Tampilkan postingan dengan label Pemkab Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Lampung Selatan. Tampilkan semua postingan

Wanita Filantropi Indonesia Bedah Rumah di Lampung Selatan, Bupati Egi: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita

Oktober 14, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Kepedulian sosial kembali hadir di Lampung Selatan. Wanita Filantropi Indonesia (WFI) menggelar kegiatan bedah rumah layak huni bagi warga di Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan sosial ini turut dihadiri Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung, Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bella Jayanti, serta sejumlah pejabat daerah Pemkab Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wanita Filantropi Indonesia atas kontribusinya membantu masyarakat di Lampung Selatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Jesmawati Tanjung beserta seluruh jajaran WFI yang telah memilih Lampung Selatan sebagai lokasi kegiatan sosial ini,” ujar Bupati Egi.

Egi menjelaskan, di Lampung Selatan masih terdapat sekitar 8.000 rumah tidak layak huni. Tahun ini, pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan 474 unit rumah layak huni masyarakat berpenghasilan rendah ditambah 264 unit melalui dukungan dana desa.

Dari jumlah tersebut, 221 rumah layak huni telah rampung dibangun dan seluruhnya akan mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis.

“Program ini merupakan upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kami ingin terus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Lampung Selatan ini miniatur Indonesia, beragam suku hidup di sini, dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kita,” tegasnya.



Sementara itu, Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung menuturkan rasa syukur dan semangat yang menyertai pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

“Kami sangat antusias, bahkan sejak pukul tiga pagi sudah bersiap untuk kegiatan ini. Program bedah rumah kami pilih karena ini kebutuhan primer masyarakat. Kami percaya, Allah telah menggerakkan hati kami untuk membantu keluarga Bapak Lekok dan keluarganya,” ujar Jesmawati di sela kegiatan di Desa Negeri Pandan.

Jesmawati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami tahu Pak Bupati sangat sibuk, tapi beliau tetap meluangkan waktu untuk mendampingi kami. Tanpa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan ini tentu tak berjalan sebaik ini,” tambahnya.

Kegiatan bedah rumah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti WFI menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih hidup dan terus bekerja untuk kesejahteraan rakyat. (Gil-Kmf)

Pemkab Lampung Selatan Teken MoU dengan BTN, Dorong Akses KPR dan Digitalisasi Layanan Publik

Oktober 14, 2025

  



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, untuk memperluas akses layanan perbankan, terutama program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan penguatan digitalisasi layanan publik.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Rabu (15/10/2025).

Bupati Egi menyebut kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus meningkatkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Egi.

Sementara itu, Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional dalam hal penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan ASN.

“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Peggy.



Selain program KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif bernama DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.

Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai fitur seperti pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.

Peggy menambahkan, DigiKab juga akan mengoptimalkan sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna memperluas transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan dunia perbankan, sekaligus mempercepat terwujudnya layanan publik yang modern dan inklusif di Lampung Selatan. (lmhr-Kmf)

8 Camat Wajah Baru Dilantik, Bupati Egi: Harus Punya Mental Melayani

Oktober 14, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Wajah-wajah baru kini menghiasi pucuk pimpinan delapan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam suasana khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melantik 18 pejabat administrator, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pemerintahan di wilayah masing-masing.

Namun lebih dari sekadar rotasi jabatan, pelantikan itu menjadi momentum bagi Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan satu pesan penting: jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah untuk melayani rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni rutin atau bentuk pergantian posisi.

Ia menyebut, penyegaran organisasi merupakan hal wajar dalam pemerintahan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika dan tantangan zaman.

“Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Jadi, adaptasi terhadap perkembangan itu wajar dilakukan,” ujar Egi di hadapan para pejabat yang dilantik.


8 camat yang baru dilantik yakni Sidik (Bakauheni), Sumiyati (Candipuro), Ruris Apdani (Kalianda), Sri Mahendra Kesuma Dewi (Ketapang), Wayan Susana (Sragi), R. Sy. Handoyo Soesilo (Tanjungsari), Raden Permata Marga (Way Panji), dan Fitri Hidayat (Way Sulan).

Selain itu, dr. Djohardi resmi menjadi Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, serta Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan orang lainnya mengisi posisi sebagai Kepala Bidang yang tersebar di sejumlah perangkat daerah.

Kepada para pejabat baru, Bupati Egi menekankan pentingnya mental melayani sebagai jiwa utama dalam birokrasi.

“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Karena itu, semua harus punya mental melayani,” tegasnya.

Egi juga mengingatkan agar camat menjaga sikap dan perilaku, sebab keberadaan mereka menjadi representasi pemerintah di tengah masyarakat.

“Camat itu perpanjangan tangan bupati di wilayahnya. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku. Karena semua mata masyarakat akan tertuju pada Bapak-Ibu,” pesan Egi.

Kepada pejabat lama, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia menegaskan rotasi jabatan tidak terkait hal politis, melainkan murni kebutuhan organisasi.

“Kalau urusannya politis, dari awal saya dilantik pasti sudah saya ganti semua. Tapi tidak begitu. Ini murni penyesuaian organisasi agar kinerja lebih efektif,” kata Egi.

Egi menutup arahannya dengan ajakan untuk bekerja lebih keras mewujudkan visi Lampung Selatan sebagai kabupaten yang maju dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.


