Tampilkan postingan dengan label Pemkot Metro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkot Metro. Tampilkan semua postingan

Rakor Bulanan Pemkot Metro Membahas Evaluasi Program Kerja

Maret 05, 2025

 

Kota Metro --Pemerintah Kota Metro menggelar rapat koordinasi bulanan yang dipimpin oleh Wali Kota, Bambang Iman Santoso dan Wakil Wali Kota, Rafieq Adi Pradana yang berlangsung di Aula Pemkot Metro, pada Selasa (04/03/25).


Dalam kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta perwakilan instansi vertikal untuk membahas evaluasi program kerja strategi peningkatan pelayanan masyarakat serta kebijakan efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa rakor perdana ini lebih difokuskan pada silaturahmi awal. Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama Wakil Walikota baru saja dilantik oleh Presiden RI pada 20 Februari lalu. Kendati demikian, ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan maksimal lagi.

“Kami berdua baru saja dilantik pada 20 Februari oleh Presiden RI, dan seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, pelaksanaan pelantikan Kepala Daerah tahun ini memiliki nuansa yang sangat berbeda. Biasanya, pelantikan dilakukan di daerah masing-masing, namun kali ini dilakukan secara serentak. Ini merupakan sejarah baru dan pertama kali terjadi di Indonesia,” ujar Bambang.

Wali Kota juga menekankan kepada seluruh OPD terkait agar segera menangani berbagai infrastruktur yang perlu direvitalisasi. Beberapa di antaranya meliputi perbaikan jalan rusak di beberapa titik, perbaikan TPAS Karang Rejo, upaya pencegahan bencana banjir, peningkatan fasilitas umum lalu lintas, serta peningkatan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, Rafieq Adi Pradana,dalam paparannya menyampaikan bahwa Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan kerja tahun ini, terutama terkait efisiensi anggaran.

Menurutnya, pemerintah harus menerapkan kebijakan efisiensi belanja negara dengan tujuan mencegah pemborosan dan memastikan alokasi anggaran dilakukan secara tepat. Ia juga menekankan bahwa efisiensi bukan sekadar pengurangan anggaran, melainkan menitikberatkan pada pelaksanaan kegiatan prioritas terlebih dahulu, kendati demikian ia meminta OPD memahami kebijakan ini dengan baik dan tidak serta-merta mengurangi anggaran tanpa pertimbangan matang.




Dirinya juga meminta kepada seluruh kepala OPD agar mencari cara kreatif untuk menggunakan dana yang lebih sedikit tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Ia menekankan bahwa setiap OPD harus aktif dalam mengidentifikasi dan mengimplementasikan prinsip belanja yang efisien.

Ia juga meyakini bahwa ilmu tentang efisiensi anggaran tidak terlalu sulit untuk dipelajari, baik secara formal maupun nonformal. Ke depan, manajemen efisiensi akan menjadi hal yang sangat penting dalam penerapan kebijakan di Kota Metro. Selain itu, ia menegaskan perlunya sinergi antar OPD dalam menjalankan kebijakan tersebut, karena terdapat banyak anggaran yang tidak bisa dikelola oleh satu pihak saja. Beberapa kegiatan kemungkinan melibatkan lintas OPD, sehingga koordinasi yang baik menjadi sangat diperlukan.

Saya yakin ilmu-ilmu ini tidak terlalu sulit untuk dipelajari, baik secara formal maupun nonformal. Ke depan, manajemen efisiensi ini akan menjadi sangat penting bagi kita semua dalam menjalankan kebijakan di Kota Metro. Selain itu, diperlukan sinergi antar OPD dalam menerapkan kebijakan ini, karena banyak anggaran yang tidak bisa dikelola oleh satu pihak saja. Beberapa kegiatan mungkin melibatkan lintas OPD, sehingga koordinasi yang baik sangat diperlukan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rafieq menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran harus sesuai arahan pemerintah pusat. Ia berharap tidak ada permasalahan yang ditimbulkan karena adanya efisiensi anggaran. Untuk anggaran sosial menurutnya tidak perlu ada efisiensi, dan Dinas Sosial diminta tetap berkoordinasi dengan Sekretariat Daerah (Setda) dalam menjalankan kegiatan prioritas.ungkapnya.

