Tampilkan postingan dengan label Tulang Bawang Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulang Bawang Barat. Tampilkan semua postingan

OJK Provinsi Lampung Menggelar Kegiatan Product Matching Melalui Talk Show.

September 01, 2024

Tulang Bawang Barat,KONSUMSIPUBLIK— Dalam rangka mempercepat literasi keuangan dan mendorong inklusi keuangan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) mengadakan kegiatan product matching melalui talk show dengan tema “Akselerasi Digitalisasi Keuangan dan Fasilitasi Pembukaan Akun Saham bagi ASN Kabupaten Tulang Bawang Barat.”

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam memanfaatkan layanan keuangan digital dan investasi di pasar modal.

Dalam kegiatan ini OJK Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menyampaikan terkait keuangan digital/QRIS, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyampaikan terkait digitalisasi finansial pada perusahaan pembiayaan, PT Bursa Efek Indonesia Provinsi Lampung dan PT Phintraco Sekuritas Provinsi Lampung menyampaikan terkait pasar modal dan panduan praktis mengenai pembukaan akun saham secara digital dan pengelolaan portofolio investasi yang bijak.

Dalam Sambutanya, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyampaikan peran OJK dalam mendorong literasi keuangan dan pengawasan terhadap lembaga keuangan yang menyediakan layanan digital, beliau juga menekankan pentingnya pemahaman ASN terhadap investasi di pasar modal sebagai alternatif yang aman dan diawasi oleh regulator.

Tidak hanya itu, Otto Fitriandy menyampaikan aktivitas judi online sudah mulai menyebar dikalangan masyarakat dikarenakan rendahnya literasi keuangan dan terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang digitalisasi keuangan serta alternative investasi yang aman, ujarnya.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Kabupaten Tulang Bawang Barat mewakili Pj. Bupati, Untung Budiono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif TPAKD dalam memfasilitasi ASN untuk lebih melek keuangan dan mendukung digitalisasi dalam pengelolaan keuangan. Beliau juga menekankan pentingnya partisipasi ASN dalam kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan finansial secara pribadi dan profesional.

Kegiatan ini juga difasilitasi dengan pembukaan akun saham secara langsung dan pemberian saldo awal secara gratis bagi para ASN yang hadir oleh Phintraco Sekuritas.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya literasi keuangan, mendorong penggunaan layanan keuangan digital, serta memperkenalkan investasi saham sebagai salah satu alternatif investasi yang dapat mendukung perencanaan keuangan jangka panjang termasuk dalam berinvestasi di pasar saham.

Polres Tulang Bawang Barat Evakuasi Temuan Kerangka Manusia di Kebun Karet Warga

Agustus 02, 2024


Tulang Bawang Barat - Polres Tulang Bawang Barat mengevakuasi temuan kerangka manusia di lahan kebun karet terletak di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik mengatakan, temuan kerangka manusia tersebut kini telah dibawa ke RSUD Tulang Bawang Barat. 

"Penemuan kerangka tulang manusia tersebut diserahkan ke RSUD Tulang Bawang Barat guna pemeriksaan lebih lanjut oleh Polres Tulang Bawang Barat," ujarnya, Kamis (1/8/2024). 

Lanjut Umi, kerangka manusia ini akan dilakukan uji laboratorium forensik (Labfor) di RS Bhayangkara Polda Lampung, guna menyelidiki temuan tersebut. 

"Saat ini sedang dikoordinasikan dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk melakukan uji lab forensik," ucapnya.

Kata Umi, kerangka manusia ini ditemukan oleh saksi atas nama Tardi beserta 5 orang rekan lainnya sedang melakukan pembersihan lahan kebun karet milik Hendra Jasiun, Rabu (31/7/2024). 

Awalnya, keenam saksi tersebut menemukan kerangka tengkorak kepala manusia berada di irigasi atau saluran air kering di lahan tersebut. 

"Diperkiraan jarak penemuan yang diduga kerangka tengkorak kepala manusia sekitar 3 Km dari pemukiman warga," terangnya. 

Kemudian petugas bersama warga melanjutkan upaya pencarian. Hasilnya, kembali ditemukan kerangka manusia berupa tulang iga, rahang bawah, dan sendal jepit 5 meter dari penemuan kerangka tengkorak kepala awal. 

