Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Way Tataan, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (30/8/2025).
Bantuan diserahkan langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, atas arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
“Bunda Eva memerintahkan seluruh OPD turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa makanan, air mineral, serta uang tunai,” jelas Wilson.
Wilson menambahkan, makanan dan minuman telah disalurkan sejak pagi, sementara uang tunai sebesar Rp250 ribu per rumah diberikan kepada 1.271 warga terdampak. Ia juga menyebutkan Pemkot akan menyalurkan bantuan beras pada minggu mendatang.
Salah seorang warga, Warsini, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Pemkot.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Bunda Eva dan Pemkot Bandar Lampung,” ujarnya.
Bandar Lampung- Hujan Deras yang terjadi Jumat 29 Agustus 2025 menyebabkan Bencana longsor di Kabupaten Pesawaran, akibatnya jalan Laksamana R.E.Martadinata penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran sempat tertutup.
Camat Teluk Betung Timur Zulkipli menjelaskan, lokasi bukit masuk dalam wilayah Kabupaten Pesawaran.
"Sebelah barat itu (Gunung Icha/muncak) masuk pesawaran. Air dan lumpur turun ke ruas jalan sehingga menyebabkan jalan tertutup,"jelas Zulkipli.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kota Bndar Lampung menjelaskan. Pemerintah Kota Bandar Lampung telah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membuat embung untuk menekan bencana longsor.
"Ibu Walikota Bunda Eva sudah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membangun Embung di Wilayah ini, Pemkot sudah melakukan penjajakan dan menemukan beberapa titik," jelas
Socrat Pringgodanu.
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana menjelaskan, saat ini Pemkot Bandar Lampung menyalurkan makanan dan air mineral kepada masyarakat yang terdampak banjir.
"Saat ini tim masih di lokasi membersihkan sisa lumpur dan menyalurkan makanan," Jelas Eva Dwiana.
Bunda Eva menambahkan, Pemerintah kota Bandar Lampung selain memberikan makanan hingga malam nanti, Pemkot akan memberikan bantuan berupa uang tunai.
"Saat ini masih dilakukan pendataan, nanti Pemkot bantu uang tunai setiap rumah yang terdampak," tutup Eva Dwiana.

Konsumsi Publik - BANDAR LAMPUNG – Sepulang dari mengikuti retreat di Magelang sejak 21 hingga 28 Februari 2025, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, langsung turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Sabtu (1/3/2025).
"Kita langsung memberikan bantuan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga yang terdampak banjir," ujar Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung akan segera melakukan normalisasi sungai guna mencegah banjir serupa terjadi di masa mendatang.
"Bunda sudah melihat langsung kondisinya. Ke depan, kita akan lakukan normalisasi sungai agar banjir besar tidak terjadi lagi," jelasnya.
Selain normalisasi sungai, Pemkot Bandar Lampung juga akan membongkar empat rumah yang berdiri di atas aliran sungai, dengan persetujuan dari pemiliknya.
"Pemilik rumah sudah bersedia, dan kita sudah berkoordinasi dengan mereka," tambahnya.
Tak hanya itu, langkah pencegahan lainnya adalah pelebaran siring untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.
"Kita akan melebarkan siring di lokasi ini sekitar 30 sentimeter, agar dapat menampung lebih banyak air," tutupnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan permasalahan banjir di kawasan Teluk Betung Timur dapat diatasi secara bertahap dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
BANDAR LAMPUNG -Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana membuka acara konsultasi publik 1 penyusunan matek dan ranada RDTR WP IV bantuan teknis kementerian ATR/BPN Tahun 2024 di Swiss Bell Hotel, Kamis, (12/09/2024).
Hadir dalam acara tersebut yang mendampingi Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dari kementerian ATR/BPN pusat, Asisten dan Pimpinan pratama Pemerintahan Kota Bandar Lampung, serta undangan lainnya.
