Tampilkan postingan dengan label MotoGp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MotoGp. Tampilkan semua postingan

MotoGP Rilis Jadwal Tes Resmi 2026 yang Unik: Era Baru 850cc dan Pirelli Mulai Unjuk Gigi

Januari 18, 2026

 



BARCELONA, SPANYOL – Menjelang musim balap yang kompetitif, Dorna Sports dan IRTA resmi merilis jadwal tes resmi MotoGP 2026 yang tergolong unik. Tahun ini menjadi masa transisi krusial dari mesin 1000cc menuju regulasi baru 850cc yang akan berlaku penuh pada musim 2027. Berbeda dari dua musim sebelumnya, jumlah tes resmi musim ini ditambah menjadi empat sesi guna memfasilitasi pengembangan prototipe masa depan.

Jerez dan Barcelona: Akhir Era 1000cc

Dua tes resmi pertama di sirkuit Jerez (27 April) dan Barcelona (18 Mei) akan menjadi kesempatan terakhir bagi tim untuk menyempurnakan performa motor 1000cc musim ini menggunakan ban Michelin. Tes di Barcelona (Montmelo) akan menjadi "garis batas" teknis, di mana tim akan mengalihkan fokus sepenuhnya dari pengembangan motor 2026 ke prototipe 2027.

Brno dan Spielberg: Debut Prototipe 850cc & Ban Pirelli

Perubahan besar terjadi pada paruh kedua jadwal tes resmi. Sesi di Brno (22 Juni) dan Spielberg (21 September) akan menjadi panggung bagi para pembalap utama untuk pertama kalinya menguji motor 850cc terbaru yang dilengkapi dengan ban Pirelli—pemasok ban baru yang akan menggantikan Michelin di musim 2027.

Pabrikan Mulai Bergerak di Balik Layar

Beberapa pabrikan dilaporkan telah memulai pengujian privat prototipe 2027 dengan pembalap penguji mereka:

  • KTM, Honda, dan Yamaha: Sudah melakukan pengujian awal di Jerez, Sepang, dan Iwata pada akhir 2025.

  • Ducati dan Aprilia: Dijadwalkan melakukan uji coba privat 850cc dengan Nicolò Bulega dan Lorenzo Savadori di Jerez pada 11-12 Mei mendatang.

Jadwal Lengkap Tes Resmi MotoGP 2026:

Jenis TesTanggalSirkuitSpesifikasi MotorBan
Shakedown29-31 JanSepang1000 ccMichelin
Pramusim3-5 FebSepang1000 ccMichelin
Pramusim21-22 FebBuriram, Thailand1000 ccMichelin
Resmi Musim27 AprilJerez1000 ccMichelin
Resmi Musim18 MeiBarcelona1000 ccMichelin
Resmi Musim22 JuniBrno850 ccPirelli
Resmi Musim21 SeptSpielberg850 ccPirelli
Pramusim 202723 NovValencia850 ccPirelli

Musim transisi ini diprediksi akan menjadi salah satu tahun tersibuk bagi tim penguji dan pembalap utama. Kombinasi antara pengembangan mesin 850cc yang lebih ringkas dan adaptasi terhadap karakteristik ban Pirelli akan menjadi penentu peta kekuatan baru MotoGP di masa depan.

Aprilia Racing Perkenalkan RS-GP 2026: Kembalinya Desain Ikonik "Kepala Singa" dan Ambisi Menantang Dominasi Ducati

Januari 16, 2026

 



MILAN, ITALIA – Aprilia Racing resmi memperkenalkan proyek RS-GP 2026 dalam acara peluncuran megah di kantor SkyTV, Milan, Kamis (15/1/2026). Mengusung desain yang lebih agresif dengan kembalinya grafis bersejarah "Kepala Singa", pabrikan asal Noale ini menegaskan kesiapannya untuk bersaing di barisan depan dan menantang dominasi Ducati di musim balap mendatang.

Tampilan RS-GP 2026 mengalami perubahan estetika yang signifikan. Jika musim lalu didominasi warna hitam dan merah, musim ini Aprilia menyematkan sentuhan warna ungu di bagian depan serta mengganti huruf "A" pada tulisan Aprilia dengan logo kepala singa yang legendaris.