Ia menuturkan, pemotongan anggaran lebih difokuskan pada perjalanan dinas sebesar 50 persen, acara seremonial, kajian, studi banding, seminar, serta publikasi. Ia juga meminta OPD untuk memperhatikan kegiatan yang bersifat seremonial agar disesuaikan dengan efisiensi anggaran sesuai instruksi Presiden. Tutupnya (Adv)

DPRD Kota Metro Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Walikota Metro Masa Jabatan Periode 2025-2030.

Maret 04, 2025

 

Kota Metro-Rapat Paripurna DPRD penyampaian pidato sambutan Walikota Metro Bambang Iman Santoso dan Wakil Walikota M.Rafieq Adi Pradana Periode 2025-2030, yang berlangsung di Aula DPRD setempat , Senin (03 /03/25).


Dalam pidato perdananya, Bambang menegaskan komitmennya untuk menjadikan Metro sebagai Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya yang Religius.

Dalam suasana penuh semangat di Gedung DPRD Kota Metro, Bambang mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang telah diberikan oleh masyarakat.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam proses transisi kepemimpinan yang berlangsung kondusif.

"Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan penuh dedikasi. Kami ingin Metro menjadi kota yang nyaman, modern, dan ramah lingkungan, dengan tetap menjaga nilai-nilai religius sebagai fondasi moralnya," kata Bambang, dalam sambutannya.

Ia menerangkan secara rinci berkaitan dengan sembilan misi utama sebagai prioritas pembangunan Kota Metro selama lima tahun ke depan.

"Dengan Visi yang kami usung tersebut dan dalam upaya mewujudkannya ada beberapa prioritas yang akan menjadi fokus utama pemerintahan ke depan yang kami rumuskan pada 9 Misi untuk periode 2025-2030," terangnya.

Bambang menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat.

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif, legislatif, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat untuk bergandengan tangan membangun Metro yang lebih maju," tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penyelarasan program dengan RPJMD Kota Metro 2025-2029, RPJMD Provinsi Lampung, serta RPJMN Nasional. Hal ini dilakukan agar Metro tetap selaras dengan arah pembangunan daerah dan nasional.

Bambang dan Rafieq juga menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang mendengar, berdiskusi, dan bekerja bersama rakyat. Setiap program yang dijalankan akan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang terbuka, responsif, dan berpihak pada rakyat. Mari kita bersama-sama membangun Metro yang lebih baik," tandasnya.

Dengan semangat kebersamaan, rapat paripurna ini menjadi awal yang menjanjikan bagi kepemimpinan Bambang-Rafieq dalam mewujudkan Kota Metro yang cerdas, maju, dan berbudaya.

Sembilan program prioritas tersebut ialah :

Meningkatkan Mutu Pendidikan formal, informal, dan nonformal yang berkarakter , Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, dengan layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas, Meningkatkan Pelayanan Publik yang cepat, tepat, dan akurat berbasis teknologi, Mengembangkan Karakter Literasi Seni Budaya dan Wisata, sebagai bagian dari identitas Kota Metro, Meningkatkan Literasi Keagamaan, agar nilai-nilai religius tetap menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat, Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan dan sarana-prasarana publik yang efisien dan transparan, Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, dengan penguatan sektor sosial dan ekonomi, Mengembangkan Infrastruktur Teknologi Informasi, guna menjadikan Metro sebagai kota berbasis digital, Menata Ruang, Infrastruktur, dan Lingkungan Kota, dengan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selanjutnya visi misi tersebut akan kembali dirumuskan untuk disusun menjadi dokumen rencana pembangunan jangka panjang daerah tahun 2025-2030 yang diselaraskan dengan dokumen rencana pembangunan jangka panjang daerah kota metro 2025-2045,”terangnya

Acara tersebut dihadiri ketua DPRD Metro , Wakil ketua satu dan Wakil Ketua Dua serta Anggota DPRD yang hadir 20 anggota dari 25 anggota DPRD

Hadir juga keluarga Walikota dan Wakil Walikota Metro, Sekda, Assisten Sekda,Kepala OPD,Kabag Setda,kajari, kepala PN Metro,Dandim 0411/KM,Kapolres,Manta Walikota Lukman Hakim ,Mantan Ketua DPRD metro Anna Morinda hadir juga dari Bawaslu ,KPU,Camat dan Lurah se-kota Metro.