Selain itu, dua orang ASN juga diberi tugas tambahan sebagai Pelaksana tugas (Plt). Mereka yakni, Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah. (az)

Sekda Lampung Selatan Lantik Khusaini Rohman sebagai Penjabat Kades Karya Tunggal

Oktober 09, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Katibung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi melantik Khusaini Rohman sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, Kamis (9/10/2025).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Katibung dan dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil 7 Ismail, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Hukum Qorinilwan, Sekretaris Inspektorat Marko Firzada, Camat Katibung Andi Sopiyan, serta unsur Forkopimcam Katibung.

Sebelumnya, jabatan Pj Kepala Desa Karya Tunggal diemban oleh Muhammad Hasan sejak 26 September 2024. Usai serah terima jabatan, Hasan kembali ke posisinya sebagai Plt Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan Katibung.

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menyampaikan bahwa pelantikan kepala desa bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari proses pemerintahan yang konstitusional dan berkesinambungan.

Ia menegaskan, pengangkatan tersebut berlandaskan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

“Ini adalah amanah konstitusional, bagian dari proses pemerintahan yang harus berjalan secara berkesinambungan,” ujar Supriyanto saat menyampaikan sambutan mewakili bupati.


Lebih lanjut, Supriyanto menekankan bahwa tantangan pemerintahan desa di era kini semakin kompleks, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun teknologi. Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dan menuntut transparansi serta akuntabilitas yang lebih tinggi.

“Kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tetapi juga penggerak sosial dan inovator lokal. Desa hari ini harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat, bukan sekadar penerima kebijakan, tapi pelaku utama pembangunan,” jelasnya.

Untuk itu, ia berpesan kepada Khusaini Rohman agar memimpin dengan integritas dan empati.

“Pimpinlah dengan hati, bekerjalah dengan data, dan layani masyarakat dengan tulus. Rangkul semua elemen, BPD, tokoh masyarakat, dan pemuda. Keberhasilan pemerintahan desa lahir dari sinergi, bukan dari instruksi semata,” pesan Supriyanto.

Menutup sambutannya, Sekda Supriyanto mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai langkah awal mempercepat kemajuan Desa Karya Tunggal di bawah semangat Lampung Selatan MAJU. (dul)

Kemenko Pangan Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih di Lampung Selatan: Pastikan Rampung Tepat Waktu dan Tepat Mutu!

Oktober 08, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Ketapang - Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan Republik Indonesia, Yogi Yanuar, meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kemenko Pangan, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, untuk memantau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi di Provinsi Lampung.

Di Kabupaten Lampung Selatan, terdapat dua titik yang akan dikembangkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung di salah satu daerah prioritas, yaitu Desa Ketapang. Ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden yang harus kita dukung bersama,” ujar Yogi Yanuar di sela kunjungan.

Menurut Yogi, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu program prioritas nasional di sektor kelautan dan perikanan. Kemenko Bidang Pangan berperan dalam sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian program, sementara pelaksanaan teknis dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kami juga memastikan agar program ini tidak hanya sukses secara pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi pengelolaan setelah rampung,” tegas Yogi.


Yogi menyampaikan bahwa keberlanjutan pengelolaan fasilitas nantinya akan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih, yang telah menyiapkan rencana pengelolaan dan pelibatan anggota koperasi.

“Alhamdulillah, mereka sudah memiliki rencana ke depan dan siap mengelola fasilitas yang ada. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Khusus di Desa Ketapang, kontraktor pelaksana PT Adi Karya mengalokasikan sekitar Rp15 miliar lebih untuk membangun 19 bangunan dan 25 item pekerjaan. Saat ini, progres proyek dilaporkan telah melampaui target, dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Dana tersebut digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas, diantaranya Pasar Ikan, Bale Nelayan, Sentra Kuliner, Kios Waserda, Gudang Beku, Pabrik Es, Docking Perahu, Bengkel Nelayan, Shelter Cold Box, Shelter Pendaratan Ikan, hingga Bangunan Eksisting.

Yogi menegaskan pentingnya pengawasan bersama agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan tepat mutu, serta nantinya benar-benar termanfaatkan dan membawa maslahat bagi masyarakat, khususnya nelayan di Lampung Selatan,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derni, Kepala Dinas Perikanan Lampung Selatan Dwi Jatmiko, dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Lampung Selatan Aryantoni. (dul)

Bupati Cup 2025 Siap Digelar, Jadi Pembuka Meriah HUT ke-69 Lampung Selatan

Oktober 08, 2025

 




DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) tengah mempersiapkan pelaksanaan Bupati Cup 2025, yang akan menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, mengungkapkan bahwa turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2025 di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, meski lokasi kegiatan masih dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan Tari Sigeh Pengunten, dan jika memungkinkan, juga menampilkan Tari Tuping sebagai bentuk pelestarian budaya lokal,” ujar Yespi usai memimpin rapat persiapan di Kantor Dispora, Kamis (9/10/2025).


Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, gelaran Bupati Cup 2025 juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti bazar UMKM, pasar murah, dan donor darah.

“Saya minta dukungan semua pihak, karena ini bukan hanya hajatnya Dispora, tapi hajat kita bersama, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.

Adapun tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, dan tenis. Setiap teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan langsung oleh masing-masing pengurus cabor terkait.

