Tampilkan postingan dengan label Pemkab Lampung Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Lampung Barat. Tampilkan semua postingan

Semarak HUT RI Ke-80, Ketua DPRD Lampung Barat Jadi Inspektur Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Agustus 17, 2025

  

Liwa, 17 Agustus 2025 – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat Edi Novial,S.Kom, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan tabur bunga di  Taman Makam Pahlawan Sukanegeri Lampung Barat Minggu  (17/8/2025).

Acara khidmat ini dihadiri oleh Forkopimda Lampung Barat, perwakilan veteran dan pejabat Pemerintah Lampung Barat, dan peserta upacara lain sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur membela kemerdekaan Indonesia. Upacara dimulai pukul  12.00 WIB dengan penuh khidmat.

Dalam wawancara Bang Edi ( Sapaan Akrab Beliau)  menegaskan pentingnya meneladani semangat perjuangan dan nilai-nilai kepahlawanan dalam mengisi kemerdekaan.  

Tabur bunga ini bukan sekadar ritual, tapi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini dibayar dengan keringat, air mata,darah dan nyawa para syuhada. Di usia ke-80 Republik Indonesia , mari kita teruskan perjuangan mereka dengan membangun Lampung Barat yang lebih sejahtera dan berdaulat, ujarnya.  

Usai upacara, dilakukan prosesi tabur bunga di pusara para Pahlawan oleh Ketua DPRD, diikuti seluruh peserta. Kegiatan ditutup dengan ziarah dan refleksi sejarah oleh para pelajar.

Acara ini merupakan bagian dari serangkaian Peringatan HUT Republik Indonesia  Ke-80 di Kabupaten Lampung Barat yang mengusung tema "Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju"  Diharapkan dapat memperkuat rasa nasionalisme dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

TRANSPARANSI ANGGARAN MELALUI PENYAMPAIAN LPJ APBD 2024

Juni 17, 2025

 

Liwa, 17 Juni 2025 — DPRD Kabupaten Lampung Barat menggelar rapat paripurna dengan agenda penting yang menjadi sorotan publik, yakni penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Agenda ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.


Rapat yang dilaksanakan di Ruang Sidang Maghgasana DPRD ini dipimpin oleh Ketua DPRD Edi Novial, S.Kom, dan dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin, Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD, jajaran kepala OPD, serta unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa penyampaian LPJ APBD merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah, sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat Lampung Barat atas pelaksanaan program-program pembangunan dan penggunaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran.

“Laporan ini adalah bentuk akuntabilitas kepada DPRD dan masyarakat atas semua program dan kegiatan yang telah direncanakan dan dilaksanakan sepanjang tahun 2024. Ini bukan hanya laporan teknis, tetapi juga mencerminkan komitmen moral untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif,” tegas Parosil.

Bupati juga menekankan bahwa penyusunan LPJ ini didasarkan pada prinsip efisiensi dan efektivitas, serta memperhatikan ketercapaian indikator kinerja, agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam Nota Pengantar tersebut, Bupati memaparkan sejumlah aspek penting mengenai pelaksanaan APBD 2024, antara lain:

Pendapatan Daerah, baik dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dari pusat dan provinsi, serta pendapatan sah lainnya. Pemerintah daerah terus melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD, salah satunya melalui digitalisasi pelayanan publik dan sistem pajak daerah.

•Belanja Daerah, yang mencakup belanja operasi (gaji, barang dan jasa), belanja modal (pembangunan infrastruktur), serta belanja tidak terduga. Seluruhnya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

•Pembiayaan Daerah, baik penerimaan maupun pengeluaran pembiayaan, dikelola secara hati-hati dengan tujuan menjaga stabilitas fiskal daerah dan mencegah pembengkakan defisit.

“Kami berupaya agar pelaksanaan APBD tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga tepat guna, serta mendorong percepatan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tambah Parosil.

Ketua DPRD Edi Novial, S.Kom dalam penutup rapat menyampaikan apresiasi atas penyampaian nota pengantar LPJ yang menjadi tahapan awal dari proses pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Penyampaian Ranperda LPJ APBD merupakan mekanisme penting dalam siklus anggaran daerah. Ini menjadi kesempatan bagi DPRD untuk menelaah dan memberi masukan secara objektif atas pelaksanaan anggaran dan program pemerintah,” jelas Edi.

Ia menambahkan, kolaborasi yang baik antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadi pondasi utama dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan berpihak kepada rakyat.

Dengan penyampaian LPJ APBD 2024 dalam rapat paripurna ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mempertegas langkahnya dalam membangun sistem pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis hasil. Seluruh proses ini diharapkan membawa dampak nyata bagi masyarakat dan menjadi dasar evaluasi untuk perencanaan anggaran yang lebih baik di masa mendatang.

PEMKAB LAMPUNG BARAT PERKUAT KETAHANAN PANGAN MELALUI BERBAGAI PROGRAM

Juni 11, 2025

Lampung Barat - Di tengah tantangan krisis pangan global dan perubahan iklim yang mengancam stabilitas sektor pertanian, Kabupaten Lampung Barat justru menunjukkan kemajuan signifikan dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah. Hal ini tak lepas dari kepemimpinan visioner Bupati Hi. Parosil Mabsus yang terus mendorong inovasi, kolaborasi, dan keberpihakan nyata kepada para petani serta pelaku usaha tani lokal.

 


Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan petani dengan mengalokasikan bantuan alat pertanian kepada sejumlah kelompok tani yang ada di kabupaten Lampung Barat.

 Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

 Adapun bantuan yang disalurkan mulai dari mesin Handsprayer Tasco (HSP), mesin Combine Harvester yang berasal dari Kementerian Pertanian atas usulan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Pemerintah Provinsi Lampung.

 Parosil Mabsus menyatakan, bahwa petani adalah ujung tombak ketahanan pangan bangsa.

 “Petani garda terdepan NKRI, wajar kala petani diberi tempat yang terhormat,” ungkapnya.

 Ia menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah pusat fokus memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai program, termasuk bantuan alat pertanian, pembangunan irigasi, dan perbaikan akses jalan.

 Parosil menyebutkan kabupaten Lampung Barat memiliki 11 ribu hektar lahan pertanian padi, olleh karena itu, ia meminta agar potensi pertanian ini dikelola secara optimal dan didampingi secara intensif oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

 “Kalau di sini tidak sejahtera, ada apa? apa karena bibitnya tua, dari pengelolaan atau apa?” tanyanya.