Dalam Sambutanya Kepala Dinas Perkim Kota Bandar Lampung Yusnadi Ferianto menyampaikan bahwa tata ruang wilayah perencanaan 4 pada konsepsi bencana konstruksi dan pola ruang informasi termasuk kajian lingkungan hidup strategis dan kewajiban pemerintah daerah Kota Bandar Lampung. Ujar Yusnadi
Dalam program bantuan teknis lokasi wilayah perencanaan yang mendapatkan bantuan sesuai dengan Perda Kota Bandar Lampung nomor 4 tahun 2021 tentang RT – RW 2021- 2024,Jelasnya.
Sumber pendanaan kegiatan bantuan teknis penyusunan rencana detail tata ruang anggaran belanja tambahan penerimaan negara bukan pajak PNBP tahun 2020. Jelas Yusnadi
Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam sambutannya menyampaikan bahwa
acara konsultasi publik dalam rangka penyusunan rencana tata ruang wilayah rencana kegiatan bantuan teknis anggaran belanja tambahan penerimaan negara bukan pajak PNBP. Terang Eva Dwiana
Tentang rencana tata ruang wilayah provinsi kabupaten kota yang merupakan turunan dari peraturan pemerintah republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Kota Bandar Lampung pada tahun 2021 tentang penetapan peraturan daerah Kota Bandar Lampung, tentang rencana tata ruang wilayah RT/RW tahun 2002 sampai 2041. Tegasnya
Diketahui persamaan dalam pelaksanaan bantuan teknis penyusunan APBD Tahun Anggaran 2014 meliputi wilayah perencanaan kota Bandar Lampung tahun 2021 tentang RT/RW Tahun 2041, Adapun wilayah perencanaan
Kecamatan luas wilayah kurang lebih 2882,979 Hektar Jelasnya.
“Hanya 2 Kecamatan yang sudah kita ajukan ke pemerintah pusat, Insyaallah Kecamatan TBB dan TBT serta Kedaton nantinya bertahap kita ajukan ke pusat, saran dan harapan kita ini bisa kita lakukan nanti semuanya kita berikan yang terbaik untuk masyarakat kota Bandar Lampung.” Tutup Eva Dwiana
BANDARLAMPUNG - Pemkot Bandarlampung hingga kini masih terus mengupayakan bantuan Program Bedah Rumah untuk masyarakat Kota Tapis Berseri, Kamis, 12 September 2024.
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan hingga kini belum ada bantuan bedah rumah yang diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk masyarakat.
"Iya tahun ini belum ada," katanya usai membuka kegiatan Konsultasi Publik I Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) IV di Swissbell Hotel, Kamis 12 September 2024.
Kendati demikian, Bunda Eva yang akrab disapa menyebut pihaknya dalam hal ini Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) masih terus mengupayakan bantuan bedah rumah supaya hal tersebut bisa segera didapat.
"Kita berdoa, dan kebetulan ini ada dari Kementerian Agraria. Mudah-mudahan kita dibantu," singkatnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman kota Bandarlampung Yusnadi Ferianto mengatakan belum lama ini, pihaknya telah mengajukan bantuan tersebut ke Pemerintah Pusat dengan jumlah lebih dari 700 bantuan untuk masyarakat tidak mampu.
Sedangkan pada tahun 2023 Disperkim mendapat bantuan bedah rumah sebanyak 300 rumah.
“Tahun ini sudah kami ajukan lagi dan masih menunggu verifikasi," katanya.
Menurutnya, dalam hal ini pihaknya hanya mendata mana saja yang berhak mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut tanpa mengetahui berapa jumlah bantuan bila diuangkan.
"Wah itu saya tidak tahu, karena kita tahunya cuma mendata dan mengajukan saja. Itu bisa ditanyakan kepada warganya nanti," ungkapnya.
Saat ditanya apakah syarat untuk mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut? Yusnadi menegaskan terpenting adalah mempunyai sertifikat rumah dan tanah sendiri atau sedang tidak menumpang tempat tinggal kepada orang lain.
"Yang jelas dan yang paling utama adalah mempunyai sertifikat rumah milik sendiri, baru kemudian diajukan oleh pamong setempat ke Dinas Perkim. Kemudian kami cek lokasinya, baru diajukan ke Pusat," ujarnya.
