Tampilkan postingan dengan label Pemprov Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemprov Lampung. Tampilkan semua postingan

Taring dan Diskominfotik Lampung Komitmen Bangun Jurnalisme Berkualitas

Oktober 14, 2025

  


BANDAR LAMPUNG - Organisasi Pers Pewarta Dalam Jaringan (Taring) dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung, komitmen membangun jurnalisme berkualitas.

Kesepakatan itu dibangun saat jajaran Taring Lampung bersilaturahmi dengan Kepala Diskominfotik Lampung, Ganjar Jationo, di ruang kerjanya, pada Senin, 13 Oktober 2025.

"Kami sangat mendukung kehadiran Taring di Lampung, semoga dapat mewarnai jurnalisme di Lampung. Bagus, teman-teman membuat organisasi seperti ini, terpenting bangun kekompakan," ujar dia.

Taring yang kini memiliki anggota mencapai puluhan jurnalis, harap dia, mampu mengedepankan kebenaran, akurasi, independensi, dan objektivitas dalam penyampaian informasi. 

"Semua media sama, nasibnya saja yang berbeda-beda," ujar dia seraya bergurau. Terpenting, lanjutnya, bagaimana media membangun jurnalisme yang mudah dipahami publik.

Sementara itu, Ketua Taring Lampung Yusmart DS, mengapresiasi Diskominfotik Lampung yang telah berperan membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat, transparan, dan akuntabel. 

Sebagai penghubung antara pemerintah dan media, Diskominfotik diharapkan dapat menjamin kebebasan pers bagi pewarta yang melakukan tugas jurnalistik di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Seperti diketahui, pada pertemuan tersebut Kadiskominfotik didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Muhammad Afrizal Arsyita. 

Sementara dari pihak Taring, turut dihadiri Dewan Pengawas, Juanda Hipni; Dewan Kehormatan, Wahyudi; Wakil Ketua, Slamet Hendri Tjaja; Sekretaris dan Bendahara, Asmarani dan Arta Meiktya Fora; dan sejumlah kepala bidang. (RED)



Kejurnas KWRI Cup II, Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Sepak Bola Sejak Dini

Juni 29, 2025

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini dengan mendukung perhelatan Kejuaraan Nasional Sepak Bola Anak Usia Dini Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Cup II Tahun 2025, bertempat di Lapangan Baruna Panjang, Sabtu (28/06/2025).


Gubernur Lampung, diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya ajang ini.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung menitipkan pesan dukungan dan harapan besar bagi masa depan sepak bola Lampung.

“Hari ini merupakan hari yang luar biasa. Anak-anak di usia 10, 11, dan 12 tahun, yang memang masanya adalah masa bermain, juga dipersiapkan untuk kesehatan dirinya yang utama dan meraih prestasi,” ujar Gubernur.

“Kegiatan olahraga merupakan sarana pembelajaran yang baik untuk menumbuhkan semangat juang, apalagi ini olahraga berkelompok. Kita bisa belajar apa arti kerja sama tim, menghargai lawan, menghargai kawan, dan kelegaan jiwa satria menerima apapun hasil pertandingan.” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik di tengah fenomena kecanduan gawai pada anak-anak.

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan, melakukan aktivitas fisik di tengah fenomena kecanduan bermain gadget di kalangan anak-anak,” tambahnya.

Gubernur juga mengapresiasi KWRI dan segenap elemen yang telah menyukseskan acara ini, khususnya dalam upaya pembinaan ekosistem sepak bola usia dini di Lampung.

Senada dengan dukungan pemerintah provinsi Lampung, Ketua Panitia Pelaksana, Devi, menyampaikan rasa syukur atas partisipasi 49 tim dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta tamu undangan yang mendukung kegiatan ini. Kehadiran peserta dari berbagai daerah adalah untuk mengembangkan bakat-bakat sepak bola,” ujar Devi.

Devi juga berharap kepada pemerintah daerah terus mendukung kegiatan olahraga sepak bola, terlebih dengan hadirnya klub Liga 1 yang menjadikan Lampung sebagai home base.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, dalam wawancaranya menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini harus diprakarsai oleh masyarakat, dengan pemerintah berperan sebagai pendorong dan fasilitator.

“Pembinaan sepak bola usia dini difokuskan untuk mencegah kecanduan digital pada anak-anak dengan pendekatan yang lebih proaktif,” jelas Ganjar.

Kadis Kominfotik juga menyebutkan kolaborasi KWRI dengan PSSI dan klub-klub Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk menjaring bibit unggul.

Secara simbolis, pembukaan Kejuaraan Nasional Sepak Bola Anak Usia Dini KWRI Cup II Tahun 2025 ditandai dengan tendangan kick-off pertama oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ketua DPP KWRI Provinsi Lampung, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandar Lampung.

Kejurnas KWRI Cup II Tahun 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Lampung kepada lebih banyak orang dan yang terpenting, menjaga kesehatan serta mengembangkan fisik dan mental anak-anak melalui olahraga.

Two Pillar Softball Lampung Gelar Fun Game Softball bersama Gubernur Lampung

Mei 18, 2025

 Komunitas olahraga Two Pillar Softball Lampung menggelar acara Fun Game Softball, di lapangan Pahoman Bandar Lampung, Minggu 18 Mei 2025. Begitu spesial dengan hadirnya Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal atau yang akrab di sapa (Yai Mirza), sebagai tamu kehormatan sekaligus peserta pertandingan persahabatan.



Acara yang berlangsung di Lapangan Softball Pahoman ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari atlet, pelatih, pecinta softball, hingga pejabat daerah. Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi antar komunitas sekaligus mempromosikan olahraga softball di Provinsi Lampung.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi kehadiran Bapak Gubernur dalam fun game ini. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mengembangkan softball di Lampung,” ujar Wahyudi salah satu Anggota komunitas Two Pillar Softball Lampung,

Gubernur Mirza yang turut mengenakan seragam softball lengkap tampak antusias mengikuti permainan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan olahraga yang mampu menjadi ajang pembinaan generasi muda dan mempererat kebersamaan masyarakat.

“Saya berharap olahraga seperti ini bisa menjadi agenda rutin, karena olahraga bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan,” kata Gubernur Mirza.

Acara Fun Game Softball bersama Gubernur Lampung, ditutup dengan sesi foto bersama, serta komitmen bersama untuk mendukung pengembangan softball di Lampung.

Menuju Lampung Bebas Staples: Sinergi Pemerintah dan Komunitas di Era Digital

Mei 04, 2025

Bandar Lampung – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, menjadi narasumber dalam diskusi dengan tema "Menuju Lampung Bebas Staples" yang diselenggarakan oleh Komite Pewarta Independen (KoPI) di Gedung Universitas Tulang Bawang (UTB), Sabtu (3/05/2025)


Diskusi ini menyoroti bahaya penggunaan staples, terutama pada kemasan makanan, dan mendorong alternatif yang lebih aman seiring dengan pesatnya digitalisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Saefulloh menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung atas inisiatif KoPI dalam mengangkat isu krusial ini. Ia menekankan bahwa di era transformasi digital saat ini, kesadaran akan dampak kecil seperti penggunaan staples perlu ditingkatkan.

"Kita seringkali fokus pada isu digitalisasi, namun hal-hal mendasar seperti penggunaan staples dalam kemasan makanan juga memiliki potensi bahaya yang signifikan," ujarnya.

