Tampilkan postingan dengan label WSL Krui Pro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WSL Krui Pro. Tampilkan semua postingan

Pj Sekda Pesisir Barat Apresiasi Perjuangan Atlet Lokal di WSL Krui Pro 2025

Juni 17, 2025

 


Pesisir Barat – Ajang World Surf League (WSL) Krui Pro Qualifying Series (QS) 6000 Tahun 2025 resmi berakhir pada Selasa, 17 Juni 2025. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para atlet lokal yang telah berjuang keras di kompetisi berskala internasional ini.


Dalam ajang yang digelar sejak 10 Juni 2025 tersebut, sebanyak 13 atlet surfing lokal dari Kabupaten Pesisir Barat turut ambil bagian melalui kategori Junior Pro dan Open. Mereka mendapat kesempatan untuk tampil setelah menerima wild card dari panitia penyelenggara.


“Putra-putri daerah yang tampil tahun ini telah menunjukkan semangat dan perjuangan luar biasa. Ini adalah kebanggaan bagi Kabupaten Pesisir Barat,” ungkap Tedi Zadmiko, pada saat penutupan WSL Krui Pro QS 6000 Tahun 2025 di Pantai Karang Nyimbor Pekon Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (17/6/2025) malam.


Prestasi membanggakan diraih oleh dua atlet lokal. Neysa Awalia Shaldira berhasil menembus babak semifinal di kategori Women Junior dengan total poin 4.03. Sementara Cikal Richie Abiyasa Nur melaju hingga babak quarterfinal di kategori Men Junior dengan total poin 7.74.


“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para surfer lokal yang telah tampil maksimal. Semoga kompetisi ini menjadi penyemangat untuk terus berlatih dan meraih hasil lebih baik di masa mendatang,” tambahnya.


Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan WSL Krui Pro 2025, mulai dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB-PSOI), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Pemerintah Provinsi Lampung, serta aparat dari POLRI dan TNI.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para sponsor yang berkontribusi besar dalam kegiatan ini, antara lain PLN, Pertamina, Bank Lampung, Bank Mandiri, Honda, Telkom, dan Telkomsel. Tak ketinggalan, apresiasi diberikan kepada seluruh panitia pelaksana, baik dari Pemkab Pesisir Barat, WSL, maupun PB-PSOI, yang telah memastikan kelancaran acara dari awal hingga akhir.


WSL Krui Pro QS 6000 2025 menjadi salah satu kompetisi surfing bergengsi yang diikuti oleh 298 peserta dari 17 negara. Event ini mempertandingkan empat kategori utama, yaitu Mens QS6000, Womens QS6000, Mens Junior QS, dan Womens Junior QS.


Selain sebagai ajang unjuk prestasi, kompetisi ini juga diharapkan mampu memperkuat promosi pariwisata Kabupaten Pesisir Barat serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat. (*) 

Tedi Zadmiko Wakili Bupati Pesibar Lepas Atlet Lokal ke WSL Krui Pro 2025

Juni 08, 2025

 


Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Tedi Zadmiko, secara resmi melepas atlet-atlet surfing asal Pesisir Barat yang mendapat Wild Card dan akan berlaga di ajang internasional World Surf League (WSL) Krui Pro Qualifying Series (6000) 2025. Acara pelepasan tersebut digelar pada Minggu, 8 Juni 2025, di Pantai Tanjung Setia, Karang Nyimbor.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Pesisir Barat, I Nyoman Setiawan, serta Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Lampung, Khairul Muchtar.


Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan melalui Pj. Sekda menyampaikan harapan besar kepada para atlet yang merupakan putra-putri asli daerah Pesisir Barat untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di ajang selancar internasional tersebut.


"Kami sangat bangga dan mendukung penuh keikutsertaan atlet-atlet lokal dalam kompetisi kelas dunia ini. Semoga mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama Pesisir Barat ke kancah internasional," ujar Tedi Zadmiko.


WSL Krui Pro 2025 akan berlangsung pada 10–17 Juni 2025, dan menjadi ajang bergengsi yang diikuti peselancar profesional dari berbagai negara. Pesisir Barat, khususnya Pantai Tanjung Setia, kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan, membuktikan eksistensinya sebagai salah satu destinasi selancar terbaik di dunia. (*) 

Sambut Krui Pro 2025, Polres Pesisir Barat Siagakan Polisi Turis Multibahasa

Juni 08, 2025

 


Lampung – Menyambut ajang bergengsi World Surfing League (WSL) Krui Pro 2025, Polres Pesisir Barat menyiagakan unit khusus “Polisi Turis” guna memberikan pelayanan maksimal kepada peserta dan wisatawan mancanegara.


Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, menjelaskan bahwa unit ini memiliki tanggung jawab penuh dalam pengawasan dan pengamanan turis selama rangkaian kegiatan, mulai dari latihan hingga kompetisi.


“Polisi turis akan bertanggung jawab atas pengawasan dan pengamanan turis yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, baik itu latihan maupun kompetisi,” ujar Bestiana, Minggu (8/6/2025).


Sebagai salah satu destinasi surfing terbaik di Indonesia, Pesisir Barat akan menjadi tuan rumah WSL Krui Pro yang akan diikuti ratusan peselancar profesional dari berbagai negara. Kompetisi ini akan berlangsung di sejumlah titik sepanjang Pantai Tanjung Setia.


Guna menjawab tantangan komunikasi lintas budaya, personel Polisi Turis telah dipersiapkan dengan pelatihan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, bersama penutur asli dari Australia. 


Langkah ini diambil agar peserta dan wisatawan dapat menerima informasi dan bantuan secara cepat dan akurat.


“Polisi Turis dilengkapi dengan personel-personel yang terpilih dan terlatih dalam komunikasi berbagai bahasa asing,” terang Kapolres.


Unit ini terdiri atas 21 personel dan dua perwira, yang nantinya akan disebar di lokasi-lokasi strategis di sekitar arena perlombaan. 


Menariknya, mereka tidak menggunakan seragam dinas Polri seperti biasa, melainkan seragam khusus Polisi Turis yang dirancang lebih santai dan bersahabat.


Menurut Bestiana, desain seragam yang mudah dikenali diharapkan memudahkan interaksi antara turis dengan aparat keamanan.


> “Dengan seragam yang mudah dikenali, turis akan merasa lebih nyaman dan aman untuk mendekati dan meminta bantuan kapan pun diperlukan,” tutupnya.


Dengan adanya unit Polisi Turis ini, Polres Pesisir Barat berharap pelaksanaan Krui Pro 2025 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan pengalaman positif bagi semua peserta dan wisatawan dari mancanegara. (*)

WSL Krui Pro 2025: PLN Pastikan Keandalan Listrik Lewat Apel Siaga Bersama Pemkab

Juni 06, 2025

 


Pesisir Barat – Dalam rangka mendukung kelancaran gelaran internasional World Surf League (WSL) Krui Pro Qualifying Series (QS) 6000 yang akan digelar pada 10–17 Juni 2025 di Pantai Tanjung Setia, Pesisir Barat, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menggelar Apel Siaga Kelistrikan di wilayah UP3 Pringsewu, Sabtu (07/06). 


Kegiatan ini dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, serta Penjabat Sekretaris Daerah, Tedi Zadmiko. Turut hadir General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, yang memimpin langsung apel siaga tersebut.


Apel ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memastikan keandalan pasokan listrik selama berlangsungnya event berskala internasional tersebut. Keikutsertaan para pejabat daerah dan jajaran PLN menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BUMN dalam mendukung pariwisata dan perekonomian daerah.


"WSL Krui Pro adalah ajang berselancar bertaraf dunia yang membawa nama Indonesia, khususnya Pesisir Barat, ke kancah internasional. Untuk itu, kami memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi andal dan siaga penuh," ujar Rizky Mochamad.


Event WSL Krui Pro QS 6000 ini diperkirakan akan menarik perhatian ribuan wisatawan dan atlet dari berbagai negara, sehingga keandalan listrik menjadi faktor krusial dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara.


Dengan dilaksanakannya apel siaga ini, PLN dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap dapat memberikan pelayanan terbaik dan menciptakan kesan positif bagi para peserta dan pengunjung WSL Krui Pro 2025. (*) 

Turnamen Selancar Internasional Krui Pro Kembali Digelar, Pemkab Pesibar Beberkan Waktu Pelaksanaannya

Mei 09, 2025

 


Pesisir Barat - Event tahunan Krui Pro di Kabupaten Pesisir Barat bakal digelar kembali pada tahun 2025. Menurut informasi resmi yang dirilis Pemkab Pesibar pada Jumat 09 April, turnamen yang diselenggarakan oleh World Surf League (WSL) ini kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.