Tak hanya Bupati Cup, semarak HUT ke-69 Lampung Selatan juga akan disertai berbagai kegiatan menarik, diantaranya fun run, turnamen futsal pelajar, voli pantai, hingga atraksi spektakuler jetski dari Jakarta ke Bakauheni yang digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap momentum HUT tahun ini tak hanya mempererat semangat olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat dan menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah. (ptm-Kmf)

DWP Lampung Selatan Gelar Seminar Gizi: Dorong Peran Ibu Cegah Stunting Sejak Kandungan

Oktober 08, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan menggelar seminar bertema “Pentingnya Pemenuhan Gizi bagi Ibu Hamil dan Menyusui dalam Rangka Penanganan Stunting”, di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dan dihadiri oleh Penasehat DWP Lampung Selatan Reni Apriyani Syaiful Anwar, Ketua DWP Lampung Selatan Ratna Yanuana Supriyanto, para Ketua DWP unsur pelaksana kecamatan, serta anggota DWP se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perhatian terhadap ibu hamil dan menyusui. Ia menyebut masa kehamilan dan menyusui merupakan fase krusial dalam menentukan tumbuh kembang anak.

“Masa kehamilan dan menyusui adalah investasi jangka panjang. Melalui edukasi yang tepat, angka stunting bisa ditekan dan anak-anak kita akan tumbuh sehat serta kuat,” ujar Supriyanto.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

“Mari kita rapatkan barisan untuk generasi yang unggul, maju, dan berdaya saing,” tambahnya.



Sementara itu, Penasehat DWP Lampung Selatan, Reni Apriyani Syaiful Anwar, menekankan bahwa pemberian gizi terbaik sejak dalam kandungan merupakan investasi paling fundamental bagi masa depan bangsa.

“Memberikan gizi terbaik sejak dalam kandungan adalah investasi paling jujur dan mendasar untuk membangun Lampung Selatan yang unggul. Peran ibu sangat strategis dalam penanganan stunting. Jadilah agen perubahan yang mampu mengubah ketidaktahuan menjadi pengetahuan,” tegas Reni.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara ibu, bidan desa, dan posyandu agar pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi bisa tepat sasaran, khususnya pada periode 1000 hari pertama kehidupan yang disebut sebagai golden period perkembangan anak.

Sebelumnya, Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan wawasan anggota DWP mengenai pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui.

Ratna menjelaskan, seminar diikuti oleh 65 peserta dari unsur pelaksana DWP kecamatan dan akan dilanjutkan pada Jumat (10/10/2025) untuk peserta dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kreativitas ibu-ibu dalam memperhatikan gizi keluarga, membangun solidaritas antaranggota, serta mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap pemenuhan gizi ibu dan anak,” ujarnya.



Kegiatan tersebut diharapkan mampu membawa perubahan perilaku positif bagi para ibu hamil dan menyusui, serta memperkuat komitmen DWP Lampung Selatan dalam mendukung program pemerintah menuju generasi bebas stunting dan berkualitas. (ptm-Kmf)

Bantuan Pangan Tahap II Siap Disalurkan, Warga Lampung Selatan Dapat Beras dan Minyak Sekaligus

Oktober 08, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersiap menyalurkan bantuan pangan tahap kedua untuk alokasi bulan Oktober–November 2025, dengan komoditas yang lebih lengkap dibanding sebelumnya.

Sosialisasi penyaluran bantuan tersebut digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog Cabang Lampung Selatan, di Aula Rimau Kantor Bappeda Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan diikuti oleh koordinator kecamatan, lurah, dan kepala desa dari Kecamatan Kalianda, Sidomulyo, dan Penengahan, serta dihadiri oleh Ikin Sodikin, Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Muda dari Bapanas, dan Fedrial Farhan, Pimpinan Bulog Cabang Lampung Selatan.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan, Zulvina Ratnasari, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai mekanisme baru.

“Berbeda dengan penyaluran sebelumnya yang hanya berupa beras, pada alokasi tahap kedua ini pemerintah menambahkan bantuan berupa minyak goreng untuk seluruh keluarga penerima manfaat (KPM),” terang Zulvina.

Ia melaporkan, penyaluran bantuan pangan beras pada alokasi Juni–Juli 2025 telah terlaksana dengan capaian 100 persen dari target 106.415 KPM.

“Penyaluran berjalan lancar berkat kerja sama antara Bapanas, Bulog, pemerintah daerah kabupaten, kecamatan, serta desa/kelurahan,” ujar Zulvina.


Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Zulvina menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapanas yang terus mendukung pelaksanaan program bantuan pangan bagi masyarakat.

Menurutnya, program ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Oleh karena itu, Zulvina berharap pelaksanaan penyaluran alokasi Oktober–November 2025 dapat berjalan lebih baik dan lebih tertib, dengan koordinasi yang semakin kuat di semua tingkatan.

“Dinas Ketahanan Pangan siap mendukung sepenuhnya dari sisi koordinasi, pendataan, pemantauan, dan pelaporan agar penyaluran bantuan pangan ini tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” tandasnya.

Sementara itu, Ikin Sodikin dari Bapanas menambahkan, pada penyaluran bantuan tahap kedua ini setiap penerima manfaat akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, yang disalurkan sekaligus untuk dua bulan.

“Jadi totalnya 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang akan diterima setiap keluarga penerima manfaat,” jelas Ikin. (dul)

Lampung Selatan Siap Pecahkan Rekor MURI! Perjalanan Jetski Jakarta-Bakauheni Jadi Pembuka Spektakuler HUT ke-69

Oktober 07, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 yang akan digelar pada 14 November 2025 mendatang.

