Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan

NGO KMPL Layangkan Surat Konfirmasi/Klarifikasi Ke RSUD A Yani Kota Metro

Agustus 07, 2025

 


Kota Metro-- (Non goverment organization) NGO (Koalisi Masyarakat Peduli Lampung) layangkan surat konfirmasi/klarifikasi ke RSUD Ahmad Yani terkait pemberitaan seorang oknum karyawan yang mengeluarkan kata kata frontal kepada pasien nya kamis (07/08/25).

Menindaklanjuti terkait pemberitaan yang beredar tanggal 31 Juli 2025 NGO KMPL mengambil langkah tegas dengan melayangkan surat tersebut, ke RSUD A yani Kota metro.

Hal ini disampaikan oleh Rendy selaku ketua NGO KMPL yang sudah konfirmasi kepada direktur melalui via telpon terkait pemberitaan yang beredar tersebut dimana letak inflementasi S6 senyum, salam, sapa, sopan, santun, sabar, Ungkap Rendy.

Dirinya bersama beberapa tim sudah berkomunikasi dengan direktur via telpon saat dirinya mendatangi RSUD A yani pada rabu 06/08/25 terkesan di abaikan karena tidak ada satupun perwakilan pihak RS untuk menemui kedatangan nya untuk meminta klarifikasi, lanjut percapakapan Rendy dengan direktur mengatakan bawasannya iya sudah kami telusuri dan sudah kami berikan sp 1 kepada yang bersangkutan. Ujar dr fitri kepada Rendy.

Rendy sudah bijaksana memberikan kesempatan kepada oknum tersebut untuk melakukan permohonan maaf akan tetapi dalam kurun waktu 1 minggu dari kejadian tersebut tidak juga ada klarifikasi ataupun permohonan maaf oleh oknum yang bersangkutan. Jelas Rendy

Keesokan harinya Rendy bersama beberapa tim melayangkan surat konfirmas/Klarifikasi terkait hal tersebut.

Hingga berita ditayangkan NGO KMPL masih menunggu jawaban dari surat yang di layangkan tersebut.

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Gelar Talk Show Bijak Mengelola Keuangan Keluarga untuk 1.000 Kader Posyandu

Juli 25, 2024

 


Metro – Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dikalangan masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Kota Metro serta Lembaga Jasa Keuangan Astra Financial Indonesia, PT Pegadaian, dan PT BPD Lampung menggelar talk show bertajuk “Kaum Cantik” (Kader Posyandu Metro Cakap & Mengerti Keuangan Keluarga).

Acara ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Jambore Kader Posyandu yang dihadiri oleh 1.000 kader posyandu dari seluruh wilayah Kota Metro.

Acara yang berlangsung di Taman Metro Indonesia Indah (TMII) Kota Metro ini dibuka secara resmi oleh Walikota Metro, dan dihadiri oleh Wakil Walikota, serta jajaran Forkompimda Kota Metro. Kepala OJK Provinsi Lampung dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya literasi keuangan bagi setiap individu, terutama bagi ibu-ibu kader posyandu yang memiliki peran penting dalam keluarga dan masyarakat. 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader posyandu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keuangan keluarga, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Otto Fitriandy.

Talk Show ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang keuangan, yaitu dari OJK, PT BPD Lampung, PT Pegadaian, dan Astra Financial, yang memberikan materi tentang cara bijak mengelola keuangan keluarga, pentingnya menabung, investasi emas, dan asuransi proteksi yang tepat.

Selain talk show, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain:

 Pembagian asuransi mikro kepada 1.000 kader posyandu oleh Astra Financial Group

 Pemberian 4 beasiswa kepada kader posyandu dengan masa bakti lebih dari 40 tahun oleh Astra Financial Group.

Pemberian potongan produk Emasku senilai Rp50.000 kepada 1.000 kader posyandu oleh PT Pegadaian Cabang Kota Metro, dan Akuisisi tabungan SimPel dengan saldo masing-masing sebesar Rp250.000 kepada 20 anak kader posyandu berprestasi oleh PT BPD Lampung.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Metro mengapresiasi kerjasama antara OJK Provinsi Lampung dan Pemkot Metro dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayahnya. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para kader posyandu yang menjadi ujung tombak dalam menyebarkan informasi dan edukasi ke masyarakat luas,” kata dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K).

