Tampilkan postingan dengan label World Surf League. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World Surf League. Tampilkan semua postingan

3 Atlet Indonesia Borong Gelar Champion Junior Men WSL Krui Pro 2024, Kapolda Lampung: Selamat dan Terus Berprestasi

Juni 05, 2024


Bandar Lampung - Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pemenang WSL (World Surfing League) Krui Pro 2024, khususnya bagi para atlet surfing asal Indonesia. 


Ajang surfing internasional digelar di Kabupaten Pesisir Barat ini diketahui menempatkan 3 atlet surfing asal Indonesia sukses memborong gelar juara pada kelas Champion Junior Pro Men. 


Juara pertama ialah Bronson Meydi, posisi kedua I Made Ariyana, dan tempat ketiga diraih Western Hirst. 


"Selamat kepada para pemenang WSL Krui Pro 2024, terkhusus bagi para atlet asal Indonesia, bagi belum diberi kemenangan tetap semangat dan berusaha membawa harum nama Indonesia," ujarnya, Rabu (5/6/2024). 


Lebih lanjut ucapan terima kasih jenderal bintang dua tersebut juga ditujukan kepada para personel bertugas dengan baik selama Operasi Tuhuk Krakatau 2024 dalam rangka pengamanan ajang WSL Krui Pro 2024.


Termasuk peran aktif stakeholder maupun instansi terkait telah berkoordinasi dan bekerjasama selama proses pengamanan penyelengaraan ajang berskala internasional tersebut. 


"Alhamdulillah, selama pengamanan event WSL berjalan dengan lancar, nyaman, dan aman. Ini adalah keberhasilan kita bersama," pungkasnya. 


Helmy berharap kesuksesan sebagai tuan rumah dalam ajang melibatkan para peserta dan wisatawan dari berbagai mancanegara ini dapat menjadi titik balik pertumbuhan ekonomi, hingga kemunculan atlet-atlet surfing Indonesia terkhusus di Kabupaten Pesisir Barat. 


"Bisa kita lihat, ada banyak spot-spot ombak menantang di Pesisir Barat, ini bisa menjadi tempat-tempat latihan yang luar biasa bagi para atlet remaja kita," ucap Kapolda.

Tim Medis Polda Lampung Sigap Tangani Cedera Atlet di WSL Krui Pro 2024

Mei 30, 2024




PESISIR BARAT - Ajang kompetisi selancar internasional, WSL Krui Pro 2024, yang berlangsung di Pantai Tanjung Setia, menarik perhatian banyak pihak. 

Di balik gegap gempita kompetisi yang diikuti oleh para peselancar profesional dari seluruh dunia, ada momen-momen penting di luar arena yang juga patut disoroti.

Pada Kamis pagi (30/5/2024) tim medis dari subsatgas dokkes Polda Lampung yang terdiri dari lima personel, melaksanakan pemeriksaan medis terhadap Amy, seorang atlet selancar profesional berusia 20 tahun asal Costa Rica. 

Amy mengeluhkan nyeri pada bagian lutut kanannya setelah sesi latihan intensif yang berlangsung sehari sebelumnya.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan tim medis dalam acara berskala internasional seperti ini. 

"Kami selalu siap memberikan pelayanan terbaik demi kesehatan dan keselamatan para atlet. Tim medis kami bekerja dengan profesional dan sigap dalam menangani setiap keluhan," ujarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim medis menemukan adanya nyeri pada bagian lutut Amy. 

Untuk mengurangi rasa nyeri, tim medis memberikan analgesik spray dan analgesik tablet. 

"Kami juga telah menyarankan agar Amy menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada cedera serius," tambah Kombes Umi. 

Namun, Amy memilih untuk tidak melanjutkan pemeriksaan lanjutan dan keputusan ini telah dikomunikasikan kepada pihak penyelenggara kompetisi.

Sebagai langkah sementara, tim medis memberikan perban elastik untuk memberikan dukungan pada lutut yang cedera. 

"Meskipun Amy menolak pemeriksaan lanjutan, kami memastikan bahwa dia tetap mendapat penanganan yang memadai untuk sementara waktu. Keselamatan dan kesehatan atlet adalah prioritas utama kami," tegas Kombes Umi.

Keberadaan tim medis di acara seperti WSL Krui Pro 2024 menunjukkan betapa pentingnya dukungan medis dalam olahraga berisiko tinggi seperti selancar. 

Dengan kesiapsiagaan dan profesionalisme tim medis, diharapkan para atlet dapat berkompetisi dengan aman dan nyaman, sehingga mereka bisa memberikan performa terbaik mereka tanpa khawatir akan masalah kesehatan yang tidak tertangani dengan baik.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan para peselancar dunia, tetapi juga mencerminkan kesiapan dan profesionalisme pihak penyelenggara serta semua elemen yang terlibat, termasuk tim medis.

Jelang WSL Krui Pro 2024, Polres Pesibar Cek Kesiapan Anggota

Mei 25, 2024


Pesisir Barat - Polres Pesisir Barat menggelar apel pengecekan kesiapan pasukan pengamanan menjelang ajang surfing internasional World Surf League (WSL) Krui Pro 2024. 

Apel pasukan dipimpin Wakapolres Pesisir Barat Kompol Slamet Raharjo digelar bertempat di Mako Polsek Pesisir Selatan, Sabtu (25/5/2024) sekitar pukul 09.30 WIB. 

Pengecekan personel pengamanan terdiri dari Pleton Tourist Police, Pleton Posko Ops Tuhuk, Pleton Satgas Preemtif, Pleton Satgas Binmas, Pleton Satgas Preventif, Pleton Satgas Kamseltibcar Lantas, Pleton Satgas Gakkum, dan Pleton Satgas Banops. 

"Apel kesiapan pengamanan ini dilakukan jelang WSL Krui Pro 2024 yang sebentar lagi akan digelar yaitu mulai tanggal 28 Mei, diharapkan agar seluruh personel Polres Pesisir Barat dapat bekerja sama dalam pengamanannya ," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik dikonfirmasi. 

Dalam apel tersebut, Umi melanjutkan, seluruh personel ditekankan dapat bersinergi, kompak dan solid serta serius dalam rangka pengamanan. 

Tentu harapannya agar pelaksanaan event skala internasional tahunan di Kabupaten Pesisir Barat ini dapat berjalan lancar dengan aman dan nyaman. 

"Objek pengamanan kegiatan adalah wisatawan asing terdiri dari kurang lebih 296 peserta dari 20 negara di dunia," imbuhnya.

Lebih lanjut para personel juga diminta dapat menjaga kesehatan masing-masing, mengingat, kegiatan ini akan berlangsung secara maraton selama 8 hari mulai 28 Mei - 4 Juni 2024.

"Kami kepolisian daerah Lampung juga mengajak masyarakat sama-sama menjaga kondusivitas dan menyukseskan ajang surfing internasional di Pesisir Barat pada tahun ini," tandas eks Kapolres Metro tersebut.