Kenalkan Investasi di Pasar Modal, Pemkot Metro Resmikan Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik (MPP)

Juli 03, 2024

 



Metro - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy, sekaligus Dewan Pengarah/Pembina TPAKD di tingkat Provinsi dan TPAKD Kabupaten/Kota, menghadiri peresmian Galeri Investasi dan seminar Pasar Modal di Mal Pelayanan Publik Kota Metro.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman dan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Metro dengan Bursa Efek Indonesia, Kemenkumham, BPJS Ketenagakerjaan, Badan POM, Real Estate Indonesia dan Metro Command Center yang disaksikan oleh Otto Fitriandy.

Peresmian Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik Kota Metro bertujuan untuk mengenalkan investasi di Pasar Modal kepada kalangan masyarakat serta untuk meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di daerah khususnya kota Metro. Pembukaan Galeri Investasi pada MPP Kota Metro merupakan yang pertama di Provinsi Lampung. Otto Fitriandy berharap pembukaan Galeri Investasi di MPP Kota Metro ini dapat meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan dalam pelayanan publik dan dapat menjadi contoh bagi MPP di kabupaten/kota lainnya.

Setelah peresmian Galeri Investasi, di lanjutkan dengan seminar Pasar Modal dengan tujuan untuk memberikan edukasi investasi kepada peserta undangan, yaitu ASN di lingkungan pemkot Metro. Dengan seminar ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pasar modal dan pada akhirnya dapat meningkatkan minat serta berpartisipasi dalam berinvestasi di Pasar Modal.

Peresmian Galeri Investasi dan seminar Pasar Modal pada hari ini, diharapkan dapat meningkatkan minat dan antusiasme masyarakat khususnya di kota Metro untuk mulai mengenal dan berinvestasi di Pasar Modal, sehingga dapat mendukung perkembangan perekonomian di kota ini” pungkas Otto.

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Pemkot Bandar Lampung Sediakan Lima Unit Mobil Khusus Jenazah

September 04, 2023

BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, menambah lima unit armada mobil jenazah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Bandar Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, mobil tersebut digratiskan untuk seluruh masyarakat Bandar Lampung yang membutuhkan pelayanannya.

"Bagi masyarakat yang memiliki KTP Bandar Lampung, silahkan bisa memakainya secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun," kata Eva Dwiana, Senin (4/9/2023).

Apabila nantinya ada oknum yang meminta biaya dari penggunaan mobil jenazah tersebut, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya ke Wali Kota Bandar Lampung. Dengan demikian, diharapkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Bandar Lampung akan lebih maksimal.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Desti Mega Putri menjelaskan, selama ini Bandar Lampung hanya memiliki mobil ambulans saja, namun tidak ada mobil yang khusus untuk mengangkut jenazah.

"Dengan adanya lima unit mobil jenazah ini, kedepannya tidak lagi menggunakan mobil ambulans. Mobil jenazah ini sudah ada kerandanya," jelas Desti Mega Putri.

Bagi masyarakat yang hendak menggunakan mobil jenazah maupun mobil ambulans milik Pemkot Bandar Lampung, bisa menghubungi call center 0822-7822-1400. (***)

Menko Perkonomian, Harapkan Inovasi Bidang Pertanian Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Provinsi Lampung

Februari 13, 2022

TUBABA---Kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, Menteri Koordinator Bidang Perekononian RI Airlangga Hartarto dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Panen Perdana Padi Gogo pada Proyek Penelitian Padi Gogo PT. Huma Indah Mekar, di Desa Penumangan, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu (12/02).





Padi Gogo merupakan jenis padi yang ditanam pada areal lahan kering atau lazim disebut dengan padi tegalan. Budidaya padi gogo sama sekali tidak membutuhkan irigasi dan dapat diaplikasikan didaerah bercurah hujan rendah.