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para kader posyandu dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan edukasi keuangan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya, sehingga tercipta masyarakat yang lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.(Rin)

Kenalkan Investasi di Pasar Modal, Pemkot Metro Resmikan Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik (MPP)

Juli 03, 2024

 



Metro - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy, sekaligus Dewan Pengarah/Pembina TPAKD di tingkat Provinsi dan TPAKD Kabupaten/Kota, menghadiri peresmian Galeri Investasi dan seminar Pasar Modal di Mal Pelayanan Publik Kota Metro.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman dan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Metro dengan Bursa Efek Indonesia, Kemenkumham, BPJS Ketenagakerjaan, Badan POM, Real Estate Indonesia dan Metro Command Center yang disaksikan oleh Otto Fitriandy.

Peresmian Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik Kota Metro bertujuan untuk mengenalkan investasi di Pasar Modal kepada kalangan masyarakat serta untuk meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di daerah khususnya kota Metro. Pembukaan Galeri Investasi pada MPP Kota Metro merupakan yang pertama di Provinsi Lampung. Otto Fitriandy berharap pembukaan Galeri Investasi di MPP Kota Metro ini dapat meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan dalam pelayanan publik dan dapat menjadi contoh bagi MPP di kabupaten/kota lainnya.

Setelah peresmian Galeri Investasi, di lanjutkan dengan seminar Pasar Modal dengan tujuan untuk memberikan edukasi investasi kepada peserta undangan, yaitu ASN di lingkungan pemkot Metro. Dengan seminar ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pasar modal dan pada akhirnya dapat meningkatkan minat serta berpartisipasi dalam berinvestasi di Pasar Modal.

Peresmian Galeri Investasi dan seminar Pasar Modal pada hari ini, diharapkan dapat meningkatkan minat dan antusiasme masyarakat khususnya di kota Metro untuk mulai mengenal dan berinvestasi di Pasar Modal, sehingga dapat mendukung perkembangan perekonomian di kota ini” pungkas Otto.

Tempat Isaha Milik Joko Widodo Ludes Terbakar

Maret 28, 2023


Metro — Sebuah warung kelontong di Jalan Diponegoro Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kota Metro, ludes terbakar pada Selasa malam, 28/3/2023, sekitar pukul 21.00 WIB. Kobaran api diduga berasal dari korsleting listrik.

Sedikitnya dua armada kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Hakim, Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kota Metro, menyampaikan, percikkan api pertama kali muncul dari terminal listrik salah satu barang elektronik.

“Laporan yang kami terima dari masyarakat masuk pukul 21.04 WIB, terjadi kebakaran di kawasan Jalan Diponegoro Hadimulyo Barat Metro Pusat. Nah, yang terbakar ini warung kelontong milik Joko Widodo usia 62 tahun. Saat ingin berangkat salat tarawih, pemilik warung sempat mencium bau kabel terbakar. Namun, setelah ditelusuri tidak ditemukan adanya kabel yang terbakar,” terang Hakim

Usai kembali dari salat tarawih, Joko Widodo masih mencium bau kabel yang terbakar dan tidak lama kemudian muncul api dari atap warungnya.

“Sepulang dari salat tarawih, pemilik warung masuk ke dalam rumah dan berencana membuka warung kembali. Dia kembali mencium bau kabel terbakar. Setelah itu, datang tetangganya berteriak kebakaran di atas warung milik korban dan kemudian ikut berusaha memadamkan api,” imbuh Hakim.

“Tidak lama kemudian laporan kebakaran masuk dan kami langsung menerjunkan dua unit kendaraan damkar. Butuh waktu 20 menit hingga api dapat dipadamkan dan dilakukan pendinginan ke sejumlah titik api. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta,” tandasnya.(*)



HMI Minta Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Metro

Maret 27, 2023

METRO - Maraknya aksi pencurian mulai dari Curat, Curas dan Curanmor (C3) di Kota Metro membuat berbagai kalangan menyoroti kinerja Kepolisian. Sorotan tersebut muncul dari kalangan cendikiawan yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).



