KONSUMSIPUBLIK - Prestasi tingkat Asia berhasil diraih oleh atlet-atlet Indoor Skydiving Indonesia pada rangkaian 5th Fédération Aéronautique Internationale (FAI) World Cup of Indoor Skydiving (WCIS) & 1st FAI Asian Indoor Skydiving Championship di Macau, China, yang diselenggarakan pada 17-20 April 2024.
Kejuaraan di bawah naungan FAI, selaku Induk Olahraga Aerosport Dunia, merupakan kejuaraan paling bergengsi untuk Olahraga Dirgantara khususnya Terjun Payung.
Pada Kejuaraan Dunia yang diikuti 29 negara ini, Delegasi Tim Nasional Indoor Skydiving Indonesia dari Komite Terjun Payung - Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengikuti 3 nomor yaitu 4-Way Formation Skydiving (kerja sama di udara), 4-Way Formation Skydiving Female dan Dynamic 2-Way.
Tim Nasional Indonesia Putri pada nomor 4-Way FS Female yang diwakili Polwan Brimob POLRI berhasil meraih medali perak atau juara 2 pada Kejuaraan Asia dan menduduki peringkat ke 5 pada Kejuaraan Dunia. Juara 1 Asia diraih oleh Tim China, yang juga merupakan Juara Dunia.
Atlet-atlet Putri juga mencatatkan Rekor Nasional dengan nilai tertinggi pada satu babak' yaitu 30 poin. Prestasi ini juga merupakan Kado Istimewa yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini.
Kompol Reynando Hutapea yang merupakan Danyon A pelopor Sat Brimob Polda lampung dan menjadi bagian Kontingen indonesia menyebutkan bahwa Putri-putri terbaik Indonesia mampu memberikan prestasi yang membanggakan dalam kompetisi ini.
"Betul mas, Alhamdullilah kita mampu meraih prestasi meski hanya menjadi urutan ke 2 dan 3",.Ungkap Kompol Reynaldo saat di konfirmasi melalui pesan Whataps. Minggu 21 april 2024.
Sementara Tim Nasional Indonesia Putra pada nomor 4-Way FS Open berhasil meraih medali perunggu (Juara 3) pada Kejuaraan Asia yang diwakili oleh atlet-atlet Brimob POLRI.
Diketahui dalam Kejuaraan Dunia ini, Indonesia Mengirimkan 2 tim yang diwakili Brimob POLRI dan KOPASGAT TNI AU dengan menduduki peringkat 12 dan 18 dunia.
Selain itu Tim Nasional Indonesia juga pertama kali dalam sejarah nasional ikut serta pada nomor Dynamic 2-Way yang diwakili atlet-atlet Brimob POLRI dengan hasil peringkat 21 Dunia dan peringkat 4 Asia.
Turut hadir pada perlombaan Presiden International Skydiving Committe (ISC) FAI Alberto Martin, Ketua Harian PB. FASI Marsda Andi Wijaya, Pejabat KONI Pusat Effendi Soen, Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry, Perwakilan POLRI Kombes Pol Christiyanto Goetomo dan Ketua Delegasi / Ketua Tim Kopasgat Kol Pas. Helmi A. Nange.
Prestasi membanggakan yang diraih atlet-atlet Indonesia ini tidak terlepas dari dukungan fasilitas latihan indoor skydiving (windtunnel) termodern yang saat ini dimiliki Brimob POLRI.
Komitmen Komite Terjun Payung FASI dalam mengembangkan dan memajukan Olahraga Indoor Skydiving diwujudkan dengan terselenggaranya Kejuaraan Nasional berkualitas pada tahun 2022 dan 2023, serta rencana penyelenggaraan Kejuaraan Indoor Skydiving Internasional KAPOLRI Cup pada bulan Juli 2024 yang diinisiasi oleh Persatuan Terjun Payung POLRI dan didukung penuh Pimpinan-pimpinan POLRI.