Lalu kerangka tulang kaki, 1 potong celana pendek warna putih, 1 potong celana kain pendek warna ungu, 1 potong celana dalam warna putih merk new Z.R MAN ditemukan jarak 15 meter dari penemuan awal. 

"Untuk tindakan kepolisian awal yang telah dilakukan mulai cek dan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti," tandas mantan Kapolres Metro tersebut.

Inspektorat Tubaba Belum Tindak Tegas Dua Oknum PNS Tertangkap Nyabu

Mei 17, 2023


Bandar Lampung - Inspektorat Tulang Bawang Barat (Tubaba) belum mengambil sikap tegas terkait dua oknum PNS Tubaba berinisial RD dan FR yang ditangkap Ditresnarkoba Polda Lampung atas dugaan penyalahgunaan sabu-sabu.

Kepala Inspektorat Tubaba, Perana Putra, mengatakan belum melakukan pemanggilan atau pemeriksaan terhadap dua oknum PNS tersebut. “Belum, kita masih menunggu untuk mendapatkan informasi tertulis tentang kepastian perbuatan yang bersangkutan (RD dan FR) tersebut,” ujarnya, Selasa 16 Mei 2023.

Perana Putra malah menyarankan awak media untuk meminta tanggapan ke Polda Lampung. “Minta tanggapannya ke polda pak,” sebutnya.

Padahal, hasil asesmen kedua oknum PNS Tubaba tersebut sudah dikeluarkan oleh BNNP Lampung. Dimana, RD dan FR dikenakan rawat inap selama 6 bulan di Loka Rehabilitasi BNN Kalianda, Lampung Selatan, karena merupakan pecandu dalam kategori berat.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Erlin Tangjaya mengatakan belum menerima hasil asesmen dari BNNP Lampung. “Nanti kita minta dulu hasil asesmen nya dari BNNP. Kalau memang terindikasi pemakai pasif atau aktif bisa jadi direhab oleh BNNP,” singkatnya.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Lampung menangkap dua oknum PNS Tubaba yakni RD dan FR karena diduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu pada Rabu, 3 Mei 2023.

Keduanya ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat. Namun, saat diamankan tidak ditemukan barang bukti hanya barang bekas pakai dan tes urine positif. Lalu, polisi melakukan asesmen terhadap dua oknum PNS Tubaba tersebut ke BNNP Lampung. Permintaan asesmen tersebut diterima BNNP Lampung pada Kamis, 11 Mei 2023 lalu.

Perkelahian di malam Takbiran di Lapangan Bola Pulung Kencana Tubaba yang Akibatkan Satu Orang Terluka.

April 23, 2023

Tulang Bawang Barat-- Malam takbiran pada Jum’at 21 April 2023 sekitar Pukul 21.00 WIB telah terjadi perkelahian di Lapangan Bola Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat yang mengakibatkan 1 Orang terluka akibat bacokan di dada Kiri dan kanan.



Korban pembacokan adalah Candra (18) pelajar, seorang pemuda berasal dari Gunung Sari kecamatan Abung Semuli kabupaten Lampung Utara.

Kronologis kejadian menurut keterangan saksi Birgo yang sama berasal dari Abung Semuli mengatakan bahwa Korban sedang duduk di lapangan sepakbola Tiyuh Pulung kencana kecamatan Tulang Bawang Tengah selanjutnya salah satu pemuda yang tidak di kenal melempar mercon ke arah korban dan korban menegur pemuda tersebut.

Kemudian terjadi cekcok mulut dan perkelahian yang mengakibatkan korban mengalami Luka bacok dan tersangka melarikan diri.

Ditambahkan Fani Arjesah yang masih rekan korban, bahwa korban selanjutnya di bawa ke klinik ZEEBE BEATA MEDIKA Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Ndaru Istimawan, S.IK, yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Dailami, S.H, mengatakan membenarkan bahwa telah terjadinya Perkelahian di lapangan sepak bola tiyuh Pulung kencana yang menyebabkan Korban An. Candra Bin Sahir mengalami luka bacok di dada Sebelah kiri di bawah bahu dan dada kanan di bawah puting. Dan saat ini Korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro untuk mendapatkan perawatan yang intensif dan keadaan korban saat ini stabil.