Diskusi ini juga menghadirkan Ketua KoPI Lampung, Jefry, yang menyampaikan keprihatinannya terkait risiko kesehatan apabila staples tertelan.

"Kami berharap Pemerintah Provinsi Lampung dapat menjadi pionir dalam membuat peraturan terkait pembatasan penggunaan staples, khususnya pada kemasan produk UMKM," tegas Jefry.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung, dr. Josi Harnos, MARS, menjelaskan potensi bahaya staples jika tertelan, mulai dari luka pada saluran pencernaan hingga penyumbatan yang memerlukan tindakan operasi.

"Tubuh kita sangat rentan terhadap benda asing. Staples, sekecil apapun, dapat memicu reaksi alergi dan peradangan," jelas dr. Josi.

Achmad Saefulloh menanggapi positif usulan tersebut dan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung melalui perangkat daerah terkait akan menindaklanjuti isu ini dengan melakukan kajian lebih lanjut mengenai potensi pembuatan peraturan daerah (Perda) atau peraturan gubernur (Pergub) terkait pembatasan penggunaan staples.

Ia juga menyoroti bahwa secara nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan yang menekankan prinsip keamanan pangan, termasuk larangan penggunaan kemasan yang membahayakan kesehatan.

Lebih lanjut, Achmad Saefulloh mengaitkan isu staples dengan era digitalisasi. Menurutnya, digitalisasi seharusnya dapat mengurangi ketergantungan pada penggunaan kertas dan alat perekat fisik seperti staples.

"Idealnya, dengan sistem administrasi dan pelaporan yang semakin digital, penggunaan hardcopy dan staples dapat diminimalisir," imbuhnya.

Namun, Ia mengakui bahwa transisi menuju digitalisasi penuh memerlukan waktu dan kesadaran dari berbagai pihak.

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong tindakan nyata untuk mengurangi penggunaan staples demi kesehatan dan keamanan bersama. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk media dan organisasi masyarakat, dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan aman bagi seluruh masyarakat Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Ribuan Warga Lampung Padati "Lampung Bersholawat" Peringatan Nuzulul Quran dan HUT ke-61 Provinsi Lampung

Maret 18, 2025

 

Bandar Lampung,--- Ribuan masyarakat Lampung tumpah ruah memadati Jalan Dr. Susilo, Bandar Lampung, tepatnya di depan Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, pada Selasa (18/03/2025). Mereka hadir dalam kegiatan "Lampung Bersholawat" yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Nuzulul Quran tahun 1446 Hijriah.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulansari Mirza, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Selain itu, turut hadir Ketua DPRD Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, para bupati dan wali kota, rektor perguruan tinggi, pejabat instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, Muslimat NU, MUI, Muhammadiyah, serta berbagai organisasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berkesempatan berkumpul bersama masyarakat di acara yang penuh keberkahan ini.

"Pertama-tama, mari bersama-sama memanjatkan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa ta'ala. Karena atas limpahan rahmat serta karunia-Nya, kita semua dapat hadir dan berkumpul bersama dalam kondisi sehat di acara mulia ini, Lampung Bersholawat dalam rangka memperingati Nuzulul Quran tahun 1446 Hijriah," ujarnya.

Gubernur juga menambahkan bahwa kegiatan ini sangat bermakna, karena bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Provinsi Lampung yang ke-61.


Hari ini kita juga memperingati HUT Provinsi Lampung yang ke-61. Selama 61 tahun perjalanan ini, banyak capaian yang telah diraih oleh Provinsi Lampung. Semua ini tidak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk para kyai, ulama, tokoh agama, dan tokoh adat yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Lampung," tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan masyarakat.

"Kami bertekad untuk mewujudkan visi 'Lampung Maju Indonesia Emas'. Oleh karena itu, saya mohon doa dan dukungan dari alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Lampung agar setiap langkah pembangunan yang kami lakukan selalu diberkahi Allah SWT dan berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun Lampung yang lebih baik.

"Hari ini, 61 tahun yang lalu, Provinsi Lampung berdiri. Tentu kita semua berharap agar ke depan Lampung semakin baik, rakyatnya semakin sejahtera, petaninya dapat menjual hasil bumi dengan harga layak, serta masyarakat Lampung bisa hidup lebih baik di tanah kelahirannya sendiri," ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang meskipun baru menjabat selama 17 hari, diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Lampung.

"Meskipun baru menjabat selama 17 hari namun saya yakin, Gubernur Mirza akan terus menerus berusaha untuk membawa masyarakat Lampung untuk hidup lebih baik, bisa mandiri dan bagaimana orang Lampung bisa menikmati hasil pembangunan di Provinsi Lampung ini," tuturnya

Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan ini Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyerahkan santunan kepada 200 anak yatim dan 50 penyandang disabilitas. Acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ust. H. Hasbunah, S.Ag., M.Pd.I serta ceramah agama oleh KH. Ihya Ulumudin, dan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Lampung Membuka Grand Opening Saung Bude, Menu Andalan Sop Simba

Maret 17, 2025

 Bandarlampung, - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di dampingi Owner Saung Bude Budi Santoso menghadiri dan melakukan grand opening rumah makan Saung Bude di jalan Airan arah Jatimulyo, Senin (17/03/2025).



Grand Opening rumah makan Saung Bude secara resmi ditandai dengan pemotongan Pita yang dilakukan oleh Gubernur Lampung, didampingi Owner Saung Bude Budi Santoso.

Gubernur, mengapresiasi atas inovasi dan kreatifitas pengusaha muda Provinsi Lampung.

“Ini suatu keberkahan tersendiri, dibulan puasa penuh berkah ini, alhamdulillah masih muncul pengusaha-pengusaha muda kita yang membuka usaha baru, Ini sungguh luar biasa dan harus kita suport dan dukung, baik dari pemerintah nya maupun masyarakat”, jelasnya.

Gubernur juga berharap, para pengusaha maupun para pelaku UMKM yang ada di Provinsi Lampung, untuk dapat lebih kreatif dan berinovasi dalam melihat peluang, sehingga usaha yang dilakukan akan lebih berkembang dan maju dan dapat membuka cabang-cabang baru tidak hanya di kota bandar lampung saja, tetapi dapat membuka usaha tersebut di Kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Lampung.

“Supaya penyebaran pertumbuhan umkm ini bisa muncul juga didaerah lainnya, yang pastinya akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat kita “, ungkap, Yai Mirza sapaan akrabnya.

Sementara itu Owner Saung Bude, Budi Santoso, menyampaikan rasa Terima kasihnya kepada Gubernur Lampung, Rahmat amirzani Djausal, yang telah menghadiri dan meresmikan grand opening Saung Bude Di Kota Bandar Lampung .

Adapun menu-menu andalan yang kami sajikan salah satunya Sop Simba dan menu andalan lainnya juga tersedia.

Silakan buat masyarakat Lampung yang ingin menikmati makan bersama keluarga silakan mampir di Saung Bude yang terletak di Jl Airan Raya Jatimulyo, arah pintu tol masuk itera, kami menanti kunjungan anda. 







Usai Sholat Subuh, Gubernur Mirza Cek Lokasi Pelaksanaan Lampung Bersholawat

Maret 16, 2025

 


Bandar Lampung – Menyemarakkan puasa Ramadhan 1446 H, Pemerintah Provinsi Lampung akan menggelar “Lampung Bersholawat”, Selasa (18/3/2025).


