Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan

NGO KMPL Layangkan Surat Konfirmasi/Klarifikasi Ke RSUD A Yani Kota Metro

Agustus 07, 2025

 


Kota Metro-- (Non goverment organization) NGO (Koalisi Masyarakat Peduli Lampung) layangkan surat konfirmasi/klarifikasi ke RSUD Ahmad Yani terkait pemberitaan seorang oknum karyawan yang mengeluarkan kata kata frontal kepada pasien nya kamis (07/08/25).

Menindaklanjuti terkait pemberitaan yang beredar tanggal 31 Juli 2025 NGO KMPL mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat tersebut, ke RSUD A yani Kota metro.

Hal ini disampaikan oleh Rendy selaku ketua NGO KMPL yang sudah konfirmasi kepada direktur melalui via telpon terkait pemberitaan yang beredar tersebut dimana letak inflementasi S6 senyum, salam, sapa, sopan, santun, sabar, Ungkap Rendy.

Dirinya bersama beberapa tim sudah berkomunikasi dengan direktur via telpon saat dirinya mendatangi RSUD A yani pada rabu 06/08/25 terkesan di abaikan karena tidak ada satupun perwakilan pihak RS untuk menemui kedatangan nya untuk meminta klarifikasi, lanjut percapakapan Rendy dengan direktur mengatakan bawasannya iya sudah kami telusuri dan sudah kami berikan sp 1 kepada yang bersangkutan. Ujar dr fitri kepada Rendy.

Rendy sudah bijaksana memberikan kesempatan kepada oknum tersebut untuk melakukan permohonan maaf akan tetapi dalam kurun waktu 1 minggu dari kejadian tersebut tidak juga ada klarifikasi ataupun permohonan maaf oleh oknum yang bersangkutan. Jelas Rendy

Keesokan harinya Rendy bersama beberapa tim melayangkan surat konfirmas/Klarifikasi terkait hal tersebut.

Hingga berita ditayangkan NGO KMPL masih menunggu jawaban dari surat yang di layangkan tersebut.

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Gelar Talk Show Bijak Mengelola Keuangan Keluarga untuk 1.000 Kader Posyandu

Juli 25, 2024

 


Metro – Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dikalangan masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Kota Metro serta Lembaga Jasa Keuangan Astra Financial Indonesia, PT Pegadaian, dan PT BPD Lampung menggelar talk show bertajuk “Kaum Cantik” (Kader Posyandu Metro Cakap & Mengerti Keuangan Keluarga).

Acara ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Jambore Kader Posyandu yang dihadiri oleh 1.000 kader posyandu dari seluruh wilayah Kota Metro.

Acara yang berlangsung di Taman Metro Indonesia Indah (TMII) Kota Metro ini dibuka secara resmi oleh Walikota Metro, dan dihadiri oleh Wakil Walikota, serta jajaran Forkompimda Kota Metro. Kepala OJK Provinsi Lampung dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya literasi keuangan bagi setiap individu, terutama bagi ibu-ibu kader posyandu yang memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader posyandu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keuangan keluarga, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Otto Fitriandy.

Talk Show ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang keuangan, yaitu dari OJK, PT BPD Lampung, PT Pegadaian, dan Astra Financial, yang memberikan materi tentang cara bijak mengelola keuangan keluarga, pentingnya menabung, investasi emas, dan asuransi proteksi yang tepat.

Selain talk show, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain:

 Pembagian asuransi mikro kepada 1.000 kader posyandu oleh Astra Financial Group

 Pemberian 4 beasiswa kepada kader posyandu dengan masa bakti lebih dari 40 tahun oleh Astra Financial Group.

Pemberian potongan produk Emasku senilai Rp50.000 kepada 1.000 kader posyandu oleh PT Pegadaian Cabang Kota Metro, dan Akuisisi tabungan SimPel dengan saldo masing-masing sebesar Rp250.000 kepada 20 anak kader posyandu berprestasi oleh PT BPD Lampung.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Metro mengapresiasi kerjasama antara OJK Provinsi Lampung dan Pemkot Metro dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayahnya. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para kader posyandu yang menjadi ujung tombak dalam menyebarkan informasi dan edukasi ke masyarakat luas,” kata dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K).

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para kader posyandu dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan edukasi keuangan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya, sehingga tercipta masyarakat yang lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.(Rin)

Kenalkan Investasi di Pasar Modal, Pemkot Metro Resmikan Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik (MPP)

Juli 03, 2024

 



Metro - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy, sekaligus Dewan Pengarah/Pembina TPAKD di tingkat Provinsi dan TPAKD Kabupaten/Kota, menghadiri peresmian Galeri Investasi dan seminar Pasar Modal di Mal Pelayanan Publik Kota Metro.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman dan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Metro dengan Bursa Efek Indonesia, Kemenkumham, BPJS Ketenagakerjaan, Badan POM, Real Estate Indonesia dan Metro Command Center yang disaksikan oleh Otto Fitriandy.