Luasan area tanaman padi Gogo pada lahan kering di Tulang Bawang Barat ini terhampar seluas 84 ha. Keberhasilan penanaman padi Gogo di Kabupaten Tubaba ini diharapkan bisa menjadi model pengembangan lahan kering tanaman padi di Kabupaten/kota lainnya di wilayah Lampung.

Pada kegiatan tersebut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa saat ini Provinsi Lampung menempati posisi urutan ke-5 produsen padi di Indonesia setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan, dengan jumlah produksi 2.4 juta gabah kering giling (GKG), dengan produktifitas 50 kwintal per hektar.

Kemudian dengan adanya pengembangan varitas padi gogo di Provinsi Lampung, Menko Airlangga berharap padi gogo bisa memberikan hasil yang positif dan dapat dibudidayakan di lahan-lahan kering lainnya di Provinsi Lampung sehingga dapat lebih meningkatkan produktifitas padi.

Menurut Menko Airlangga, Indonesia dalam 3 Tahun terakhir sudah tidak pernah import beras. "Dengan persediaan yang lebih dari cukup, saat ini kita justru menghadapi musim panen, dan sudah banyak negara lain yang minta," ucap Menko.

Kemudian Menko juga menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo untuk seluruh Provinsi agar memperbaiki Nilai Tukar Petani (NTP). "Alhamdulillah NTP Provinsi Lampung sudah diatas 100," tutup Menko.

Berdasarkan data BPS Provinsi Lampung per tanggal 2 Februari 2022, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung Januari 2022 sebesar 106,85 atau naik 0,52 persen. Peningkatan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib). Kenaikan It Lampung sebesar 1,30 persen dan Ib yang naik sebesar 0,77 persen.

NTP Provinsi Lampung Januari 2022 untuk masing-masing subsektor tercatat Subsektor Padi & Palawija (NTP-P) (95,67), Hortikultura (NTP-H) (95,89), Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) (122,21), Peternakan (NTP-Pt) (104,71), Perikanan Tangkap (108,94), dan Perikanan Budidaya (100,41).

Pada Januari 2022 terjadi peningkatan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Lampung sebesar 0,79 persen yang disebabkan oleh peningkatan indeks kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengucapkan Selamat datang kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto di Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal mengatakan bahwa meskipun saat ini sedang dalam masa pandemi Covid-19, namun perekonomian Lampung dapat terus meningkat.

"Alhamdulilah pak Meko, meskipun dalam kondisi Covid-19, tapi perekonomian kita dapat terus meningkat. Saat ini Provinsi Lampung urutan ke 5 produksi padi, Jagung No.3, Kopi No.1, Udang No. 1 dan banyak komoditas lainnya," papar Arinal.

Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada Aburizal Bakrie yang melalui Bakrie Sumatera Plantations Tbk, telah berhasil menghadirkan inovasi perkebunan padi gogo pertama di Indonesia dengan cara mengkonversikan lahan kering seluas 84 hektar yang dikelola dengan menggunakan manajemen modern.

"Dulu Lampung sebenarnya menggunakan metode penanaman lahan kering, kemudian beralih ke persawahan, dengan adanya percontohan ini semoga menjadi titik balik, agar kita juga bisa menggunakan lahan kering, supaya produktifitas kita terus meningkat, saya akan berjuang dengan maksimal," tegas Gubernur.

Sementara itu Direktur Bakrie Sumatera Plantation Tbk Adhika Andrayudha Bakrie menyatakan bahwa Bakrie Group berkomitmen memberikan yang terbaik untuk negeri dan mendukung semua program pembangunan, baik Pusat maupun ditingkat Daerah, dalam hal ini Provinsi Lampung.

"Kami berkomitmen untuk mendukung program pembangunan baik pusat maupun daerah, berkontribusi dengan menyediakan lahan pertanian yang berbeda, yakni sawah kering dengan proses penanaman yang dilakukan dengan modern," ucapnya.

"Pada lahan 84 hektar ini, dari hasil uji panen oleh BPS dan Dinas Pertanian Tulang Bawang Barat diperoleh hasil 5.3 ton per hektar, jika hasil panen memuaskan, maka dapat dijadikan percontohan untuk wilayah lainnya," pungkas Adhika

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan panen bersama secara simbolis oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Arinal Djunaidi, Bupati Tubaba Umar Ahmad, Direktur Bakrie Sumatera Plantation Tbk Adhika Andrayudha Bakrie, dan Aburizal Bakrie.