 Ia juga menekankan agar bantuan alat Combine Harvester yang sudah diterima dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para kelompok tani. Parosil berharap, bantuan alat pertanian lainnya juga bisa segera menyusul dari pemerintah pusat.

 Salah satu perwakilan penerima bantuan, Ahmad Rosidin, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

 “Kami ucapkan terima kasih sekali atas bantuan dari Pemerintah. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi kita semua, baik di dunia hingga akhirat,” ucapnya.

 Di bawah kepemimpinan Parosil Mabsus, pembangunan sektor pertanian di Lampung Barat tidak hanya terfokus pada peningkatan hasil produksi semata, tetapi juga pada keberlanjutan sistem pangan dari hulu ke hilir.

 Berbagai program strategis telah digulirkan untuk memperkuat ekosistem pertanian dan ketahanan pangan, mulai dari penyediaan bantuan benih unggul, penyuluhan intensif bagi petani, pengembangan infrastruktur pertanian, hingga penciptaan pasar yang stabil bagi produk-produk lokal.

 “Petani adalah pahlawan pangan. Maka sudah menjadi kewajiban kami untuk memastikan mereka mendapat dukungan penuh,” ujar Parosil dalam salah satu agenda panen raya di Kecamatan Balik Bukit.

 Ucapan ini bukan sekadar retorika. Program “Petani Berjaya” dan “Kartu Petani Berjaya” yang digagas pemerintah daerah menjadi bukti nyata keberpihakan pemimpin terhadap sektor paling mendasar dalam kehidupan masyarakat.

 Lampung Barat juga menjadi kabupaten yang aktif mengintegrasikan teknologi pertanian berbasis data untuk meningkatkan efisiensi lahan dan produksi.

 Melalui kerja sama dengan lembaga penelitian dan perguruan tinggi, pemerintah kabupaten berhasil memperkenalkan sistem pertanian presisi, penggunaan pupuk organik ramah lingkungan, serta sistem irigasi hemat air yang semakin diminati petani lokal.

 Di sisi lain, Bupati Parosil juga tak lupa menyentuh aspek hilir melalui pembangunan sentra-sentra agroindustri di beberapa kecamatan.

 Hal ini bertujuan agar produk pertanian tak hanya dijual sebagai bahan mentah, melainkan diolah lebih lanjut untuk meningkatkan nilai tambah. Salah satunya adalah pengolahan kopi robusta Lampung Barat, yang kini telah menembus pasar nasional dan internasional.

 Lebih dari itu, pendekatan ketahanan pangan yang diambil oleh Parosil juga mencakup dimensi sosial dan budaya.

 Program diversifikasi pangan lokal seperti singkong, pisang, dan umbi-umbian lokal didorong sebagai alternatif pangan pokok.

 Strategi ini bukan hanya menjaga kearifan lokal, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada beras dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

 Menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lampung Barat, indeks ketahanan pangan kabupaten meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir, dengan Lampung Barat berada pada posisi strategis sebagai daerah penyangga pangan untuk wilayah Lampung bagian barat dan sekitarnya.

 Ketahanan pangan bukan sekadar urusan ladang dan lumbung, tapi juga kepemimpinan yang berpihak dan berani mengambil keputusan jangka panjang. Dalam hal ini, Bupati Parosil Mabsus telah menunjukkan bagaimana seorang pemimpin daerah mampu menciptakan transformasi nyata di sektor paling vital bagi kelangsungan masyarakat.

 Dengan fondasi yang kuat dan komitmen yang terus terjaga, masa depan ketahanan pangan Lampung Barat tampak kian cerah. Kabupaten ini bukan hanya menjadi lumbung pangan regional, tetapi juga contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan.


Musrenbang RKPD 2026, KABUPATEN LAMPUNG BARAT TERIMA 1.553 USULAN

Maret 13, 2025

 Lampung Barat - Sebanyak 1.553 usulan yang disampaikan masyarakat pada pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegas bahwa pembangunan Infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup masyarakat tetap menjadi sekala prioritas utama Perintah Kabupaten Lampung Barat, hal itu disampaikan pada Musrenbang RKPD 2026 Kabupaten yang dipusatkan di Aula Keagungan Kawasan Pemkab setempat. Kamis ( 13/3/2025)




Menurut Pak Cik ( sapaan akrab Bupati Lampung Barat), pemerintah Provinsi Lampung memiliki tiga program strategis dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki program satya ananda sakti atau enam program, dari keseluruhan program tersebut mesti selaras dan disinergikan dalam rangka mewujudkan pembangunan yang memiliki sebuah kemanfaatan sebagai aspek kehidupan masyarakat.Namun dikatakan Parosil Mabsus, setiap daerah memiliki prodak dan potensi unggulan serta persoalan yang berbeda

"tetapi pada akhir-akhir ini rata-rata yang menjadi persoalan disetiap daerah adalah Infrastruktur. Tidak terkecuali bagi Lampung Barat," ucap Parosil Mabsus.

Menurut Pak Cik, jalan merupakan persoalan serius, oleh karena itu, dirinya menyatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ke depannya berkomitmen menjadikan sekala prioritas pembangunan Infrastruktur.

titik ruas jalan di Lampung Barat yang perlu adanya sentuhan adalah ruas yang ada di Suoh dan Bandar Negeri Suoh, ruas jalan Waspada menuju Way Ngison, Kecamatan Sekincau yang menghubungkan dengan Kecamatan Batu Ketulis, ruas jalan Kecamatan Sumber Jaya yang menghubungkan dengan Kecamatan Pagar Dewa, jalan Kecamatan Sekincau yang menghubungkan dengan Kecamatan Pagar Dewa, ruas jalan yang berada di Pekon Kota Besi, ruas jalan Pekon Sukabumi, ruas jalan penghubung Pekon Turgak menuju Pekon Sukaraja, ruas jalan menuju SMA N 1 Lumbok Seminung termasuk ruas-ruas jalan di Kecamatan lain.

" Infrastruktur menjadi landasan utama pemerintah untuk meningkatkan ekonomi salah satunya jalan, oleh krna itu jalan merupakan salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Lampung Barat " Lanjutnya

Parosil Mabsus mengatakan, dimasa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin periode kedua ini memiliki keinginan dan harapan untuk menuntaskan dan menyelesaikan titik ruas jalan yang memang masuk sekala prioritas.