Beragam kegiatan inovatif dan atraktif akan mewarnai peringatan tahun ini, salah satunya melalui rencana pemecahan Rekor MURI untuk perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni.

Aksi lintas laut tersebut akan menjadi pembuka spektakuler rangkaian Festival HUT Lampung Selatan 2025, yang dirancang untuk menghadirkan semangat baru dan memperkuat identitas Lampung Selatan sebagai gerbang wisata dan budaya Pulau Sumatra.

Rencana besar tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksana HUT Lampung Selatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (8/10/2025).

Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa perayaan HUT tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.

“Kita ingin HUT Lampung Selatan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tapi menjadi festival besar yang membanggakan daerah. Seperti event di Jember dan Banyuwangi, Lampung Selatan juga harus punya event besar yang dikenal luas,” ujar Zita.


Lebih lanjut, Zita menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-69 akan digelar selama enam hari penuh, dengan beragam agenda menarik seperti festival musik, olahraga, pawai budaya, serta bazar UMKM yang akan berlangsung dari sore hingga malam hari.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan perayaan ini. Semua pihak diminta berperan aktif, memanfaatkan potensi dan anggaran yang tersedia secara maksimal, serta mengedepankan semangat gotong royong.

“Kegiatan ini harus menjadi kerja kolaboratif seluruh pihak. Momentum HUT ke-69 ini kita jadikan ajang kreatif dan produktif bagi masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, bersama jajaran kepala perangkat daerah, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani, serta Ketua DWP Ratna Yanuana, turut hadir dalam rapat tersebut untuk membahas detail teknis pelaksanaan kegiatan.

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-69, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap perayaan tahun ini dapat menjadi simbol semangat baru masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Lampung Selatan sebagai daerah yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. (Nsy-Kmf)

Dikukuhkan Sebagai Bunda Forum Anak Daerah, Zita Anjani Siap Jadi Suara dan Pelindung Anak-anak Lampung Selatan

Oktober 07, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Lampung Selatan.

Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mewakili Bupati Radityo Egi Pratama, di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Rabu (8/10/2025).

Usai dikukuhkan, Zita Anjani turut mengukuhkan Duta Anak Kabupaten Lampung Selatan, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat peran generasi muda dalam advokasi hak-hak anak.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial bagi anak stunting, sebagai bentuk dukungan Dharma Wanita Persatuan (DWP) terhadap percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.


Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto yang mewakili Bupati menyampaikan harapan agar Forum Anak Daerah dan Duta Anak dapat menjadi wadah partisipasi aktif anak-anak dalam pembangunan daerah, terutama dalam hal perlindungan dan pemenuhan hak anak.

“Pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang unggul dan berkarakter, dimulai sejak seribu hari pertama kehidupan,” ujar Supriyanto.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Lampung Selatan. Berdasarkan data tahun 2024, angka stunting di daerah tersebut tercatat sebesar 10,4 persen.

“Meskipun tergolong rendah dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung, kondisi ini tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk ditangani secara berkelanjutan,” tegasnya.





Sementara itu, Zita Anjani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawab besar atas amanah yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa peran sebagai Bunda Forum Anak Daerah bukan sekadar simbol, melainkan komitmen nyata untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi anak-anak Lampung Selatan.

“Menjadi Bunda Forum Anak Daerah adalah tanggung jawab besar. Hari ini saya dipercaya mewakili anak-anak se-Lampung Selatan, dan saya adalah Bunda kalian,” kata Zita dengan penuh kehangatan.

Zita juga mengajak seluruh anak di Lampung Selatan untuk berani melaporkan berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar, mulai dari kasus stunting, kekerasan, hingga penyalahgunaan narkoba.

Ia bahkan membuka ruang komunikasi melalui media sosial pribadinya agar laporan dapat diterima dan ditindaklanjuti lebih cepat.

“Saya menganggap seluruh anak di Lampung Selatan sebagai anak saya, juga anaknya Mas Bupati,” tuturnya disambut tawa peserta.



“Kata Mas Bupati, saya jangan sering ke rumah sakit, karena setiap pulang dari sana pasti bawa anak,” tambah Zita dengan nada berseloroh, membuat suasana acara menjadi hangat dan penuh tawa. (Gil-Kmf)

Zita Anjani Dorong Ibu-Ibu PKK Naik Kelas, 100 UMKM Dilatih Go Digital

Oktober 07, 2025

 


DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, secara resmi membuka Pelatihan Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) – Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, dalam rangka mendukung pengembangan program Agro Edu Wisata Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Rabu (8/10/2025), dan diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan penggerak UP2K PKK dari berbagai kecamatan.

Pelatihan yang digagas oleh Pokja II Tim Penggerak PKK Lampung Selatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan era digital.

Peserta dibekali berbagai keterampilan seperti pemasaran daring (online marketing), pemanfaatan media sosial, hingga penggunaan e-commerce sebagai sarana promosi dan penjualan produk lokal.

Sekretaris Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Eka Riantinawati, menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu membuka wawasan peserta tentang pentingnya transformasi digital bagi keberlangsungan usaha.

“Kami ingin para pelaku UMKM lebih siap menghadapi perubahan zaman. Dengan kemampuan digital, mereka bisa memperluas pasar dan meningkatkan daya saing,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kemandirian ekonomi keluarga. Menurutnya, PKK kini tidak hanya fokus pada pembinaan keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Sudah saatnya ibu-ibu PKK naik kelas. Lewat digitalisasi ini, kita dorong pelaku UMKM agar bisa menjual produknya lebih luas, bukan hanya di Lampung Selatan, tapi juga di pasar nasional. Harapannya, pelatihan ini menjadi program berkelanjutan,” kata Zita.