Lampung Bersholawat dalam rangka memperingati Nuzulul Quran, memperingati HUT Provinsi Lampung ke-61 dan buka puasa bersama akan digelar di Mahan Agung (Rumah Dinas Gubernur) dan Jalan Dr. Susilo. Diperkirakan kegiatan keagamaan ini akan dihadiri 10.000 orang dari berbagai lapisan masyarakat.

Untuk kesiapan Lampung Bersholawat yang akan dihadiri ribuan orang ini, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau lokasi pelaksanaan Lampung Bersholawat di sekitar Jalan Dr. Susilo dan Mahan Agung Telukbetung Utara Bandarlampung.

Usai Sholat Subuh, Gubernur Mirza didampingi KH. Zamakhsyari, KH. Romli Latif, KH. Ihyaulumuddin, Sekretaris Dewan Masjid Indonesia Bandarlampung Achmad Rusdi, mengecek lokasi, Minggu (16/3/2025) pagi.

Achmad Rusdi, yang turut mendampingi Gubernur Mirza, menyampaikan, bahwa kegiatan Lampung Bersholawat mendapat perhatian serius dari Gubernur. Karena itu, secara khusus usai Shalat Subuh Gubernur Mirza mengecek lokasi.

Menurut rencana Lampung Bersholawat akan diisi dengan berbagai acara. Salah satunya ceramah agama. Dan yang paling penting ada silaturrahmi dengan semua elemen, ribuan orang berkumpul melakukan buka puasa bersama bersholawat dan berdoa untuk Lampung Maju Menuju Indonesia Emas. (*)

Peprov Lampung Tanggap Perbaiki Jalan Metro-Wates, Meski Belum Masuk Prioritas 52 Ruas

Maret 15, 2025

 Lampung, 16 Maret 2025 – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) mulai melakukan penanganan darurat pada ruas Jalan Metro-Wates yang mengalami kerusakan parah. Meski jalan ini belum termasuk dalam 52 ruas prioritas yang direncanakan diperbaiki tahun ini, Pemprov Lampung tetap mengambil langkah cepat demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.




Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa kecepatan respon terhadap kondisi infrastruktur yang rusak merupakan bentuk komitmen Pemprov untuk hadir langsung di tengah kebutuhan masyarakat.

“Jalan Metro-Wates harus segera ditangani karena menyangkut keselamatan warga. Prinsipnya, Pemprov Lampung tidak akan tinggal diam jika ada kondisi mendesak seperti ini,” ujar Gubernur Mirza.

Penanganan yang dimulai hari ini, Minggu (16/3), dilakukan oleh tim BMBK Lampung meskipun hari libur. Material base telah masuk sebanyak dua dump truck. Dan pada Senin (17/3) alat berat grader akan mulai melakukan penyekrapan sepanjang ruas yang ditangani.

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa penanganan ini bersifat darurat untuk meminimalisir dampak kerusakan sambil menunggu penanganan lanjutan.

Pemprov Lampung juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan mendukung proses perbaikan yang sedang berjalan. (*)


Gubernur Lampung Pastikan Perbaikan Jalan Dipercepat Sebelum Arus Mudik

Maret 14, 2025

 


Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa perbaikan jalan di seluruh wilayah Lampung harus segera dilakukan menjelang arus mudik Lebaran 2025.

Sebagai jalur utama yang menghubungkan Sumatera dan Jawa, kondisi infrastruktur di Lampung menjadi perhatian utama untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan lancar tanpa hambatan.

“Pak Mendagri sudah sampaikan tadi, di Lampung ini isunya jalan. Jangan sampai persiapan Lebaran ini tidak disambung dengan perbaikan-perbaikan jalan, baik di tingkatan provinsi maupun kabupaten/kota. Jadi kita harus konsolidasi sampai ke bupati dan wali kota, itu harus aktif dalam perbaikan jalan,” ujar Mirza, Kamis (13/3/2025)

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan percepatan perbaikan, terutama di titik-titik jalan yang berlubang dan berpotensi mengganggu arus mudik.

“Jalan-jalan bolong di Bypass, kebetulan itu wewenang jalan nasional, tapi tadi sudah disampaikan dan insya Allah kemarin ada permasalahan anggaran, dan insya Allah bulan ini akan kita bangun,” tambahnya.

Gubernur Lampung juga mengakui bahwa perbaikan jalan di awal tahun memiliki tantangan tersendiri karena bersamaan dengan dimulainya anggaran baru. Namun, pihaknya telah menyiapkan skenario emergency agar pekerjaan dapat segera dilakukan.

“Ini kan awal tahun ya, bersamaan dengan anggaran baru dimulai. Jadi kalau jalannya mau bagus ya agak susah juga, tapi kita buat skenario emergency. Jadi kita tidak ingin ada hambatan. Tadi Pak Menteri minta jangan ada slow down di perjalanan sehingga menimbulkan kemacetan terlalu besar, jadi kita tutup dulu yang berlubang,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran 2025 di Bandarlampung juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur di Lampung.

“Infrastruktur penunjang transportasi darat harus dalam kondisi baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan tidak hanya difokuskan pada jalan tol, tetapi juga pada jalan provinsi, jalan nasional, serta jalan kabupaten dan kota agar pemudik, terutama yang menggunakan sepeda motor, bisa berkendara dengan aman.

Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk memastikan kelancaran arus mudik dengan mempercepat perbaikan jalan, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih lancar dan tanpa hambatan.

Gubernur Lampung: Perbaikan Jalan Dipercepat, Jangan Sampai Mudik Terhambat

Maret 13, 2025

 

Bandarlampung, 13 Maret 2025 – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa perbaikan jalan di seluruh wilayah Lampung harus segera dilakukan menjelang arus mudik Lebaran 2025. Sebagai jalur utama yang menghubungkan Sumatera dan Jawa, kondisi infrastruktur di Lampung menjadi perhatian utama untuk memastikan perjalanan pemudik berjalan lancar tanpa hambatan.


“Pak Mendagri sudah sampaikan tadi, di Lampung ini isunya jalan. Jangan sampai persiapan Lebaran ini tidak disambung dengan perbaikan-perbaikan jalan, baik di tingkatan provinsi maupun kabupaten/kota. Jadi kita harus konsolidasi sampai ke bupati dan wali kota, itu harus aktif dalam perbaikan jalan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan percepatan perbaikan, terutama di titik-titik jalan yang berlubang dan berpotensi mengganggu arus mudik.

“Jalan-jalan bolong di Bypass, kebetulan itu wewenang jalan nasional, tapi tadi sudah disampaikan dan insya Allah kemarin ada permasalahan anggaran, dan insya Allah bulan ini akan kita bangun,” tambahnya.

Gubernur Lampung juga mengakui bahwa perbaikan jalan di awal tahun memiliki tantangan tersendiri karena bersamaan dengan dimulainya anggaran baru. Namun, pihaknya telah menyiapkan skenario emergency agar pekerjaan dapat segera dilakukan.


“Ini kan awal tahun ya, bersamaan dengan anggaran baru dimulai. Jadi kalau jalannya mau bagus ya agak susah juga, tapi kita buat skenario emergency. Jadi kita tidak ingin ada hambatan. Tadi Pak Menteri minta jangan ada slow down di perjalanan sehingga menimbulkan kemacetan terlalu besar, jadi kita tutup dulu yang berlubang,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran 2025 di Bandarlampung juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur di Lampung.

