Tampilkan postingan dengan label Pemkot Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkot Bandar Lampung. Tampilkan semua postingan

Rayakan Kemenangan, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Sampaikan Pesan Kedamaian dan Kebersamaan di Hari Raya Idulfitri

Maret 19, 2026

  


BANDAR LAMPUNG, 20 Maret 2026 – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Tapis Berseri. Dalam pesan resmi yang disampaikan melalui unggahan video, Bunda Eva mengajak warga untuk menjadikan momentum Lebaran sebagai ajang memperkuat kohesi sosial dan persaudaraan antarsesama.

Mengenakan busana putih elegan dengan aksen hitam dan emas, Walikota perempuan pertama di Bandar Lampung ini mengawali pesannya dengan salam hangat khas Lampung, "Tabik Pun". Ia menekankan bahwa bulan suci Ramadan yang baru saja berlalu merupakan "sekolah spiritual" bagi setiap individu.

Ramadan sebagai Tempaan Kesabaran Menurut Bunda Eva, ibadah puasa telah melatih masyarakat untuk memiliki kontrol diri yang kuat serta meningkatkan empati terhadap kondisi sosial di sekitar.

“Ramadan telah melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih sabar dan peduli. Di hari yang fitri ini, saya mengajak kita semua untuk membuka pintu maaf seluas-luasnya. Mari kita bangun kembali kesucian diri melalui permohonan maaf yang tulus,” ujar Eva Dwiana.

Tiga Pesan Utama Walikota Dalam kesempatan tersebut, Bunda Eva menitipkan tiga poin penting bagi seluruh warga Bandar Lampung dalam merayakan kemenangan:

  1. Membangun Kesucian: Menyadari bahwa tidak ada kesucian tanpa permohonan maaf dan tidak ada kebahagiaan sejati tanpa rasa syukur.

  2. Menjaga Silaturahim: Mempererat tali kekeluargaan dan persaudaraan di lingkungan bertetangga maupun dalam lingkup kota yang lebih luas.

  3. Menebar Kebaikan: Memastikan semangat kebaikan yang dibangun selama Ramadan terus mengalir demi kemajuan dan kesejahteraan Kota Bandar Lampung.

Mohon Maaf Lahir dan Batin Menutup pesannya, Bunda Eva mewakili jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas segala kekurangan dalam pelayanan publik selama satu tahun terakhir.

“Saya, Eva Dwiana, Walikota Bandar Lampung, beserta segenap jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Pesan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi warga untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan kota selama masa libur Lebaran.

Jelang lebaran, Pemkot Bandar Lampung berikan THR Rp500 ribu untuk PPPK paruh waktu

Maret 18, 2026

  


BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Bandar Lampung sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pegawai.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan bahwa setiap personil PPPK paruh waktu akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp500.000 per orang. Pemberian THR ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga pegawai dalam menyambut hari raya.

Wujud perhatian dan apresiasi pemerintah

Wali Kota Eva Dwiana menekankan bahwa para pegawai paruh waktu memiliki peran penting dalam membantu menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Tapis Berseri.

"Masing-masing PPPK paruh waktu Pemkot Bandar Lampung mendapatkan THR sebesar Rp500.000. Meskipun nominalnya tidak terlalu besar, kami berharap ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah yang dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang hari raya bersama keluarga," ujar Eva, Selasa (16/3).

Proses pencairan dipercepat

Saat ini, jajaran perangkat daerah terkait tengah melakukan finalisasi proses administrasi dan teknis pencairan. Wali Kota menginstruksikan agar seluruh tahapan berjalan cepat dan lancar.

  • Target Penyaluran: Diterima oleh pegawai sebelum memasuki masa libur Lebaran.

  • Tujuan Kebijakan: Menambah kebahagiaan para pegawai dalam menyambut Idulfitri serta menjaga daya beli masyarakat di tingkat lokal.