Ia juga mengungkapkan rencana PKK Lampung Selatan untuk meluncurkan program inkubasi UMKM terbaik, bekerja sama dengan perangkat daerah terkait. Program ini akan menjadi wadah pembinaan lanjutan bagi pelaku usaha yang berpotensi berkembang.

Zita berharap, pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Kabupaten Lampung Selatan yang maju dan sejahtera melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.

“Mas Bupati Egi selalu berpesan, setiap program harus memberi manfaat nyata. Jadi ibu-ibu PKK harus benar-benar bisa jualan online dan mandiri secara ekonomi,” tambahnya.



Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Intji Indriati, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ratna Yanuana, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. (Nsy-Kmf)

Zita Anjani Buka Pelatihan Pembuatan Tuping 12 Wajah, Siapkan 1.000 Penari untuk HUT ke-69 Lampung Selatan

Oktober 07, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Tuping 12 Wajah bagi guru kesenian SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Negeri 1 Kalianda, Rabu (8/10/2025), diikuti 75 peserta terdiri dari guru kesenian SMA/SMK (5 orang), SMP (43 orang), dan SD (27 orang). Pelatihan ini bertujuan melestarikan seni budaya lokal sekaligus meningkatkan kreativitas guru dalam pembuatan produk ecraft berbasis budaya daerah.

Dalam kesempatan itu, Zita memberikan apresiasi tinggi kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Kalianda yang menampilkan Tari Tuping 12 Wajah sebagai tarian penyambutan.

“Hari ini luar biasa. Saya bahagia melihat Tari Tuping 12 Wajah tidak hanya dimainkan oleh siswa laki-laki, tetapi juga mayoritas siswa perempuan,” ujar Zita dengan antusias.

Zita juga mengumumkan kabar menggembirakan terkait perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan pada 14 November 2025 mendatang. Ia menyebutkan, perayaan tahun ini akan digelar lebih meriah dari sebelumnya.

“Kita akan tunjukkan pada dunia luar, bahkan nasional, bahwa Lampung Selatan memiliki anak-anak berprestasi yang membanggakan Indonesia,” ungkapnya.



Rangkaian perayaan HUT tersebut akan dimeriahkan dengan pawai budaya, 1.000 penari Tari Tuping 12 Wajah, Tari Kiamat, serta tarian khas Lampung Selatan lainnya.

Selain itu, dalam rangkaian HUT ke-69 Lampung Selatan akan digelar pula festival musik, festival kuliner UMKM, dan menghadirkan artis nasional untuk memeriahkan acara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Hendra Jaya, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya daerah.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru kesenian dalam membuat produk ecraft lokal, sekaligus melestarikan seni dan tradisi di Kabupaten Lampung Selatan,” jelas Hendra.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap budaya Tuping 12 Wajah tidak hanya menjadi warisan tradisi, tetapi juga dapat berkembang sebagai identitas lokal yang bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat. (lmhr-Kmf)

Pemkab Lampung Selatan Susun RAD Kepemudaan: Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Oktober 07, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus memperkuat komitmen dalam membangun generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Langkah konkret itu diwujudkan melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Layanan Kepemudaan Kabupaten Lampung Selatan yang melibatkan 21 Perangkat Daerah.

Kegiatan penyusunan draf RAD tersebut digelar di Aula Bappeda Lampung Selatan, Rabu (8/10/2025), dan dipimpin langsung oleh Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory.

Yespi menegaskan, penyusunan RAD bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan upaya strategis untuk memetakan arah pembangunan kepemudaan yang lebih terukur, terkoordinasi, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita tidak hanya membahas dokumen administrasi, tetapi merumuskan peta kepemudaan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2022 tentang koordinasi lintas sektor penyelenggaraan pelayanan kepemudaan,” ujar Yespi.

Menurutnya, penyusunan RAD harus menjadi instrumen strategis yang menjawab tantangan nyata di kalangan pemuda, seperti keterbatasan akses dunia kerja dan minimnya kemampuan kewirausahaan. Karena itu, arah kebijakan diarahkan pada penguatan hard skill dan soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri.

“RAD ini harus berani fokus pada peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Ini sejalan dengan program unggulan Bupati Lampung Selatan, yakni Agro Edu Wisata. Setiap dinas perlu mengarahkan programnya agar mendukung tujuan tersebut,” tambahnya.

Yespi juga menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam membangun sistem pembinaan dan perlindungan pemuda yang menyeluruh, mulai dari pendidikan, sosial, hingga kewirausahaan. Ia mencontohkan, kerja sama antara Dispora, Dinas Sosial, dan Badan Kesbangpol menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kepemudaan yang terpadu.

“Kita ingin organisasi kepemudaan aktif dan berkarakter. Pemuda harus bisa berkoordinasi dengan berbagai dinas sesuai program yang ada. Kalau sinergi ini berjalan, pemuda bukan lagi beban, tapi aset pembangunan daerah,” tegasnya.





Dorong Partisipasi Lewat Kegiatan Positif

Selain penyusunan RAD, Dispora Lampung Selatan juga tengah menyiapkan Lomba Senam Oke Gas dan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang akan digelar pada 22 Oktober 2025 mendatang. Kegiatan ini rencananya dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, dengan total hadiah sebesar Rp11 juta beserta piala dan piagam penghargaan.