“Infrastruktur penunjang transportasi darat harus dalam kondisi baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan tidak hanya difokuskan pada jalan tol, tetapi juga pada jalan provinsi, jalan nasional, serta jalan kabupaten dan kota agar pemudik, terutama yang menggunakan sepeda motor, bisa berkendara dengan aman.

Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk memastikan kelancaran arus mudik dengan mempercepat perbaikan jalan, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih lancar dan tanpa hambatan.

#TimMediaMirzaJihan

Gubernur Lampung Kukuhkan dan Lantik Pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung Periode 2025-2030

Maret 12, 2025

 

Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Lampung periode 2025-2030, Selasa (11/03/2025).



Dalam acara yang berlangsung di Balai Keratun tersebut juga dilaksanakan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Lampung,

Berdasarkan Keputusan Ketua Umum TP PKK Nomor 002/PKK.PST/2/2025 tertanggal 19 Februari 2025, Hj. Purnama Wulansari dikukuhkan sebagai Ketua TP PKK Provinsi Lampung.

Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/169/V.12/M.Hk/2024 tertanggal 3 Maret 2025, seluruh jajaran pengurus TP PKK Provinsi Lampung periode 2025-2030 resmi dilantik.

Dalam naskah pelantikannya, Gubernur juga menegaskan kepercayaan bahwa seluruh pengurus akan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab, demi mewujudkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Gubernur Lampung juga mengukuhkan dan melantik Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung. Berdasarkan Keputusan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat Nomor 002/POS/POSYANDU/PST/2/2025 tertanggal 19 Februari 2025, Hj. Purnama Wulansari, S.E., M.M., dikukuhkan sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung.

Kemudian, berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/168/V.12/M.Hk/2025 tertanggal 3 Maret 2025, seluruh jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung masa bakti 2025-2030 resmi dilantik.

Dalam naskah pelantikannya, Gubernur juga menegaskan kepercayaan bahwa seluruh pengurus akan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab, demi meningkatkan peran serta Posyandu dalam melaksanakan enam bidang standar pelayanan minimal.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirzani, yang juga menjabat sebagai Pembina TP PKK dan Pembina Posyandu Provinsi Lampung, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi.

Gubernur berharap TP PKK Provinsi Lampung dapat segera menyusun dan melaksanakan program kerja yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah provinsi, serta berinovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

"TP PKK diharapkan menjadi mitra strategis dalam program kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan keselamatan ibu dan anak di seluruh pelosok Lampung," tegas Gubernur.

"Saya berharap TP PKK melalui berbagai programnya dapat menjadi mitra utama dalam sosialisasi dan pendampingan program kesehatan ibu dan anak di seluruh pelosok, terutama dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan keselamatan ibu dan anak." tambahnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya keselarasan program kerja TP PKK dengan kebijakan pemerintah provinsi dan perlunya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan inovasi pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulansari, dalam sambutannya menyatakan komitmen untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, dan kolaboratif.

"Kami berkomitmen untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya, mengemban tugas mulia ini dengan rasa tanggung jawab, tulus, dan ikhlas," ujarnya.

Purnama Wulan Sari mengajak seluruh pengurus untuk bersama-sama bersinergi, berkolaborasi, dan berkoordinasi demi mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung dalam membangun Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

"Marilah kita melangkah bersama, bersinergi, berkolaborasi, dan berkoordinasi untuk mewujudkan visi dan misi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung dalam membangun Lampung Maju menuju Indonesia Emas," ajaknya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Safari Ramadan di Lampung Utara, Gubernur Rahmat Mirzani Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

Maret 10, 2025

 


Lampung Utara ---- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadan di Kabupaten Lampung Utara, Senin (10/3/2025).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Mirza mengungkapkan kebahagiaannya dapat hadir dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja di tanah kelahirannya untuk pertama kali sebagai Gubernur Lampung.

Gubernur kemudian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam membangun Lampung yang lebih maju dan sejahtera.

“Kita harus terus bekerja sama dalam membangun Provinsi Lampung, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Utara,” ujar Gubernur di Rumah Dinas Bupati Lampung Utara.

Gubernur Mirza selanjutnya menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang strategis dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha di daerah. Ia meminta Bupati Lampung Utara untuk memastikan pembangunan jalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sektor produktif.

"Bangun jalan sesuai dengan kebutuhan para petani, bangun jalan sesuai kebutuhan masyarakat," kata Gubernur.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan perdana Gubernur Mirza ke Lampung Utara.

Di kesempatan yang sama, Bupati Hamartoni mengungkapkan harapannya agar 12 ruas jalan kabupaten dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi guna mengurangi beban fiskal daerah.

Menurut Bupati, Kabupaten Lampung Utara menghadapi tantangan ketidaksesuaian antara pendapatan dan beban belanja, sehingga peningkatan status ruas jalan tersebut menjadi solusi yang diharapkan dapat meringankan beban daerah dalam perawatan infrastruktur.

Selain itu, Bupati juga menyoroti potensi pendapatan daerah yang lebih dari Rp. 100 miliar dari Pajak Kendaraan Bermotor, termasuk tunggakan sebesar Rp. 73 miliar. Sebagai upaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah sepakat menghibahkan tanah kepada Provinsi Lampung untuk pembangunan Gedung Samsat di Lampung Utara.

"Oleh karenanya, Pak Gubernur, mohon kiranya agar pembangunan Gedung Samsat ini dapat dianggarkan dalam APBD Provinsi Lampung," harap Bupati Hamartoni Ahadis.

Dalam kunker Safari Ramadan di Kabupaten Lampung Utara, Gubernur Mirza juga menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya santunan kepada 10 anak yatim, bantuan masjid, bantuan pupuk cair kepada 20 Gapoktan, serta bantuan dryer. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Groundbreaking Jalan Kotabumi - Bandar Abung, Awali Komitmen Gubernur Rahmat Mirzani Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Lampung

Maret 10, 2025

 Lampung Utara ---- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Lampung Utara, Senin (10/3/2025).



Kunker ke Lampung Utara ini merupakan kunker pertama Gubernur Mirza setelah dirinya dilantik sebagai Gubernur Lampung pada 20 Februari lalu.

Mengawali kunkernya di Lampung Utara, Gubernur Mirza melakukan groundbreaking ruas jalan Kotabumi - Bandar Abung di Desa Surakarta Kecamatan Abung Timur dengan anggaran Rp. 5,1 miliar. Adapun groundbreaking ini masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur - Wakil Gubernur Lampung.

Gubernur menyebutkan bahwa groundbreaking ini merupakan momen yang penting dan bersejarah bagi dirinya sebagai Gubernur Lampung, karena menandai dimulainya langkah besar dalam mewujudkan janji-janji kerja yang telah disampaikan bersama Wagub Jihan Nurlela kepada masyarakat Lampung.

"Acara ini bukan hanya simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga awal dari komitmen kami untuk membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung," kata Gubernur.

Gubernur bertekad akan memperbaiki infrastruktur di provinsi lampung, khususnya jalan, yang akan mendongkrak perekonomian masyarakat meskipun ditengah minimnya kesediaan anggaran.

"Insya Allah Provinsi Lampung dalam dua sampai tiga tahun lagi, akan mulus jalannya. Kita gak mau cengeng, kita gak mau ngeluh, inilah realita kita. Tapi saya semangat, selama bapak ibu mendoakan dan mensupport kami," ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk bisa tetap menjaga infrastruktur jalan yang sudah dibangun agar tetap dalam kondisi yang baik.