Usai kegiatan panen perdana Padi Gogo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Arinal Djunaidi dan Bupati Tubaba Umar Ahmad juga berkesempatan untuk meresmikan Pasar Modern Pulung Kencana, Kabupaten Tulang Bawang Barat. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Staf Ahli Walikota Bidang I Hadiri Fasilitasi Nikah di KUA Metro Pusat

Oktober 06, 2021

UNDERCOVER - Mewakili Walikota Metro, Staf Ahli Walikota Bidang I Juni Kuswati hadiri program Fasilitasi Nikah bagi pasangan pengantin yang menikah di KUA di Kota Metro.





Kali ini, pasangan pengantin Sugeng Cahyo Utomo dan Kasih melangsungkan akad nikah dengan mengikuti program Fasilitasi Pernikahan di KUA Metro Pusat, Rabu (06/10/2021).

Berdasarkan laporan Staf Ahli bidang I, mengatakan pernikahan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Juni Kuswati juga menegaskan bahwa, kegiatan yang di fasilitasi ini merupakan rangkaian program kerja Walikota dan Wakil Walikota bagi masyarakat Kota Metro yang menikah di KUA.

“Nikah Gratis ini dilaksanakan di 5 kecamatan, para pengantin langsung menerima KTP dan Kartu Keluarga yang baru, serta sertifikat dari Walikota Metro. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Metro juga mengabadikan moment pernikahan ini melalui foto,” jelasnya. (tm/gt)

Pemerintah Kota Metro Gelar Rapat Perpanjangan PPKM Mikro

Oktober 05, 2021

UNDERCOVER - Pemerintah Kota Metro melakukan Rapat Perpanjangan PPKM Mikro, berlangsung di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, Selasa (05/10/2021).



Asisten II Setda Kota Metro Yeri Ehwan memimpin jalannya rapat dengan membahas Instruksi Walikota Metro sebagai tindak lanjut terbitnya dari Instruksi Kemendagri Nomor 48 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada level 4,3,2, dan 1, serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan. Terbit pemberlakuan terhitung sejak tanggal 05 Oktober sampai 18 Oktober 2021.

Yeri juga menyampaikan, bahwa Kota Metro berada pada level II bersama 13 kabupaten/kota lain di Lampung, serta Kota Metro saat ini berada di zonasi kuning.


Dalam laporan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti, juga menyampaikan dari indikator hasil asesmen terkait Covid-19 di Kota Metro, situasi dan kondisi di Kota Metro saat ini sudah menurun, dan kasus pada bulan Agustus mencapai 710 kasus tertinggi dari tahun 2021, dan mulai naik pada bulan Mei, Juni, Juli dan bulan Agustus tertinggi, serta pada bulan September menurun menjadi 254 kasus, serta pada bulan Oktober sampai saat ini hanya mencapai 13 kasus.

“Pada kasus harian, menurun dalam seminggu ini dan dua minggu belakangan, dan kasus tertinggi hanya 7 (tujuh) di setiap harinya, dan mulai tanggal 30 September turun hanya 1 (satu) hingga 2 (dua) pasien di setiap harinya, sehingga waspada pada hari ini sedikit naik dari kemarin mencapai 5 (lima) pasien perhari,” jelasnya.

Selanjutnya pada kasus kematian saat ini turun jauh, pada bulan Oktober saat ini belum ada kasus kematian, kasus kematian tertinggi pada bulan Agustus mencapai 58 kasus dan September 15 kasus.

Lanjutnya, BOR pada Rumah Sakit menurun dan merawat 8 (delapan) orang di 4 (empat) Rumah Sakit yang dimana 4 pasien diantaranya dari luar Kota Metro. Dengan rata-rata BOR mencapai 4,6%.

Erla juga menjelaskan bahwa pada level II ada 6 (enam) kriteria level transmisi dan level kapasitas respon yang masih kurang baik adalah angka rawat Rumah Sakit.