Ketua HMI Badan Koordinasi (Badko) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Muhammad Ridho Syahputra meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Akhmad Wiyagus melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho.

"Yang pertama kami minta bapak Kapolda Lampung yang terhormat, Irjen Pol Akhmad Wiyagus dapat memberikan atensi khusus kepada Polres Metro. Jika perlu tolong dievaluasi kinerjanya, jangan sekedar keliling menggelar kegiatan seremonial tapi minim aksi pengungkapan pelaku tindak pidana," kata dia kepada awak media, Minggu (25/3/2023).

Dalam keterangan Persnya, pria yang akrab disapa Ridho tersebut juga berharap Kapolda Lampung memberikan penekanan kepada personil jajaran Kepolisian Resort Metro.

"Yang jelas kami sampaikan seperti ini bukan tanpa alasan, karena aksi pencurian di Metro ini sudah seperti jamur di musim hujan, banyak sekali kejadian. Yang sangat disayangkan adalah upaya pengungkapan kasus-kasus itu yang sangat minim sekali, khususnya kaitan dengan curanmor," ucapnya.

Ridho meyakini, Polri mampu mengungkap setiap pelaku tindak pidana yang menghawatirkan masyarakat. Terlebih, sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor di Kota Metro kerap terjadi siang hari.

"Kami yakin, Polisi pasti mampu melakukan pengungkapan dan menangkap para pelaku kejahatan khususnya pencurian motor di Metro ini. Tinggal kemudian mau atau tidak personil Polisi Polres Metro ini mengungkap pada pelakunya, jika perlu beri tindakan tegas terukur disetiap pengungkapan pelaku," ujarnya.

Mantan Sekertaris Umum HMI Cabang Metro tersebut bahkan menduga aksi pencurian di Kota Metro terjadi setiap hari. Bahkan banyak dari masyarakat yang tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polisi lantaran dinilai tidak efektif.

"Di Metro ini banyak aksi curanmor yang viral karena kerekam CCTV, ada pula yang para korbannya melaporkan motornya hilang, belum lagi yang tidak melaporkan kehilangannya kepada Polisi. Jumlahnya itupun tidak sedikit," bebernya.

"Dari catatan HMI, aksi pencurian motor dan pencurian yang lainnya diduga setiap hari terjadi. Dan sampai saat ini, belum ada pelaku yang ditangkap langsung oleh Polisi di Metro, beberapa pelaku yang diamankan itu karena penangkapan yang dilakukan masyarakat," imbuhnya.

Untuk itu, aktivis mahasiswa yang intens menghadirkan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat tersebut juga meminta Kapolres Metro dapat merespon setiap laporan dan keluhan masyarakat terkait dengan maraknya aksi pencurian.

"Kami meminta dan berharap bapak Kapolres yang terhormat dapat selalu responsif terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat Kota ini. Kami minta bapak Kapolres Metro melakukan aksi nyata, jangan sekedar melakukan kegiatan sosialisasi yang sifatnya seremonial semata. Tolong berikan solusi atas maraknya tindak pidana yang terjadi di Metro seperti C3 dan lainnya," terangnya.

Pria yang juga intens mengamati situasi keamanan di Metro tersebut bahkan berharap jika Kapolres Metro tidak mampu menghadirkan kondusifitas di Bumi Sai Wawai khususnya selama bulan suci Ramadhan, Kapolda Lampung dapat segera melakukan evaluasi dan mengganti posisi dengan perwira menengah yang mampu memberantas kejahatan C3.

"Jika memang tidak mampu menghadirkan situasi keamanan yang kondusif di Kota Metro, maka dirasa perlu Kapolda mengevaluasi kinerja Kapolres. Kalau perlu diganti saja sama Pamen yang mampu, berani dan tegas dalam bertindak serta menciptakan kondusifitas Kamtibmas selama puasa dan lebaran," tandasnya.

PPBI Ajak Warga Tingkatkan Ekonomi Lewat Bonsai

Januari 22, 2023

METRO – Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Metro mengajak masyarakat kota setempat untuk meningkatkan perekonomian lewat budidaya tanaman hias yang dapat dikelola menjadi bonsai.