"Saya memberikan tugas khusus kepada dinas PUPR dan Bapeda beserta seluruh staf agar kiranya nanti ruas-ruas jalan yang memang masuk dalam sekala prioritas akan dijakan prioritas di tahun yang akan datang," tutup Parosil.

Sementara Plt. Kepala Bapeda Kabupaten Lampung Barat Indra Gunawan menjelaskan pelaksanaan Musrenbang tersebut merupakan forum strategis untuk merancang pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.

"Proses penjaringan usulan masyarakat yang di awali Musrenbang tingkat Pekon kemudian dilanjutkan tingkat Kecamatan dan pada hari ini tingkat Kabupaten lalu nantinya akan dilanjutkan tingkat Provinsi hingga pusat," tutur Parosil.

Indra Gunawan menyampaikan berdasarkan hasil musrenbang tingkat Kecamatan terdapat 1.553 usulan diantaranya 671 terkait dengan pekerjaan umum, 268 urusan pendidikan, 239 urusan pertanian, 40 urusan lingkungan hidup, 73 urusan kesehatan, 47 urusan kepemudaan dan olahraga serta pariwisata, 37 urusan perikanan 24 urusan koperasi, 20 urusan pengendalian perlindungan anak, 23 urusan sosial, 13 urusan kependudukan, 84 urusan perhubungan dan 14 urusan tenaga kerja.

Musrenbang turut diikuti Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Ganjar Jatiyono, Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, ketua TP PKK Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus, Perwakilan Forkopimda, Plh Sekretaris Daerah Lampung Barat Ismet Inoni, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah dan instansi vertical lainnya.

Dimeriahkan Artis Trisuaka, Krui Fair 2024 di Pesibar Resmi Dibuka

Juli 10, 2024

 

PESISIR BARAT - Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., membuka penyelenggaraan Pameran Pembangunan Krui Fair Tahun 2024, di Halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Selasa (9/7/2024) malam.


Pembukaan Krui Fair tersebut terlihat sangat meriah dengan suguhan tarian-tarian kebudayaan yang ada di Pesibar yang berdurasi hingga setengah jam lebih dengan melibatkan puluhan anak-anak muda Pesibar.

Dalam laporan Ketua Pelaksana Krui Fair 2024, Jon Edwar menyampaikan bahwa tahun ini Pemkab Pesibar kembali menggelar Pameran Pembangunan Krui Fair 2024 dengan mengusung tema, 1001 Pesona Budaya dan Alam Pesisir Barat, Bela dan Beli Produk UMKM.

"Tema Krui Fair kali ini dimaksudkan untuk mendorong para pelaku UMKM agar dapat bangkit dan berkembang di Pesibar," ungkap Jon Edwar.

Menurut Jon Edwar, pameran pembangunan tersebut bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah dan kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, menjadikan Krui Fair 2024 sebagai media sosialisasi, branding, dan pemasaran terpadu produk unggulan daerah Pesibar khususnya di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, kelautan dan UMKM.

"Selain itu memperkuat dan mengembangkan peran UMKM dan sektor ekonomi kreatif melalui transformasi digital market (E-Commerce), dan untuk promosi pembangunan bagi Pemkab Pesibar, stakeholder, dan dunia usaha serta mensosialisasikan pelayanan publik masyarakat," papar Jon Edwar.

Ketua Pelaksana, Jon Edwar juga memaparkan peserta Krui Fair 2024 melibatkan 27 OPD, 11 kecamatan, TP-PKK, Polres Pesibar, Kodim 0422/Lambar, sembilan BUMN/BUMD, Perbankan, dan otomotif, dan 135 UMKM Pesibar.

"Sedangkan untuk rangkaian agenda Krui Fair sendiri terdiri dari lomba senam pesona Pesibar, lomba PBB tingkah pelajar SMP dan SMA, lomba fashion show pengantin nusantara dan atraksi karnival dan peragaan busana tingkat OPD, pagelaran band indie Lampung, lomba nyanyi berkelompok, lomba nyelimpok Pesibar," ucapnya.

"Agenda berikutnya lomba mewarnai tingkat anak SD kelas 1-3, tabligh akbar, jalan sehat di Pemkab Pesibar, dan diakhiri seremoni penutupan Krui Fair 2024 pada 14 Juli 2024," pungkas Jon Edwar.

Sementara Gubernur Lampung melalui Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri mengatakan bahwa, Pesibar sebagai daerah tujuan wisata sudah dikenal hingga mancanegara.

"Dampaknya juga terbilang meningkat pesat, dimana mulai banyak investor yang berinvestasi sesuai dengan potensi yang terkandung di Pesibar," kata Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri.

Karenanya, Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri mengapresiasi kerja keras Bupati Pesibar yang dinilainya berhasil memberikan berbagai kemajuan di Pesibar.

"Tentu ini merupakan berkat kerja keras Pemkab Pesibar dalam hal ini Bupati Pesibar bersama masyarakat Pesibar, dan diharapkan agar Pesibar terus mengalami kemajuan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat," harap Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri mengakhiri sambutannya.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati, Agus Istiqlal mengatakan bahwa pameran pembangunan tersebut pada dasarnya merupakan event untuk melihat berbagai hasil-hasil program pembangunan yang dilaksanakan oleh dinas/instansi dan kecamatan selama ini, yang diharapkan selain dapat memacu semangat instansi terkait dan masyarakat untuk lebih banyak berbuat untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

"Kegiatan ini juga dapat dijadikan ajang untuk mempromosikan Pesibar dengan segala potensi yang ada, baik berupa potensi alam maupun budaya yang memiliki prospek untuk dikelola dan dikembangkan," ujar Agus Istiqlal.

Menurut Agus Istiqlal, mengingat pentingnya event Krui Fair dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal, serta sebagai media untuk menampilkan kreatifitas dan mengenalkan budaya di Pesibar, pihaknya sangat mendukung penyelenggaraan Krui Fair.

"Rangkaian kegiatan dari acara ini akan berpengaruh signifikan terhadap pengembangan, pelestarian dan juga upaya peningkatan apresiasi masyarakat terhadap budaya dan seni lokal yang ada di Pesibar," Agus Istiqlal.

Karenanya, Agus Istiqlal berharap agar masyarakat terus berkarya dan berpartisipasi menunjukkan kreatifitas dan inovasinya, melalui hal tersebut maka seni budaya yang menjadi jati diri masyarakat Pesibar dapat terus eksis ditengah kemajuan masyarakat global hingga menjadi sesuatu yang membanggakan bagi masyarakatnya, baik sebagai tontonan yang bersifat menghibur ataupun tuntunan yang memberi inspirasi dan pencerahan hidup dan kehidupan masyarakat.