Hal ini, Asisten II juga menambahkan, dalam Instruksi Kemendagri sebelumnya bahwa, daerah-daerah yang masuk level 2 (dua) bisa turun menjadi level 1 (satu) dengan syarat bahwa jumlah total warga yang sudah di vaksin minimal 70% dari jumlah seluruh warga, kemudian untuk warga yang berusia 60 tahun minimal 60% sudah melakukan vaksin.

Di Kota Metro untuk vaksin dosis pertama telah mencapai 63,6%. Serta hal yang penting supaya warga yang usia diatas 60 tahun minimal 60% sudah divaksin. Hal tersebut untuk menurunkan status level dari level 2 menjadi level 1. (cv/la)

Peringati Hari Batik, Dekranasda Ajak Organisasi Wanita Forkopimda Metro Membatik

Oktober 03, 2021




Tanggal 2 Oktober adalah Hari Batik Nasional sejak ditetapkannya pada tahun 2009 oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 33 tahun 2009.

Dengan semangat melestarikan warisan nusantara tersebut, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Metro, mengadakan kegiatan membatik di Sentra Kreatif Metro (Sekam), Nuwo Intan, Metro (02/10).

Hadir dalam acara membatik ini, adalah Ketua Persit, Bhayangkari, Dharmayukti Karini PA, PN, Adhyaksa Dharmakarini, IKAD, DWP, PKK dan segenap pengurus Dekranasda Kota Metro.

Acara ini sekaligus, live streaming dari Pengurus Dekranasda Republik Indonesia yang diketuai oleh Ibu Wuri Maruf Amin dan jajaran, Ibu Riana Sari Arinal ketua Dekranasda Provinsi dan jajaran, serta peserta streaming lainnya.


Dalam hal ini, Ketua Dekranasda Metro, Silfia Naharani Wahdi mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk mempromosikan warisan nusantara dalam hal ini batik. Batik yang ada di Kota Metro, tentunya adalah batik motif Lampung, yang juga dilakukan proses mencanting batik.

“Semoga warisan nusantara (wastra) Kota Metro terus lestari dan memiliki nilai jual yang tinggi, dengan adanya berbagai macam kegiatan, tentunya untuk lebih memperkenalkan lagi wastra Kota Metro kepada dunia. Dan dengan adanya latihan ini, tentunya butuh kerja keras dalam proses pembuatannya, tentunya untuk meningkatkan rasa penghargaan yang tinggi juga,” katanya.

Walikota Metro, Wahdi, juga turut hadir dalam kegiatan ini. Menurutnya, Pemerintah Kota Metro sangat mendukung adanya kegiatan ini, karena untuk meningkatkan daya saing pengrajin batik di Kota Metro sendiri.

“Semoga pengrajin batik yang ada di Kota Metro memiliki daya saing dan tentunya menumbuhkan ekonomi kerakyatan,” ujar Wahdi. (Rd)

Walikota Metro Datangi Warga Bergotong Royong Membangun Jalan

Oktober 02, 2021



UNDERCOVER
- Walikota Metro dan jajaran bersepeda pada Minggu ceria serta menyambangi masyarakat yang sedang bergotong royong membangun jalan, di Kelurahan Tejosari dan Kelurahan Tejoagung Kota Metro, Minggu (03/10/2021).



Dalam kesempatan ini juga, Walikota Metro meletakkan batu pada pembangunan Jalan di Kelurahan Tejosari dan Kelurahan Tejoagung Kecamatan Metro Timur.

Walikota Wahdi, mengatakan bahwa kegiatan pembagunan ini merupakan suatu kepentingan untuk masyarakat kedepan, jika semuanya berasal dari masyarakat, oleh masyarakat, tentuya juga untuk masyarakat.


Dengan kegiatan gotong royong ini, Wahdi juga berharap, dalam proses-proses pembangunan di Kota Metro ini dapat bermanfaat.

“Pembangunan ini dapat dirasakan untuk masyarakat dan tentunya bermanfaat juga, jangan sampai membangun sesuatu hal yang tidak bermanfaat, karena dana Pemerintah harus efisien dan harus direncanakan dengan baik serta lakukanlah yang terbaik,” terangnya. (la/rd)