Hal tersebut disampaikan Ketua PPBI Kota Metro, Yuzar Ansyori dalam kegiatan Jemur Bonsai yang berlangsung di Warunk Viral, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Minggu (22/1/2023).

Yuzar mengatakan, peningkatan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah dengan pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya tanaman hias yang dapat dikaryakan menjadi bonsai.

Selain peningkatan ekonomi masyarakat lewat sektor budidaya dan jual beli tanaman hias, PPBI Kota Metro juga menargetkan Bumi Sai Wawai menjadi lumbung bonsai masa depan.

“Goals kita kedepannya Metro dapat dijadikan lumbung bonsai dimasa depan. Karena sudah banyak temen-temen anggota PPBI Metro yang sudah memulai membudidayakan bonsai. Mulai dari tanaman jenis kimeng, sensibur, santigi dan banyak sekali yang sedang di kembangkan,” kata Yuzar saat diwawancarai awak media.

Ia juga membeberkan tentang beragam jenis dan ukuran tanaman bonsai yang memiliki nilai ekonomis dan dapat membantu masyarakat. Selain itu, bisnis bonsai di Indonesia juga cukup stabil.

“Sejauh ini, metro tidak terspesial di satu jenis bonsai saja. Tapi ada beberapa temen-temen yang terdata masing-masing memiliki keahlian dalam memproduksi bonsai yang berbeda-beda. Ini yang nantinya bisa bersaing dengan beberapa item yang menjadi tanaman terfavorit di Indonesia,” ujar Yuzar.

“Parameter ukuran bonsai mulai dari mame, small, hingga big size. Dibawah 30 centimeter itu masuk kategori small, di atas 30 centimeter itu medium dan lebih dari satu meter itu big size,” imbuhnya.

Yuzar menyampaikan bahwa PPBI Metro siap memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat yang ingin memulai budidaya dan bisnis tanaman bonsai.

“Bonsai ini mudah, tapi perlu ilmu yang harus dikuasi oleh penggemar nya. Jadi, perlu adanya materi yang harus di miliki oleh pecinta bonsai. PPBI Metro juga siap mendampingi masyarakat yang ingin belajar membuat dan merawat bonsai sehingga memiliki nilai ekonomis,” pungkasnya.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Ketua Pelaksana kegiatan Jemur Bonsai PPBI Kota Metro, Agus Supriyanto mengungkapkan bahwa event yang digelar itu merupakan kegiatan perdana komunitas pecinta bonsai di Metro.

“Pertemuan kali ini sebagai agenda rutin tiga bulan sekali, ini kegiatan silaturahmi serta ada pemaparan bagi seluruh anggota PPBI. Kita ada workshop dan edukasi serta demo bonsai yang tujuannya untuk memperkenalkan keunikan dari berbagai macam bonsai yang di pamerkan,” jelasnya.

Dalam event itu, sedikit terdapat belasan jenis bonsai yang dipamerkan. Totalnya terdapat 85 karakter bonsai yang dipajang dalam event tersebut.

“Jumlahnya sekitar 85 bonsai dengan berbagai macam jenis, mulai dari anting putri, santigi, beringin, Sancang dan belasan jenis lainnya. Alhamdulillah, dari kualitas nya sudah meningkat. Kedepannya kita akan menampilkan kualitas yang baik agar pada sesi jemur kedepannya bisa lebih menarik perhatian lagi,” tandasnya.

Dinas PUPR Kota Metro TA 2020 Di Duga Merugikan Negara

Januari 14, 2023
Anggaran Proyek Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kota Metro (PUTR), diduga telah lalai hingga merugikan negara dan terindikasi adanya penyelewengan.



Pekerjaan yang di maksud di beberkan oleh Antoni selaku Ketua DPC AJOI Kota Metro berdasarkan hasil pemeriksaan BPK

Pemerintah kota metro menganggarkan belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan pada TA 2020 senilai Rp 60.290.912.212,00 dengan realisasi senilai Rp 56.002.881.586,21 atau 92,88% dan belanja hibah barang dan jasa kepada pihak ke tiga senilau Rp 33.465.638.307,00 dengan realisasi sebesar Rp 32.369.549.557,21,82 diantara nya digunakan untuk pekerjaan konstruksi jalan pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) dan sebesar Rp 14.578.369.800,00 di realisasikan untuk pengadaan kontruksi drinase pada dinas perumahan dan kawasan pemukiman (PERKIM).