Pemberian THR ini disambut baik sebagai langkah nyata komitmen Pemkot Bandar Lampung dalam memperhatikan kesejahteraan seluruh lapisan pegawainya, termasuk tenaga paruh waktu, guna menciptakan iklim kerja yang harmonis dan penuh semangat pengabdian.

Edukasi Keselamatan Sejak Dini, Puluhan Siswa Sekolah Disabilitas Bunda Kunjungi Dinas Damkarmat Bandar Lampung

Februari 26, 2026

 



BANDAR LAMPUNG, 26 Februari 2026 – Suasana halaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung tampak berbeda pada Kamis (26/2). Puluhan siswa dari Sekolah Disabilitas Bunda (SDB) hadir mengikuti kegiatan outing class untuk mengenal lebih dekat tugas-tugas kemanusiaan para "Ksatria Biru".

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sederhana mengenai pencegahan kebakaran dan keselamatan diri melalui metode interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan para siswa.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Hj. Eka Afriana, S.Pd., yang mendampingi langsung para siswa, menjelaskan bahwa pembelajaran di luar kelas sangat penting untuk memberikan stimulasi pengalaman baru bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kehadiran anak-anak SDB di sini bertujuan mengenalkan lingkungan di luar sekolah agar mereka memiliki pengalaman baru yang menggembirakan. Observasi langsung seperti ini memberi kesan yang tak terlupakan dan membuat nilai-nilai keselamatan lebih mudah meresap,” ujar Eka Afriana.

Belajar Sambil Bermain dengan Ksatria Biru Didampingi Kepala Dinas Damkarmat, Ahmad Husni, S.Sos., para siswa diperkenalkan dengan berbagai peralatan pemadam kebakaran, fungsi kendaraan operasional, hingga cara sederhana menghindari bahaya api.

Antusiasme siswa memuncak saat mereka diajak mengamati dan menaiki langsung armada pemadam kebakaran. Petugas Damkarmat dengan sabar memberikan penjelasan mengenai perlengkapan pelindung diri dan alat pemadam api ringan (APAR) dalam suasana yang penuh keceriaan.

[Image: Siswa SDB Bandar Lampung tampak ceria saat mencoba perlengkapan pemadam kebakaran didampingi petugas Damkarmat]

Membangun Inklusivitas dan Kewaspadaan Melalui outing class ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung ingin memastikan bahwa literasi keselamatan dan kebencanaan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak disabilitas. Pengalaman menaiki mobil damkar dan berinteraksi dengan petugas diharapkan dapat menumbuhkan keberanian serta kewaspadaan dini bagi para siswa SDB dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan mereka.

Pasar Murah Ramadan Serentak di 20 Kecamatan, Beras hingga Telur Dijual Harga Miring

Februari 26, 2026

  


BANDAR LAMPUNG, 26 Februari 2026 – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi memulai rangkaian Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah secara serentak di 20 kecamatan, Kamis (26/2). Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah guna menahan gejolak harga bahan pokok serta menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia dan sejumlah ritel modern. Untuk menopang program ini, Pemerintah Kota menggelontorkan anggaran subsidi mencapai Rp400 juta.

“Pasar murah ini adalah strategi kami untuk membantu masyarakat menghadapi Ramadan dan Idulfitri. Kami memberikan subsidi yang cukup signifikan agar harga di lapangan tetap terjangkau dan stabil,” jelas Erwin saat meninjau pelaksanaan pasar murah.

Rincian Subsidi dan Komoditas Dalam operasi pasar ini, pemerintah memberikan subsidi langsung pada beberapa komoditas utama, antara lain:

  • Beras: Subsidi Rp15.000 per sak (5 kg).

  • Telur Ayam: Subsidi Rp5.000 per kemasan.

  • Gula Pasir, Minyak Goreng, & Tepung Terigu: Masing-masing subsidi Rp4.000 per kemasan/kg.

  • Cabai & Bawang: Tersedia melalui program khusus bersama Bank Indonesia.