Mengetahui hal itu Peratin Pekon Kampung Jawa Rudi Yanto merasa sangat bangga warganya mampu mewakili Provinsi Lampung untuk mengikuti ajang Kejuaraan Nasional di Bali, Jumat (30/9/2022).
Rudi mengatakan bahwa dua atlet itu yakni Dira dan Cikal, Menurut Rudi yanto, perjuangan bakat dan keahlian para peselancar muda itu patut di apresiasi yang setinggi-tingginya, sebab keduanya sudah sangat sering mengharumkan nama Pekon dan Kabupaten Pesisir Barat di berbagai daerah.
"Kedepan para atlet ini khususnya yang berasal dari Pekon Kampung Jawa akan kita bina, mudah-mudahan mereka akan terus membawa nama baik Pekon Kampung Jawa, dan Kabupaten," ujar Rudi.
Selain berencana untuk mendukung penuh perkembangan atlet melalui pembinaan di pekon, Rudi juga memberikan bantuan operasional untuk keduanya selama mereka bertanding di Bali.
"Saat ini mereka menjadi andalan atlit surfing dari Lampung, kami berharap keduanya dapat meraih Juara dalam Event Nasional itu" sambungnya.
Naesa Awalia Shaldira (13) satu diantara peserta yang mengikuti ajang tersebut mengatakan, sangat bangga bisa mewakili Provinsi Lampung dalam ajang Nasional.
Bocah yang akrab disapa Dira tersebut diketahui pernah meraih juara dalam ajang kejuaraan surfing se-Sumatera di Padang, Sumatera Barat, pada Februari 2022 lalu. Selain itu Dira juga pernah meraih juara di kejuaraan surfing di Pantai Carita, Banten, Desember 2021 dan kejuaraan surfing se-Pesisir Barat. Terakhir Dira berhasil meraih juara satu divisi Women di ajang Kaur surfing di Bengkulu pada 23 Juni 2022 yang lalu.
" Dira minta doanya semoga bisa mengharumkan nama besar Pesisir Barat dan Lampung," ucapnya. (Red)
![]() |
| motosport.com |
![]() |
| Sumber : motosport.com |
"Kami banyak berkonsentrasi pada set-up karena saya sedikit kesulitan di paruh kedua balapan akhir pekan (GP San Marino). Saya tidak secepat Pecco (Bagnaia) dan Enea (Bastianini). Jadi kami fokus pada bagian ini dan jelas membuat kemajuan,” ujar Top Gun dilansir Speedweek.
Vinales yang finis ketiga di GP San Marino mengaku sangat puas dengan performa motor RS-GP selama tes tanggal 6-7 September di Misano.
Pembalap asal Spanyol itu mengaku dirinya telah menjajal sasis baru RS-GP dan perasaannya pada motor sudah jauh lebih baik.
“Ya, saya menguji sasis baru. Penting bagi kami untuk mengetesnya di sini, karena secara teori itu sasis tahun depan, tetapi sebagai Aprilia kami ingin berjuang meraih kemenangan balapan. Jadi kami akan coba menyesuaikan sasisnya tahun ini karena saya merasa lebih baik dengannya.”
Top Gun tak menutup kemungkinan menggunakan sasis baru yang telah diujinya dalam tes Misano pada GP Aragon yang dijadwalkan berlangsung pada 16-18 September.
“Akan menarik untuk mengujinya di trek lain karena level grip di Misano sekarang sangat tinggi. Jadi, kami harus melihatnya di Aragon, di mana kami pasti akan menemukan lebih sedikit grip,” tutur Vinales.
“Namun, saya pikir kami telah membuat langkah besar di sisi sasis. Langsung saja, feeling saya jauh lebih baik. Mari kita lihat saja,” tuturnya.
Maverick Vinales tengah berada dalam performa terbaiknya bersama Aprilia. Dalam empat race terakhir, pria 27 tahun itu membukukan tiga podium. Kini ia membidik kemenangan pertama dengan RS-GP.