Pemeriksaan fisik dilakukan secara uji petik terhadap hasil pekerjaan infrastruktur jalan pada tanggal 22,23,24,25 maret dan 7 april 2021 bersama dengan pihak Dinas PUTR, Dinas Perkim, kontraktor pelaksana konsultan pengawas dan Tim Laboratorium Universitas Bandar Lampung (UBL). Pemeriksaan fisik dilakukan atas Sembilan belas paket pekerjaan konstruksi jalan dan drinase dengan keseluruhan kontrak sebesar Rp 13.130.843.847,57

Hasil pemeriksaan dokumen dengan pengujian fisik atas pelaksanaan pekerjaan tersebut menunjukan terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 728.698.902,84 dan ketidaksesuaian dengan spesifikasi kontrak sebesar Rp 67.020.906,58

Pekerjaan Umum Tata Ruang pada pembangunan gedung kelurahan desa sumber sari dan penyediaan fasilitas pendukung gedung sesat agung,

Di ketahui nilai anggaran dalam pembangunan tersebut menghabiskan biaya sebesar Rp 3.287.855.257 yang terealisasi 95% dari jumlah kontrak awal,

Hasil temuan dari awak media yang di aminkan oleh BPK pada program tersebut terdapat kekurangan volume pekerjaan gedung kelurahan yang merugikan negara sebesar Rp 36.097.687

Sedangkan untuk fasilitas pendukung terdapat kekurangan volume yang merugikan negara sebesar Rp 49.624.948, apabila di gabungkan kerugian negara sebesar 85.722.636

Adapun rincian yang di maksud akan di sampaikan pada saat pihak yang bersangkutan hendak memberikan klarifikasi atau hak jawab kepada awak media yang memobilisasi informasi tersebut.

Sampai berita ini di terbitkan, pihak terkait atau dinas yang bersangkutan tidak berada di tempat dan saat di hubungi tidak memberikan respon yang terkesan enggan menemui awak media

Mantan Kadis LH Yang Juga Mantan Kadis PUPR Kota Metro Eka Irianta Divonis Satu Tahun Penjara

Desember 28, 2022

Metro-Mantan Kadis LH (Linkungan Hidup) yang juga Mantan PUPR Pekerjaan Umum & Penataan Ruang) Kota Metro Eka Irianta Divonis Satu Tahun Penjara sabagaimana ditetapkan oleh Kejaksaan Negeri Metro Tentang sidang putusan Tipikor dengan Nomor Surat : PR – 013/Kph.3/12/2022.






Sebagaimana terlampir pada surat putusan tersebut adalah,

Bahwa pemohon Eka Irianta telah melaksanakan sidang (Tipikor) Tindak Pidana Korupsi yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang pada Rabu 28/12/22.

Sidang sidang tersebut adalah sidang putusan pengadilan Eka Irianta, adapun Majelis Hakim Yang menangani perkara Tipikor tersebut adalah:

– Hakim Ketua = Efiyanto D SH,MH

– Hakim Anggota= Hendro Wicaksono SH,MH

– Hakim Anggota = Ahmad Baharuddin Naim SH,MH

Bahwa Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Metro Muhammad Aji Adzmi SH,MH (Kasubsi penyidikan pada seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Metro).

Bahwa majelis hakim pengadilan Tipikor Tanjung Karang memutuskan hukuman Eka Irianta,

1. Menjatuhkan pidana penjara kepada tahanan selama 1 tahun dikurangi selama hukuman penjara, dan denda pidana sebesar Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) subsidiar 2 bulan Kurungan dengan perintah hukuman agar tetap ditahan.

2. Membebankan bantuan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 432.045.468,28 (empat ratus tiga puluh dua juta empat puluh lima ribu empat ratus enam puluh delapan dua delapan sen) dengan ketentuan apabila bantuan tidak membayar uang pengganti dalam waktu 1 bulan putusan pengadilan yang memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa akan di sita oleh Jaksa dan di lelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, Dalam hal terdakwa tidak memiliki harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka di pidana dengan pidana penjara selama 4 bulan.

