Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

SMAN 1 Pesisir Tengah dan Pesisir Selatan Masuk Daftar Sekolah Unggulan Lampung

Mei 07, 2025

 

Ilustrasi

Pesisir Barat – SMAN 1 Pesisir Tengah dan SMAN 1 Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, meraih prestasi gemilang di dunia pendidikan. Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi menetapkan keduanya sebagai dua dari 35 Sekolah Menengah Atas di Provinsi Lampung yang menyandang predikat unggul.


Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Nomor: 800/1180/V.01/DP.2/2025 tentang Penetapan Satuan Pendidikan sebagai Sekolah Menengah Atas Negeri Unggul di Provinsi Lampung.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menjelaskan bahwa penetapan sekolah unggul ini merupakan langkah untuk mendorong peningkatan inovasi dan kreativitas sekolah dalam memenuhi, bahkan melampaui, Standar Nasional Pendidikan.


“Dengan ditetapkannya 35 sekolah unggulan ini, diharapkan masing-masing sekolah dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekolah dan masyarakat guna meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, sekolah juga diharapkan mampu mengembangkan praktik-praktik baik (best practices) dalam penyelenggaraan pendidikan yang dapat menjadi referensi bagi sekolah lain,” terangnya, Rabu (7/5/2025).


Ia juga berharap agar sekolah-sekolah yang telah ditetapkan sebagai sekolah unggul dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitasnya, sehingga mampu bersaing dan memenuhi, bahkan melampaui, Standar Nasional Pendidikan. (*)

Dedi Irawan Luncurkan Program Kreasi : Selaras Dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati

Maret 10, 2025

 


Pesisir Barat – Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, resmi meluncurkan Program Kolaborasi Untuk Edukasi Anak Indonesia (Kreasi) dalam acara yang berlangsung di Aula Hotel Sartika Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (10/3/2025). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD), melalui pelatihan bagi para guru dan kepala sekolah.


Dalam sambutannya, Dedi Irawan menekankan bahwa Kreasi merupakan hasil kerja sama antara Global Partnership For Education (GPE), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), serta Save The Children melalui konsorsium Mitra Pendidikan Indonesia (MPI).


"Kreasi bertujuan untuk memperkuat pengajaran, pembelajaran, dan pengembangan siswa guna menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas," ujar Bupati.


Membangun SDM Unggul untuk Indonesia Emas 2045


Dedi Irawan menegaskan bahwa program ini selaras dengan visi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Irawan Topani untuk periode 2025-2030, yakni mewujudkan Pesibar yang sejahtera, maju, madani, dan religius sebagai destinasi wisata unggulan. Salah satu pilar utama dalam visi tersebut adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing dan berkualitas.


"Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam menyiapkan generasi muda Pesibar yang mampu bersaing di masa depan. Program Kreasi menjadi salah satu bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045," tegasnya.


Program Kreasi akan berlangsung selama empat tahun, mulai Oktober 2024 hingga Juli 2028, dengan fokus pada peningkatan kapasitas guru di TK, RA, SD, dan MI. Para tenaga pendidik akan mendapatkan pelatihan intensif agar dapat menghadirkan metode pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak.


Dukungan Lintas Sektor untuk Suksesnya Program Kreasi


Demi memastikan keberhasilan program ini, Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk turut serta dalam mendukung implementasi Kreasi. Beberapa OPD yang diminta berperan aktif meliputi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Sosial (Dinsos), serta Diskominfotiksan dan Bappelitbangda.


Turut hadir dalam acara peluncuran ini Regional Manager Save The Children Indonesia Wilayah Sumatera, R. Manmagilan, Kepala Disdikbud Pesibar Edwin Kastolani Burtha, S.H., M.P., serta perwakilan dari berbagai OPD yang terkait dengan program pendidikan dan kesejahteraan anak di Pesibar.


