Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Sapu Bersih Fase Grup, Smanda Melaju ke Semifinal Turnamen Softball Nasional 2025

Oktober 05, 2025

 


Lampung - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Tim Smanda Old Star 1993 Lampung yang sukses melangkah ke babak semifinal dalam ajang Turnamen High School Legend 2025. Keberhasilan ini diraih setelah tim tampil gemilang dan menyapu bersih tiga pertandingan penyisihan dengan kemenangan sempurna.


Dengan hasil impresif tersebut, Smanda Bandar Lampung memastikan diri sebagai juara grup dan berhak melaju ke babak semifinal menghadapi juara dari grup sebelah. Laga semifinal dijadwalkan berlangsung Minggu (5/10/2025) siang, dan apabila berhasil menang, Smanda akan langsung tampil di partai final yang juga digelar pada hari yang sama.



Pelatih kepala Tim Alumni Smanda 1993, Achmad Hery Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim serta optimisme tinggi jelang laga semifinal. Ia juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat Lampung agar tim dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.


“Alhamdulillah, dari tiga game yang kita jalani, semua bisa kita menangkan. Insyaallah kita optimis bisa tembus ke final. Mohon doa dari seluruh masyarakat Lampung agar tim Smanda bisa membawa nama baik Lampung di tingkat nasional,” ujarnya pada Minggu 5 Oktober 2025.


Dari sisi komposisi pemain, Hery menilai performa Galih dan Ronaldo Oktafindra menjadi kunci penting dalam perjalanan tim di fase grup.


“Untuk pitcher, Galih punya skill di atas rata-rata. Selain lemparannya akurat, dia juga punya kemampuan memukul yang luar biasa. Dari game pertama sampai ketiga, Galih selalu menjadi leader tim,” jelasnya.


“Sementara itu, Ronaldo pada pertandingan sebelumnya mencetak home run hingga meraih tiga base dan empat poin. Jadi, keduanya tetap jadi andalan utama di tim kita,” tambahnya.


Dengan semangat tinggi dan dukungan penuh dari masyarakat Lampung, Tim Smanda Old Star 1993 Lampung bertekad menorehkan prestasi terbaik dan membawa pulang gelar juara softball nasional 2025, sekaligus mengharumkan nama Provinsi Lampung di tingkat nasional.(YC)

Hasil Gemilang! Smanda Old Star 1993 Lampung Tundukkan SMAN 7 Bandung di High School Legend 2025

Oktober 03, 2025

  



Tim softball alumni SMAN 2 Bandar Lampung, Smanda Old Star 1993, mengawali kiprah mereka di ajang bergengsi High School Legend 2025 dengan kemenangan meyakinkan. Dalam turnamen softball nasional antar-alumni yang berlangsung di Lapangan Softball Senayan, Jakarta, tim asal Lampung ini berhasil menundukkan tim kuat SMAN 7 Bandung pada laga perdana, Jumat, 3 Oktober 2025.

Pertandingan pembuka ini berjalan sangat ketat dan penuh tensi sejak inning pertama. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan agresif. Namun, berkat pertahanan yang solid dan pukulan-pukulan efektif dari Smanda Old Star 1993, tim Lampung berhasil mengamankan angka-angka krusial yang memastikan kemenangan.


Kunci Kemenangan: Kekompakan dan Dukungan Alumni

Pelatih Kepala Smanda Old Star 1993, Achmad Hery Setiawan, menyatakan rasa syukurnya atas hasil positif tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan buah dari kekompakan dan semangat persaudaraan tim.

“Kami bersyukur bisa meraih kemenangan perdana. Hasil ini adalah buah dari kekompakan, kerja sama tim, dan dukungan penuh para alumni. Semoga ke depan kami bisa terus konsisten,” ujar Achmad Hery Setiawan seusai pertandingan.

Turnamen High School Legend 2025 mempertemukan berbagai tim alumni SMA dari seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Lampung, hingga Riau. Ajang ini tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan nostalgia yang erat.

Achmad Hery Setiawan juga kembali menegaskan bahwa tujuan utama keikutsertaan mereka melampaui gelar juara. “Bagi kami, menang atau kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah kebersamaan, sportivitas, dan menjunjung tinggi nama baik almamater,” tegasnya.


Menghadapi Laga Berat di Babak Penyisihan



Dengan modal kemenangan perdana ini, tim Smanda Lampung semakin percaya diri melanjutkan perjuangan. Mereka masih akan menghadapi tiga laga berat di babak penyisihan melawan tim-tim besar lainnya, yakni SMA High Scope Jakarta, SMAN 2 Bogor, dan SMA 3 Jakarta.