Dilaksanakan dalam Tiga Gelombang Pasar murah ini direncanakan berlangsung dalam tiga tahap, yakni pada awal Ramadan, pertengahan bulan, hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Pada tahap pertama ini, setiap kecamatan mendapatkan alokasi ratusan paket bahan pokok guna memastikan distribusi merata hingga ke tingkat wilayah terkecil.

[Image: Antusiasme warga Bandar Lampung saat mengantre di titik Pasar Murah Ramadan salah satu kecamatan]

“Polanya tetap sama di setiap tahap, namun titik distribusinya akan terus kami sesuaikan agar semakin dekat dan mudah dijangkau oleh warga,” tambah Erwin.

Kebijakan ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejumlah warga mengaku sangat terbantu karena selisih harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga pasar saat ini, sehingga membantu efisiensi pengeluaran rumah tangga selama bulan suci.

Perkuat Kerja Sama Lintas Provinsi: Pemkab Sumedang Pelajari Inovasi Pariwisata dan Pengelolaan Sampah di Bandar Lampung

Januari 31, 2026

 



BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerima kunjungan kerja strategis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Kamis (29/01/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua daerah untuk saling bertukar pengalaman (knowledge sharing) terkait tata kelola sektor pariwisata, pendidikan, hingga penanganan lingkungan.

Rombongan Pemkab Sumedang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Fajar Aldila, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Eka Ganjar Kurnia, serta jajaran Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim). Kedatangan mereka disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, di Balai Kota Bandar Lampung.

Fokus Utama: Pariwisata dan Iklim Investasi

Wakil Bupati Fajar Aldila menyatakan ketertarikannya terhadap langkah Pemkot Bandar Lampung dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Ia menilai, Bandar Lampung berhasil mentransformasi potensi geografisnya menjadi sektor pariwisata yang berdaya saing tinggi.

"Kunjungan ini merupakan upaya memperkuat silaturahmi sekaligus mengadopsi sejumlah praktik baik yang telah diterapkan di Bandar Lampung. Kami tertarik mendalami strategi pengembangan pariwisata dan penciptaan iklim investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Wabup Fajar.

Adopsi Praktik Terbaik Pengelolaan Sampah

Selain pariwisata, agenda pembahasan difokuskan pada pengelolaan sampah perkotaan. Sebagai kota yang terus berkembang, Bandar Lampung dinilai memiliki sistem yang dapat menjadi referensi bagi Sumedang dalam mengelola volume sampah dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Poin Utama Kerja Sama:

  • Pariwisata: Pengembangan destinasi berbasis potensi lokal.

  • Pendidikan: Peningkatan mutu layanan dan infrastruktur pendidikan dasar.

  • Pengelolaan Sampah: Inovasi pengolahan dan sistem manajemen lingkungan.

Harapan Kerja Sama Konkret

Sekda Iwan Gunawan menyambut positif kunjungan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pembangunan Kota Bandar Lampung. Pemkot berkomitmen membuka pintu kolaborasi bagi Pemkab Sumedang demi kemajuan bersama.

Wabup Fajar berharap kunjungan ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan dapat ditindaklanjuti dengan MoU kerja sama konkret antar-daerah. Kerja sama lintas provinsi ini diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan pelayanan publik di kedua wilayah.

Pariwisata Bandar Lampung Melaju Pesat: Tembus 2,5 Juta Wisatawan Sepanjang 2025

Januari 21, 2026

 



BANDAR LAMPUNG – Kota Bandar Lampung mencatatkan performa gemilang di sektor pariwisata sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terbaru Pemerintah Kota, jumlah kunjungan wisatawan ke Ibu Kota Provinsi Lampung ini menembus angka 2.513.579 orang, melampaui capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 2.324.756 orang.

Kenaikan ini menjadi bukti bahwa Bandar Lampung semakin kokoh sebagai destinasi favorit bagi pelancong, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dominasi Wisatawan Nusantara dan Rekor Libur Nataru

Meskipun pasar internasional mulai menunjukkan ketertarikan, wisatawan nusantara masih menjadi motor utama penggerak industri pariwisata kota ini.

  • Wisatawan Nusantara: 2.488.769 orang.