Dengan peluncuran Program Kreasi, diharapkan kualitas pendidikan di Pesibar semakin meningkat, menciptakan generasi muda yang cerdas, unggul, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*) 


Unit Sekolah Baru (USB) Segera Hadir di Krui Selatan, Pemkab Pesibar Siap Dukung Penuh Pembangunan Hingga Usai

Februari 13, 2025

 

Ilustrasi, Istmw. 

Pesisir Barat, 14 Februari 2025 – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) yang akan didirikan di Kecamatan Krui Selatan.


Rencananya, pembangunan SMA Negeri Krui Selatan ini akan dimulai pada tahun 2025, dengan peletakan batu pertama yang diperkirakan akan dilakukan pada bulan April mendatang.


Penjabat Sekretaris Daerah Pesisir Barat, Jon Edwar, menjelaskan bahwa dukungan awal dari pemerintah daerah berupa hibah tanah seluas 1,2 hektare yang terletak di Pekon Way Napal, Kecamatan Krui Selatan. Tanah tersebut akan digunakan untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) yang diharapkan dapat mengatasi kekurangan fasilitas pendidikan di daerah setempat.


Menurut Jon, kebutuhan akan sekolah menengah atas (SMA) di Kecamatan Krui Selatan sangat mendesak, mengingat SMA 1 Pesisir Tengah, SMK Negeri Pesisir Tengah, dan Madrasah Aliyah Negeri Pesisir Tengah sudah mengalami over kapasitas. Hal ini menyebabkan kekhawatiran bahwa proses belajar mengajar tidak dapat berjalan dengan optimal.


Jumlah siswa yang mendaftar di sekolah menengah atas di Kecamatan Pesisir Tengah terus meningkat, sementara ruang kelas yang tersedia semakin terbatas. Kehadiran USB di Krui Selatan ini diharapkan dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya di Krui Selatan, dan membantu memenuhi kebutuhan pendidikan yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk setiap tahunnya.


Pembangunan USB SMA Negeri Krui Selatan ini dibiayai oleh anggaran pemerintah pusat dan akan dikelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Hal ini tidak akan membebani anggaran pemerintah kabupaten, karena pembangunan sekolah tingkat menengah atas memang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi, namun pihaknya berkomitmen akan mendukung pembangunan USB ini hingga usai. 


Jon Edwar juga mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini, yang akan semakin meningkatkan sektor pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.


“Dengan adanya bantuan ini, kita berharap taraf hidup dan pendidikan masyarakat Pesisir Barat dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.


Pemerintah daerah berharap masyarakat, khususnya yang berada di Krui Selatan, dapat mendukung pembangunan sekolah ini, mengingat betapa pentingnya akses pendidikan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka. Jon juga berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk memastikan pembangunan SMA Negeri Krui Selatan berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi generasi mendatang. (*) 

Thomas Amirico Dilantik Jadi Kadisdikbud Lampung, Sosok Visioner dan Dekat dengan Publik

Februari 07, 2025

 Kabar Sekretaris DRPD Lampung Selatan, Thomas Amirico S.STP bakal tempati pos baru di Pemprov Lampung terungkap sudah. Kabar tersebut tertuang dalam undangan nomor 400.14.1.1/431/VI.04/2025 yang ditandatangani Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Meiry Harika Sari, pada Kamis 6 Februari 2025.




Thomas Amirico digadang-gadang bakal dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung pada Jumat 7 Februari 2025, pukul 13.30 WIB di Balai Keratun lantai III Komplek Kantor Gubernur Lampung.

Diketahui, Thomas bersama 15 pejabat eselon II lainnya yang terdiri dari 13 pejabat Pemprov Lampung dan tiga pejabat dari kabupaten telah mengikuti uji kompetensi Pemprov Lampung pada Desember 2024 lalu.

Selain Thomas, sejumlah pejabat yang dilantik pada hari ini adalah, Inspektur Lampung Fredy SM, Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar, Kepala BPSDMD Lampung Yurnalis juga Kepala Satpol-PP Lampung M. Zulkarnain.