“Lomba ini gratis dan terbuka untuk umum. Tujuannya untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat hidup sehat. Kami ingin pemuda Lampung Selatan tidak hanya kuat fisik, tapi juga aktif dan produktif,” kata Yespi.

Menutup kegiatan, Yespi kembali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan menghapus ego sektoral dalam penyusunan RAD.

Ia berharap, hasil akhir dokumen tersebut menjadi panduan nyata bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi pemuda secara berkelanjutan.



“Anggaran tahun 2026 akan diarahkan untuk memperkuat kegiatan kepemudaan yang mendukung visi Agro Edu Wisata. Harapannya, pemuda Lampung Selatan siap menghadapi tantangan zaman dan menjadi generasi unggul yang membawa kemajuan daerah,” kata Yespi Cory. (ptm-Kmf)

Stop Pola Lama! Sekda Supriyanto Warning ASN: Jangan Tunggu Akhir Tahun Baru Sibuk

Oktober 05, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Memasuki triwulan keempat tahun anggaran 2025, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, meminta seluruh kepala perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan serapan anggaran. Ia menegaskan, periode Oktober menjadi fase krusial yang menentukan efektivitas kinerja pemerintah daerah.

Pesan tersebut disampaikan Supriyanto dalam apel mingguan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, yang digelar di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (6/10/2025).

Dalam arahannya, Supriyanto menekankan pentingnya fokus pada capaian nyata, baik dari sisi output maupun outcome, serta menghindari penumpukan kegiatan di akhir tahun yang kerap menurunkan kualitas pelaksanaan program.

“Bekerja tidak harus menunggu akhir tahun untuk terlihat sibuk. Yang kita butuhkan adalah progres nyata setiap minggu, bahkan setiap hari,” tegasnya.

Selain soal kinerja, Supriyanto juga mengingatkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) adalah wajah negara yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, ia menuntut setiap ASN menjaga sikap, etika, dan integritas dalam bekerja dan melayani publik.

“Jagalah sikap dan etika. Tunjukkan keramahan, bukan kekasaran. Kerjakan tugas hingga tuntas, bukan asal selesai. Layani masyarakat sebagai ibadah, bukan sebagai beban,” imbuhnya.


Lebih jauh, Sekda Supriyanto menyoroti perlunya percepatan pada sejumlah program prioritas daerah, seperti pembangunan infrastruktur desa, layanan pendidikan dan kesehatan, serta ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Ia juga mendorong peningkatan inovasi pelayanan publik, pembangunan budaya kerja yang bersih dan jujur, serta penguatan etika digital, terutama bagi ASN yang aktif di media sosial.

“ASN harus jadi teladan. Hindari komentar provokatif, hoaks, dan perilaku negatif di ruang digital,” pesan Supriyanto.

Menutup amanatnya, Sekda Supriyanto mengajak seluruh peserta apel untuk menjaga semangat, dedikasi, dan rasa memiliki terhadap kemajuan daerah.

“Kita adalah pilar utama pembangunan Lampung Selatan. Bekerjalah dengan hati, layani dengan sepenuh jiwa, dan bangun Lampung Selatan dengan semangat gotong royong,” kata Supriyanto. (dul)

Bupati Egi Ajak PT Hakaaston Kolaborasi, Program CSR Siap Sentuh Masyarakat Lampung Selatan

Oktober 05, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Manager Public Affairs PT Hakaaston (HKA), M. Alkautsar, di ruang kerja bupati, Kamis (2/10/2025). Pertemuan ini membahas penguatan koordinasi dan potensi program kolaborasi antara perusahaan swasta dan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Alkautsar memaparkan sosialisasi terkait peraturan menteri terbaru yang mengatur pengelolaan jalan tol, yang kini beralih ke skema investasi asing. Menurutnya, hal ini mencerminkan kepercayaan investor internasional terhadap pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk di Lampung Selatan.

“Kami ingin memperkenalkan kiprah PT Hakaaston sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ada banyak potensi kerja sama, mulai dari inovasi pengelolaan sampah, ketahanan pangan, hingga program pemberdayaan masyarakat,” ujar Alkautsar.

Ia menambahkan, salah satu inovasi perusahaan adalah pengolahan botol plastik yang hasilnya sepenuhnya dimanfaatkan kelompok ibu-ibu PKK. Program ini juga memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah warga agar lebih produktif.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi menyatakan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan PT Hakaaston. Ia menekankan pentingnya kolaborasi multi-stakeholder antara pemerintah dan pihak swasta untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Dari adanya jalan tol ini, kita harapkan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Saya sangat terbuka dan senang bisa bekerja sama dengan pihak swasta,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi juga menekankan sinergi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), agar setiap program perusahaan benar-benar bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Dirinya berharap Lampung Selatan tetap menjadi daerah yang nyaman bagi investor tanpa mengabaikan komitmen sebagai Bumi Khagom Mufakat. (Nsy-Kmf)

Bupati Egi Tekankan Sinergi Kades dan BPD: Program Desa Harus Dirancang Bersama

Oktober 02, 2025

 




DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan pentingnya sinergi antara kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam merancang program pembangunan desa. Menurutnya, setiap kebijakan harus lahir dari musyawarah bersama, bukan hanya keputusan sepihak kepala desa.