Transformasi Marco Bezzecchi: Dari Pendukung Menjadi Ujung Tombak Fokus utama musim ini tertuju pada Marco Bezzecchi. Pembalap asal Rimini, Italia ini, membuktikan kualitasnya melalui performa luar biasa di paruh kedua musim lalu. Bezzecchi tercatat sebagai pembalap dengan raihan poin terbanyak di 11 seri terakhir (223 poin), mengungguli nama-nama besar seperti Pedro Acosta dan Marc Márquez.

"Motor ini sangat agresif, mencerminkan karakter tim dan pabrikan kami. Sungguh menyenangkan melihat desain singa yang bersejarah kembali. Kami sangat termotivasi untuk membawa motor ini ke posisi yang seharusnya," ujar Marco Bezzecchi.

Keberhasilan Bezzecchi melesat dari posisi sembilan klasemen hingga mengakhiri musim di podium klasemen umum (posisi ketiga) juga sukses mendongkrak Aprilia ke peringkat kedua klasemen konstruktor, melampaui KTM, Honda, dan Yamaha.

Inovasi Teknis dan Dukungan Jorge Martín Meskipun sorotan tertuju pada Bezzecchi, kehadiran juara dunia 2024, Jorge Martín, tetap menjadi pilar kekuatan tim. Di bawah arahan Direktur Teknis Fabiano Sterlacchini, Aprilia fokus pada pengembangan sasis dan inovasi aerodinamika yang spektakuler untuk mendukung mesin RS-GP25 yang statusnya dibekukan sesuai regulasi.

"Motor ini berfungsi sangat baik saat tes di Valencia. Langkah selanjutnya adalah mengonfirmasi performa tersebut di Malaysia dan Thailand. Desain hitam dengan logo singa membuatnya terlihat jauh lebih impresif," tambah Jorge Martín.

Tiga Pilar Proyek Aprilia 2026 Aprilia menetapkan tiga tujuan utama untuk musim ini:

  1. Pengembangan Aerodinamika: Memaksimalkan inovasi sasis dan komponen aerodinamis baru yang telah diuji sejak November lalu.

  2. Kematangan Bezzecchi: Terus mengasah potensi Bezzecchi yang kini telah bertransformasi dari pembalap pendukung menjadi bintang utama tim.

  3. Konsistensi Konstruktor: Mempertahankan posisi sebagai penantang utama di klasemen konstruktor dan memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen.

Dengan kombinasi motor yang agresif, inovasi teknis dari Sterlacchini, serta duet pembalap Martín-Bezzecchi yang kompetitif, Aprilia Racing siap mengaum lebih keras di lintasan MotoGP 2026.

Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Ribuan Suporter Sepak Bola di Kota Metro Bakar Li

Oktober 05, 2022
Metro – Ribuan suporter dari puluhan komunitas fans football club di Kota Metro melakukan aksi damai membakar 1.000 lilin yang berlangsung di simpang Masjid Taqwa Metro, Rabu (5/10/2022) malam.


Aksi tersebut sebagai bentuk dukacita atas peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022 lalu, dengan 131 orang suporter meninggal dunia.


Dari pantauan awak media, aksi dimulai pukul 19.40 WIB bertemakan #Prayforaremania yang mana suporter Kota Metro mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi dan komunitas berpartisipasi langsung di aksi damai 1.000 lilin.

Terlihat, ribuan masyarakat yang merupakan pencinta sepakbola tersebut memenuhi simpang Masjid Taqwa Metro dengan menggunakan pakaian berwarna hitam serta membawa lilin.

Terlihat juga ratusan personel gabungan yang terdiri atas TNI, Polri dan Satpol-PP melakukan pengamanan terhadap aksi doa bersama untuk korban Stadion Kanjuruhan.

Koordinator Lapangan Aksi Damai 1.000 lilin untuk korban kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Rizki Hardiansyah menyebut, terdapat seribu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.


“Kita hadir disini dari berbagai komunitas suporter sepakbola, kami melakukan aksi damai yang dikemas dengan menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama,” kata Rizki, saat dimintai keterangan.

Rizki juga menjelaskan, terdapat 50 komunitas suporter sepakbola fans football club yang hadir dalam kegiatan itu.