“Untuk pelaku pembacokan masih dalam pengejaran Tim Tekab 308 Presisi Polres Tulang Bawang Barat mudah-mudahan pelakunya dapat segera kami tertangkap,” pungkasnya.(humas_tubaba).

Budi Dharmawan Dikabarkan Jadi Usulan Tunggal DPRD Tubaba Sebagai Pj Bupati

April 06, 2023


TULANGBAWANG BARAT – Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Ponco Nugroho dikabarkan telah membawa usulan tiga nama calon Penjabat (Pj) Bupati ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Sesuai dengan surat Kemendagri Dalam No: 100.2.1.3/1773/SJ, tertanggal 27 Maret 2023 yang ditujukan kepada 41 ketua DPRD kabupaten/kota diminta mengusulkan tiga nama calon Pj bupati sebagai pertimbangan Mendagri dalam menetapkan Pj bupati di kabupaten/kota yang akan berakhir masa jabatan Mei 2023 mendatang.Dan pengiriman tiga nama tersebut selambatnya pada 6 April 2023.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, Ponco hanya membawa satu nama usulan, dari dua nama yang diusulkan enam fraksi yang ada di DPRD Tubaba.

Yakni Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Budi Dharmawan. Sementara, nama Pj bupati Tubaba, Zaidirina Wardoyo tidak diusulkan ke Kemendagri.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Anggota DPRD Tubaba, Sugito. Menurutnya, Ketua DPRD sudah membawa usulan tersebut sejak kemarin.

” Ya pak ketua pasti sudah jalan ke Kemendagri. Sejak kemarin,” ujarnya saat dijumpai wartawan di Gedung DPRD Tubaba, Kamis (06/04/2023).

Selain itu, salah satu staf di DPRD membenarkan keberangkatan Ponco. “Iya bang sudah berangkat sejak hari Selasa kemarin,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem, Sobri menyesalkan sikap ketua DPRD Tubaba.

Menurut Sobri, Ponco semestinya mengakomodir semua usulan fraksi di DRPD Tubaba. Sebab, dalam surat tersebut dikatakan semaksimal tiga nama.

” Usulan tersebut paling banyak tiga nama. Sementara usulan ini ada dua nama. Nama Zaidirina dan Budi. Kenapa nama Zaidirina ditinggalkan,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan, Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho belum bisa dikonfirmasi, baik melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp.

Sebelumnya dua nama ASN muncul di DPRD Tubaba menjelang hari penyerahan nama calon Penjabat (Pj) Bupati di Kabupaten Tulangbawang Barat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Kedua nama tersebut yakni, Pj Bupati Tubaba, Zaidirina Wardoyo dan Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Budi Dharmawan.

Inspektorat Akan Melakukan Pemanggilan Terhadap Kepalo Tiyuh Makarti

Februari 01, 2023

Tulang Bawang Barat,- nspektorat Kabupaten Tulang Bawang Barat akan melakukan panggilan terhadap kepalo Desa/tiyuh Makarti terkait anggaran 20% ketahan pangan tahun 2022.





Hal tersebut yang di sampaikan inspektur Perana Putra yang di wakili Muslim irban V sa’at di temui di ruang kerja nya Rabu.(01/02/2023) dirinya menjelaskan akan melakukan pemanggilan terhadap kepalo tiyuh Makarti pekan depan.

“kita akan melakukan pemanggilan terhadap kepalo Makarti tersebut Senin depan,” ungkapnya

Dirinya menambah kan pemangilan terhadap kepalo tiyuh guna untuk melakukan klarifikasi terkait beredarnya di berita di media.

” Pemanggilan tersebut untuk melakukan klarifikasi terkait beredarnya berita di media tentang anggaran ketahanan pangan di tiyuh Makarti dan kita lihat dokumen mereka sesuai tidak dengan yang di anggarkan mereka,” pungkasnya

Di berikan sebelumnya Ketahanan pangan tiyuh Makarti di duga bermasalah.

Dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat desa/tiyuh dalam pengelolaan Dana Desa di prioritaskan anggaran 20% ketahan pangan.

Berdasarkan informasi yang di Himpun awak media kegiatan ketahan pangan Desa/Tiyuh Makarti, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (TuBaBa) tahun Anggaran 2022 dari dana desa (DD) di alokasikan untuk belanja,pembibitan, hewani, alat pencacah rumput di duga bermasalah.