Dukungan dari seluruh alumni dan masyarakat Lampung sangat diharapkan mampu menambah semangat juang Smanda Old Star 1993 untuk terus memberikan penampilan terbaik di lapangan.




Golden Kota Jawa Juara Turnamen Voli Smash Istimewa Sumber Rejo

Juni 29, 2025

 


Pesisir Barat – Turnamen Voli Smash Istimewa yang digelar di Pekon Sumber Rejo, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, resmi ditutup dengan kemenangan dramatis tim Golden Kota Jawa yang berhasil menundukkan tuan rumah Bravo Sumber Rejo dalam laga final dengan skor 3-1.


Pertandingan berlangsung panas sejak awal. Meski sempat kehilangan set pertama dengan skor tipis 22-25, Golden bangkit dan tampil dominan di tiga set berikutnya. Set kedua berhasil dimenangkan dengan skor meyakinkan 25-14, dilanjutkan kemenangan telak 25-13 di set ketiga.


Set keempat menjadi set penentu yang berlangsung sengit. Kedua tim saling kejar poin, namun ketenangan dan pengalaman pemain Golden membuat mereka mampu menutup laga dengan skor 25-21. Hasil ini mengukuhkan Golden Kota Jawa sebagai juara pertama Turnamen Smash Istimewa 2025, sementara Bravo Sumber Rejo harus puas di posisi runner-up di depan pendukungnya sendiri.


Sementara itu, laga perebutan tempat ketiga antara Kampung Baru Kota Jawa melawan KONI berakhir tanpa pertandingan. Tim KONI dinyatakan drop out alias tidak hadir, sehingga kemenangan otomatis diberikan kepada Kampung Baru.


Ketua panitia penyelenggara turnamen, Neta, mengungkapkan rasa puas atas suksesnya kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa meski tim tuan rumah belum berhasil meraih gelar juara, namun antusiasme warga dan semangat para peserta telah memberikan warna tersendiri dalam turnamen ini.


"Kami berharap turnamen ini menjadi wadah bagi pemuda untuk menyalurkan hobi dan mengasah kemampuan di bidang olahraga voli. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif dalam mengenalkan Pekon Sumber Rejo ke masyarakat luar dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal," ujar Neta.


Turnamen Smash Istimewa Sumber Rejo tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga perayaan sportivitas, persaudaraan, dan semangat pembangunan olahraga di tingkat pekon. (*) 

Raih 13 Medali di Kejuaraan Pengda Hapkido Lampung, Pengcab Hapkido Pesibar Yakin Bisa Bawa Lampung ke Ajang Internasional

Desember 02, 2024

 


Pesisir Barat, 2 Desember 2024 – Pengurus Cabang Hapkido Kabupaten Pesisir Barat berhasil meraih prestasi gemilang dalam Kejuaraan Pengda Hapkido Provinsi Lampung yang digelar pada 30 November hingga 1 Desember 2024 di STKIP Rosalia (STO) Metro. Kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk seleksi atlet yang akan mewakili Provinsi Lampung pada Kejuaraan Internasional Hapkido se-Asia Tenggara di Yogyakarta pada Mei 2025.


Pada ajang tersebut, Pengcab Hapkido Kabupaten Pesisir Barat mengirimkan 17 atlet yang berlaga di 18 nomor pertandingan. Dengan perjuangan dan semangat yang tinggi, para atlet berhasil meraih 7 medali emas dan 6 medali perunggu, yang membawa Kabupaten Pesisir Barat menduduki peringkat ke-3 se-Provinsi Lampung, sebuah pencapaian yang signifikan, mengingat sebelumnya Pesisir Barat selalu berada di peringkat ke-4 pada Kejurda sebelumnya.


Menurut Sabeum Hendri Afrizal, yang mewakili Ketua Pengcab Hapkido Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, S.KM, S.H, M.M., keberhasilan ini merupakan hasil dari peningkatan pembinaan yang terus dilakukan, khususnya dalam menambah jam terbang bagi atlet muda di kategori Cadet dan Junior. 


"Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet kami untuk lebih giat berlatih dan meraih kesuksesan di ajang-ajang yang lebih besar di masa depan," ujarnya.