Bila verifikasi dari pusat telah ada dan mendapatkan hasil berapa rumah yang mendapatkan bantuan, maka akhir tahun 2024 ditargetkan hal itu bisa selesaikan dan diresmikan.
"Kalau sudah ada Insya Allah Desember ya sudah selesai," tandasnya.
BANDARLAMPUNG, KONSUMSIPUBLIK—Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menerima empat penghargaan sekaligus dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Jakarta, Senin 9 September 2024, malam.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta dan diserahkan kepada kabupaten dan kota yang berhak menerima penghargaan tersebut termasuk Pemkot Bandarlampung.
Wali Kota Bandarlampung yang biasa disapa Bunda Eva itu mengungkapkan rasa syukurnya atas raihan prestasi yang terus mengalir dalam masa kepemimpinannya, terlebih kali ini bukan hanya satu tapi empat penghargaan yang pihaknya raih.
"Alhamdulillah, Pemkot Bandarlampung mendapatkan empat penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) 2024 Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya, Selasa, 10 September 2024.
Bunda Eva mengatakan dengan diraihnya penghargaan tersebut dapat terus menjadi penyemangat dalam membuahkan prestasi lainnya di berbagai bidang yang ada.
"Ini kerja keras semua pihak, terutama di Dinas Pariwisata. Semangat terus dalam memajukan pariwisata Bandarlampung," ungkapnya.
Selain itu, dirinya juga menyebut Pemkot Bandarlampung pada waktu dekat ini bakal kembali meraih penghargaan dari pusat dalam hal ini dari Kementrian Kesehatan.
"Insya Allah, kalau nggak minggu ini ya minggu depan kita dapat lagi," singkatnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bandarlampung kembali akan mendapatkan penghargaan kali ini dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Jakarta, Senin, 9 September 2024.
Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, yang menyebut pihaknya mendapatkan penghargaan pada program Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) melalui kompetisi Lomba Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) antar Dinas Pariwisata daerah se- Indonesia.
Menurutnya, pada penerimaan penghargaan tersebut Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana yang akan datang langsung menerima hal tersebut.
"Nanti yang menerima ibu wali kota, yang Insya Allah diserahkan oleh pak Menparekraf Sandiaga Uno," ungkapnya.
Pemkot Bandarlampung sendiri mendapatkan kategori penghargaan dengan beberapa tema.
"Tema Destinasi Wisata, Tema Kuliner, Tema Seni dan Budaya, dan Tema Even Daerah. Dan ini diikuti oleh ratusan Dinas Pariwisata," tambahnya.
Untuk diketahui, telah dilaksanakan pada bulan April sampai Juli lalu. Program ini dilaksanakan dalam rangka pemenuhan target perjalanan wisatawan nusantara sebanyak 1,25-1,5 miliar perjalanan pada tahun 2024.

Bandar Lampung, KONSUMSIPUBLIK – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menjadi satu-satunya wali kota yang menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia dalam acara Puncak Hari UMKM Nasional 2024 pada Kamis malam, 6 September 2024.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Bapak Teten Masduki, kepada Wali Kota Hj. Eva Dwiana di acara yang berlangsung di Dining Hall Jakabaring Sport City, Kota Palembang.
Satya Lencana Wira Karya merupakan penghargaan yang diberikan atas jasa besar dalam pengembangan keberlangsungan UMKM di bidang masing-masing, serta kontribusi luar biasa dalam memberikan dharma baktinya kepada negara dan bangsa Indonesia. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat.
Usai menerima penghargaan, Wali Kota Hj. Eva Dwiana mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Kota Bandar Lampung. Ia juga mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh pelaku usaha dan UMKM di Kota Bandar Lampung.
“Alhamdulillah, penghargaan Satya Lencana Wira Karya ini saya persembahkan untuk keluarga besar Kota Bandar Lampung, khususnya para penggiat usaha dan UMKM. Saya berharap, dengan penghargaan ini, kita bisa terus memberikan yang terbaik untuk Kota Bandar Lampung,” ujar Wali Kota Hj. Eva Dwiana.
