Tampilkan postingan dengan label Pemkab Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan

Wanita Filantropi Indonesia Bedah Rumah di Lampung Selatan, Bupati Egi: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita

Oktober 14, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Kepedulian sosial kembali hadir di Lampung Selatan. Wanita Filantropi Indonesia (WFI) menggelar kegiatan bedah rumah layak huni bagi warga di Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan sosial ini turut dihadiri Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung, Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bella Jayanti, serta sejumlah pejabat daerah Pemkab Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wanita Filantropi Indonesia atas kontribusinya membantu masyarakat di Lampung Selatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Jesmawati Tanjung beserta seluruh jajaran WFI yang telah memilih Lampung Selatan sebagai lokasi kegiatan sosial ini,” ujar Bupati Egi.

Egi menjelaskan, di Lampung Selatan masih terdapat sekitar 8.000 rumah tidak layak huni. Tahun ini, pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan 474 unit rumah layak huni masyarakat berpenghasilan rendah ditambah 264 unit melalui dukungan dana desa.

Dari jumlah tersebut, 221 rumah layak huni telah rampung dibangun dan seluruhnya akan mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis.

“Program ini merupakan upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kami ingin terus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Lampung Selatan ini miniatur Indonesia, beragam suku hidup di sini, dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kita,” tegasnya.



Sementara itu, Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung menuturkan rasa syukur dan semangat yang menyertai pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

“Kami sangat antusias, bahkan sejak pukul tiga pagi sudah bersiap untuk kegiatan ini. Program bedah rumah kami pilih karena ini kebutuhan primer masyarakat. Kami percaya, Allah telah menggerakkan hati kami untuk membantu keluarga Bapak Lekok dan keluarganya,” ujar Jesmawati di sela kegiatan di Desa Negeri Pandan.

Jesmawati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami tahu Pak Bupati sangat sibuk, tapi beliau tetap meluangkan waktu untuk mendampingi kami. Tanpa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan ini tentu tak berjalan sebaik ini,” tambahnya.

Kegiatan bedah rumah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti WFI menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih hidup dan terus bekerja untuk kesejahteraan rakyat. (Gil-Kmf)

Pemkab Lampung Selatan Teken MoU dengan BTN, Dorong Akses KPR dan Digitalisasi Layanan Publik

Oktober 14, 2025

  



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, untuk memperluas akses layanan perbankan, terutama program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan penguatan digitalisasi layanan publik.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Rabu (15/10/2025).

Bupati Egi menyebut kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus meningkatkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Egi.

Sementara itu, Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional dalam hal penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan ASN.

“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Peggy.



Selain program KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif bernama DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.

Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai fitur seperti pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.

Peggy menambahkan, DigiKab juga akan mengoptimalkan sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna memperluas transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan dunia perbankan, sekaligus mempercepat terwujudnya layanan publik yang modern dan inklusif di Lampung Selatan. (lmhr-Kmf)

8 Camat Wajah Baru Dilantik, Bupati Egi: Harus Punya Mental Melayani

Oktober 14, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Wajah-wajah baru kini menghiasi pucuk pimpinan delapan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam suasana khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melantik 18 pejabat administrator, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pemerintahan di wilayah masing-masing.

Namun lebih dari sekadar rotasi jabatan, pelantikan itu menjadi momentum bagi Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan satu pesan penting: jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah untuk melayani rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni rutin atau bentuk pergantian posisi.

Ia menyebut, penyegaran organisasi merupakan hal wajar dalam pemerintahan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika dan tantangan zaman.

“Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Jadi, adaptasi terhadap perkembangan itu wajar dilakukan,” ujar Egi di hadapan para pejabat yang dilantik.


8 camat yang baru dilantik yakni Sidik (Bakauheni), Sumiyati (Candipuro), Ruris Apdani (Kalianda), Sri Mahendra Kesuma Dewi (Ketapang), Wayan Susana (Sragi), R. Sy. Handoyo Soesilo (Tanjungsari), Raden Permata Marga (Way Panji), dan Fitri Hidayat (Way Sulan).

Selain itu, dr. Djohardi resmi menjadi Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, serta Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan orang lainnya mengisi posisi sebagai Kepala Bidang yang tersebar di sejumlah perangkat daerah.

Kepada para pejabat baru, Bupati Egi menekankan pentingnya mental melayani sebagai jiwa utama dalam birokrasi.

“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Karena itu, semua harus punya mental melayani,” tegasnya.