  • Wisatawan Mancanegara: 24.810 orang.

  • Periode Libur Natal & Tahun Baru (24 Des - 4 Jan): 194.095 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, menyatakan bahwa data tersebut merupakan angka minimal berdasarkan laporan akomodasi resmi. "Faktanya di lapangan bisa jauh lebih banyak, karena banyak pelancong yang menginap di homestay, penginapan non-bintang, atau rumah kerabat yang tidak terdata dalam sistem," jelasnya, Kamis (22/1/2026).

Faktor Pemicu: Destinasi Baru dan Akomodasi Berkelas

Lonjakan kunjungan ini tidak terjadi secara kebetulan. Adiansyah menyebutkan ada dua faktor kunci yang mendorong minat wisatawan:

  1. Destinasi Wisata Variatif: Munculnya objek wisata baru yang viral dan berkualitas seperti Navara dan Ocean View memberikan pilihan segar bagi pengunjung.

  2. Kualitas Akomodasi: Pertumbuhan hotel berbintang, termasuk kehadiran hotel bintang lima di Bandar Lampung, meningkatkan standar pelayanan dan kenyamanan bagi pelancong kelas atas.

Dampak Ekonomi bagi Daerah

Peningkatan jumlah wisatawan ini membawa dampak positif langsung terhadap ekonomi lokal, mulai dari keterisian hotel (okupansi), peningkatan omzet UMKM kuliner dan oleh-oleh, hingga sektor transportasi. Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus menambah daya tarik kota melalui penataan infrastruktur dan penyelenggaraan event kreatif di tahun 2026.

Targetkan PAD Maksimal, Pemkot Bandar Lampung Tambah 300 Unit Tapping Box di Lokasi Usaha

Januari 20, 2026

  



BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi menambah 300 unit alat rekam transaksi (tapping box) pada awal tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Eva Dwiana dalam memperkuat transparansi pajak dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pengawasan berbasis digital.

Pemasangan perangkat baru ini dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan Bank Lampung sebagai mitra penyedia sistem dan infrastruktur teknologi.

Menuju 1.000 Titik Pengawasan Digital

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, menjelaskan bahwa penambahan ini akan meningkatkan cakupan pengawasan pajak secara signifikan.

  • Status Eksisting: ± 600 unit tapping box telah terpasang.

  • Penambahan 2026: 300 unit baru.

  • Target Total: Hampir 1.000 unit perangkat yang tersebar di berbagai sektor usaha seperti hotel, restoran, parkir, dan tempat hiburan.

"Alat ini berfungsi sebagai pembanding data yang sangat akurat terhadap laporan omzet yang dilaporkan wajib pajak secara daring. Kami ingin memastikan setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat benar-benar masuk ke kas daerah," ujar Yusnadi, Rabu (21/1/2026).

Sinergi Penegakan Hukum dan Kesadaran Wajib Pajak

Pemkot Bandar Lampung menegaskan bahwa optimalisasi PAD tidak hanya dilakukan melalui penyediaan alat, tetapi juga melalui penguatan aspek hukum. Sejak tahun lalu, Pemkot telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung untuk memantau kepatuhan wajib pajak.

BPPRD mengimbau para pemilik usaha untuk selalu menjaga konektivitas dan mengaktifkan tapping box tersebut. "Pajak ini adalah titipan dari uang masyarakat yang dipungut oleh pelaku usaha. Kesadaran untuk melaporkan secara jujur adalah kunci pembangunan kota yang berkelanjutan," tambah Yusnadi.

Penguatan Sistem Pengawasan Digital

Selain penambahan perangkat fisik, Pemerintah Kota juga merencanakan pemutakhiran sistem pengawasan pajak digital agar lebih terintegrasi dengan data perbankan. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan potensi kebocoran pajak dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha yang taat pajak.

Dengan target hampir 1.000 unit tapping box yang beroperasi, Kota Bandar Lampung optimis dapat mencapai kemandirian fiskal yang lebih kuat untuk membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur dan layanan sosial di tahun 2026.