Beliau juga menambahkan, “Pemerintah saat ini telah memberikan berbagai kemudahan bagi pelaku usaha di Kota Bandar Lampung. Harapan saya, ke depannya kita bisa terus meningkatkan pelayanan, terutama dalam menghadirkan produk-produk UMKM yang menarik bagi wisatawan yang datang ke kota kita.”
Puncak Hari UMKM Nasional 2024 yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 September 2024 ini mengusung tema “UMKM Maju Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”. Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Bapak Teten Masduki.
Acara ini diikuti oleh berbagai kementerian, lembaga terkait, dinas tingkat provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, serta BUMN dan BUMD. Selain itu, perusahaan swasta nasional, pengusaha, penggiat, dan pelaku UMKM nasional maupun lokal turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.(Rin)
BANDAR LAMPUNG - Dibawah kepemimpinan Walikota Eva Dwiana, Bandarlampung tengah memasuki era baru dengan transformasi besar yang menjanjikan perubahan signifikan bagi kota ini. Dengan berbagai proyek ambisius, Bandarlampung dipersiapkan untuk menjadi pusat metropolitan terdepan di Sumatera.
Berbagai terobosan pembangunan sedang dikerjakan, mencakup perbaikan infrastruktur, pengembangan pariwisata kuliner, serta fasilitas umum, seperti Gedung Olahraga (GOR) dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial yang memiliki desain estetik.
Rancangan besar itu disampaikan Walikota Eva Dwiana, dalam pertemuan audiensi dengan jajaran Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung, di ruang kerja walikota, Selasa, 27 Agustus 2024, sekira pukul 10.30 WIB.
"Salah satu langkah utama adalah peningkatan infrastruktur jalan yang dirancang untuk mengatasi kemacetan dan mempermudah mobilitas. Selain itu, revitalisasi kawasan pariwisata kuliner telah menggairahkan ekonomi lokal dan menarik wisatawan dengan berbagai penawaran kuliner," katanya.
Salah satu rencana besar yang dipaparkan Walikota Eva adalah pembangunan hotel berbintang lima, empat, dan tiga di daerah Kemiling, yang akan menempati area seluas 200 hektare.
Proyek ini katanya, diharapkan menjadi hotel terbesar di Sumatera, dengan target selesai pada tahun 2025. Selain itu, akan ada pengembangan lain seperti jembatan Pulau Pasaran, Mal Pelayanan Publik, dan GOR Siger di Way Halim.
Eva Dwiana mengungkapkan bahwa di atas bukit di Bandarlampung akan dibangun tulisan besar dengan konsep yang mirip dengan yang ada di Jawa Barat. Saat ini, pemerintah kota masih mencari perusahaan yang dapat melaksanakan proyek tersebut karena lokasinya yang berada di atas bukit.
"Proyek-proyek ini diharapkan memperkuat posisi Bandarlampung sebagai pusat metropolitan yang modern," ujarnya.
Pada kesempatan itu pula, Bunda Eva -sapaan akrabnya- berharap kehadiran IWO Lampung dapat membantu menyebarluaskan informasi mengenai pembangunan Kota Bandarlampung dengan pemberitaan yang positif.
"Dukungan dari IWO dan seluruh masyarakat akan mempercepat terwujudnya visi besar Bandarlampung sebagai kota metropolitan terdepan. Dengan berbagai proyek mendatang, Bandarlampung siap memantapkan posisinya sebagai magnet ekonomi dan destinasi wisata utama di Sumatera," tambahnya.
Dalam pertemuan, PW Lampung, yang dipimpin oleh Plt. Aprohan Saputra hadir bersama Sekretaris Hari Jiems, Dewan Pembina Wahyudhi, Departemen OKK Armizi, dan Departemen Humas & Publikasi Jamal.
Aprohan Saputra menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari walikota berserta jajaran. "Kami sangat mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi mengenai rencana-rencana pembangunan yang visioner ini," ucapnya.
Dia bilang, IWO Lampung berkomitmen untuk menyajikan pemberitaan yang membangun dan profesional. Selain itu, IWO juga tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-12 IWO.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi wartawan dan masyarakat Lampung secara umum," harapnya.