"Disamping itu, Krui Fair juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan refleksi dari seluruh kegiatan atau beraktivitas masyarakat dalam berbudaya dan berkesenian dengan lebih baik lagi yang tentunya akan semakin menambah daya tarik wisata, serta akan semakin memperkuat eksistensi para seniman," kata Agus Istiqlal.

Dengan terlibatnya semua masyarakat, Agus Istiqlal meyakini Krui Fair akan menjadi lebih bergaung ditengah masyarakat, sehingga masyarakat merasa tergerak untuk memberikan apresiasi dengan datang ke tempat penyelenggaraan digelar.

"Tidak kalah pentingnya adalah dalam kegiatan Krui Fair masyarakat juga mendapatkan pelayanan- pelayanan publik dari Pemkab Pesibar. Selain itu masyarakat juga dapat menikmati semua rangkaian acara dan memberikan masukan kepada Pemkab Pesibar dalam melaksanakan kegiatan Krui Fair agar lebih baik lagi kedepannya," Agus Istiqlal.

"Dengan upaya tersebut, diharapkan kekayaan alam dan budaya yang ada di Pesibar akan terus eksis dan berkembang ditengah-tengah gempuran budaya dari mancanegara dan harapan jangan sampai budaya dan kesenian lokal kita tenggelam dibawah dominasi budaya dan kesenian asing," imbuhnya.

Lebih jauh Agus Istiqlal mengatakan, pelaksanaan Krui Fair tahun ini terasa sangat begitu istimewa, karena pameran pembangunan kali ini dilaksanakan di komplek Perkantoran Pemkab Pesibar sehingga seluruh masyarakat akan merasakan euforia yang begitu luar biasa dengan berbagai giat yang ada pada tahun ini.

"Sesuai dengan tagline tahun ini yakni Krui bersinjang, Pemkab Pesibar akan melakukan pemecahan rekor MURI mengenakan busana sinjang oleh peserta terbanyak hingga 1000 peserta dan juga masih banyak lagi rangkaian kegiatan yang akan digelar pada perhelatan tahunan ini seperti tabligh akbar, pameran kuliner hingga kerajinan, berbagai lomba, dan juga hiburan yang akan menanti selama satu minggu penuh, diharapkan nanti masyarakat dapat terhibur dan juga turut meramaikan kegiatan ini," tutur Agus Istiqlal.

Kemudian selain itu, Psibar merupakan kabupaten termuda di Provinsi Lampung, namun juga tidak kalah dalam menunjukan pembangunannya dalan usia yang tergolong muda Pemkab Pesibar mampu mewujudkan harapan beberapa tahun lalu dalam membangun komplek perkantoran sebagai wadah wisata lokal maupun internasional.

"Telah dibuktikan melalui lomba surfing bertaraf internasional yang bertajuk World Surf League (WSL) Krui Pro 2024 yang sukses digelar bulan lalu," tukas Agus Istiqlal.

Pembukaan Krui Fair 2024 ditandai dengan pemukulan cetik oleh Bupati Agus Istiqlal, Ketua TP-PKK, Septi Heri Agusnaeni, didampingi Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri, dan forkopimda Pesibar-Lambar.

Malam pembukaan Krui Fair 2024 kali ini diwarnai dengan penampilan penyanyi Tri Suaka. (*)

Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Lampung Barat

Agustus 23, 2023


 

Sebanyak 33.562 Masyarajat Lampung Barat, Terima Bantuan Beras

Mei 25, 2023

 



Sebanyak 33.562 Masyarakat Lampung Barat. Terima Bantuan Beras

Mei 24, 2023

 




Pemkab Lampung Barat Keluarkan Surat Edaran Penggunaan Bahasa Lampung Untuk Menjaga Kelestarian Budaya

Maret 13, 2023

 


Lampung Barat - Dalam rangka menjaga, melestarikan, mengembangkan, membina dan melindungi kekayaan bahasa yang dimiliki bangsa Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor: 400/18/02/2023 tentang penggunaan bahasa Lampung, agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan setempat menggunakan bahasa Lampung setiap hari Jumat.

Dikeluarkannya surat edaran tersebut berdasarkan Undang-Undang (UU) Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Tahun 1945 pasal 32, bahwa Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.
Selain itu berdasarkan Peraturan Presiden (PP) RI No 57 tahun 2014 tentang pengembangan, pembinaan dan perlindungan bahasa dan sastra serta peningkatan fungsi Bahasa Indonesia pasal 6.

Kemudian hal itu juga berdasarkan hasil himpun adat sai batin paksi pak sekala bekhak pada tanggal 23 November 2022 yang dilaksanakan di Lamban Dinas Bupati Lampung Barat. Selanjutnya berdasarkan berita acara hasil rapat tanggal 10 Februari tahun 2023 di ruang rapat Sekincau tentang penggunaan bahasa Lampung pada saat khotbah Sholat Jumat.

Selalu Kepala Daerah, Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat Drs. Nukman mengatakan, jika bahasa daerah merupakan salah satu kekayaan bangsa yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi bagi masyarakat.
Selain itu, bahasa daerah juga memiliki fungsi sebagai pendukung bahasa nasional yakni bahasa Indonesia.

"Atas dasar tersebut, fungsi bahasa daerah harus terus dibina dan di kembangkan dalam memperkukuh ketahanan budaya bangsa," kata Nukman.

Menurut Nukman, Lampung memiliki adat dan kebudayaan yang unik sehingga mempunyai daya tarik tersendiri yang patut untuk dilestarikan, diberdayakan dan dipertahankan sebagai salah satu bahasa kebanggaan masyarakat, khususnya Kabupaten Lampung Barat. Selain itu yang terpenting kata Nukman adalah, menjaga kelestarian bahasa daerah sebagai peneguh jati diri dan identitas daerah, khususnya Kabupaten Lampung Barat.

"Dan ini bisa kita mulai dari keluarga serta lingkungan untuk tetap menjadikan bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari yang kita gunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga, kerabat dan orang terdekat," ujarnya.

Selain itu, Nukman menyatakan penggunaan bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari ditujukan untuk mengembangkan, membina dan melindungi bahasa Lampung sebagai bahasa daerah.