Kemudian Samsurijal selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lampung, Intizam (Staf Ahli Gubernur Lampung Kemasyarakatan dan SDM), Puadi Jailani (Kepala Biro Hukum Setprov Lampung), serta Slamet Riadi (Kepala Biro BPJ dan juga Plt Kepala Bapenda Lampung).

Lalu Emilia Kusumawati (Kepala DLH Lampung), M. Firsada (Kepala Kesbangpol Lampung), Senen Mustakim (Asisten Bidang Administrasi Umum Setprov Lampung), Binarti Bintang (Kepala Biro Pemerintahan dan OTDA Setprov Lampung), dan Yudhi Alfadri (Kepala DPMPTSP Lampung). Kemudian, Bayana (Asisten Pemerintah dan Kesra Setkab Tulang Bawang Barat), dan M. Alhusnuriski (Staf Ahli Bupati Pesawaran).

Thomas Amirico merupakan salah satu dari sedikit pejabat di Lampung Selatan yang dekat dengan kalangan Pers, Ormas dan LSM. Hubungan baik tersebut terjalin dari awal Thomas Amirico menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan pada 2017 silam.

“Jujur kami sedih bang Thomas pindah ke Pemprov. Kedekatan kami dengan bang Thomas (Amirico) itu seperti hubungan keluarga. Kalau saya sendiri, sudah saya anggap seperti Abang kandung saya. Saya rasa semua kawan-kawan media juga setuju dengan perkataan saya ini, karena semuanya memang dekat. Sedikit-banyak selalu sharing dan tidak pilih-pilih,” ujar Dendi Hidayat salah satu pekerja Pers di Lampung Selatan.

Bahkan, Wakil Ketua I DPRD Lampung Selatan Merik Havit SH MH mengungkapkan kesannya terhadap sosok Thomas Amirico. Menurutnya, Thomas memiliki hati yang baik yang gampang tersentuh. Cerdas, objektif dan visioner serta paham menempatkan diri secara profesional. Merik pun tak menampik jika Thomas merupakan salah satu pejabat terbaik yang ada di Lampung Selatan selama ini.

“Pribadi yang baik hati dan cerdas. Sebagai seorang pejabat, bang Thomas cukup mudah ditemui oleh siapapun, bukan tipe pejabat yang suka menghindar. Beliau juga dikenal sebagai pejabat yang mudah beradaptasi, makanya wajar jika seorang Thomas Amirico banyak diminati hampir semua instansi, apalagi dengan jaringan alumni IPDN. Pokoknya selamat dan sukses lah buat Bang Thomas Amirico,” tutur Merik Havit.

Kesan positif juga dinilai oleh salah satu rekan sejawatnya, Kepala Kesbangpol Martoni. Dikatakan Martoni, sebagai rekan sejawat yang lebih junior, Thomas Amirico selalu menunjukkan rasa hormatnya kepada siapapun. Dan juga, terusnya, Thomas tipe kawan yang ringan tangan selalu siap sedia untuk membantu kawan yang membutuhkan pertolongan ataupun bantuan.

“Muda, energik, respect, cerdas dan baik hati suka membantu kawan yang sedang ada masalah. Untuk itu, atas nama keluarga besar saya, mengucapkan selamat menempati jabatan baru. Semoga bisa membawa dunia pendidikan di Lampung menjadi lebih baik lagi, Amin,” ujarnya.

Peduli Terhadap Dunia Pendidikan, Ali Yudiem Sambangi SDN 67 Krui Selatan

Desember 06, 2024

 


Pesisir Barat, 06 Desember 2024 – Dalam rangka mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat, Anggota DPRD Pesibar, Ali Yudiem, S.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Pesibar, mengunjungi SD Negeri 67 Krui Selatan pada Jumat (06/12). 


Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa serta memberikan arahan kepada tenaga pendidik guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut. 


Dalam kesempatan tersebut, Ali Yudiem memberikan motivasi kepada siswa untuk terus semangat belajar dan berusaha mencapai kesuksesan. 