-Bahwa setelah dibacakan putusan tersebut terdakwa menyatakan menerima dan sikap Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Metro.

-Bahwa pada sidang pembacaan tuntutan, JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama hukuman berada di dalam tahanan.

-Bahwa terdakwa di dakwa oleh JPU Kejaksaan Negeri Metro sbb:

PRIMAIR

Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 UU Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Republik Indonesia No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

SUBSIDIAIR

Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Republik Indonesia No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagimana telah dirubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Republik Indonesia No 31 Tahun 1999A. Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korups

Sejumlah Mahasiswa UM Metro Ricuh, Beberapa Terluka

November 16, 2022

METRO — Kericuhan antar mahasiswa terjadi Universitas Muhammadiyah Metro (UMM), Rabu (16/11/2022).




Dari pantauan di lapangan, puluhan mahasiswa memenuhi halaman depan gedung Fakultas Hukum UMM pada pukul 13.06 WIB.

Salah seorang mahasiswa mengatakan kejadian itu membuat lima mahasiswa Fakultas Hukum terluka ringan.

Tampak, tiga mobil polisi juga berada di parkiran depan gedung Fakultas Hukum UM Metro. Salah satu anggota polisi juga membawa senjata laras panjang.

Dari informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat salah seorang mahasiswa berisinial H mengajak bicara tiga orang mahasiswa lainnya.

Namun, saat mereka bicara terjadi bentrok dan ketiga orang yang bicara itu diduga memukuli H.

Sejumlah rekan dari H tidak terima atas kejadian itu. Mereka bermaksud untuk membalas, dan bentrok pun terjadi.

Akibat banyaknya masa, maka ketiga orang itu diamankan oleh pihak Fakultas Hukum UMM.

Hingga polisi datang, ketiga orang itu dibawa oleh kepolisian sektor setempat.mobil polisi tampak didepan gedung fakultas hukum um metro.

Di lokasi kejadian, Wakil rektor III UMM, Anak Agung Oka juga terlihat berada di keramaian puluhan mahasiswa tersebut.

Saat ditanya soal motif peristiwa tersebut, ia enggan menjawab. Ia mengatakan tidak tahu menahu.

“Tidak tau, saya nggak tau,” katanya.

Saat ditanyakan soal sejumlah mahasiswanya yang mengalami luka juga, Anak Agung Oka tidak mengetahui hal itu.

“Saya tak tahu, saya tadinya mau prepare ke Jogja, malah ada kejadian seperti ini,” imbuhnya.

Hingga berita ini diterbitkan, puluhan mahasiswa masih memenuhi halaman depan Gedung Fakultas Hukum UMM.

Sejumlah mahasiswa berteriak minta keadilan dari pihak rektorat.

“Kami minta keadilan pak, kami banyak yang terluka. Obati kami,” teriak salah seorang mahasiswa.

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Metro Utara

November 12, 2022

Metro — Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, menggeledah rumah terduga teroris berinisial TI di Jalan Kucing RT. 42 RW. 07 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Sabtu (12/11/2022).



Dari pantauan Rilis.id Lampung di lapangan, penggeledahan dilakukan sekitar pukul 15.45 WIB. Para personel Dunsus 88 tidak mengenakan seragam, melainkan pakaian biasa.

Nampak Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun dan sejumlah personel Polisi Polres Metro ikut terlihat mendampingi Densus.

Dari hasil penggeledahan, Densus 88 mengamankan dua keping kaset dan sekitar 12 buku tentang religi.

Salah seorang warga mengatakan penggeledahan itu merupakan yang kedua kalinya.

"Saya kurang tahu, Polisi juga baru pada datang juga. Setahu saya ini yang kedua. Tahun kemarin di RT 41 yang digeledah, sekarang di RT 42," kata warga yang identitasnya ingin dirahasiakan itu.

Terpantau, TI tidak berada di kediamannya saat Densus menggelar rumah tersebut.

