom Metting, Kejaksaan Negeri Way Kanan Minta Persetujuan Restoratif Justice ke Kejaksaan Agung RI

Oktober 05, 2023

 


Way Kanan - Kejaksaan Negeri Way Kanan meminta persetujuan ke Kejaksaan Agung melalui zoom metting, yang telah disetujui oleh Jampidum Kejaksaan Agung RI, perihal permintaan persetujuan penyelesaian perkara berdasarkan keadilan Restoratif dengan nama tersangka, Hendrik Afia Kurniawan alias Kuman bin Basuni, Bakri bin Manio, dan Mislan bin Dulah.

Hal ini sesuai dengan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Nomor : PRINT- 786/L.8.17/Eoh.1/09/2023 tanggal 25 September 2023 untuk memfasilitasi perdamaian berdasarkan Keadilan Restoratif dalam perkara tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan nama tersangka Hendrik Afia Kurniawan alias Kuman bin Basuni, Bakri bin Manio, Mislan bin Dulah yang disangka melanggar Pasal 480 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

“Untuk itu Kejari Way Kanan dengan hormat meminta persetujuan agar tindak pidana tersebut dihentikan berdasarkan keadilan restoratif. “Ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Dr. Afrilliana Purba, SH MH di ruang kerjanya, Rabu (05/10/2023).

Perkara kasus tersebut, lanjut Afrilliana Purba, terjadi sekira seminggu lalu, tepatnya hari Minggu tanggal 09 Juli 2023, saat terdakwa Bakri bin Manio menerima kendaraan dari saksi Sabarudin bin Tugiman dari Kampung Sukabumi, Kecamatan Pakuan Ratu.

Tidak lama datang terdakwa Mislan bin Dulah dengan tujuan membeli sepeda motor untuk dipergunakan sendiri untuk ke kebun.

“Saat itu terdakwa Bakri mengatakan akan mencarikannya dan setelah Mislan pulang Bakri berangkat dan menemui saksi Sabarudin dengan mengatakan apakah ada motor untuk dibeli, karena ada orang yang mesan," ujarnya.

Sekira pukul 14.00 WIB, Bakri ditemui saksi Sabarudin dan mengatakan bahwa sepeda motor yang dipesan sebelumnya sudah ada di rumah saksi Sabarudin di Kampung Kotabumi, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan berupa kendaraan SUPRA FIT.

Mendengar hal tersebut dari Sabarudin, maka Bakri menemui terdakwa Mislan dirumahnya, dan menceritakan bahwa motor yang dipesan sebelumnya sudah ada, berada di rumah Sabarudin.

“Lalu Mislan menyuruh Bakri agar mengecek dulu kondisi kendaraan tersebut, maka Bakri ke rumah Sabarudin dan membawa satu unit sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam tanpa Nomor Registrasi Tahun 2005, No. Ka. : MH1HB21135K686671, dan No. Sin. : HB21E-1685749 dengan harga Rp. 2.200.000, lalu diantarkan kendaraan tersebut ke rumah Mislan,” terangnya.

Di rumah Mislan melihat dan mengecek kondisi kendaraan tersebut dan Bakri menyebutkan harganya yaitu Rp. 2.200.000, lalu terdakwa Mislan memberikan uang sebesar Rp. 2.200.000,00 (dua juta dua ratus ribu) untuk diserahkan kepada Sabarudin.

Tiga hari kemudian, sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam tanpa Nomor Registrasi Tahun 2005 tersebut dibawa Mislan ke bengkel Hendrik Afia alias Kuman, Mislan minta nomor rangka dan mesin untuk dihilangkan dengan menggunakan satu buah Gerinda merk Mailtank warna hijau dan satu buah Bor Listrik merk Kairos warna kuning kedua nomor tersebut di rusak.

Setelah Nomor mesin serta nomor rangka rusak atau hilang, lalu kendaraan hasil curian tersebut oleh Mislan ditukar tambah dengan RIYAN Sahroni melalui terdakwa Hendrik Afia Alias Kuman, dengan membantu mengirimkan gambar sepeda motor hasil curian dan mengantarkan sepeda motor hasil curian tersebut kepada Riyan Sahroni.

Akibat perbuatan tersebut, akhirnya terdakwa korban Wartono Bin Samid mengalami kerugian sebesar kurang lebih 5 juta rupiah.

Masih kata Afrilliana Purba, bahwa perkara dimaksud dimintakan persetujuan untuk dihentikan penuntutan karena terpenuhi syarat diantaranya tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, telah ada pemulihan kembali pada keadaan semula yang dilakukan oleh tersangka dengan mengembalikan sepeda motor milik korban, dan telah ada kesepakatan perdamaian antara Korban dan tersangka, masyarakat merespon positif.