"Semoga anak-anak di sini dapat terus belajar dengan giat dan mengukir prestasi. Pendidikan adalah kunci masa depan," ujarnya.


Selain itu, Ali Yudiem juga memberikan arahan kepada para guru dan kepala sekolah agar terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.


Ia menekankan pentingnya peran dan tanggung jawab bersama dalam mengawal pendidikan demi kemajuan daerah. 


"Pendidikan yang berkualitas harus menjadi fokus kita bersama, baik dari pihak pemerintah, sekolah, hingga masyarakat," tambahnya.


Sebagai bentuk perhatian lebih terhadap kesejahteraan siswa, Ali Yudiem juga memberikan makanan tambahan berupa susu dan roti kepada siswa untuk mendukung kesehatan dan gizi mereka. 


Tak hanya itu, ia juga menyerahkan bantuan satu unit sound system yang sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan-kegiatan di sekolah.


Dalam penilaiannya, Ali Yudiem mengapresiasi kebersihan dan kondisi sekolah yang cukup baik.


"SD Negeri 67 Krui Selatan sudah menunjukkan perkembangan yang positif. Semoga hal-hal seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan," ujar Ali yang juga merupakan Ketua DPC PKB Pesibar ini.


Kunjungan tersebut diharapkan dapat mendorong semangat bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan di Pesisir Barat untuk terus berkolaborasi demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. (*) 

Lomba Sekolah Sehat Diharapkan Tingkatkan Mutu Pendidikan Lewat Perilaku Hidup Bersih

Agustus 07, 2024

 


Pesawaran, 7 Agustus 2024 -- Sebanyak empat sekolah di Kabupaten Pesawaran mengikuti penilaian Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS M) tingkat Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD SMPN 19 Pesawaran pada Rabu, (7/8/2024).

Adapun sekolah-sekolah yang mewakili Kabupaten Pesawaran dalam lomba ini adalah Raudhatul Athfal Diniyah Putri Lampung, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Pesawaran, UPTD SMPN 19 Pesawaran, dan SMKN 1 Gedong Tataan. 

Lomba Sekolah Sehat sendiri merupakan salah satu sasaran pembinaan, pengembangan dan evaluasi pencapaian Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) baik negeri maupun swasta yang diselenggarakan setiap tahun. 

Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira, melalui Wakil Ketua Nurhayati Marzuki mengatakan, lomba usaha kesehatan sekolah bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan perilaku hidup bersih serta menciptakan lingkungan yang sehat untuk peserta didik.

Proses penilaian terhadap sekolah sehat dilakukan langsung oleh tim penilai Lomba Sekolah Sehat Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (LSS-UKS M) Provinsi Lampung.

Kepada tim penilai lomba, Nurhayati berharap agar sekolah yang diunggulkan untuk mewakili Kabupaten Pesawaran merupakan sekolah terbaik dari sisi penilaian. Sehingga diharapkan dapat mengarumkan nama Kabupaten Pesawaran menjadi Juara I Tingkat Provinsi.

Pihaknya juga berharap agar proses penilaian ini bisa menjadi momentum evaluasi yang berkelanjutan dalam proses pembelajaran usaha kesehatan sekolah yang dimulai dari peserta didik.

"Saya juga menyambut baik serta mengapresiasi kepada segenap panitia atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan rangsangan bagi anak sekolah dan masyarakat agar membiasakan diri untuk menjadi hidup sehat," ujarnya.

Dengan disempurnakannya pedoman pelaksanaan UKS/M di sekolah oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Nurhayati juga meminta para Kepala Sekolah dan guru sebagai Tim Pelaksana UKS/M dapat lebih mengimplementasikan program UKS/M dengan baik. 

"Sehingga membantu pencapaian tujuan akhir dari UKS/M yaitu meningkatkan prestasi belajar peserta didik melalui peningkatan kesehatan peserta didik," kata Nurhayati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, Ancha Martha Utama mengatakan, keikutsertaan Kabupaten Pesawaran dalam Lomba Sekolah Sehat menjadi satu upaya pembinaan guna mengevaluasi tingkat keberhasilan program usaha kesehatan sekolah di satuan pendidikan Kabupaten Pesawaran.