Hal tersebut tentunya tetap memenuhi kedudukan dan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat serta tetap menjadi khasanah kekayaan budaya Indonesia.
Di dalam surat edaran itu pun, Nukman meminta para Camat agar mengimbau takmir masjid di wilayah masing-masing untuk menggunakan bahasa Lampung sebagai pengantar pengajian dan khutbah sholat Jumat.

"Minimal satu bulan satu kali, untuk menghindari terjadinya perbedaan arti yang diakibatkan oleh salah pengucapan kata, diimbau agar khotibnya adalah orang yang menguasai dan fasih berbahasa Lampung," pungkasnya.

Pemkab Lampung Barat Keluarkan Surat Edaran Penggunaan Bahasa Lampung Untuk Menjaga Kelestarian Budaya

Maret 13, 2023

 


Lampung Barat - Dalam rangka menjaga, melestarikan, mengembangkan, membina dan melindungi kekayaan bahasa yang dimiliki bangsa Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor: 400/18/02/2023 tentang penggunaan bahasa Lampung, agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan setempat menggunakan bahasa Lampung setiap hari Jumat.

Dikeluarkannya surat edaran tersebut berdasarkan Undang-Undang (UU) Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Tahun 1945 pasal 32, bahwa Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.

Selain itu berdasarkan Peraturan Presiden (PP) RI No 57 tahun 2014 tentang pengembangan, pembinaan dan perlindungan bahasa dan sastra serta peningkatan fungsi Bahasa Indonesia pasal 6.

Kemudian hal itu juga berdasarkan hasil himpun adat sai batin paksi pak sekala bekhak pada tanggal 23 November 2022 yang dilaksanakan di Lamban Dinas Bupati Lampung Barat. Selanjutnya berdasarkan berita acara hasil rapat tanggal 10 Februari tahun 2023 di ruang rapat Sekincau tentang penggunaan bahasa Lampung pada saat khotbah Sholat Jumat.

Selalu Kepala Daerah, Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat Drs. Nukman mengatakan, jika bahasa daerah merupakan salah satu kekayaan bangsa yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi bagi masyarakat.
Selain itu, bahasa daerah juga memiliki fungsi sebagai pendukung bahasa nasional yakni bahasa Indonesia.

"Atas dasar tersebut, fungsi bahasa daerah harus terus dibina dan di kembangkan dalam memperkukuh ketahanan budaya bangsa," kata Nukman.
Menurut Nukman, Lampung memiliki adat dan kebudayaan yang unik sehingga mempunyai daya tarik tersendiri yang patut untuk dilestarikan, diberdayakan dan dipertahankan sebagai salah satu bahasa kebanggaan masyarakat, khususnya Kabupaten Lampung Barat.

Selain itu yang terpenting kata Nukman adalah, menjaga kelestarian bahasa daerah sebagai peneguh jati diri dan identitas daerah, khususnya Kabupaten Lampung Barat.

"Dan ini bisa kita mulai dari keluarga serta lingkungan untuk tetap menjadikan bahasa daerah sebagai bahasa sehari-hari yang kita gunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga, kerabat dan orang terdekat," ujarnya.

Selain itu, Nukman menyatakan penggunaan bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari ditujukan untuk mengembangkan, membina dan melindungi bahasa Lampung sebagai bahasa daerah.

Hal tersebut tentunya tetap memenuhi kedudukan dan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat serta tetap menjadi khasanah kekayaan budaya Indonesia.

Di dalam surat edaran itu pun, Nukman meminta para Camat agar mengimbau takmir masjid di wilayah masing-masing untuk menggunakan bahasa Lampung sebagai pengantar pengajian dan khutbah sholat Jumat.

"Minimal satu bulan satu kali, untuk menghindari terjadinya perbedaan arti yang diakibatkan oleh salah pengucapan kata, diimbau agar khotibnya adalah orang yang menguasai dan fasih berbahasa Lampung," pungkasnya.

Gelar Audiensi, Nukman Banggakan Sekolah Kopi

Februari 07, 2023


Lampung Barat - Kepala Cabang Bank Mandiri Liwa Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Rizaldi Sobrian beserta jajaran melakukan silaturahmi kepada Penjabat (Pj) Bupati Lambar Drs. H. Nukman M.M pada Selasa 07/2/2023 bertempat di ruang kerja Bupati.

Rizaldi menyampaikan bahwa Bank Mandiri Cabang Liwa baru berdiri kurang lebih tiga bulan yang lalu, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar agar ke depannya dapat menjalin sinergitas. 

"Kebetulan Bank Mandiri Cabang Liwa ini baru berdiri kurang lebih tiga bulan ini Pak Bupati, salah satu maksud kami pada kesempatan ini selain untuk menjalin silaturahmi kami juga berharap ke depannya supaya ada sinergitas antara Pemkab Lambar dengan Bank Mandiri Cabang Liwa," ucapnya.

Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih karena sudah menyambut baik kedatangannya beserta jajaran. 

"Saya mewakili rekan-rekan menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati beserta jajaran yang sudah menerima dengan baik kedatangan kami," ucapnya. 

Pj Bupati Lambar menyambut baik audiensi ini, ia pun mengucapkan selamat datang di Kabupaten Lampung Barat kepada Rizaldi beserta jajaran.

Nukman menjelaskan, Kabupaten Lambar merupakan penghasil kopi terbesar di Provinsi Lampung. 

"Selamat datang di Kabupaten Lambar disini kebanyakan masyarakat berprofesi sebagai petani kopi dan sayuran," terang Nukman. 

Dirinya mengatakan, Lambar memiliki Sekolah Kopi yang menjadi ikon kebanggaan sekaligus menjadi wadah edukasi untuk petani kopi, mulai dari budidaya hingga proses produksi, dengan harapan Sekolah Kopi dapat mensejahterakan petani kopi di Lambar. 

Nukman berharap terdapat jalinan sinergitas yang baik antara Bank Mandiri Cabang Liwa dengan Pemkab Lambar. 

"Mengenai konsepnya, nanti akan kita bicarakan dan susun," tutup Nukman. (*)
 

Atasi Masalah Penunggakan Pajak, BPPRD Jalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Lampung Selatan

Desember 01, 2022

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Selatan terus berupaya melakukan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak serta retribusi daerah.