“Ini yang hadir dari aliansi komunitas suporter sepakbola Indonesia yang ada di Kota Metro. Ada sekitar 50 komunitas suporter,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses aksi damai dan doa bersama masih berlangsung. (*)

Gegar Otak, Marc Marquez Absen MotoGP Indonesia

Maret 20, 2022

MotoGP, Mandalika - Pembalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, dinyatakan tidak fit untuk balapan pada gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Minggu (20/3/2022).




Barisan penggemar yang sudah menantikan aksi The Baby Alien melibas trek Pertamina Mandalika Circuit terpaksa gigit jari. Sebab, sang rider tak mendapat izin dari dokter lantaran kondisi fisiknya.

Marquez mengalami highside pada kecepatan tinggi di Tikungan 7 saat menjalani sesi Warm Up Practice (WUP), pagi hari jelang perlombaan. Kecelakaan begitu mengerikan karena membuat RC213V hancur.

Bahkan, pengoleksi enam gelar juara dunia MotoGP itu sampai terpelanting ke udara. Meski dapat bangun dan berjalan kaki, #93 langsung dibawa oleh Honda ke Medical Centre guna pemeriksaan.

Namun, demi menghindari risiko cedera lebih buruk, Honda memutuskan untuk membawa Marquez ke Rumah Sakit Mataram. Spaniard dievakuasi dengan menggunakan helikopter medis.

Kurang dari satu jam sebelum balapan perdana MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Race Direction merilis pernyataan resmi perihal absennya Marquez.

“#93 Marc Marquez dinyatakan tidak fit untuk GP Indonesia karena gegar otak yang diderita saat warm-up,” bunyi statement.

Adapun, jumlap lap perlombaan MotoGP Indonesia dipangkas menjadi 20 lap. Hal ini diputuskan oleh Federasi Balap Motor Internasional (FIM) karena kondisi trek.

Sebelumnya, balapan kelas Moto2 juga dikurangi hingga jadi 16 lap. Sedangkan kategori Moto3 berlangsung penuh sebanyak 23 lap.

“Kami telah memutuskan untuk mengurangi jarak balapan untuk menjaga kondisi trek karena aspal,” ucap FIM Safety Officer, Franco Uncini.

Para Pembalap Top MotoGP Tak Berhenti Puji Mandalika

Februari 09, 2022

MotoGP - Sejumlah pembalap top MotoGP memanfaatkan waktu beberapa hari sebelum tes pramusim kedua dengan menikmati keindahan alam, suasana hotel, dan trek di Mandalika, Lombok, Indonesia.



Seperti sudah diberitakan sebelumnya, sebagian besar pembalap dan tim MotoGP sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (7/2/2022) sore waktu setempat.

Mereka harus datang sekira empat hari lebih cepat dari jadwal tes tes pramusim MotoGP 2022 kedua di Pertamina Mandalika International Street Circuit, 11-13 Februari nanti, karena wajib mengikuti protokol Covid-19 berupa karantina dan sebagainya.

Pun begitu, terlihat sejumlah pembalap keluar dari hotel untuk menikmati keindahan alam baik di sekitar hotel maupun sirkuit. Pembalap senior Aleix Espargaro (Aprilia Racing) bahkan langsung bersepeda menyusuri area sekitar hotel dan menjajal trek di Mandalika dengan sepeda balapnya.

Jeda yang dirasa cukup panjang ini dimanfaatkan benar oleh para pembalap untuk refreshing, meskipun beberapa di antaranya terlihat tetap serius melakukan persiapan.



Juara dunia MotoGP Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), misalnya. Dalam insta story di akun Instagram @fabioquartararo20 itu terlihat menikmati pantai di Segar Point, Kuta, Lombok.

Pembalap asal Prancis itu terlihat ditemani sahabatnya, Thomas Maubant dan kekasihnya, Mathilde Poncharal. Dalam foto unggahan mereka bertiga itu tertulis: Love this country.

Hal serupa dilakukan juara dunia balap motor delapan kali (125cc 2010, Moto2 2012, MotoGP 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019) Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol dari Tim Repsol Honda tersebut mengunggah foto di atas sebuah bukit sekitar Sirkuit Mandalika.

“In love with this place #indonesia,” demikian caption yang ditulis pemenang 59 Grand Prix, 99 podium, 62 pole, dan 59 fastest lap dalam 142 start kelas MotoGP sejak 2013 itu dalam akun @marcmarquez93.