Dijelaskannya, IWO dideklarasikan di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada 8 Agustus 2012 oleh para pendirinya. IWO adalah organisasi profesi pers yang menaungi wartawan dan pemilik media siber dengan prinsip independen, demokratis, dan terbuka.
Menyambut HUT ke-12, IWO mengusung tema “Berkarakter dan Beradab,” yang diharapkan dapat mendorong insan pers untuk membangun karakter yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Pertemuan tersebut dihadiri pula oleh Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Husna, Kepala Dinas Damkar Anthony Irawan, Kasat Pol PP Ahmad Nurizki Erwandi, Plt. Kadis Kominfo Dirmansyah, Kabag Umum Eka, dan Plt. Kepala Bappeda Dini Purnamawaty.
Bandar Lampung— WaliKota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi para juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2024, di DKI Jakarta, baru-baru ini.
Apresiasi ini disampaikan Wali Kota Eva Dwiana, saat menerima audiensi peserta OSN dan O2SN yang merupakan pelajar SD dan SMP Bandar Lampung, di ruang rapat wali kota, Selasa, 27 Agustus 2024.
Menurut Bunda Eva (sapaan Eva Dwiana), prestasi yang diraih pada dua kejuaraan olimpiade tersebut sangat berdampak positif dan mampu membawa nama baik Kota Bandar Lampung di kancah nasional.
“Bunda ucapkan selamat atas keberhasilan adik-adik semua. Teruslah belajar dan berprestasi. Kekurangan itu milik kita dan kesempurnaan hanya milik Allah, namun yakinlah kita mampu, bila berusaha,” pesan dia.
Seperti diketahui, pada penyambutan tersebut Wali Kota Eva Dwiana memberikan sepeda gunung kepada masing-masing peserta OSN dan O2SN 2024 yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Turut mendampingi audiensi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Hj. Eka Afriana, S.Pd, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Mulyadi Syukri, S.Sos, guru pendamping, serta sejumlah kepala SD dan SMP siswa yang mengikuti OSN dan O2SN 2024.
Peraih Juara OSN 2024
Jenjang SD/MI Sederajat
1. Medali Perak, Syailendra Kenzie Wardhana, SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung, bidang lomba Matematika;
Peraih Juara O2SN 2024
Jenjang SD/MI Sederajat
1. Medali Emas, Rameyza Qanita, SDN 2 Rajabasa, bidang lomba Karate Putri;
2. Medali Perak, Adlwa Zahrotul Maula, SD Az Zahra, bidang lomba Pencak Silat;
3. Medali Perak, Muhammad Hafidz Kausar, SD Az Zahra, bidang lomba Renang;
4. Medali Perunggu, Muhammad Raka Mahardika, SDN 2 Labuhan Ratu, bidang lomba Karate Putra;
5. Medali Perunggu, Rameyza Qanita, SDN 2 Rajabasa, bidang lomba Kata Perorangan Putri;
Jenjang SMP/MTs Sederajat
1. Medali Emas, Diyah Arum Phitaloka, SMPN 4 Bandar Lampung, bidang lomba Karate Putri;
2. Medali Perak, Jesro Gervasius Simarmata, SMP Fransiskus, bidang lomba Karate Putra;
3. Medali Perak, Nayla Asyla Ramadhani, SMP Muhammadiyah 3, bidang lomba Pencak Silat Putri;
Bandar Lampung - Pemerintah Kota atau Pemkot Bandar Lampung, melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menggratiskan sewa hamparan kios Pasar Pasir Gintung selama tiga bulan.
"Jadi setelah diresmikan pasar ini pedagang digratiskan selama tiga bulan lamanya," kata Kadisdag Bandar Lampung Wilson Faisol saat diwawancarai, Senin (26/8/2024).
Pedagang yang ditampung totalnya berdasarkan data mencapai sebanyak 330an pedagang.
"Dengan sistem 3 bulan dulu digratiskan, tapi sewa sesuai perwali Bandar Lampung pada perda retribusi satu hamparan sekitar Rp 600 Ribu per tahun," kata Wilson.