Pasalnya, pada hari Selasa (17/01/2023), awak media mencoba konfirmasi dengan kepala Tiyuh setempat akan tetapi hanya bertemu dengan Giyanto sekertaris tiyuh dan juga sebagai Pejabat Pelaksana Keuangan Desa (PPKD), menerangkan tiyuh Makarti dalam belanja ketahanan pangan mengalokasikan anggaran sebesar 200 juta yang di realisasikan di beberapa bagian mulai dari pengadaan bibit,pengadaan hewan ternak dan juga pengadaan mesin pencacah rumput dan juga jembatan di jalan usaha tani.

” Untuk anggaran pertahanan pangan berjumlah 200 jutaan dari 20 Persen plafon anggaran Dana Desa, kita belikan Untuk bibit, terong, cabe, tomat, ada juga hewani yaitu kambing, pencacah rumput dan jembatan usaha tani,” ungkapnya.

Seketaris tiyuh juga menjelaskan bahwa dalam pengadaan kambing sebanyak 35 ekor dan pengadaan mesin pencacah rumput dengan pembagian realisasi di setiap kegiatan kurang memahami,dan menyarankan agar konfirmasi langsung kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) atau kepada Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa,atau Tiyuh (PKPKD) yaitu kepalo tiyuh.

“Setau saya kambing nya 35 ekor dan jembatan sendiri senilai 48 juta. Pencacah rumput ada 6 biji dengan anggaran 48 juta dan bibit sayuran sendiri saya kurang paham, untuk lebih jelas nya langsung aja ke TPK nya atau ketemu kepalo tiyuh nya aja ” katanya.

Awak media mencoba untuk bicara dengan TPK, saat di panggil, menerangkan bahwa TPK tidak ada di tempat akan tetapi, sebelumnya dia ada.

Saat di telusuri di beberapa toko yang ada di kecamatan Tumijajar menerangkan bahwa estimasi harga mesin pencacah rumput berkisar 5 juta rupiah dengan satuan harga mesin potong 3,2 juta dan satuan harga mesin berkisar 1,6 juta rupiah,bahkan yang bermerk Honda berkisar 4 juta rupiah.

“Kalau untuk harga pencacah rumputnya yang paling bagus 3,2 juta mas,kalau untuk mesinnya berkisar 1,6 juta bahkan yang bermerk Honda berkisar 4 jutaan”.menurut keterangan pemilik toko pertanian di tumijajar.Jumat (20/01/2023).

Pj Bupati Tubaba Targetkan Angka Stunting Tahun 2023 Dibawah 10 Persen

Januari 29, 2023

LAMPUNG  -- Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mencatat angka stunting turun menjadi 16,4 persen dan menduduki peringkat ke-9 terendah dari 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,


Hal itu berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Badan Kajian Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan tahun 2022.

Dikatakan Pj Bupati Tubaba Dr.Zaidirina, M.Si, Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, dan mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak.

"Alhamdulillah Tubaba keluar dari peringkat ke-4 pada tahun 2021, dan berada pada posisi ke-9 terendah. SSGI 2021 angka stunting kita cukup tinggi 22,1 persen, kemudian SSGI pada Tahun 2022 turun menjadi 16,4 persen, artinya penurunan stunting di Tubaba sebesar 5,7 persen,"kata Pj Bupati, Sabtu (28/01/2023).

Kata dia, target dari pemerintah pusat stunting ini 18 persen dan kita sudah dibawah angka 18 persen. Namun ini masih menjadi Pr kita bersama karena target saya di tahun 2023 ini stunting bisa di bawah 10 persen.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa
menindaklanjuti pengarahan Presiden Joko Widodo, terkait pengendalian inflasi, penurunan stunting, penurunan kemiskinan ekstrim, dan pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Tubaba telah menjalankan program 3K 1W (kolam, kandang, kebun, dan wisata) dengan memanfaatkan pekarangan dan lahan-lahan kosong di tiyuh-tiyuh (desa-desa).

"Itu salah satu terobosan yang kita lakukan, selain aplikasi e-penting (elektronik peduli stunting) untuk validitas data dan informasi serta pemantauan dan intervensi untuk masyarakat rawan stunting dan rawan miskin by name by address," imbuhnya