Egi juga mengingatkan agar camat menjaga sikap dan perilaku, sebab keberadaan mereka menjadi representasi pemerintah di tengah masyarakat.

“Camat itu perpanjangan tangan bupati di wilayahnya. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku. Karena semua mata masyarakat akan tertuju pada Bapak-Ibu,” pesan Egi.

Kepada pejabat lama, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia menegaskan rotasi jabatan tidak terkait hal politis, melainkan murni kebutuhan organisasi.

“Kalau urusannya politis, dari awal saya dilantik pasti sudah saya ganti semua. Tapi tidak begitu. Ini murni penyesuaian organisasi agar kinerja lebih efektif,” kata Egi.

Egi menutup arahannya dengan ajakan untuk bekerja lebih keras mewujudkan visi Lampung Selatan sebagai kabupaten yang maju dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.


Selain itu, dua orang ASN juga diberi tugas tambahan sebagai Pelaksana tugas (Plt). Mereka yakni, Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah. (az)

Sekda Lampung Selatan Lantik Khusaini Rohman sebagai Penjabat Kades Karya Tunggal

Oktober 09, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Katibung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi melantik Khusaini Rohman sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, Kamis (9/10/2025).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Katibung dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil 7 Ismail, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Hukum Qorinilwan, Sekretaris Inspektorat Marko Firzada, Camat Katibung Andi Sopiyan, serta unsur Forkopimcam Katibung.

Sebelumnya, jabatan Pj Kepala Desa Karya Tunggal diemban oleh Muhammad Hasan sejak 26 September 2024. Usai serah terima jabatan, Hasan kembali ke posisinya sebagai Plt Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan Katibung.

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menyampaikan bahwa pelantikan kepala desa bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari proses pemerintahan yang konstitusional dan berkesinambungan.

Ia menegaskan, pengangkatan tersebut berlandaskan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

“Ini adalah amanah konstitusional, bagian dari proses pemerintahan yang harus berjalan secara berkesinambungan,” ujar Supriyanto saat menyampaikan sambutan mewakili bupati.


Lebih lanjut, Supriyanto menekankan bahwa tantangan pemerintahan desa di era kini semakin kompleks, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun teknologi. Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dan menuntut transparansi serta akuntabilitas yang lebih tinggi.

“Kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tetapi juga penggerak sosial dan inovator lokal. Desa hari ini harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat, bukan sekadar penerima kebijakan, tapi pelaku utama pembangunan,” jelasnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada Khusaini Rohman agar memimpin dengan integritas dan empati.

“Pimpinlah dengan hati, bekerjalah dengan data, dan layani masyarakat dengan tulus. Rangkul semua elemen, BPD, tokoh masyarakat, dan pemuda. Keberhasilan pemerintahan desa lahir dari sinergi, bukan dari instruksi semata,” pesan Supriyanto.

Menutup sambutannya, Sekda Supriyanto mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai langkah awal mempercepat kemajuan Desa Karya Tunggal di bawah semangat Lampung Selatan MAJU. (dul)

Kemenko Pangan Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih di Lampung Selatan: Pastikan Rampung Tepat Waktu dan Tepat Mutu!

Oktober 08, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Ketapang - Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Yogi Yanuar, meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kemenko Pangan, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, untuk memantau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi di Provinsi Lampung.

Di Kabupaten Lampung Selatan, terdapat dua titik yang akan dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung di salah satu daerah prioritas, yaitu Desa Ketapang. Ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden yang harus kita dukung bersama,” ujar Yogi Yanuar di sela kunjungan.

Menurut Yogi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Kemenko Bidang Pangan berperan dalam sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program, sementara pelaksanaan teknis dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kami juga memastikan agar program ini tidak hanya sukses secara pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi pengelolaan setelah rampung,” tegas Yogi.


Yogi menyampaikan bahwa keberlanjutan pengelolaan fasilitas nantinya akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah menyiapkan rencana pengelolaan dan pelibatan anggota koperasi.

“Alhamdulillah, mereka sudah memiliki rencana ke depan dan siap mengelola fasilitas yang ada. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Khusus di Desa Ketapang, kontraktor pelaksana PT Adi Karya mengalokasikan sekitar Rp15 miliar lebih untuk membangun 19 bangunan dan 25 item pekerjaan. Saat ini, progres proyek dilaporkan telah melampaui target, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Dana tersebut digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas, diantaranya Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Kios Waserda, Gudang Beku, Pabrik Es, Docking Perahu, Bengkel Nelayan, Shelter Cold Box, Shelter Pendaratan Ikan, hingga Bangunan Eksisting.