"Dengan jalan yang sudah dibangun ini, tolong dijaga sama-sama agar jalannya tetap bagus. Sebab kami belum tahu kapan kami akan membenarkan jalan ini lagi," ungkapnya. (sumber ANT).

Sementara itu, Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah mengatakan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Provinsi Lampung.

Dari alokasi anggaran tersebut untuk di Kabupaten Lampung Utara sendiri terdapat 5 kegiatan penanganan jalan yaitu :

1. Rekonstruksi jalan Ruas Negara Ratu - Simpang Tujok.
2. Rekonstruksi Jalan Ruas Ketapang - Negara Ratu.
3. Rekonstruksi Jalan Ruas Negara Ratu — Soponyono.
4. Rekonstruksi Jalan Ruas Bandar Agung — Bandar Sakti, dan
5. Rehabilitasi jalan ruas Kotabumi — Bandar Abung.

Usai melakukan groundbreaking, Gubernur Mirza melanjutkan kegiatan pemberian bantuan kepada masyarakat berupa paket sembako, bantuan usaha ekonomi produksi serta bantuan bagi disabilitas di depan SMPN 4 Kelurahan Kotabumi Tengah. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Di Mahan Agung, Iyay Mirza Dijaga Pusaka Jaga Pati Demi Mayang Bekekhang

Maret 10, 2025

LAMPUNG, -- Rahmat Mirzani Djausal atau Iyay Mirza, diantar (antak) secara adat oleh masyarakat Lampung Pepadun masuk Rumah Dinas Mahan Agung. Gubernur Lampung itu kemudian diterima masyarakat adat Lampung Pesisir.


Erdiansyah gelar (adok) Gusti Pn Igama Ratu dari penyimbang Say Batin Kebandaran Marga Balak Telukbetung menyambut penyerahan masyarakat adat, terutama dari Sungkay Bunga Mayang dengan memberikan pusaka dan pakaian kebesaran kepada Iyay Mirza.

Pusaka yang diberikan Marga Balak Teluk berupa keris yang diberi nama keris Jaga Pati dan pakaian kebesaran berupa kain sembika dan topi tapis (picung) bernama Mayang Bekekhang, kata Erdiansyah kepada Helo Indonesia, Sabtu (8/3/2025).

Dijelaskan Gusti Pn Igama Ratu, kain sembika dan picung melambangkan kehormatan. "Secara filosofis, kami memberikan kepercayaan kepada Pak Gub untuk menjaga kehormatan masyarakat Lampung," ujarnya.

Kehormatan masyarakat adat Lampung sesuai falsafah hidup masyarakat adat Lampung, kata Gusti Pn Igama Ratu.

PUSAKA

Pusaka keris Jaga Pati merupakan merupakan simbol masyarakat Lampung menjaga Iyay Mirza agar senantiasa terlindung dari marabahaya.

"Jaga artinya menjaga, pati artinya bahaya. Jaga Pati simbol masyarakat Lampung menjaga Iyay Mirza dari bahaya," ujarnya.

PICUNG

Topi atau picung bernama Mayang Bekekhang, Mayang artinya burung elang sedangkan Bekekhang artinya berjemur.

"Kita harus bangga memiliki kekayaan tradisi yang mengajarkan adat terhadap lingkungan sosial," kata Anshori Djausal. Dengan nilai-nilai budaya tersebut akan terpelihara masyarakat yang hidup damai, ujar Bang An, panggilannya.

Gubernur Mirza dan Wulan Sari diiringi arak-arakan adat membuka pintu rumah. Wujud rasa senang, Iyay Mirza melakukan Tarian Ngigel bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rabu (5/3/2025).

Tradisi ini memiliki makna filosofis mendalam sebagai simbol kebersamaan, keterbukaan, dan gotong royong dalam membangun daerah.

Tradisi "Ngantak" sendiri merupakan tradisi turun temurun di Lampung sebagai simbol keterbukaan tuan rumah dalam menerima tamu. "Tradisi ini simbol eratnya persaudaraan, kebersamaan, serta komitmen dalam membangun daerah dan bangsa," ujar Iyay Mirza.

"Ngantak" yang berarti membuka pintu, dimaknai Gubernur sebagai simbol keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menerima aspirasi masyarakat. "Pintu ini kita buka, bukan hanya secara fisik, tetapi juga simbol keterbukaan dalam berpikir, bertindak, dan berinovasi," tegasnya.

Iyay Mirza mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komitmen, dan meningkatkan semangat kerja bersama demi mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

"Dalam perjalanan pembangunan Lampung, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan gotong royong dari semua elemen masyarakat," tambahnya.

Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Forkopimda, Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal, tokoh adat, tokoh agama, hingga perwakilan organisasi masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (HBM).

Sumber HELOINDONESIA.COM

Bunda PAUD Hadiri Silaturahmi IGTKI-PGRI; Penting Pendidikan Anak Usia Dini

Maret 08, 2025

 




BANDARLAMPUNG - Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menghadiri Silaturahmi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung bertempat di Grand Anugerah Hotel, Minggu (09/03/2025).

Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Apresiasi dan terimakasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan yang mulia ini, seluruh ibu bapak yang telah meluangkan waktunya, meluangkan tenaganya, pikiran dan materinya untuk hadir di acara hari ini dalam rangka bentuk kepedulian kita sesama manusia kepada saudara-saudara kita yang tadi sudah menerima tanda kasih dari ibu-ibu IGTK- PGRI Provinsi Lampung,” ucapnya.

Menurut Wulan Mirza, Bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menyampaikan rasa sayang terhadap sesama.

“Bulan Suci Ramadan ini adalah momen yang tepat, sebenarnya gak hanya bulan suci Ramadan kita harus saling mengasihi sesama hamba Allah cuma inilah momentum di Bulan Suci Ramadan yang dibersamai dengan pemberian tanda kasih untuk saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan,” ucapnya.

“Yang harus kita simpan di dalam hati bahwa bukan hanya di bulan suci Ramadan sajalah kita berkasih sayang, kita memberikan bantuan, kita memberikan tali kasih tetapi insya Allah setiap hari, bukan hanya dalam bentuk materi, bukan dalam bentuk tenaga, atau apapun yang bisa kita berikan, kita manfaatkan kehidupan kita di dunia ini dengan sebaik-baiknya untuk selalu berbuat kebaikan,” sambungnya.

Wulan Mirza juga meyakini bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara silaturahmi dan buka puasa bersama semata, tetapi ini adalah momentum untuk memperkuat rasa kekeluargaan, untuk memperkuat rasa keimanan sebagai sesama umat muslim.

Sebagai Bunda PAUD Provinsi Lampung, Wulan Mirza juga meyakini para pendidik anak usia dini memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian anak-anak.

“Dalam mendidik anak usia dini, selain dari keluarga tetapi dilanjutkan di sekolah TK, PAUD, disinilah ibu-ibu yang berhati sangat mulia ini dapat memberikan, mencurahkan ilmu dan kasih sayangnya kepada anak-anak didik nantinya,” lanjutnya.

Melalui kontribusi aktif para pendidik, Wulan Mirza juga meyakini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung kedepan.

“Saya yakin melalui semangat kontribusi bapak dan inovatif ibu-ibu dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang akan datang sehingga kelak ini akan menentukan akhlak pendidikan anak-anak bangsa, kan kita cita-citanya ingin anak-anak bangsa ini maju, Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Wulan juga berharap dapat memperkokoh persatuan dan semangat para pendidik untuk terus menjalankan tugas mulianya.