Dalam insta story Marquez tersebut juga terlihat sempat berlatih sit-up ringan dan kemudian berjoget dan diabadikan oleh Jose Luis Martinez (@jl20martinez), salah satu pelatihnya.

Lain lagi yang dilakukan Joan Mir (Suzuki Ecstar). Juara dunia MotoGP 2020 itu terlihat bersantai di kolam renang hotel bersama sejumlah sahabat dan kru tim.

“Disfrutando del descando en Indonesia (Menikmati masa istirahat di Indonesia). The wait is getting long!!!” ucap Mir dalam akun @joanmir36official.


Jika Quartararo, Marc Marquez, dan Mir terlihat masih menikmati jeda waktu sebelum tes pramusim kegiatan yang dilakukan Francesco “Pecco” Bagnaia (Ducati Lenovo) agak sedikit berbeda.

Dengan mengenakan T-shirt, celana pendek, dan sepatu joging, runner-up MotoGP 2021 tersebut mengelilingi trek Sirkuit Mandalika dengan berjalan kaki.

“First lap to discover a new track in the Indonesia heat. It looks great (Lap pertama untuk mengenal trek baru di tengah panasnya Indonesia. Sepertinya ini luar biasa),” demikian unggahan Bagnaia dalam akun @pecco63.

Rider Suzuki, Alex Rins, mengekspresikan sanjungan pada Sirkuit Mandalika lewat foto. Ia menulis, "Terkonfirmasi: Sirkuit Mandalika sangat keren! Tak sabar berkendara di sini."

Marc Marquez Beberkan Penyebab Sulitnya Lewati Francesco Bagnaia

September 12, 2021

MotoGP, UNDERCOVER - Marc Marquez harus puas finish di P2 MotoGP Aragon, Minggu (12/9/2021), sesudah bertarung seru dengan Francesco "Pecco" Bagnaia.



Marc Marquez Paparkan Pemicu Susahnya Lewati Francesco Bagnaia

Hasil balapan ke-13 Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 itu jadi podium ke-2 untuk rider Team Repsol Honda itu sesudah kemenangan di Sachsenring, Jerman, 20 Juni lalu (seri kedelapan).

Tetapi, usaha Marquez merampas finish podium ke-2 nya pada musim 2021 ini pantas dapat acungan jempol. Start dari grid ke-4, Marquez langsung sanggup melekat Bagnaia (Ducati Lenovo) yang mengawali balapan dari pole.

Kemudian, nyaris sejauh 23 lap lomba, cuman mereka berdua yang berkompetisi di muka. Rekanan segrup Bagnaia, Jack Miller, sempat mengikuti di P3. Tapi sesudah membuat kekeliruan sampai melebar, posisi Miller merosot ke P5 saat finish.

Rangking ke-3 dihuni juara dunia Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang ketinggalan nyaris 4 detik dari Bagnaia.

Untuk Bagnaia sendiri, podium khusus MotoGP Aragon jadi kemenangan pertama kalinya sepanjang turun di MotoGP semenjak 2019. Tetapi, jika menyaksikan bagaimana kegigihan dan ketenangan rider Italia itu bertanding menantang Marquez, kemenangan itu patut diambilnya.

Di tiga lap paling akhir, Marquez memandang itu peluang finalnya untuk geser Bagnaia di P1. Dia terdaftar 7x sanggup melalui Bagnaia tetapi juara dunia Moto2 2018 itu selalu sukses ambil kembali P1.

"Saya telah usaha semaksimal mungkin memberinya yang terbaik," kata Marquez sesudah balapan. "Bila terlampau memaksakan, saya cemas jatuh dan orang akan memberi komentar kembali. Saya pikir, pemirsa benar-benar nikmati tanding kami."

Sebagai rider, juara dunia motor balap 8x itu - enam salah satunya di MotoGP (2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019) - terang benar-benar ingin menang.

"Tetapi saya sudah mengetahui itu akan susah. Menantang beberapa rider Ducati sangat susah karena mereka selalu mengerem benar-benar dekat sama tikungan (late braking). Tapi yang khusus, Pecco membalap prima. Itu yang susah dilaksanakan," kata Marquez.

Kurang 13.500 fans di Aragon melihat langsung bagaimana Marquez seringkali ambil posisi Bagnaia tapi tidak sanggup bertahan. "Peluang paling akhir saya berada di Tikungan 12," sebut jawara kelas 125cc 2010 dan Moto2 2012 itu.