Pesan tegas itu ia sampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas aparatur BPD Tahun Anggaran 2025 hari kedua, di Aula Hotel Negeri Baru Resort, Kecamatan Kalianda, Kamis (2/10/2025).

“Program desa tidak boleh hanya berdasarkan keinginan kepala desa semata, melainkan harus duduk bersama BPD agar bisa menemukan titik temu dan menyelesaikan persoalan secara komprehensif,” ujar Egi dihadapan peserta Bimtek.

Acara tersebut dihadiri Plt Inspektur Kabupaten Anton Carmana, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Tapem Setiawansyah, para camat, serta ratusan peserta Bimtek.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia kembali menekankan bahwa BPD memiliki peran vital sebagai lembaga perwakilan masyarakat dalam mengawal arah pembangunan desa agar berjalan akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.

Sejak awal kepemimpinannya, lanjut Egi, setiap program pembangunan desa harus terukur dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Ia mencontohkan proyek perbaikan jalan desa yang melibatkan tenaga kerja lokal sehingga manfaatnya tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Pada tahun 2025, Pemkab Lampung Selatan mengarahkan penggunaan dana desa, khususnya di sektor agraris, untuk memperkuat ekonomi lokal melalui program berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Selain menekankan kolaborasi, Bupati Egi juga mengingatkan aparatur desa dan BPD agar menjauhi praktik pungutan liar (pungli).

“Saya paling alergi dengan yang namanya pungli. Saya tekankan, pejabat di era pemerintahan saya menjabat untuk melayani, bukan untuk dilayani,” tegasnya.

Bupati berharap keberadaan BPD di setiap desa benar-benar memahami peran sebagai pengawas sekaligus penguat tata kelola desa. Dengan demikian, arah pembangunan bisa berjalan sesuai aturan dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Bapak ibu dipilih bukan secara langsung, tetapi melalui musyawarah mufakat. Oleh karena itu, pahami betul fungsi BPD agar bisa mengawal program desa berjalan sesuai aturan dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Egi.

Menutup sambutannya, Bupati Egi juga menyebut salah satu program prioritas Pemkab Lampung Selatan adalah pengembangan Agro Eduwisata.

Program ini diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi desa sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat secara lebih luas. (Gil-Kmf)

Bupati Egi Dorong City Branding Lewat GoVirtual, Lampung Selatan Hadirkan Wisata di Kabin Pesawat

Oktober 02, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Promosi pariwisata Lampung Selatan akan segera merambah ke langit. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi PT Teknologi GoVirtual Indonesia di ruang kerjanya, Kamis (2/10/2025).

Pertemuan tersebut untuk membahas pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR) dalam mendukung branding daerah, pariwisata, dan investasi.

CEO PT GoVirtual Indonesia, Bobby Chen, menjelaskan bahwa pihaknya menjadi pelopor virtual tour interaktif yang bisa diakses penumpang pesawat melalui platform digital Tripper dan Pasflix.

Teknologi ini sudah tersedia di 150 unit pesawat, termasuk Lion Group, dan dapat dinikmati penumpang dengan menghubungkan perangkat ke jaringan WiFi dalam kabin.

“GoVirtual membawa keindahan destinasi wisata dan peluang investasi Indonesia lebih dekat kepada masyarakat, bahkan ketika mereka sedang berada di atas udara. Konten kami mencakup atraksi budaya, destinasi wisata, hingga simulasi aktivitas lokal, semuanya dilengkapi teknologi AI multibahasa,” ujar Bobby Chen.


Bupati Egi menyambut baik terobosan tersebut. Menurutnya, teknologi GoVirtual sejalan dengan program City Branding yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Ia menilai, digitalisasi promosi pariwisata akan membuka peluang lebih besar dalam menarik wisatawan maupun investor.

“Kami berharap kolaborasi dengan GoVirtual dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Lampung Selatan,” ungkap Bupati Egi.

Dengan inovasi ini, potensi wisata Lampung Selatan seperti Pantai Kedu, Senaya Beach, Menara Siger, hingga Kawasan Bakauheni Harbour City berpeluang semakin dikenal luas, bahkan sebelum wisatawan menginjakkan kaki di Bumi Khagom Mufakat. (lmhr-Kmf)

KPU Lampung Selatan Tetapkan 805.283 Pemilih, Pastikan Hak Pilih Warga Terjaga

Oktober 02, 2025

  



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan resmi menetapkan jumlah daftar pemilih berkelanjutan Triwulan III Tahun 2025 sebanyak 805.283 jiwa.

Penetapan ini dilakukan melalui Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), yang digelar di Aula Kantor KPU Lampung Selatan, Kamis (2/10/2025).

Ketua KPU Lampung Selatan, Rama Guntara, menyatakan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan agenda rutin setiap triwulan, bertujuan memastikan data pemilih akurat dan mutakhir.

“Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini didasari oleh daftar pemilih tetap terakhir, serta data dari BPJS, BPS, dan Disdukcapil. Kami juga melakukan coklit terbatas (coktas) turun ke lapangan, sehingga hari ini hasilnya bisa kita pleno-kan,” ujar Rama.



Proses pemutakhiran mencakup pengurangan jumlah pemilih akibat warga yang meninggal dunia, serta penambahan pemilih baru dari warga yang telah berusia 17 tahun dan melakukan perekaman e-KTP.

Berdasarkan rekapitulasi dari 17 kecamatan dan 260 desa/kelurahan, rincian jumlah pemilih terdiri dari 406.762 pemilih laki-laki dan 398.521 pemilih perempuan.