“Saya berharap bapak ibu semua tetap semangat untuk berbuat kebaikan, berbuat yang mulia demi anak-anak kita. Semoga kebersamaan kita ini dapat memperkokoh semangat kita dalam menjalankan tugas yang mulia, dapat membimbing generasi penerus bangsa dengan penuh kasih sayang dan keikhlasan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza didampingi oleh Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Nisdaryati menyerahan santunan/ tali asih kepada sejumlah anggota IGTKI yang terdampak banjir.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Sinergi Jaga Stabilitas Ekonomi di Provinsi Lampung

Maret 07, 2025

 


BandarLampung ----- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal kegiatan High Level Meeting dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 H/ 2025 M bertempat di Auditorium lt.4 Gedung Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Kamis (06/03/2025).

Gubernur Rahmat Mirzani dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa perputaran uang di masyarakat paling besar terjadi di bulan Ramadan, sehingga ekonomi di bulan Ramadan dapat menjadi gambaran bagaimana ekonomi Lampung kedepan.

"Perputaran uang paling besar itu terjadi bulan Ramadan yang 70% pendapatan itu mengeluarkan uang mungkin 30% dari pendapatan setahun itu dikeluarkan di bulan Ramadan, sudah jadi kultur, sehingga bulan Ramadan ini jadi patokan, kalau dia bisa bagus di bulan ramadannya maka dia akan jadi pijakan ke depan ini ekonominya," ucapnya.

Dengan besarnya perputaran uang tersebut, Mirzani melanjutkan bahwa hal tersebut juga dapat menjadi potensi bagi spekulan-spekulan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya pada momen tersebut.

"Bulan Ramadan ini tempatnya belanja. Jadi ada saat mereka mencari pendapatan sebesar-besarnya di bulan Ramadan, termasuk menaikkan harga, menahan stok dan lain-lain, ini yang harus dipahami oleh kita para Gubernur, Bupati para teman-teman bagaimana di bulan Ramadan ini selain fokus ibadah puasa, kita fokus menahan harga-harga supaya terkendali, dan ini hanya bisa dilakukan dengan kerjasama yang baik kolaborasi harus dilakukan bukan hanya TPID sendiri, tapi dengan teman-teman bupati dan walikota," tegasnya.

Dengan kenaikan harga gabah dan jagung yang telah diinstruksikan oleh Presiden Prabowo, Mirzani juga berharap hal ini mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Provinsi Lampung yang didominasi oleh komoditas pertanian dan perkebunan.

"Mari kita sama-sama menjaga bagaimana pendapatan petani ini bisa berjalan dengan baik dan mempunyai manfaat yang baik kepada pertumbuhan kita. Dimana yang pertama harus kita lakukan adalah bagaimana menjaga belanjanya para petani ini, belanjanya masyarakat Lampung ini tidak membuat inflasi yang tinggi. Kita ingin harga tetap stabil, maka tadi saya setuju TPID ketika di bulan Ramadan ini bisa mengendalikan dengan baik maka Insya Allah setelah bulan Ramadan Lampung akan membaik," lanjutnya.

Mirzani juga mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus waspada terhadap kondisi cuaca, dimana hal tersebut juga dapat mempengaruhi stabilitas harga di masyarakat.

"BMKG memproyeksikan sampai Akhir maret cuaca masih ekstrem potensi-potensi ada banjir masih ada ini juga jangan sampai terjadi karena bisa menyebabkan inflasi yang tinggi," tegasnya.

"Distribusi pangan ini sangat penting jangan sampai gangguan cuaca bisa menghambat distribusi pangan," sambungnya.

Mirzani juga melanjutkan bahwa pada momen ini, selain cuaca, kesiapan sarana transportasi dan infrastruktur merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang ke masyarakat.

"Yang paling penting juga kesiapan sarana transportasi dan infrastruktur jalan, Kita prioritaskan jalan yang menunjang transportasi interkoneksi dengan jalan provinsi dan jalan negara sehingga bisa menyebabkan kelancaran antar moda kita untuk persiapan Ramadhan," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani mengimbau kepada seluruh pihak untuk terus memberikan informasi yang positif kepada Masyarakat dan mengajak masyarakat untuk dapat bersikap rasional dan bijak dalam pemenuhan konsumsi pada bulan Ramadan dan Lebaran.

"Kultur sangat menyebabkan inflasi, jadi mari sama-sama kita pastikan kita berikan informasi kepada masyarakat bahwa pemerintah bisa menjaga harga bisa menjaga stok selama bulan Ramadan," imbuhnya.

Mirzani juga mengajak seluruh pihak untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi di Provinsi Lampung.

"Dengan adanya sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, saya yakin dan percaya bahwa inflasi di Provinsi Lampung dapat terkendali dengan baik, sehingga pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat," ajaknya.

Mirzani dalam kegiatan tersebut juga menginstruksikan kepada seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota bersama Perangkat Daerah dan Instansi terkait terus melakukan upaya-upaya antara lain :

1. Melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok bahan pangan pokok dan barang penting lainnya, termasuk BBM dan Elpiji (LPG).

2. Melaksanakan kegiatan stabilisasi harga seperti operasi pasar, gelar pangan murah, dan lain-lain, berkoordinasi dengan pihak terkait.

3. Melakukan pengawasan keamanan produk pangan yang beredar agar tidak kadaluarsa dan membahayakan kesehatan.

4. Berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD dalam mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi pangan.

5. Memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air, agar dapat digunakan dengan baik dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan dan bencana banjir.

6. Memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan pengendalian arus kendaraan, baik jalan provinsi maupun kabupaten dan kota, serta jalan tol.

7. Memastikan ketersediaan dan kelayakan armada angkutan penumpang dan barang guna mengantispasi kenaikan permintaan.

8. Pelayanan di rumah sakit dan posko-posko kesehatan, harus dipastikan para tenaga medis yang bertugas untuk selalu siaga dan siap melayani masyarakat selama 24 jam.

9. Satgas Pangan juga diminta agar dapat meningkatkan intensitas pendampingan dan dukungan dalam menjaga stabilitas harga, memberikan tindakan, baik melalui pembinaan maupun hukum yang berlaku sesuai peraturan, apabila ditemukan pelaku usaha yang menyimpang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Mirza Pimpin Rakor High Level Meeting TPID Bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung

Maret 06, 2025

 



BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin Rapat Koordinasi High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Junanto Herdiawan dalam rangka menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung, Bandarlampung, Kamis (6/3/2025).

Rapat tersebut diikuti Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota, Instansi Vertikal, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirzani meminta seluruh stakeholder di Provinsi Lampung saling bersinergi melakukan langkah strategis menjaga inflasi dan stabilitas harga bahan pokok khususnya Ramadan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Kita bersama-sama mengendalikan inflasi khususnya di Bulan Ramadan ini, kita berkolaborasi TPID Provinsi, Kabupaten/Kota, Bank Indonesia, Forkopimda dan semua sepakat menjaga inflasi tetap terkendali,” ujar Mirzani.

Gubernur Mirzani mengatakan untuk ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok di Lampung sendiri selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri dalam kondisi aman.

“Stok pangan kita aman dan cukup baik. Satgas pangan juga sangat aktif untuk melakukan mitigasi untuk mencegah penimbunan,” katanya.