Sedangkan barang bukti dalam perkara tindak pidana dimaksud adalah berupa satu buah Grinda merk MAIL, TANK warna Hijau, satu Bor Listrik merk KAIROS warna Kuning telah dikembalikan kepada yang berhak, satu Unit sepeda motor merk Honda Supra Fit warna Hitam tanpa nomor registrasi dengan No. Ka sudah rusak dan No. Sin HB21E-1685749, yang dipergunakan dalam perkara Sabarudin, satu lembar fotocopy STNK sepeda motor Honda Supra Fit warna Hitam, satu lembar fotocopy BPKB sepeda motor Honda Supra Fit warna Hitam tetap dalam berkas perkara atas barang bukti tersebut. Hal itu turut dimintakan persetujuan untuk ditetapkan status barang buktinya dikembalikan kepada yang berhak, tercatat pada register barang bukti Kejaksaan. (*)

Jelang HUT ke- 72 Humas Polri Tahun 2023, Polres Way Kanan Gelar Bhakti Kesehatan Donor Darah

Oktober 04, 2023



Way Kanan - Polres Way Kanan gelar kegiatan Bhakti Kesehatan Donor Darah dalam rangkaian Hari Ulang Tahun yang ke- 72 tahun 2023 yang berlangsung di Aula Adhi Pradana Polres Way Kanan, Rabu (04/10/2023).

Kegiatan Bhakti Kesehatan Donor Darah dengan mengangkat tema “Humas Polri Presisi Untuk Negeri Menuju Indonesia Maju” di ikuti oleh Pejabat Utama, para Kapolsek jajaran, personel Polres dan Polsek Jajaran Polres Way Kanan. 

"Pagi hari ini kita melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke 72 Humas Polri berupa Bhakti Kesehatan kegiatan donor darah," Sebanyak 60 personel Polres Way Kanan dan Jajaran dan ada beberapa masyarakat ikut melaksanakan donor," ucap Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo Widodo.

Selain itu, proses donasi darah ini berkerjasama dengan UPTD Palang Merah Indonesia (PMI) Way Kanan dengan melibatkan tenaga medis dari Rumah Sakit Zainal Abidin Pagar Alam Kabupaten Way Kanan.

"Kami berharap dari kegiatan donor darah ini bisa membantu sesama kita yang membutuhkan bantuan darah,” imbuh Kapolres.

Sementara, dari beberapa orang yang mengikuti kegiatan, tidak dapat dilakukan pengambilan donor darah karena tekanan darahnya tinggi dan hasil pemeriksaan HB rendah. 

Oleh karena itu, hanya terkumpul bank darah sebanyak 52 kantong dan akan disalurkan melalui PMI.

Kapolres mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia dan juga donasi yang telah memberikan dukungan dan bantuan bagi masyarakat, semoga apa yang telah dilakukan dapat memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)

Pengerjaan Jalan Provinsi, Negeri Baru - Simpang Tiga Rebang Tangkas Hambat Perekonomian Warga

Oktober 03, 2023

Way Kanan - Salah satu jalan Provinsi Lampung yang ada di Kabupaten Way Kanan ditutup oleh pelaksana pekerjaan, sehingga membuat pengguna jalan protes atas penutupan jalan poros Provinsi Negeri Baru Kecamatan Umpu Semenguk - Simpang Tiga Kecamatan Rebang Tangkas, (3/10/2023).

Penutupan jalan sepanjang 12 Kilometer ini jelas merugikan pengguna jalan, seharusnya jalan hanya ditutup sebelah atau satu jalur jalan saja yang dilakukan pengerjaan.

Pekerjaan ini dilakukan oleh PT Tirta Wandhira Utama dengan plafon Rp 36.592.929.000 bersumber dari Dana Inpres, waktu pelaksanaan 330 hari kalender. Dengan masa 165 hari kalender.

Keluhan ini disampaikan oleh salah satu tokoh Masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, mengeluhkan pengerjaan jalan ruas Provinsi, Negeri Baru Kecamatan Umpu Semenguk - Simpang Tiga Kecamatan Rebang Tangkas.

"Kami masyarakat tentu saja tidak setuju dengan adanya penutupan jalan sepihak, setau saya setiap pekerjaan pembuatan jalan atau cor beton seperti ini dilakukan pengerjaannya sebelah - sebelah, bukan dengan cara dikerjakan sekaligus, sehingga pengguna jalan masih bisa melewatinya jika dilakukan jalur buka tutup, tapi ini nggak malah dilakukan penutupan dan pengerjaannya dilakukan serentak, apa tidak mungkin dengan cara seperti ini ada permainan dari pihak terkait, ini dugaan saya tapi," ujarnya diakhir pembicaraan.

Untuk trasnportasi angkutan dan transportasi barang sangat dirugikan, karena jalur ini di pakai oleh masyarakat sehari-hari oleh karenanya kami minta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi, Dirjen Bina Marga untuk mengevaluasi dan mengawasi pekerjaan ini.

"Gak ada alasan proyek pembangunan jalan di tutup total, pengerjaan seharusnya jalur kanan dan jalur kiri dikerjakan bertahap, tapi ini dua jalur dikerjakan secara bersamaan sehingga diduga pihak perusahaan akan memanfaatkan dengan pengerjaan sistem ini, mereka bisa mengurangi volume pekerjaan sesuai dengan yang mereka inginkan, jadi keuntungan yang diperoleh akan lebih besar. (*)