Rapat pleno tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak lintas sektoral, termasuk perwakilan Kodim 0421/LS, Polres Lampung Selatan, Bawaslu, Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris Disdukcapil, serta perwakilan Dinas PMD.

Rama Guntara menegaskan bahwa penetapan data ini menjadi dasar penting bagi persiapan pemilu dan memastikan hak pilih seluruh warga terakomodasi dengan baik. (ptm-Kmf)

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Egi Ajak Masyarakat Kokohkan Nasionalisme

September 30, 2025

 




DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Suasana hangat terpancar dari Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan pada Rabu pagi, 1 Oktober 2025.

Sinar mentari yang menyapa menambah khidmat jalannya upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat kabupaten yang dipimpin langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, selaku inspektur upacara.

Dengan mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, upacara berlangsung tertib dan penuh makna.


Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Supriyanto, serta pejabat utama Pemkab. Tak hanya itu, barisan peserta juga melibatkan prajurit Kodim 0421/LS, Aparatur Sipil Negara, Pramuka, hingga pelajar tingkat SMP yang ikut merasakan suasana kebangsaan pagi itu.

Rangkaian upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara yang dipimpin Danramil Kalianda, Lettu Inf. Tatang S. Dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, lalu pembacaan Teks Pancasila oleh Bupati Egi yang diikuti serentak seluruh peserta upacara.

Momen sakral berlanjut dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli. Sementara itu, Komandan Kodim 0421/LS, Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, mendapat kehormatan membacakan Ikrar.


Doa bersama dari Kantor Kementerian Agama Lampung Selatan menjadi penutup khidmat jalannya upacara.

Usai kegiatan, Bupati Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya peringatan ini sebagai pengingat sejarah dan perekat persatuan. Ia mengajak masyarakat Lampung Selatan terus menjaga nasionalisme sekaligus membangun suasana hidup yang harmonis.

“Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini hendaknya menjadi pengingat untuk memperkokoh persatuan dan kebersamaan. Masyarakat kita harus tetap rukun, guyub, menjaga hubungan antar sesama. Dan jangan lupa, mari kita jaga lingkungan agar tetap bersih, kering, dan wangi,” pesan Bupati Egi. (dul)

Sengketa Lahan Tol: Bupati Egi Kawal Hak 56 Warga Dusun Buring, Kirim Surat Resmi ke Kementerian

September 30, 2025

 



DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Sengketa ganti rugi lahan milik 56 warga Dusun Buring, Desa Sukabaru, Kecamatan Penengahan, yang digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, akhirnya mendapat tindak lanjut nyata dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.

Dalam audiensi yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (1/10/2025), Egi langsung menandatangani surat resmi bernomor 475/927/1.04/2025 yang ditujukan kepada Dirjen Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan RI.

Surat tersebut berisi permohonan pelepasan kawasan hutan secara parsial terkait Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) sebagai sumber Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), yang menjadi syarat pencairan ganti rugi.

Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pembayaran ganti rugi kepada warga, sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Nomor 4355 K/Pdt/2022.

“Kami terus berupaya agar hak bapak dan ibu segera terealisasi. Namun perlu diingat, ada tatanan hukum yang harus kita patuhi. Pemerintah daerah tidak bisa mengambil keputusan sepihak,” tegas Bupati Egi dihadapan perwakilan warga Dusun Buring.

Situasi audiensi sempat diwarnai insiden pengusiran salah satu Ormas oleh Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri. Pengusiran Ormas tersebut karena dinilai tidak memiliki kapasitas relevan. Bahkan, kuasa hukum dari warga untuk Ormas tersebut diduga menggunakan tanda tangan palsu dan telah kedaluwarsa.

“Jika masih ada pihak-pihak yang mengintimidasi atau memaksa, harap segera lapor ke kami,” tegas AKBP Toni Kasmiri.

Namun, audiensi juga kembali memanas setelah seorang perwakilan warga yang juga merupakan pemilik lahan serta korban ganti rugi tol, Suradi, mencoba memprovokasi warga untuk walk out. Namun ketegangan mereda setelah sejumlah aparat Kecamatan Penengahan berhasil meyakinkan warga untuk kembali ke ruangan pertemuan.



Di sisi lain, perwakilan warga, Rohman, menuntut kepastian pembayaran ganti rugi. “Yang kami butuhkan itu kepastian, kapan dan tanggal berapa kami dibayar. Kami warga taat hukum, tapi jangan sampai kesabaran kami diuji,” ujar Rohman.

Kepala BPN Lampung Selatan, Seto Apriyadi, memastikan pihaknya mendukung penuh agar masyarakat segera memperoleh haknya. Menurutnya, setelah seluruh proses di tingkat Kementerian PUPR dan Kehutanan selesai, paling lambat tujuh bulan warga akan menerima pembayaran.

“BPN tegaskan support penuh. Setelah proses selesai, warga bisa langsung mengajukan hak anggaran pembayaran atas ganti rugi lahannya,” kata Seto.



Audiensi ini turut dihadiri Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Dandim 0421/LS Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, Ketua DPRD Erma Yusneli, serta Kajari Lampung Selatan Suci Wijayanti. Kehadiran para pejabat daerah menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan yang sudah berlarut ini.

Dengan langkah konkret berupa penandatanganan surat ke kementerian, warga kini memiliki harapan baru agar hak mereka segera dibayar, sekaligus menutup celah permainan pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi. (Gil-Kmf)