Hal ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari BPPRD Lampung Selatan, yaitu membantu Kepala Daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah dibidang pendapatan daerah. Salah satunya, mengenai penetapan dan penagihan pajak daerah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPPRD Lampung Selatan Burhanuddin dalam Podcast Kejaksaan Negeri Lampung Selatan yang berlangsung di ruang Podcast Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, pada Selasa (29/11/2022).

Burhanuddin menjelaskan, optimalisasi pendapatan daerah tersebut dilakukan BPPRD Lampung Selatan, dengan mengejar piutang-piutang pajak daerah yang belum dibayarkan oleh para penunggak pajak.

Guna mempermudah penagihan, lanjutnya, BPPRD menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, terkait dengan penagihan piutang/tunggakan pajak daerah yang belum dibayarkan oleh wajib pajak.

“Pajak yang kami kelola yaitu diantaranya pajak hotel, pajak hiburan, pajak restoran, pajak air tanah, pajak parkir, pajak reklame, pajak penerangan jalan dan lainnya termasuk juga pajak bumi dan bangunan,” ungkapnya.

Burhanuddin menjelaskan, penagihan oleh pihak Kejaksaan Negeri Lampung Selatan akan dilakukan apabila wajib pajak sudah berulang kali, tidak mengindahkan atau tidak menindaklanjuti surat tagihan pajak yang diberikan oleh BPPRD kepada wajib pajak.

“Kita lakukan penagihan secara tertulis dan lisan, kalau sudah kami upayakan penagihan tapi masih tidak diindahkan akan kami serahkan kepada pihak kejaksaan. Dengan adanya kerjasama ini, alhamdulillah pembayaran semakin lancar,” ungkap Burhannudin lebih lanjut.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati menjelaskan, pihaknya akan melakukan penagihan kepada penunggak pajak, apabila telah menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Dimana, sejauh ini Pemkab Lampung Selatan telah mengeluarkan sebanyak 10 SKK guna dilakukan tindaklanjut penagihan terhadap pajak-pajak yang belum dibayarkan oleh penunggak pajak.

“Dari 10 SKK 9 sudah tidak lanjuti dan 1 masih dalam pemanggilan, sudah 9 yang kita tangani saat ini. Untuk penyelamatan keuangan negara yang selama ini sudah kita lakukan itu adalah sekitar Rp.267.790.661,” katanya.

“Mudah-mudahan nanti kita kedepannya akan semakin membantu pemerintah kabupaten Lampung Selatan dalam peningkatan PAD. Kerjasama ini sangat didukung dan sangat disupport oleh bapak Bupati Lampung Selatan,” ujarnya. (ptm/Nsy).

Nukman Resmi Dilantik Sebagai Sekda Lampung Barat

Juli 12, 2022

LIWA - Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus S.Pd resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon IIB, IIA, IIIB dan Eselon IIIA Di Ruang Aula Gedung Pemda Kabupaten Lampung Barat, Selasa 12/07/2020



Hadir Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Barat, Forkopimda Lampung Barat, Pj. Sekda, Kapolres, Komandan Kodim, Kajari Lampung Barat, Para Asisten, Staf Ahli, Tenaga Ahli, para Kepala SKPD, Ketua TP-PKK, dan Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Barat.

Pembacaan surat keputusan Bupati Lampung Barat dilanjutkan dengan Pengambilan sumpah Pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat oleh Bupati Lampung Barat, serta Penandatanganan Berita Acara Pengangkatan Sumpah Jabatan.

Dalam sambutan, Bupati Lampung Barat menyampaikan ucapan selamat kepada Drs. Nukman MM resmi menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispora-Par) Lampung Barat.

Bupati menjelaskan pelaksanaan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini telah melalui proses dan tahapan sesuai dengan mekanisme dan prosedur berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga semua tidak salah persepsi dalam memahami apa yang melandasi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mengambil kebijakan dan penetapan keputusan.

Dalam amanat, Bupati menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan sebuah amanah yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan kejujuran dan keikhlasan. Oleh karenanya, semua itu harus dijawab dengan prestasi.

“Hal penting yang akan selalu saya ingatkan kepada seluruh pejabat yang hadir bahwa jabatan adalah amanah dari Allah SWT yang wajib dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan janji dan sumpah jabatan yang telah di ikrarkan serta yang diucapkan dan dituangkan dalam bentuk Fakta Integritas,” ucapnya

Selain itu, lanjut Bupati, amanah tersebut harus dipertanggungjawabkan secara institusional kepada pemerintah dan secara moral kepada Allah SWT. Dengan demikian diharapkan dalam pelaksanaan tugas dapat bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga akan berdampak pada terciptanya pelayanan prima kepada masyarakat.

Diakhir sambutan, Bupati mengajak kepada seluruh ASN di wilayah Kabupaten Lampung Barat agar tidak bekerja secara biasa-biasa melainkan harus bekerja secara luar biasa dan benar serta terukur untuk kepentingan Pemerintah dan Pelayanan kepada masyarakat yang optimal.

“Kepada Bapak Drs. Nukman MM diharapkan bisa dan mampu menggerakan Organisasi Pemerintahan ini dengan pengalaman disiplin dan ilmu yang saudara miliki dan Semoga Amanah Dan Dapat Mengebankan Tugas Yang Diberikan , Bisa Ikut Peran Penting Dalam Melaksanakan 7 Program Dan 3 Komitmen Yang Ada Di Kabupaten Lampung Barat,” tutupnya. (*)

Pelantikan 60 Peratin Gelombang Pertama Lampung Barat, Telah Dilaksanakan

Juni 11, 2022

 


Festival Sekala Bekhak Masuk KEN 2022, Parosil: semoga akan bisa cepat membangkitkan dunia pariwisata Lampung Barat

April 13, 2022

Lampung Barat - Setelah masuknya Festival Sekala Bekhak (FSB) ke dalam 110 event nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diluncurkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada tahun 2022 ini, Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus berharap hal itu dapat membangkitkan dunia pariwisata Kabupaten Lampung Barat yang tentu berpengaruh pada tingkat pendapatan khususnya dari sektor pariwisata di Kabupaten Lampung Barat.



Festival Sekala Bekhak merupakan ajang tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat yang baru berhasil masuk Kharisma Event Nusantara (Calender Event Nasional) pada tahun 2021 dan di tahun 2022 setelah melalui proses kurasi yang bersaing dengan festival-festival lainnya di Nusantara.

Pada tahun 2022 ini, Kemenparekraf menerima 319 usulan event dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Jumlah ini meningkat 17 event jika dibandingkan dengan even di tahun 2021 yang berjumlah 302 usulan. Kemudian usulan event ini dikurasi pada tahap I dan tahap II.