Penilaian Lomba sekolah sehat ini juga diharapkan mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik melalui peningkatan derajat kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Ini sebagai salah satu implementasi usaha kesehatan sekolah yang nantinya akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh peserta didik," kata Kadisdikbud

Warek 2 dan Ketua LPPM Unila Dilantik, Rektor Langsung Beri Tugas Berat

April 06, 2024

Bandar Lampung — Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof Lusmeilia Afriani, melantik dua pejabat baru, Kamis, 4 April 2024.



Dua pejabat itu adalah Habibullah Jimad sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan (BUK). Lalu Dikpride Despa sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Unila yang sebelumnya Habibullah Jimad jabat.

Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, mengatakan kedua pejabat itu mengemban amanah dan tugas yang baru.

Terutama bagi Wakil Rektor BUK yang bertugas di bidang keuangan dan kepegawaian memiliki beban paling besar dan tidak mudah. Meski begitu, dia meyakini Habibullah Jimad dapat mengemban tugas tersebut.

“Saya percaya Pak Habibullah mampu melaksanakan tugas kesehariannya di bidang keuangan dan membina kepegawaian,” ujar dia, usai pengukuhan di Ruang Sidang Utama Lantai.

Dia menekankan harapannya kepada Warek terkait pembaharuan pada pengelolaan di bidang kepegawaian. Rektor meminta agar dapat meningkatkan kapasitas pegawai, memberikan perhatian pada karier, dan kinerja pegawai.

Sementara kepada Ketua LPPM telah memiliki kinerja baik khususnya kerja sama dengan eksternal dan LP3M. Namun, Rektor berpesan agar Dikpride Despa bisa membawa kinerja LPPM Unila meningkat dengan jurnal-jurnal yang terindeks Scopus.

Sebab, ranking Unila sebagian besar berasal dari hasil kinerja LPPM, yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Habibullah menjelaskan pelantikan itu wujud harapan Rektor dalam membangun sinergi antar-pimpinan. Sinergi itu terwujud dengan tugas dan tanggung jawab serta fungsi agar visi misi dan program kerja Rektor bisa tercapai dengan baik.

Mantan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FEB itu berharap bisa memberikan dukungan itu untuk Rektor Unila. “Bidang umum dan keuangan sifatnya support agar tridarma bisa berkualitas,” ujarnya.

UIN Raden Intan Lampung Kukuhkan 56 Guru Profesional

Maret 26, 2024

Bandar Lampung – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) mengukuhkan 56 Guru Profesional Batch 2 kategori 1, Selasa, 26 Maret 2024.


Ke- 56 guru profesional tersebut terdiri dari 37 mahasiswa PPG Batch 2 K1 angkatan 2023, 16 retaker angkatan 2018-2019, dan 3 retaker angkatan 2023.

Rektor UIN RIL, Wan Jamaluddin, yang memimpin langsung prosesi pengukuhan dan penyerahan sertifikat pendidik mengucapkan selamat kepada 56 peserta yang lulus. Atas dedikasi, kerja keras, dan semangat yang telah mereka tanamkan.

Ia berharap itu mampu menjadi bekal kuat dalam mengemban amanah sebagai pendidik generasi penerus bangsa.

“Langkah ini bukanlah akhir dari perjalanan. Namun merupakan awal dari perjalanan baru sebagai seorang pendidik,” ujarWan yang merupakan Guru Besar bidang Sejarah Peradaban Islam tersebut.

Rektor menyebut, tingkat kelulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) mencapai 100 persen. Hal Ini menjadi salah satu bukti keseriusan kampus UIN RIL menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas.

Menurutnya, program ini sangat strategis dalam rangka mempersiapkan guru-guru berpengalaman dan profesional baik di lingkup sekolah formal, maupun tingkat madrasah.