Daftar Peraih Medali Medali Emas:

Ravauli Peryadi Rambe

Guruh Duta Winata

Tiara Feronica

Wahyu Tri Atmojo

Maryuda

Keanu Tuladha Jagratara

Restu Dani Pratama


Medali Perunggu:

Mutiara Nurviska

Anggun Deylila D.V

Alfarizi Nayutama R

Jonathan Mahatma Kurniadi

Melmi Yunanto

Nuryanda


Menurut Afrizal kejuaraan ini juga menjadi seleksi awal bagi atlet yang akan mengikuti tahap kedua seleksi di Kejurda bulan April 2025. Harapan kedepannya, atlet-atlet Pesisir Barat dapat menembus ajang-ajang bergengsi lainnya, seperti Porprov Lampung 2026, serta siap untuk Babak Kualifikasi PON 2028.


"Dengan semangat yang terus membara, Pengcab Hapkido Kabupaten Pesisir Barat dibawah naungan pak Tedi, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan jumlah atlet Hapkido, serta membangun prestasi yang lebih gemilang di masa depan," kata Aprzial. (*) 

Duo Atlet Paramotor Lampung Raih Medali Emas di PON XXI, Wakapolda Brigjen Ramadhan: Aerosport Lampung Menjanjikan

September 08, 2024


LAMPUNG - Duo atlet paramotor Lampung, Ayangsyah-Hasballah meraih medali emas dalam PON XXI Aceh-Sumut.

Keduanya dikalungi medali emas secara langsung oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Minggu (8/9/2024).

Perolehan medali ini diraih setelah kedua atlet tersebut menjadi kampiun pada kategori Precision Wheel Launch Tandem dengan poin tertinggi yakni 2773 poin.

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan yang merupakan Wakil Chef de Mission (Cdm) atau kontingen Lampung ini mengatakan perolehan medali emas ini adalah momen penuh kebanggaan.

“Kami benar-benar bersyukur dan sangat bangga bisa melihat anak-anak kita tampil gemilang di kancah nasional. Apalagi, saya bisa langsung mengalungkan medali emas kepada mereka. Ini momen yang sangat mengharukan bagi kita semua,” ungkap Ramadhan.

Di balik wajahnya yang tegas, terpancar rasa bangga terhadap prestasi para atlet muda tersebut.

Ramadhan mengatakan, mobilisasi udara dari paramotor, dengan suara baling-baling yang menderu di udara, menjadi saksi dari perjuangan panjang Ayangsyah dan Hasballah.

Mereka beraksi dengan ketepatan yang luar biasa, mengendalikan paramotor mereka dengan penuh keterampilan di atas hamparan arena terbuka, hingga berhasil mengukir nama Lampung di posisi terhormat.

Lampung kini menduduki peringkat ketiga nasional di cabang olahraga paramotor, yang merupakan olahraga baru dalam ajang kompetitif.

“Dari 19 Pengda, kita berada di peringkat ketiga. Ini pencapaian yang luar biasa, apalagi mengingat paramotor baru pertama kali dipertandingkan dan sudah mampu memberikan medali," katanya.

Prestasi ini terasa semakin spesial karena Lampung berhasil mengungguli 19 Pengurus Daerah (Pengda) lainnya, dan hanya berada di bawah dua provinsi kuat, yaitu Jawa Barat dan Aceh.

"Prestasi ini tentu menjadi motivasi besar bagi para atlet Lampung ke depannya,” kata Ramadhan.

Terlihat jelas, bahwa pencapaian ini tidak hanya sekadar hasil dari kerja keras para atlet, tetapi juga bukti bahwa Lampung kini mulai menapaki puncak baru di dunia olahraga aerosport.

"Keberhasilan ini harus menjadi titik awal yang lebih besar. Kita tidak boleh cepat puas, justru ini harus menjadi pendorong agar pembinaan olahraga aerosport di Lampung semakin baik ke depannya,” tegasnya.

WSL Krui Pro 2024 Dibuka, Wakapolda Tekankan Personel Beri Pelayanan Humanis

Mei 28, 2024


Pesisir Barat - Ajang internasional World Surfing Lampung (WSL) Krui Pro 2024 di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat dibuka. Kompetisi adu ketangkasan para peselancar kelas dunia ini digelar pada 28 Mei - 4 Juni 2024.


WSL Krui Pro tahun ini dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Tito Aryotejo didampingi Gubernur Lampung Arinal Junaidi, hingga Wakapolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. 


Pada tahun ini, WSL Krui Pro 2024 diikuti sebanyak 265 atlet selancar profesional dari 16 negara.