Pada kurasi tahap pertama, dari 319 tersisa 171 festival. Pada saat kurasi tahap kedua, Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata menyampaikan presentasi secara langsung terhadap lima orang kurator, masing-masing dari unsur seniman, budayawan, penyelenggara event, akademisi/media dan pemerintah (kemenparekraf) untuk menetapkan 110 event yang akan diselenggarakan dalam KEN sepanjang tahun 2022.

Masuknya Festival Sekala Bekhak dalam Kharisma Event Nusantara karena Festival Skala Bekhak menyajikan seni tradisi asli budaya Lampung Barat.

Konten kegiatan yang ditampilkan adalah seperti gelaran nyambai, gelaran orkes gambus, muayak, bu-gamolan pekhing dan yang paling unik adalah sajian SEKURA, dan SEKURA diminta para dewan kurator untuk menjadi IKON dari Festival Sekala Bekhak karena SEKURA hanya ada di Bumi Sekala Bekhak Lampung Barat, maka Festival Sekala Bekhak harus identik dengan SEKURA.

Kharisma Event Nusantara yang diusung Kemenparekraf adalah program Kemenparekraf pada setiap tahun, yaitu menyatukan event-event daerah untuk bisa dipromosikan dan menjadi bagian dari event Nasional. Sehingga Kemenparekraf akan secara maksimal mempromosikan event-event tersebut baik di nusantara maupun di mancanegara dan tentu akan merekomendasikan kunjungan wisatawan untuk mengunjungi event-event tersebut.

Dari hal itu, tentu Festival Skala Bekhak akan sangat berpangaruh pada tingkat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Lampung Barat untuk menyaksikan event Festival Sekala Bekhak.

Sehingga momen tersebut sekaligus menjadi ajang promosi potensi yang dimiliki Kabupaten Lampung Barat, mulai dari destinasi wisata alam, keragaman budaya, potensi kopi robusta dan juga para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai sub sektor yang ada di Lampung Barat.

Untuk diketahui, Kharisma Event Nusantara bukan memilih juara, namun memilih event daerah yang layak menjadi sajian event nasional dan ikut diangkat oleh kemenparekraf dari 15 Kabupaten/Kota di Lampung.

Sementara untuk tahun 2022 ini, Provinsi Lampung sendiri hanya menyumbang dua event pada Kharisma Event Nusantara yang diusulkan oleh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Dua event tersebut yakni Festival Skala Bekhak dan Festival Krakatau yang telah masuk menjadi salah satu dari 110 event se-Indonesia.

Masuknya Festival Skala Bekhak di Kharisma Event Nusantara bukan tanpa sebab, karena Festival Skala Bekhak memiliki keunikan tersendiri dan berbeda dengan festival lain yang ada di Nusantara.

Keunikan Festival Skala Bekhak ini dilaksanakan dengan melibatkan secara langsung masyarakat adat asli Lampung Barat yang memiliki 4 kerajaan, yaitu Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak yang terdiri dari Kepaksian Pernong, Paksi Buay Belunguh, Paksi Buay Bejalan Diway dan Kepaksian Nyerupa yang masing-masing Kepaksian dipimpin oleh seorang Sultan.

Salah satu konten kegiatan yang dipaparkan adalah Hippun Adat Sultan Paksi Pak (Musyawarah Agung Para Sultan Paksi Pak) yang dalam kegiatan ini perangkat keagungan adat dari Kerajaan Adat Lampung Barat. Selanjutnya rangkaian lain yaitu pagelaran seni budaya akan menampilkan sajian seni budaya asli dari kerajaan adat, diantaranya Nyambai, Orkes Gambus, Pesta Budaya Sekura (pesta topeng), Butattah, Bugamoil Pekhing, Tari-Tarian Adat dan lain-lain.

Dengan masuknya Festival Sekala Bekhak di jejeran event Nasional 2 tahun ini, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus berharap hal itu akan mempercepat kebangkitan pariwisata di bumi beguai jejama sai betik Lampung Barat.

"Masuknya Festival Skala Bekhak di Kharisma Event Nusantara semoga akan bisa cepat membangitkan dunia pariwisata Lampung Barat dengan lonjakan kunjungan wisatawan dan bisa betah beliama-lama di Lampung Barat yang tentu akan berpengaruh pada tingkat pendapatan khususnya dari sektor pariwisata," ucap Parosil.

dalam event Festival Sekala Bekhak senantiasa ditampilkan budaya adiluhung yang merupakan seni budaya tradisi dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak, sungguh merupakan sajian yang menarik ketika dipadukan antara budaya asli dengan keindahan alam yang masih terjaga baik.

Dikarenakan kondisi negeri masih belum sepenuhnya normal dari serangan wabah covid-19, maka penyelenggaraan event festival dalam dua tahun ini akan fokus pada bentuk kegiatan secara hybrid sesuai dengan kondisi saat ini, namun jika memungkinkan pada bulan Juli tahun 2022 ini digelar secara Offline maka akan menyajikan festival secara langsung.

Covid-19 tidak menyurutkan Parosil untuk membangun Infrastruktur di Lampung Barat

April 13, 2022

Krisis kesehatan global itu memaksa pemerintah memangkas anggaran nyaris di seluruh sektor rencana pembangunan dan kemudian difokuskan untuk penanganan penyebaran coronavirus tersebut. Tak terkecuali anggaran untuk meningkatkan infrastruktur.



Kendati demikian, Bupati Lampung Barat Parosil tak patah semangat membangun daerah, utamanya di bidang infrastruktur.

Pemangkasan anggaran semasa pandemi tidak menyurutkan tekad Bupati Parosil Mabsus untuk terus mewujudkan program unggulannya dalam peningkatan infrastruktur mantap.

Bahkan, di tengah pandemi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat di bawah kepemimpinan Bupati Parosil mampu merealisasikan pembangunan ruas jalan sepanjang 5,3 KM yang menghubungkan Pekon Suka Banjar - Pekon Tawan Suka Mulya di Kecamatan Lumbok Seminung.

Seyogianya, ruas jalan aspal yang diresmikan itu mencapai 7,8 Km yang sisi kanan kirinya dilengkapi rabat beton.

Namun pembangunan di tahun 2021 baru terealisasi 5,3 Km, dan sisanya dilanjutkan di tahun 2022 ini.