Ia juga berpesan kepada para guru terus mengembangkan diri, belajar. Serta berkomitmen dalam memberikan yang terbaik bagi pendidikan di Indonesia.

“Saya berharap para bapak/ibu dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai guru dengan penuh dedikasi, integritas, dan cinta kasih,” harapnya.

Cetak Guru Profesional

Sementara itu, Dekan FTK Nirva Diana menyampaikan pengukuhan peserta PPG berasal dari sejumlah kabupaten di Lampung. Lalu Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Jawa Timur.

Dengan angka kelulusan yang berhasil menyentuh 100 persen ini. Ia berharap ke depan UIN RIL dapat kembali mendapat kepercayaan mencetak guru profesional melalui program PPG.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Ditjen Pendis Kemenag) RI, Rohmat Mulyana Sapdi mengaku turut bangga atas capaian kelulusan ini.

Ia menegaskan para guru yang telah dikukuhkan bertanggung jawab dalam pembentukan siswa-siswa baik di sekolah. Maupun di madrasah terkait ilmu-ilmu keislaman, terutama aqidah dan akhlak.

“Semangat untuk terus mengabdi, dan buktikan dengan profesionalitas,” tuturnya.

FGII Lampung Desak Kepala Dinas dan Kepala Sekolah Mundur Jika Tidak Bisa Selesaikan Kasus 'Bullying'

Februari 29, 2024

 

LAMPUNG - Dewan Pimpinan Daerah Federasi Guru Independen Indonesia (DPD FGII) Provinsi Lampung angkat bicara terkait maraknya kasus perundungan, kekerasan dan tawuran di kalangan pelajar di berbagai daerah di Provinsi Lampung.



Beberapa kasus perundungan yang terjadi di antaranya di MTsN 2 Bandar Lampung, SDN 1 Teluk Pandan, SMKN 5 Bandar Lampung. Kasus perundungan juga menimpa siswa SMPN 3  Batanghari, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur pada 7 Februari 2024. Korban yang mengaku diikat dengan kabel kipas angin tangan dan leher kini mengaku trauma dan ketakutan.

Menanggapi banyaknya kasus perundungan yang terjadi di sekolah, Ketua FGII Provinsi Lampung Anton Kurniawan, S.Pd. M.M. didampingi Kabid Humas Jamal meminta pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan dengan melibatkan pihak-pihak terkait secara konsisten melakukan langkah pencegahan sehingga tidak terjadi aksi perundungan di sekolah yang bisa berakibat fatal terhadap masa depan anak. 

"Kita harus bisa melakukan langkah-langkah pencegahan agar tindak perundungan atau bullying ini tidak terus terjadi. Tentu saja dalam hal ini sekolah tidak bisa bekerja sendirian, tapi juga melibatkan orang tua siswa, pihak dinas, kepolisian, masyarakat, organisasi, pers dan siapa saja yang peduli pendidikan. Semua harus terlibat menangani kasus perundungan ini. Ini masalah yang sangat serius sehingga tidak bisa kita diamkan," ujar Anton.

Salah satu cara yang bisa dilakukan, ucap Anton, kepala sekolah harus rajin mengingatkan para guru agar tidak melakukan perundungan dan intimidasi terhadap siswa, sebab bisa berdampak secara langsung terhadap mental peserta didik. 

"Perundungan di sekolah tidak hanya dilakukan oleh siswa, tapi juga guru. Sering tanpa sadar guru mengatakan hal-hal yang bersifat intimidasi yang bisa membuat siswa menderita gangguan mental. Ini juga sangat berbahaya, jadi guru juga harus berhati-hati jangan sampai malah menjadi pelaku bullying terhadap siswanya," ujarnya.

Selain itu, Anton juga meminta Kepala Dinas Provinsi maupun Kabupaten mundur jika tidak bisa menyelesaikan kasus-kasus perundungan di sekolah. 