Peresmian Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik Kota Metro bertujuan untuk mengenalkan investasi di Pasar Modal kepada kalangan masyarakat serta untuk meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di daerah khususnya kota Metro. Pembukaan Galeri Investasi pada MPP Kota Metro merupakan yang pertama di Provinsi Lampung. Otto Fitriandy berharap pembukaan Galeri Investasi di MPP Kota Metro ini dapat meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan dalam pelayanan publik dan dapat menjadi contoh bagi MPP di kabupaten/kota lainnya.

Setelah peresmian Galeri Investasi, di lanjutkan dengan seminar Pasar Modal dengan tujuan untuk memberikan edukasi investasi kepada peserta undangan, yaitu ASN di lingkungan pemkot Metro. Dengan seminar ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pasar modal dan pada akhirnya dapat meningkatkan minat serta berpartisipasi dalam berinvestasi di Pasar Modal.

Peresmian Galeri Investasi dan seminar Pasar Modal pada hari ini, diharapkan dapat meningkatkan minat dan antusiasme masyarakat khususnya di kota Metro untuk mulai mengenal dan berinvestasi di Pasar Modal, sehingga dapat mendukung perkembangan perekonomian di kota ini” pungkas Otto.

Tempat Isaha Milik Joko Widodo Ludes Terbakar

Maret 28, 2023


Metro — Sebuah warung kelontong di Jalan Diponegoro Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kota Metro, ludes terbakar pada Selasa malam, 28/3/2023, sekitar pukul 21.00 WIB. Kobaran api diduga berasal dari korsleting listrik.

Sedikitnya dua armada kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Hakim, Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kota Metro, menyampaikan, percikkan api pertama kali muncul dari terminal listrik salah satu barang elektronik.

“Laporan yang kami terima dari masyarakat masuk pukul 21.04 WIB, terjadi kebakaran di kawasan Jalan Diponegoro Hadimulyo Barat Metro Pusat. Nah, yang terbakar ini warung kelontong milik Joko Widodo usia 62 tahun. Saat ingin berangkat salat tarawih, pemilik warung sempat mencium bau kabel terbakar. Namun, setelah ditelusuri tidak ditemukan adanya kabel yang terbakar,” terang Hakim

Usai kembali dari salat tarawih, Joko Widodo masih mencium bau kabel yang terbakar dan tidak lama kemudian muncul api dari atap warungnya.

“Sepulang dari salat tarawih, pemilik warung masuk ke dalam rumah dan berencana membuka warung kembali. Dia kembali mencium bau kabel terbakar. Setelah itu, datang tetangganya berteriak kebakaran di atas warung milik korban dan kemudian ikut berusaha memadamkan api,” imbuh Hakim.

“Tidak lama kemudian laporan kebakaran masuk dan kami langsung menerjunkan dua unit kendaraan damkar. Butuh waktu 20 menit hingga api dapat dipadamkan dan dilakukan pendinginan ke sejumlah titik api. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta,” tandasnya.(*)



HMI Minta Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Metro

Maret 27, 2023

METRO - Maraknya aksi pencurian mulai dari Curat, Curas dan Curanmor (C3) di Kota Metro membuat berbagai kalangan menyoroti kinerja Kepolisian. Sorotan tersebut muncul dari kalangan cendikiawan yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).



Ketua HMI Badan Koordinasi (Badko) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Muhammad Ridho Syahputra meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Akhmad Wiyagus melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho.

"Yang pertama kami minta bapak Kapolda Lampung yang terhormat, Irjen Pol Akhmad Wiyagus dapat memberikan atensi khusus kepada Polres Metro. Jika perlu tolong dievaluasi kinerjanya, jangan sekedar keliling menggelar kegiatan seremonial tapi minim aksi pengungkapan pelaku tindak pidana," kata dia kepada awak media, Minggu (25/3/2023).

Dalam keterangan Persnya, pria yang akrab disapa Ridho tersebut juga berharap Kapolda Lampung memberikan penekanan kepada personil jajaran Kepolisian Resort Metro.

"Yang jelas kami sampaikan seperti ini bukan tanpa alasan, karena aksi pencurian di Metro ini sudah seperti jamur di musim hujan, banyak sekali kejadian. Yang sangat disayangkan adalah upaya pengungkapan kasus-kasus itu yang sangat minim sekali, khususnya kaitan dengan curanmor," ucapnya.