Pasca pembukaan berlangsung dengan aman dan meriah, Wakapolda Lampung bersama jajaran turut melakukan pengecekan terhadap personel pengamanan hingga lokasi pusat kendali command centre dan media centre di Pelabuhan Tanjung Setia. 


"Kami kepolisian daerah bersama stakeholder terkait lainnya bakal memastikan pengamanan selama penyelenggaraan ajang WSL Krui Pro," ucapnya saat dimintai keterangan. 


Lebih dari itu, Ahmad Ramadhan juga telah menekankan kepada para personel kepolisian untuk memberikan pelayanan humanis kepada para peserta hingga penyelenggaraan event. 


Ia turut mengajak masyarakat kabupaten setempat untuk sama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas yang dapat mengganggu pelaksanaan kegiatan WSL Krui Pro. 


"Mari kita tunjukkan kepada tamu-tamu wisatawan asing, bahwa Lampung dan umumnya Indonesia dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam acara ini," tutupnya.

Kembali Berprestasi, Hapkido Pesibar Torehkan 15 Medali di Kejurda Lampung 2023

November 06, 2023

 


Pesisir Barat - Sebanyak 15 medali berhasil dibawa pulang oleh atlet-atlet Hapkido dari Kabupaten Pesisir Barat pada event Kejuaraan Daerah (Kejurda) Hapkido Tingkat Lampung Ke-2 Tahun 2023 di Kota Metro, (03 sampai 04 November 2023).

Event Kejurda yang dilaksanakan di GOR STKIP Rosalia Metro tersebut diikuti oleh peserta dari 16 tim (Club) perwakilan kabupaten se-Provinsi Lampung.

Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Hapkido Kabupaten Pesisir Barat Tedi Zadmiko, S.K.M, S.H, M.M mengatakan 15 medali yang diraih atlet Hapkido Pesibar tersebut diantaranya Tujuh emas, Tiga perak dan Lima perunggu.

"Lima emas masing-masing diraih oleh I Nyoman Agung Dharma Yudha, M. Ariffassamsa Bakri, Maradona, Anugerahenu Mutiara Nurviska, Wahyu Tri Atmojo, sedangkan Najwa Azzahra mendapat Dua emas sekaligus. Sementara itu medali perak diraih Affan Assyabil Akrom, Naufal Mazin, dan Guruh Duta Winata," kata Tedi.

"Sedangkan atlet yang meraih medali perunggu yaitu Restu Dani Pratama, M. Shabiq Nasrulloh, Jonathan Mahatma Kurniadi, KM Dewi Susanto dan Anastacya Kartika Lorenza," lanjutnya.

Dijelaskan Tedi, Hapkido Kabupaten Pesisir Barat di Kejurda ini menerjunkan 19 atlet untuk ikut di 19 pertandingan kategori daeryun/tarung dan satu nomor pertandingan kategori seni.

"Dari hasil kejurda ini akan kita lakukan evaluasi, untuk kembali dipersiapkan pada kejurda tahun depan dan dipersiapkan untuk event Porprov Lampung dan Kejurnas tahun depan. Berada di posisi keempat perolehan medali terbanyak dari 16 klub seluruh daerah Lampung tentu ini capaian yang luar biasa. Kami bisa membuktikan Hapkido Pesibar mampu menambah perbendaharaan medali untuk daerah tercinta,” papar Tedi.

Sementara itu, Coach Hapkido Afrizal yang turut mendampingi atlet bertanding dan turut mendapatkan penghargaan "Best Coach" di Kota Metro berharap agar Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI Kabupaten Pesisir Barat untuk memperhatikan Cabang Olahraga Beladiri Hapkido yang sudah melahirkan atlet-atlet berprestasi, agar Hapkido di Kabupaten Pesisir Barat lebih sukses lagi kedepannya. 

"Ini merupakan kerja keras Ketua Hapkido, Pengurus Daerah, Pelatih Hapkido Pesibar serta atlet-atlet Hapkido. Tapi sangat disayangkan atlet-atlet dan pelatih yang sudah berprestasi tidak ada perhatian samasekali dari Dispora maupun KONI Pesisir Barat," jelas Ijal.

Salah seorang atlet peraih medali emas, Maradona juga berharap kepada Pemkab Pesibar untuk selalu mensupport para atlet Pesibar, khususnya atlet Hapkido.

”Kami tentu butuh dukungan dari semua pihak, termasuk dukungan dari Pemkab dalam mengejar prestasi,” ucapnya. (Andrean/Wawe/AKJII)