Pedagang di luar juga akan ditertibkan perlu dikordinasikan selama seminggu ini.
"Dilakukan seminggu ini akan dikordinasikan untuk masuk ke pasar ini," ujarnya.
Pasar berstandar internasional, mulai dari segi keamanan, kelengkapan dan pasar ini merupakan standar internasional.
"Tadi juga datang Pak Pj Gubernur Lampung dan Wali Kota Bandar Lampung juga ikut mendampingi," kata Wilson.
Ia mengatakan, atas nama masyarakat Bandar lampung pihaknya menyampaikan penghargaan kepada para pedagang.Karena pedagang yang telah mensukseskan peresmian pasar ini.
"Terima kepada presiden yang telah meresmikan pasar ini, berharap pasar ini menjadi percontohan di Kota Bandar Lampung, dan menambah giat perekonomian di Bandar lampung," kata Wilson.
Bandar Lampung - Festival Seni Budaya Lintas Agama Bandar Lampung disebut menjadi festival lintas agama pertama di Pulau Sumatera.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat membuka kegiatan Festival Seni Budaya Lintas Agama di Tugu Adipura, Sabtu (24/8/2024).
“Ini spektakuler, festival ini merupakan festival kebudayaan dan lintas agama pertama di Sumatera, kemungkinan juga di Indonesia,” ujar Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
“Di tahun 2024 ini, Pemkot ingin meningkatkan kerukunan dan toleransi umat beragama yang ada di Bandar Lampung,” terusnya.
Ia menambahkan, adapun festival ini melibatkan lima agama besar di Indonesia yakni Islam, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu.
Selain itu, peserta yang terlibat dalam festival ini juga mencapai ribuan tepatnya 2.512 peserta terbagi dari lima agama dan 20 kecamatan di Bandar Lampung.
Melalui momentum ini, ia berharap kegiatan itu dapat memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta seni budaya lintas agama.
“Sehingga dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dalam memeriahkan dan menyukseskan event religius ini,” ucapnya.
“Kegiatan ini juga kiranya dapat menjadi media untuk mempererat tali silaturahmi serta menjadi ajang syiar keagamaan di tengah masyarakat,” terusnya.
Ia juga berharap, ke depan para pelaku dan penggiat seni budaya yang berlandaskan nilai-nilai agama dapat terus memiliki komitmen yang kuat.
“Kami berharap, dengan keragaman dan kekayaan budaya lintas agama yang kita tampilkan malam ini, dapat menjadi jalan untuk memupuk semangat,” harapnya.
“Juga persatuan dan kesatuan dalam mendukung terwujudnya kota bandar lampung yang bermarwah, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.
Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengajak seluruh stakeholder di Bandar Lampung untuk sama-sama memajukan kota setempat.
Hal itu disampaikan langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI di Pemkot setempat, Sabtu (17/8/2024).
Menurut Eva, perayaan HUT RI tahun 2024 kali ini bisa menjadi momen untuk meningkatkan kemajuan Kota Bandar Lampung.
“Pada momen kemerdekaan ini, Insha Allah ke depannya Kota Bandar Lampung bisa menjadi kota yang besar,” ujarnya saat diwawancara wartawan.
Untuk UMKM-nya ke depan juga maju, selain itu untuk keberlangsungan program-programnya juga maju,” sambungnya.
Menurutnya, semua elemen masyarakat hingga pemerintahan mempunyai peran dalam kemajuan Kota Bandar Lampung.
“Untuk masyarakat, baik anak muda, pengusaha-pengusaha, pemerintah, Forkopimda dan yang lain, semua harus turut andil,” ucapnya.
Mari bersama-sama kita majukan Kota Bandar Lampung. Kita terus tingkatkan prestasi, dan semuanya ada pada diri kita,” terusnya.
Sebelumnya, Pemkot Bandar Lampung telah menggelar upacara HUT ke-79 RI di Halaman Kantor Pemkot Bandar Lampung, Sabtu (17/8/2024).
Pada momen tersebut, orang nomor satu di Bandar Lampung itu juga mengajak seluruh peserta upacara untuk mengenang jasa pahlawan.