Ridho meyakini, Polri mampu mengungkap setiap pelaku tindak pidana yang menghawatirkan masyarakat. Terlebih, sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor di Kota Metro kerap terjadi siang hari.

"Kami yakin, Polisi pasti mampu melakukan pengungkapan dan menangkap para pelaku kejahatan khususnya pencurian motor di Metro ini. Tinggal kemudian mau atau tidak personil Polisi Polres Metro ini mengungkap pada pelakunya, jika perlu beri tindakan tegas terukur disetiap pengungkapan pelaku," ujarnya.

Mantan Sekertaris Umum HMI Cabang Metro tersebut bahkan menduga aksi pencurian di Kota Metro terjadi setiap hari. Bahkan banyak dari masyarakat yang tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polisi lantaran dinilai tidak efektif.

"Di Metro ini banyak aksi curanmor yang viral karena kerekam CCTV, ada pula yang para korbannya melaporkan motornya hilang, belum lagi yang tidak melaporkan kehilangannya kepada Polisi. Jumlahnya itupun tidak sedikit," bebernya.

"Dari catatan HMI, aksi pencurian motor dan pencurian yang lainnya diduga setiap hari terjadi. Dan sampai saat ini, belum ada pelaku yang ditangkap langsung oleh Polisi di Metro, beberapa pelaku yang diamankan itu karena penangkapan yang dilakukan masyarakat," imbuhnya.

Untuk itu, aktivis mahasiswa yang intens menghadirkan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat tersebut juga meminta Kapolres Metro dapat merespon setiap laporan dan keluhan masyarakat terkait dengan maraknya aksi pencurian.

"Kami meminta dan berharap bapak Kapolres yang terhormat dapat selalu responsif terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat Kota ini. Kami minta bapak Kapolres Metro melakukan aksi nyata, jangan sekedar melakukan kegiatan sosialisasi yang sifatnya seremonial semata. Tolong berikan solusi atas maraknya tindak pidana yang terjadi di Metro seperti C3 dan lainnya," terangnya.

Pria yang juga intens mengamati situasi keamanan di Metro tersebut bahkan berharap jika Kapolres Metro tidak mampu menghadirkan kondusifitas di Bumi Sai Wawai khususnya selama bulan suci Ramadhan, Kapolda Lampung dapat segera melakukan evaluasi dan mengganti posisi dengan perwira menengah yang mampu memberantas kejahatan C3.

"Jika memang tidak mampu menghadirkan situasi keamanan yang kondusif di Kota Metro, maka dirasa perlu Kapolda mengevaluasi kinerja Kapolres. Kalau perlu diganti saja sama Pamen yang mampu, berani dan tegas dalam bertindak serta menciptakan kondusifitas Kamtibmas selama puasa dan lebaran," tandasnya.

PPBI Ajak Warga Tingkatkan Ekonomi Lewat Bonsai

Januari 22, 2023

METRO – Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Metro mengajak masyarakat kota setempat untuk meningkatkan perekonomian lewat budidaya tanaman hias yang dapat dikelola menjadi bonsai.




Hal tersebut disampaikan Ketua PPBI Kota Metro, Yuzar Ansyori dalam kegiatan Jemur Bonsai yang berlangsung di Warunk Viral, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Minggu (22/1/2023).

Yuzar mengatakan, peningkatan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah dengan pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya tanaman hias yang dapat dikaryakan menjadi bonsai.

Selain peningkatan ekonomi masyarakat lewat sektor budidaya dan jual beli tanaman hias, PPBI Kota Metro juga menargetkan Bumi Sai Wawai menjadi lumbung bonsai masa depan.

“Goals kita kedepannya Metro dapat dijadikan lumbung bonsai dimasa depan. Karena sudah banyak temen-temen anggota PPBI Metro yang sudah memulai membudidayakan bonsai. Mulai dari tanaman jenis kimeng, sensibur, santigi dan banyak sekali yang sedang di kembangkan,” kata Yuzar saat diwawancarai awak media.

Ia juga membeberkan tentang beragam jenis dan ukuran tanaman bonsai yang memiliki nilai ekonomis dan dapat membantu masyarakat. Selain itu, bisnis bonsai di Indonesia juga cukup stabil.

“Sejauh ini, metro tidak terspesial di satu jenis bonsai saja. Tapi ada beberapa temen-temen yang terdata masing-masing memiliki keahlian dalam memproduksi bonsai yang berbeda-beda. Ini yang nantinya bisa bersaing dengan beberapa item yang menjadi tanaman terfavorit di Indonesia,” ujar Yuzar.

“Parameter ukuran bonsai mulai dari mame, small, hingga big size. Dibawah 30 centimeter itu masuk kategori small, di atas 30 centimeter itu medium dan lebih dari satu meter itu big size,” imbuhnya.