Dia menuturkan dalam menjaga stabilisasi harga, agar menggelar kegiatan-kegiatan seperti operasi pasar dan gelar pangan murah.

“TPID bersama instansi terkait juga melakukan pengawasan keamanan produk pangan yang beredar agar tidak kadaluarsa dan membahayakan kesehatan,” ujarnya.

Mirzani juga mendorong untuk melakukan pemantauan terhadap ketersediaan BBM dan Elpiji (LPG).

Selain itu, berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD dalam mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi pangan.

“Kepada seluruh Kepala OPD yang menangani, untuk dapat memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air, agar dapat digunakan dengan baik dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan dan bencana banjir,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mirzani juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat bersikap bijak dalam pemenuhan konsumsi selama Bulan Ramadan dan Lebaran.

“Mari masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban sehingga tetap tercipta suasana yang kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Junanto Herdiawan mengatakan dalam mengendalikan inflasi, untuk terus memperkuat strategi 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi yang efektif.

Dia mengajak masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan khususnya di Bulan Puasa ini sebagai salah satu langkah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

“Cerdas dan bijak dalam berbelanja yang kita harapkan kepada masyarakat terutama di bulan ramadan ini. Belanja secukupnya itu akan membantu menjaga kestabilan harga,” ujar Junanto.(Adpim)

Pemprov Lampung dan MPAL Gelar Acara Adat "Ngantak", Menghantar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Memasuki Mahan Agung

Maret 05, 2025

   


BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung bersama Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menggelar Tradisi Adat bertajuk "Ngantak Gubernur Buka Belangan", yang menghantar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Ibu Purnama Wulan Sari Mirza menuju Mahan Agung, Bandar Lampung, Rabu (5/3/2025) sore.

Gubernur Mirza dan Ibu Wulan Sari Mirza diiringi arak-arakan menuju Mahan Agung. Setibanya di Mahan Agung, Gubernur beserta istri melakukan Buka Belangan atau membuka pintu rumah sesuai dengan Adat Lampung.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Penyerahan Pakaian Adat Lampung dan Pusaka dari Marga Teluk Betung kepada Gubernur Lampung.

Dan dilanjutkan dengan Tarian Ngigel yang dilakukan oleh Gubernur Lampung bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan memiliki makna filosofis mendalam sebagai simbol kebersamaan, keterbukaan, dan gotong royong dalam membangun daerah.

Tradisi "Ngantak" sendiri merupakan tradisi turun temurun di Lampung sebagai simbol keterbukaan tuan rumah dalam menerima tamu. 

"Ini sebagai simbol dari eratnya persaudaraan, kebersamaan, serta komitmen kita dalam membangun daerah dan bangsa," ujar Gubernur.

"Ngantak" yang berarti membuka pintu, dimaknai Gubernur sebagai simbol keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menerima aspirasi masyarakat. "Pintu ini kita buka, bukan hanya secara fisik, tetapi juga sebagai simbol keterbukaan dalam berpikir, bertindak, dan berinovasi," tegasnya.

Momentum ini juga dimanfaatkan Gubernur untuk menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1446 Hijriah. 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komitmen, dan meningkatkan semangat kerja bersama demi mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

"Dalam perjalanan pembangunan Lampung, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan gotong royong dari semua elemen masyarakat," tambahnya.

Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Pimpinan Instansi Vertikal se-Provinsi Lampung, tokoh adat, tokoh agama, hingga perwakilan organisasi masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap upaya pemerintah provinsi dalam membangun Lampung yang lebih maju.

Kegiatan menghantar Gubernur Mirza memasuki rumah jabatan ini diakhiri dengan Buka Puasa Bersama.


Dorong Sertifikasi Produk Halal dan Kendalikan Inflasi, Pemprov Lampung Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

Maret 04, 2025

  

Bandar Lampung ---Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Zainal Abidin, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dirangkaikan dengan Sertifikasi Produk Halal secara virtual bertempat di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (04/03/2025).

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa Sertifikasi Produk Halal merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk memasarkan produk halal baik didalam maupun diluar negeri.


"Kita tidak tertib sertifikasi halal padahal peluang ini sangat besar. Kita cukup tertib halal maka angka kita, hitungan saya nembus nomor satu dunia karena secara urutan seperti yang tadi kita sampaikan tadi kita baru nomor 8, nomor 1 dipegang China. Ini angka yang luar biasa sementara peluang di dalam negeri banyak tapi terabaikan," ucapnya.

Dengan potensi tersebut, Ahmad Haikal Hasan mengajak kepada seluruh kepala daerah untuk memberikan dukungannya dalam menertibkan Sertifikasi Produk Halal bagi produk yang saat ini masih belum memiliki sertifikat produk halal.

"Mari kita tertibkan sertifikat halal, kami kerahkan para pendamping para penyelia para auditor para juru sembelih halal di tempat bapak ibu masing-masing agar kita bisa berkontribusi untuk menuju pertumbuhan 8%," ajaknya.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa sertifikasi atau jaminan halal ini tidak terkait dengan Islamisasi.

"Terminologi sertifikasi atau jaminan halal, dengan adanya sertifikat itu jangan sampai terjebak kepada isu negatif bahwa terjadi Islamisasi. Tidak, ini bukan sama sekali jauh dari program Islam apa wacana Islamisasi," tegasnya.

Tito melanjutkan bahwa sertifikasi produk halal ini lebih merujuk kepada ketahanan ekonomi Indonesia.

"87% Masyarakat muslim Indonesia, survei menunjukkan bahwa mereka memilih produk halal dibanding tidak halal dan kemudian kita negara terbesar di dunia yang populasinya nomor 4 di dunia, jadi market yang sangat besar jangan sampai diserbu oleh produk dari luar negeri," ucapnya.

Dengan besarnya prospek tersebut, Tito menegaskan bahwa produk lokal haruslah menguasai pasar domestik.

"Kita harus menjadikan market kita kuat di market sendiri. Kita harus menguasai market kita sendiri dan bila perlu sekali lagi kita juga produk kita produk halal kita menyerbu negara-negara lain," tegasnya.

Melalui kemudahan sertifikasi halal yang didorong oleh pemerintah, Tito meyakini hal ini dapat mendorong masyarakat muslim yang awalnya ragu untuk berbelanja sehingga lebih yakin ketika berbelanja produk halal.

"Seandainya pemerintah mendorong masyarakat baik yang produsennya, pemiliknya warung misalnya baik itu muslim atau non muslim untuk mereka lulus sertifikasi halal, otomatis warung atau restoran tersebut tadinya mungkin dijauhin oleh calon customer buyer yang muslim karena dilihat yang tidak ada sertifikat halal, mereka akhirnya bisa masuk ke sana jadi mendapatkan bigger opportunity kesempatan yang lebih besar calon pembeli yang lebih banyak untuk membeli produk-produk mereka karena ada ada tambahan sertifikasi halal," ucapnya.

Terkait Pengendalian Inflasi Daerah, Tito menjelaskan bahwa angka Inflasi di Indonesia secara Tahun ke Tahun (Februari 2025 terhadap Februari 2024) sebesar -0,09% dan inflasi bulan ke bulan (Februari 2025 terhadap Januari 2025 sebesar -048%).