Tersendatnya pembangunan ruas jalan tersebut lagi-lagi dampak wabah covid-19.

Anggaran dana yang digunakan pembangunan ruas jalan sepanjang 5,3 Km itu mencapai angka Rp15,3 miliar. Sementara lanjutan pembangunan yang akan dilakukan tahun 2022 ini sepanjang 2,5 Km dengan anggaran dana mencapai Rp8 miliar.

Bupati Parosil menyebutkan, Pemkab Lampung Barat di bawah kepemimpinannya yang saat ini telah memasuki tahun kelima, pembangunan ruas jalan yang dibangun itu merupakan ruas jalan terpanjang yang ada di Kabupaten Lampung Barat.

"Selama saya menjadi bupati empat tahun ini, jalan yang di bangun ini merupakan jalan terpanjang di Kabupaten Lampung Barat," sebutnya.

Parosil menuturkan bukan hal yang mudah untuk melakukan pembanguan di tengah wabah pandemi covid-19. Pasalnya dari segi anggaran terbagi dengan penanganan dan pencegahan wabah yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut.

Namun dari hasil perjuangan dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Lampung Barat, pembangunan ruas jalan tersebut dapat terealisasikan.

"Nama ruas jalan ini Suka Banjar - Tawan Suka Mulya, kita hadir nadanya sama-sama bersyukur. Membangun ruas jalan yang panjangnya 5,3 Km di situasi pandemi covid-19 bukan hal yang mudah, karena membutuhkan anggaran cukup besar," ungkapnya.

Parosil mengatakan fungsi jalan tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Lampung Barat.

"Lumbokseminung ini merupakan daerah wisata, banyak dikunjungi wisatawan. Semoga dengan dibangunnya jalan ini kujungan wisatawan dapat meningkat, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Apalagi di Kecamatan Lumbok Seminung ini ada objek wisata Danau Ranau yang dapat dikunjungi wisatawan," cetusnya.

Parosil meminta masyarakat dapat menjaga dan merawat jalan tersebut.

"Manfaatkan sebaik-baiknya dan pelihara jalan penghubung Pekon Sukabanjar - Tawan Suka Mulya ini," harapnya.

"Yang sulit itu menjaga dan merawat, jangan semua jalan ini diserahkan ke pemerintah saja tanpa partisipasi masyarakat," pungkasnya.

Peningkatan infrastruktur mantap, merupakan program poin pertama diantara pitu program yang digalakkan PM. Sehingga terlihat jelas, pembangunan di bidang infrastruktur menjadi salah satu fokus utama PM di masa kepemimpinannya.

Hal itu sejalan dengan visi PM yang berbunyi "mengembangkan wilayah melalui pembangunan infrastruktur secara berkeadilan, dengan memperhatikan aspek penyelenggaraan bencana dan berwawasan lingkungan".

Sementara, hasil pembangunan yang dilakukan PM tersebut menjadi kebahagian tersendiri bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Lumbok Seminung.

Hal itu diakui warga setempat, Hasnil Basar. Ia mengucapkan terimakasih kepada PM atas pembangunan jalan yang itu.

Hasnil Basar menuturkan, bahwa ia siap mendukung seluruh program Pemkab Lampung Barat di bawah kepemimpinan PM.

Karena ia merasa program-program yang dicanangkan PM berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Kami selalu mendoakan bapak Bupati dan Wakil Bupati dapat melanjutkan kepemimpinannya di tahun 2024 mendatang, untuk melanjutkan roda pemerintahan dalam pembangunan di Kabupaten Lampung Barat ini," tutupnya.

Pemkab Lambar Serahkan Bantuan Alat Industri, Sarana Perdagangan, dan Bansos Bagi UMKM

Oktober 18, 2021

UNDERCOVER - Pemerintahan Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Pertanian memberikan bantuan alat industri, sarana perdagangan, dan bansos bagi UMKM pada Senin 18 Oktober 2021, bertempat di Pendopo Lingkungan Lamban (Rumah) Dinas Bupati Lambar, Komplek Kebun Raya Liwa (KRL) Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit.



Bantuan yang diberikan melalui program perencanaan dan pengembangan industri berupa Bantuan Peralatan Industri (IKM) sejumlah 32 unit yang terdiri dari:

- 2 unit coffee rousting

- 3 unit mesin jahit

- 4 unit mesin bordir

- 1 unit pemanggang ikan

- 5 unit perajang keripik

- 4 unit alat membatik

- 1 unit mesin pengupas kedelai

- 10 unit sealer

- 1 unit alat pemotong kayu (mini cainsaw)

- 1 unit alat pemotong kayu (cyrcle).


sedangkan bantuan yang diberikan dari program peningkatan sarana distribusi perdagangan berupa pengadaan gerobak dagang sejumlah 45 unit, diperuntukkan kepada para pedagang mandiri.

Juga bantuan program pemberdayaan UMKM yaitu bantuan sosial bagi UMKM berupa uang tunai sebesar Rp. 500.000,- untuk 200 UMKM. Bantuan uang tunai tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima melalui Bank Lampung Cabang Liwa.

Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus mengatakan Bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini merupakan salah satu upaya pendorong untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. "Saya berpesan kepada para penerima, manfaatkan batuan ini yang sebaik-baiknya", pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian Ir. Sugeng Raharjo, MP. menyebutkan bantuan yang diberikan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dibidang permodalan dan sarana perdagangan serta alat produksi menuju UMKM yang Hebat dan Sejahtera.

"Bantuan dari Pemkab Lambar melalui program Dinas Koperindag merupakan aktualisasi misi ke-3 Bupati dan Wakil Bupati Lambar, yaitu meningkatkan perekonomian yang berorientasi pada Agro bisnis dan agro wisata berbasis sumber daya lokal", sebut Sugeng.

Wabub Lambar Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2021

Oktober 02, 2021

UNDERCOVER - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) melaksanakan Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021 dengan tema "Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila" dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lambar Drs. H. Mad Hasnurin bertempat di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat, Jum'at(01/10/2021).




Upacara tersebut dihadiri oleh Assisten, Staf Ahli, Kapolres Lampung Barat AKBP. Hadi Saeful Rahman, S.IK, Kepala Kemenag Maryan Hasan, S.Ag., M.Pd.I, perwakilan Kodim, Perwakilan Kejari, Perwakilan Pengadilan Negeri Liwa, Anggota DPRD dan Kepala OPD Lambar