Yuzar menyampaikan bahwa PPBI Metro siap memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat yang ingin memulai budidaya dan bisnis tanaman bonsai.

“Bonsai ini mudah, tapi perlu ilmu yang harus dikuasi oleh penggemar nya. Jadi, perlu adanya materi yang harus di miliki oleh pecinta bonsai. PPBI Metro juga siap mendampingi masyarakat yang ingin belajar membuat dan merawat bonsai sehingga memiliki nilai ekonomis,” pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Ketua Pelaksana kegiatan Jemur Bonsai PPBI Kota Metro, Agus Supriyanto mengungkapkan bahwa event yang digelar itu merupakan kegiatan perdana komunitas pecinta bonsai di Metro.

“Pertemuan kali ini sebagai agenda rutin tiga bulan sekali, ini kegiatan silaturahmi serta ada pemaparan bagi seluruh anggota PPBI. Kita ada workshop dan edukasi serta demo bonsai yang tujuannya untuk memperkenalkan keunikan dari berbagai macam bonsai yang di pamerkan,” jelasnya.

Dalam event itu, sedikit terdapat belasan jenis bonsai yang dipamerkan. Totalnya terdapat 85 karakter bonsai yang dipajang dalam event tersebut.

“Jumlahnya sekitar 85 bonsai dengan berbagai macam jenis, mulai dari anting putri, santigi, beringin, Sancang dan belasan jenis lainnya. Alhamdulillah, dari kualitas nya sudah meningkat. Kedepannya kita akan menampilkan kualitas yang baik agar pada sesi jemur kedepannya bisa lebih menarik perhatian lagi,” tandasnya.

Dinas PUPR Kota Metro TA 2020 Di Duga Merugikan Negara

Januari 14, 2023
Anggaran Proyek Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kota Metro (PUTR), diduga telah lalai hingga merugikan negara dan terindikasi adanya penyelewengan.



Pekerjaan yang di maksud di beberkan oleh Antoni selaku Ketua DPC AJOI Kota Metro berdasarkan hasil pemeriksaan BPK

Pemerintah kota metro menganggarkan belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan pada TA 2020 senilai Rp 60.290.912.212,00 dengan realisasi senilai Rp 56.002.881.586,21 atau 92,88% dan belanja hibah barang dan jasa kepada pihak ke tiga senilau Rp 33.465.638.307,00 dengan realisasi sebesar Rp 32.369.549.557,21,82 diantara nya digunakan untuk pekerjaan konstruksi jalan pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) dan sebesar Rp 14.578.369.800,00 di realisasikan untuk pengadaan kontruksi drinase pada dinas perumahan dan kawasan pemukiman (PERKIM).

Pemeriksaan fisik dilakukan secara uji petik terhadap hasil pekerjaan infrastruktur jalan pada tanggal 22,23,24,25 maret dan 7 april 2021 bersama dengan pihak Dinas PUTR, Dinas Perkim, kontraktor pelaksana konsultan pengawas dan Tim Laboratorium Universitas Bandar Lampung (UBL). Pemeriksaan fisik dilakukan atas Sembilan belas paket pekerjaan konstruksi jalan dan drinase dengan keseluruhan kontrak sebesar Rp 13.130.843.847,57

Hasil pemeriksaan dokumen dengan pengujian fisik atas pelaksanaan pekerjaan tersebut menunjukan terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 728.698.902,84 dan ketidaksesuaian dengan spesifikasi kontrak sebesar Rp 67.020.906,58

Pekerjaan Umum Tata Ruang pada pembangunan gedung kelurahan desa sumber sari dan penyediaan fasilitas pendukung gedung sesat agung,

Di ketahui nilai anggaran dalam pembangunan tersebut menghabiskan biaya sebesar Rp 3.287.855.257 yang terealisasi 95% dari jumlah kontrak awal,

Hasil temuan dari awak media yang di aminkan oleh BPK pada program tersebut terdapat kekurangan volume pekerjaan gedung kelurahan yang merugikan negara sebesar Rp 36.097.687

Sedangkan untuk fasilitas pendukung terdapat kekurangan volume yang merugikan negara sebesar Rp 49.624.948, apabila di gabungkan kerugian negara sebesar 85.722.636

Adapun rincian yang di maksud akan di sampaikan pada saat pihak yang bersangkutan hendak memberikan klarifikasi atau hak jawab kepada awak media yang memobilisasi informasi tersebut.

Sampai berita ini di terbitkan, pihak terkait atau dinas yang bersangkutan tidak berada di tempat dan saat di hubungi tidak memberikan respon yang terkesan enggan menemui awak media