“Mari kita kenang jasa-jasa para pahlawan kemerdekaan kusuma bangsa dari seluruh nusantara yang telah gugur,” ujarnya.
“Kita ketahui mereka telah rela berkorban dalam merebut dan menegakkan kemerdekaan Bangsa Indonesia,” tambahnya.
Ia menegaskan, kemerdekaan bukanlah sekadar bebas dari penjajahan, tetapi juga sebuah amanah dan tanggungjawab yang besar.
“Yakni amanah untuk menjaga, memelihara, dan memajukan bangsa dan negara kita. Marilah kita semua dari berbagai lapisan masyarakat,” sebutnya.
Bersama-sama menjunjung tinggi nilai-nilai kesatuan, keadilan, dan kebhinekaan sebagai landasan berbangsa dan bernegara,” lanjutnya.
Menurut Eva, perayaan ini bukan sekedar seremonial, tetapi juga sebagai momen untuk merenung dan mengingat kembali perjalanan panjang bangsa kita.
Di balik detik-detik proklamasi, lanjutnya, terhampar perjuangan berdarah dan air mata, pengorbanan tanpa pamrih demi Indonesia yang merdeka.
Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati mari kita selipkan doa dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur,” ucapnya.
“Selain itu juga untuk para pejuang yang bertahan, dan rakyat yang terus bersatu dalam berbagai rintangan,” sambungnya.
Terakhir ia juga mengajak seluruh peserta untuk selalu berkontribusi memberikan yang terbaik untuk kemakmuran masyarakat.
“Marilah kita berkomitmen untuk belajar dengan giat, berprestasi dengan segenap kemampuan, dan berkontribusi pada masyarakat,” pungkasnya.
Bandar Lampung, KONSUMSIPUBLIK - Jelang Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung membagikan bendera merah putih gratis kepada masyarakat di jalan protokol Kota Bandar Lampung, Lampung. Selain untuk memeriahkan hari HUT RI yang ke-79, pemberian bendera Merah Putih ini juga sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.
Bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pemkot Bandar Lampung membagikan membagikan bendera merah putih gratis kepada masyarakat yang melintas di jalan protokol Kota Bandar Lampung, Kamis (15/8/2024) sore.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung membagikan bendera Merah Putih ke masyarakat yang melintas di Jalan Teuku Umar, Bandar Lampung.
Eva Dwiana berharap masyarakat dapat memasang bendera Merah Putih di halaman rumah, ruko, hingga kendaraan menjelang HUT ke-79 RI.
"Harapan kita masyarakat Bandar Lampung bisa memasang bendera Merah Putih sebagai tanda kecintaan kita kepada Tanah Air,” kata Eva Dwiana.
Selain dibagikan kepada masyarakat yang melintas di jalan protokol, pihaknya juga akan membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat di setiap kecamatan di Kota Bandar Lampung.
“Kecamatan-kecamatan yang ada di Bandar Lampung juga kita bagikan ya. Harapan kita masyarakat Bandar Lampung bisa memasang bendera Merah Putih sebagai tanda kecintaan kita kepada Tanah Air,” ujar Eva Dwiana.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandar Lampung Paryanto mengatakan pembagian bendera Merah Putih ini guna menumbuhkan rasa cinta kepada Tanah Air. "Tentu ini guna menumbuhkan rasa nasionalisme warga Bandar Lampung, terlebih menjelang HUT RI,” kata Paryanto.
Paryanto mengungkapkan, pada perayaan HUT ke-79 RI Pemkot Bandar Lampung membagikan sekitar 5.000 bendera merah putih. Pengadaannya berasal dari organisasi masyarakat (ormas) dan hingga FKUB. “Ukuran yang kita bagikan variatif, ada yang besar ada yang kecil, totalnya 5.000 bendera,” ucap Paryanto.
Bendera Merah Putih menjadi simbol persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman budaya, suku dan agama yang ada di tanah air Indonesia. Dengan dibagikannya bendera Merah Putih diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merayakan kemerdekaan dengan cara yang penuh makna dan kebersamaan.