Dilansir dari pesisirbaratkab.go.id, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, menyebut turnamen selancar internasional ini merupakan agenda rutin tahunan Pemkab Pesibar, dan pada tahun ini, event WSL Krui Pro akan digelar pada bulan Juni. 


Pernyataan itu disampaikan Tedi, saat menghadiri rapat persiapan pelaksanaan gelaran World Surf League (WSL) Krui Pro Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Kemenko Perekonomian RI melalui Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Jumat (9/5/2025). 


Dalam kesempatan ini Tedi berharap dukungan dari semua pihak, mulai dari suplai energi listrik, ketersediaan jaringan internet, pengamanan, hingga dukungan teknis lainnya, sehingga selama pelaksanaan gelaran tersebut berlangsung sukses, aman, dan sesuai dengan yang diharapkan. 


Informasi ini sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat Pesisir Barat yang meminta kejelasan terkait pelaksanaan WSL Krui Pro pada tahun ini, mengingat sebelumnya diketahui bahwa WSL Krui Pro tak akan dilaksanakan akibat adanya efisiensi anggaran yang mengharuskan pemerintah daerah menghapus kegiatan tersebut dari daftar rencana anggaran APBD tahun 2025. (*) 

Masuki Hari Ke 6 Krui Pro WSL QS 5000 Tahun 2024, Mari Dukung Atlet Indonesia yang Masih Berlaga

Juni 02, 2024



Pesisir Barat - Dalam berlangsungnya event Krui Pro WSL QS 5000 tahun 2024, Polda Lampung beserta Polres Pesisir terus melakukan pengamanan berlangsungnya kejuaraan surfing antar dunia ini. Minggu (2/6/24) 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi mengatakan dimana hari ini masih berlangsung jalannya pertandingan surfing memasuki hari ke enam yang digelar di di Karang Nyimbor Pekon Tanjung Setia, Kecamatan Tanjung Setia Kabupaten Pesisir Barat.

"Untuk atlet perwakilan Indonesia dalam kategori Mens Open menyisakan 2 peserta, Womens Open menyisakan 1 peserta dari Indonesia, untuk Mens Pro Junior menyisakan 3 peserta Indonesia yang melaju ke final sementara untuk kategori Womens Pro tidak ada peserta Indonesia yang tersisa" Ujar Umi

Mari kita dukung terus atlet Indonesia serta kita harapkan bersama bahwa perwakilan atlet dari Indonesia ini dapat menjadi juara dengan meraih kemenangan dan menjadi kebanggan membawa harum bangsa kita tercinta di kancah dunia.

Sambung Umi "Pihak kepolisian tetap berkomitmen untuk selalu memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua peserta dan pengunjung yang hadir di event internasional ini, serta tetap menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama berlangsungnya Krui Pro WSL QS 5000 tahun 2024." Ujarnya

WSL Krui Pro 2024 Dibuka, Wakapolda Tekankan Personel Beri Pelayanan Humanis

Mei 28, 2024


Pesisir Barat - Ajang internasional World Surfing Lampung (WSL) Krui Pro 2024 di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat dibuka. Kompetisi adu ketangkasan para peselancar kelas dunia ini digelar pada 28 Mei - 4 Juni 2024.


WSL Krui Pro tahun ini dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Tito Aryotejo didampingi Gubernur Lampung Arinal Junaidi, hingga Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. 


Pada tahun ini, WSL Krui Pro 2024 diikuti sebanyak 265 atlet selancar profesional dari 16 negara.


Pasca pembukaan berlangsung dengan aman dan meriah, Wakapolda Lampung bersama jajaran turut melakukan pengecekan terhadap personel pengamanan hingga lokasi pusat kendali command centre dan media centre di Pelabuhan Tanjung Setia. 


"Kami kepolisian daerah bersama stakeholder terkait lainnya bakal memastikan pengamanan selama penyelenggaraan ajang WSL Krui Pro," ucapnya saat dimintai keterangan. 


Lebih dari itu, Ahmad Ramadhan juga telah menekankan kepada para personel kepolisian untuk memberikan pelayanan humanis kepada para peserta hingga penyelenggaraan event. 


Ia turut mengajak masyarakat kabupaten setempat untuk sama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas yang dapat mengganggu pelaksanaan kegiatan WSL Krui Pro. 


"Mari kita tunjukkan kepada tamu-tamu wisatawan asing, bahwa Lampung dan umumnya Indonesia dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam acara ini," tutupnya.