Dari hasil angka inflasi tersebut, Tito menjelaskan bahwa inflasi Indonesia berada di peringkat 10 dari 186 negara di dunia (diurutkan dari angka Inflasi terendah hingga tertinggi), peringkat 1 dari 24 negara G20 (diurutkan dari angka Inflasi terendah hingga tertinggi), serta berada di peringkat 3 dari 11 negara ASEAN (diurutkan dari angka Inflasi terendah hingga tertinggi).

"Inilah angka nasional, angka nasional adalah agregat dari pekerjaan pusat dan pekerjaan semua daerah. Daerah terjadi variasi, kita mentargetkan range inflasi di angka 1,5%-3,5% itu angka yang menyenangkan produsen maupun konsumen. Jangan lupa berbagai survei menyatakan bahwa masyarakat Indonesia isu yang paling nomor satu yang menjadi pemikiran mereka itu adalah isu mengenai cost of living biaya hidup, harga barang dan jasa," tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam paparannya menyampaikan bahwa tingkat inflasi Februari 2025 menurut komponen (M-to-M), Komponen inti mengalami inflasi sedangkan bergejolak dan harga diatur pemerintah mengalami deflasi.

"Komponen Inti mengalami inflasi sebesar 0,25% dengan andil inflasi sebesar 0,16%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen inti adalah emas perhiasan, kopi bubuk, dan mobil," jelasnya.

"Komponen Harga Diatur Pemerintah mengalami deflasi sebesar 2,65% dengan andil deflasi sebesar 0,48%. Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi komponen diatur Pemerintah adalah tarif listrik, serta Komponen Bergejolak mengalami deflasi sebesar 0,93% dengan andil deflasi sebesar 0,16%. Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi komponen bergejolak adalah daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabal rawit, tomat, dan telur ayam ras," sambungnya.

Amalia juga menjelaskan bahwa penyumbang utama deflasi yang terjadi pada Februari 2025 adalah Kelompok Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga dan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Adapun komoditas utama yang menjadi penyebab deflasi Februari 2025 adalah komoditas tarif listrik, daging ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, tomat, dan telur ayam ras. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Sampaikan Pidato Perdana, Gubernur Lampung Dorong Pembangunan Lampung Berkontribusi Pada Pencapaian Visi dan Asta Cita Pembangunan Nasional

Maret 04, 2025

 

Bandar Lampung ---- Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung, Selasa (4/3/2025).



Dalam pidatonya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Pembangunan Provinsi Lampung 5 tahun ke depan akan berkontribusi dalam pencapaian Visi dan Asta Cita pembangunan nasional.

Sejak awal kampanye kepada masyarakat Lampung, Gubernur Mirza dan Wakil Gubernur Jihan telah menetapkan visi yaitu “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”.

Menurut Gubernur, visi tersebut merupakan cita-cita yang harus diwujudkan bersama dan akan tercapai dengan kerja yang produktif, aktif, adaptif, inovatif, dan kolaboratif.

Gubernur Mirza menjelaskan, visi pembangunan tersebut dijabarkan kedalam kedalam 3 misi cita, yaitu :

1. Mendorong Pembangunan Ekonomi yang Inklusif, Mandiri dan Inovatif.

2. Memperkuat Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Produktif.

3. Meningkatkan Kehidupan Masyarakat Beradab, Berkeadilan, dan Berkelanjutan, serta Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Berintegritas.

Provinsi Lampung akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2030 dengan jumlah usia produktif mencapai 6,7 juta jiwa atau 68 persen. Kondisi tersebut, kata Gubernur, menjadi tantangan agar bonus demografi memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan sebaliknya, tidak menjadi beban bagi pembangunan.

Di sisi lain, potensi sumber daya alam yang cukup melimpah dan letak geografis yang strategis juga berpeluang sebagai magnet investasi yang mendorong pengembangan wilayah untuk menjadi pusat aktivitas kegiatan sosial-ekonomi, pariwisata, dan industri berskala nasional maupun global.

Di tengah potensi bonus demografi dan sumber daya alam tersebut, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung masih menghadapi beberapa permasalahan pembangunan.

ntara lain, pertumbuhan ekonomi sebesar 4,57 persen (dibawah rata-rata nasional), tingkat kemiskinan sebesar 10,62 persen (diatas angka rata-rata kemiskinan nasional), tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,19 persen, Indeks Pembangunan Manusia baru mencapai 73,13 (dibawah angka IPM Nasional).

"Memperbaiki kondisi ini, diperlukan upaya-upaya kolaborasi, peran pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Saya mengajak seluruh komponen pembangunan, khususnya Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Lampung untuk saling bahu-membahu bersama mewujudkan pembangunan di Provinsi Lampung," kata Gubernur Mirza.

Gubernur selanjutnya mengutarakan bahwa pembangunan infrastruktur kedepan harus diprioritaskan, terutama dalam mendukung sektor sosial, pertanian dan ketahanan pangan. Selanjutnya, peningkatan kesejahteraan petani, melalui akses yang lebih baik terhadap teknologi dan pasar.

​​​​​Gubernur juga menegaskan dukungan nya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan memberikan makanan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang besar.

Di sektor pendidikan, Gubernur ingin memastikan agar setiap anak di Provinsi Lampung mendapatkan haknya atas pendidikan yang berkualitas. Menurutnya, pendidikan bukan hanya sekadar transfer pengetahuan saja, tetapi juga pembentukan karakter.

Pun demikian halnya di sektor kesehatan, Gubernur menginginkan masyarakat Lampung agar mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas,

Kemudian Gubernur menekankan pentingnya optimalisasi potensi lokal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepada seluruh aparatur, Gubernur mengajak untuk berani melakukan evaluasi dan memperbaiki diri. Aparatur, kata Gubernur, harus mampu melayani masyarakat, bekerja keras dan tetap optimis mewujudkan harapan yang diinginkan untuk kemajuan masyarakat.

Di sisi lain, Gubernur juga berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan dengan cara menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, serta memberikan masukan konstruktif dalam mendukung program pemerintah untuk perbaikan kehidupan masyarakat dan kemajuan daerah.

Cita-cita besar pembangunan Provinsi Lampung 5 tahun kedepan menjadi komitmen bersama untuk mewujudkannya. Berdasarkan peraturan perundang-undangan, maka dalam 6 bulan ke depan kebijakan pembangunan daerah tersebut harus ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2030.

Hal tersebut tentunya membutuhkan kontribusi berbagai komponen pembangunan, terutama dukungan dari Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung.

"Kita harus saling bahu membahu bersama Pemerintah Kabupaten/Kota, Forkopimda, instansi vertikal, Perguruan Tinggi, dunia usaha, insan pers dan seluruh elemen Masyarakat di Provinsi Lampung," ajak Gubernur.

Dalam rapat paripurna tersebut, Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2025-2030 juga menyatakan tekadnya untuk konsisten menjalankan amanah dalam memimpin Provinsi Lampung.

"Kami memohon doa restu kepada hadirin dan seluruh masyarakat Lampung untuk melaksanakan amanah ini dengan sepenuh hati demi kepentingan serta kesejahteraan masyarakat Lampung dengan penuh tanggung jawab," ujar Gubernur.

Di akhir pidatonya, Gubernur bersama Wakil Gubernur Lampung secara pribadi serta Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung yang telah melaksanakan Sidang Paripurna.

"Semoga jalinan kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut di masa-masa yang akan datang. Kepada masyarakat Lampung, Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan kepada kami. Semoga doa, ikhtiar, niat baik kita mendapatkan ridho Allah SWT," pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).