"Kasus perundungan ini akan terus berlanjut jika tidak diselesaikan dan pelakunya tidak diberi sanksi yang tegas, padahal dampak perundungan ini sangat serius bagi korban. Dinas harus tegas jika ada kepala sekolah tidak mampu menyelesaikan persoalan seperti ini, sebaiknya kepala sekolah tersebut dicopot saja dan diganti. Kalau perlu kepala dinasnya juga mundur sebagai bentuk tanggung jawab terhadap jabatan yang diemban," pungkasnya. (Marles/AV)

Ratusan Pelajar SMAN 2 Kalianda Mengenal Dunia Luar bersama Tim IO Darmajaya*

Februari 20, 2024

Unit Pelaksana Teknis (UPT) International Office Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan motivasi dan pengenalan program internasional kepada pelajar SMAN 2 Kalianda, Lampung Selatan pada Kamis, (15/2/24).


Ratusan pelajar kelas XII tersebut berkumpul di aula sekolah dengan didampingi Kepala SMAN 2 Kalianda, Lampung Selatan Herwansyah, S.Pd. bersama dewan guru. Adapun tim International Office IIB Darmajaya yang dikomandoi Rahmalia Syahputri bersama staf IO Sherli Trisnawati juga hadir mahasiswa asing asal Mesir Hashem Ibrahim Hashem Ibrahim Mandour.

Herwansyah mengatakan tim IIB Darmajaya akan memberikan pengetahuan mengenai dunia internasional. “Adik-adik juga diharapkan dapat mendengarkan dengan baik. Selain itu juga dapat mengenal IIB Darmajaya,” ucap dia seperti dikutip dari https://darmajaya.ac.id.

Dengan hadirnya tim IIB Darmajaya, lanjut dia, siswa/I juga dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi setelah lulus. “Karena pendidikan tinggi akan membuat kalian semua mendapatkan banyak ilmu dibandingkan ketika di sekolah. Terutama dapat mengejar cita-cita yang tinggi dalam pekerjaannya,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmalia Syahputri menuturkan bahwa melanjutkan pendidikan usai lulus dari bangku sekolah membuka kesempatan untuk meraih impian dan cita-cita yang tinggi. “Adik-adik harus memiliki keinginan kuat untuk memiliki masa depan yang cerah, salah satunya dapat diraih dengan kuliah setelah lulus SMA. Karena sekarang sudah banyak kemudahan untuk kuliah yang diberikan pemerintah seperti beasiswa dan Darmajaya juga memiliki program beasiswa seperti KIP, Prestasi, Hafizh Qur’an, Yatim Piatu, Tidak Mampu dan MTQ,” ungkapnya.

Dosen Prodi Teknik Informatika ini menjelaskan kepada siswa/I kelas XII dengan menjalani kuliah juga dapat mengenal hal baru tidak hanya pengetahuan tetapi juga pertemanan dari berbagai daerah bahkan negara lain . “Kalian akan mendapatkan banyak teman ketika melaksanakan kuliah. Ada yang dari daerah lain tidak hanya yang tinggal di Lampung Selatan dan bahkan juga bisa mengenal teman dari Provinsi lain. Networking itu penting, karena itu akan meningkatkan kepercayaan diri, mudah memperoleh informasi, dan membangun skill komunikasi,” ujarnya.

Rahmalia berpesan untuk mengetahui teknologi yang paling update juga dapat diperoleh dengan kuliah. “Seperti di Darmajaya, contohnya, banyak program internasional antara lain pertukaran pelajar keluar negri dan kolaborasi mengajar yang dapat mempercepat dan mempermudah update teknologi dan informasi” imbuhnya.

Ratusan pelajar SMAN 2 Kalianda, Lampung Selatan juga mengikuti fun games yang dipandu oleh tim IO Darmajaya. Mereka asyik mengikuti kegiatan yang interaktif dalam membangun motivasi untuk mengejar cita-cita dan melanjutkan kuliah melalui teknik coaching yang dipakai oleh tim IO IIB Darmajaya.