Yogi menegaskan pentingnya pengawasan bersama agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan tepat mutu, serta nantinya benar-benar termanfaatkan dan membawa maslahat bagi masyarakat, khususnya nelayan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derni, Kepala Dinas Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko, dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Lampung Selatan Aryantoni. (dul)

Bupati Cup 2025 Siap Digelar, Jadi Pembuka Meriah HUT ke-69 Lampung Selatan

Oktober 08, 2025

 




DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) tengah mempersiapkan pelaksanaan Bupati Cup 2025, yang akan menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, mengungkapkan bahwa turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2025 di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, meski lokasi kegiatan masih dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan Tari Sigeh Pengunten, dan jika memungkinkan, juga menampilkan Tari Tuping sebagai bentuk pelestarian budaya lokal,” ujar Yespi usai memimpin rapat persiapan di Kantor Dispora, Kamis (9/10/2025).


Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, gelaran Bupati Cup 2025 juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar UMKM, pasar murah, dan donor darah.

“Saya minta dukungan semua pihak, karena ini bukan hanya hajatnya Dispora, tapi hajat kita bersama, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.

Adapun tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, dan tenis. Setiap teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan langsung oleh masing-masing pengurus cabor terkait.

Tak hanya Bupati Cup, semarak HUT ke-69 Lampung Selatan juga akan disertai berbagai kegiatan menarik, diantaranya fun run, turnamen futsal pelajar, voli pantai, hingga atraksi spektakuler jetski dari Jakarta ke Bakauheni yang digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap momentum HUT tahun ini tak hanya mempererat semangat olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat dan menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah. (ptm-Kmf)

DWP Lampung Selatan Gelar Seminar Gizi: Dorong Peran Ibu Cegah Stunting Sejak Kandungan

Oktober 08, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan menggelar seminar bertema “Pentingnya Pemenuhan Gizi bagi Ibu Hamil dan Menyusui dalam Rangka Penanganan Stunting”, di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dan dihadiri oleh Penasehat DWP Lampung Selatan Reni Apriyani Syaiful Anwar, Ketua DWP Lampung Selatan Ratna Yanuana Supriyanto, para Ketua DWP unsur pelaksana kecamatan, serta anggota DWP se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perhatian terhadap ibu hamil dan menyusui. Ia menyebut masa kehamilan dan menyusui merupakan fase krusial dalam menentukan tumbuh kembang anak.

“Masa kehamilan dan menyusui adalah investasi jangka panjang. Melalui edukasi yang tepat, angka stunting bisa ditekan dan anak-anak kita akan tumbuh sehat serta kuat,” ujar Supriyanto.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

“Mari kita rapatkan barisan untuk generasi yang unggul, maju, dan berdaya saing,” tambahnya.



Sementara itu, Penasehat DWP Lampung Selatan, Reni Apriyani Syaiful Anwar, menekankan bahwa pemberian gizi terbaik sejak dalam kandungan merupakan investasi paling fundamental bagi masa depan bangsa.

“Memberikan gizi terbaik sejak dalam kandungan adalah investasi paling jujur dan mendasar untuk membangun Lampung Selatan yang unggul. Peran ibu sangat strategis dalam penanganan stunting. Jadilah agen perubahan yang mampu mengubah ketidaktahuan menjadi pengetahuan,” tegas Reni.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara ibu, bidan desa, dan posyandu agar pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi bisa tepat sasaran, khususnya pada periode 1000 hari pertama kehidupan yang disebut sebagai golden period perkembangan anak.

Sebelumnya, Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan wawasan anggota DWP mengenai pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui.

Ratna menjelaskan, seminar diikuti oleh 65 peserta dari unsur pelaksana DWP kecamatan dan akan dilanjutkan pada Jumat (10/10/2025) untuk peserta dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kreativitas ibu-ibu dalam memperhatikan gizi keluarga, membangun solidaritas antaranggota, serta mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pemenuhan gizi ibu dan anak,” ujarnya.



Kegiatan tersebut diharapkan mampu membawa perubahan perilaku positif bagi para ibu hamil dan menyusui, serta memperkuat komitmen DWP Lampung Selatan dalam mendukung program pemerintah menuju generasi bebas stunting dan berkualitas. (ptm-Kmf)