"Saya 2x coba melaluinya di Tikungan 15. Tapi, Pecco bertahan sangatlah baik. Tenaga besar Ducati membuat Desmosedici GP21 bisa lebih cepat plus akselerasi lebih bagus dibanding kami.

"Saya tidak berasa nyaman di T12 tapi harus tetap coba. Lantas, saya masuk gravel. Waktu itu, saya berpikiran harus sanggup menuntaskan balapan. Saya suka sanggup finish ke-2 . Tentu saja karena perasaan dan pendekatan saya pada satu permasalahan."

Lebih jauh Marc Marquez menambah, tiap orang di teamnya telah usaha keras menolongnya supaya bisa berlomba-lomba seperti saat menantang Bagnaia.

"Itu benar-benar susah. Baru saja ini saya 2x jatuh. Saya kecelakaan sampai 3x di Silverstone dan dua di Aragon. Saya kerap terganjal selama musim. Tetapi, saya terus coba. Demikianlah langkah saya dibuat sampai seperti saat ini," ucapnya.

Dengan finish di podium ke-2 di Aragon, Marc Marquez sanggup melalui Alex Rins (Suzuki Ecstar) dan Jorge Martin (Pramac Racing) untuk ada di P10 klassemen dengan 79 point.

Marc Marquez Tak Nyaman Pakai Rem Tangan

Agustus 29, 2021

MotoGP, UNDERCOVER - Rider Repsol Honda, Marc Marquez, akui dianya tidak nyaman memakai tuas tangan untuk menjalankan rem belakang.


Marquez dapat start dari baris ke-2 di Silverstone. Terang, The Baby Alien berkesempatan buat mengusahakan tribun. Rider Spanyol itu pula nampak kuat sejauh pekan akhir, dengan terus ada dalam tiga besar.

Pole position yang diterima Pol Espargaro ikut menambah motivasi Marquez buat cetak hasil terunggul di seri MotoGP Inggris.

Marquez sendiri mempercayai, balapan kesempatan ini jadi kemungkinan terbaik, yang mana harus diintensifkan buat memperlihatkan jika Honda mempunyai kebolehan dulang perolehan optimal.

"Anda dapat memandangnya dari pole position yang diambil oleh Pol, yang memperlihatkan motor kami bekerja secara baik," kata Marquez seperti diberitakan Speedweek.

"Namun yang terutama merupakan balapan. Itu penyebab kami harus merampungkan tugas kami sebelumnya balapan."

Marc Marquez sempat mengenyam kecelakaan bagus saat meluncur pada kecepatan 274 km/jam di Kelokan 2 saat babak FP1. Kecelakaan itu bikin penglihatannya terusik lantaran bungkusukan pasir, membuat harus ke rumah sakit buat bersihkan matanya.

"Di FP2, pada Jumat, mata saya lagi berair dan itu bikin saya kehilangan pandangan. Pada sabtu, kebanyakan baik saja," tangkisnya.

"Pada Sabtu, benarnya di Q2, saya dapat berkendaraan dengan tingkat seperti rata-rata, itu bekerja secara baik."

Di ajang GP Inggris, Honda mengambil metode pengereman motor skuter, yang mana rem belakang dapat dioperasionalkan dengan tuas yang berada pada stang kiri di bawah tuas kopling.

Hal demikian dialamatkan biar rider dapat focus pada kecepatan mereka tiada wajib lakukan pengereman gunakan kaki kanan, ingat ciri-khas Silverstone sangat kencang dan mengucur.

Walau demikian, Marquez ternyata tak nyaman dengan soal itu. Dia menyatakan lebih suka gunakan teknik tradisionil dalam menjalankan rem belakang.


"Saya tak terasa sangatlah nyaman dengan pengereman skuter lantaran tak pakainya," paparnya.

"Saya cuman mau mengenal apa saya dapat membenahi diri dengan tuas rem sesuai itu. Namun, saya gunakan rem standard buat penyisihan lantaran saya terasa lebih aman dan nyaman dengan itu.

"Perasaan gunakan rem skuter sedikit tidak serupa. Juga, saya sedikit cepat menjalankan rem dengan kaki. Itu penyebab saya dapat pakainya pula saat balapan."