Penggeledahan diduga terkait penangkapan terduga teroris di Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, beberapa hari lalu.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Metro belum bisa dimintai keterangan. (*)

Mahasiswi Korban Dugaan Pelecehan Oknum Dosen IAIN Kota Metro Dinas P3AP2KB Siap Dampingi Korban

November 11, 2022

Kota Metro – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Metro, akan melakukan pendampingan psikologis terhadap sejumlah mahasiswi yang diduga menjadi korban seksual oleh oknum dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Metro



Kepala DP3AP2KB Kota Metro, Prayitno mengungkapkan, pendampingan psikologis itu dilakukan, setelah adanya laporan polisi dari korban kekerasan dan seksual.

“Terkait hal-hal yang menarik perhatian seksual itu, pada prinsipnya bersiap untuk melakukan pendampingan psikologis terhadap para korban. Tetapi, pendampingan itu dilakukan setelah adanya laporan Polisi, yang menjadi dasar memberikan layanan pendampingan psikologis,” katanya. Jum’at, (11/11/2022).

Ia menjelaskan, pendampingan psikologis pada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan dan seksual, merupakan upaya untuk mengobati trauma pasca peristiwa. hanya bersifat penjangkauan saja terhadap korban. Untuk pendampingan hukum, ada di kepolisian.

Prayitno juga menjelaskan, mencatat, ada 20 perkara atau kasus kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak di Kota Metro. Data tersebut tercatat sejak Januari hingga November 2022, dan perkara ini sudah ditangani pihak kepolisian.

Dari semua itu, 17 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat Januari hingga Oktober 2022, dan 3 kasus di November 2022. Secara rinci, angka kasus meningkat, 17 kasus bertambah 3 kasus. 9 kasus di alam pada perempuan dan 11 kasus yang dialami pada anak.

“Dari sini, mengimbau agar masyarakat khususnya orang tua dapat meningkatkan pengawasan anak yang sedang menempuh pendidikan di sekolah maupun perguruan tinggi,”ungkap Prayitno.

Mantan Wadek IAIN Metro Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Gelar Demo

November 07, 2022

Metro - Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro menggelar unjuk rasa di depan gedung Rektorat, Senin (7/11/2022). Aksi demo ini menuntut oknum dosen yang merupakan mantan Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah dipecat karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah mahasiswi.



Mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menuntut agar Rektorat Kampus IAIN Metro menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami para mahasiswi dengan serius. Koordinator aksi Arlyan Pramana Syahputra mengatakan, oknum dosen yang diduga melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap sejumlah mahasiswinya ialah mantan Wakil Dekan (Wadek) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Metro.

“Oknum itu awalnya wakil Dekan, kemudian diturunkan menjadi dosen biasa. Kawan-kawan di sini minta itu bukan hanya diturunkan saja tapi juga dipecat dan diberhentikan,” kata Arlyan, Senin (7/11/2022).

Jika pihak kampus tidak bisa mengungkap dan memberikan sanksi tegas terhadap terduga pelaku, mahasiswa mengancam akan melakukan aksi dengan masa lebih besar lagi. Selain itu jika pihak kampus bungkam dan tidak dengan serius melakukan tindakan terkait persoalan memalukan itu, maka peserta aksi akan menindaklanjuti dengan melaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Anehnya kata koordinator aksi tersebut, bahwa pihak kampus hanya memberikan sanksi kepada salah seorang dosen cabul dimaksud dengan mengurangi jam mengajarnya saja. Hal senada diungkapkan Monalisa. Wanita yang merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Tata Negara Islam (HTNI) IAIN Metro tersebut menjelaskan bahwa terdapat sejumlah korban yang telah angkat bicara perihal dugaan pelecehan yang dialaminya.

Kata Monalisa sebelumnya terduga pelaku pernah melakukan aksi serupa tapi seperti ada pembiaran sementara mahasiswi yang menjadi korban itu bukan hanya trauma tapi dampaknya luas dan bisa menambah korban lebih banyak lagi. “Tuntutan untuk pemecatan dirinya sebelumnya sudah dilayangkan, tapi sampai sekarang masih saja mengajar. Korbannya sebenarnya sudah banyak, hanya yang berbicara ada tiga sampai empat korban. Bentuk pelecehannya fisik,” ucapnya.

Mahasiswa juga mengancam akan melaporkan dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah mahasiswi IAIN oleh oknum dosen aktif ke Mapolres Metro. “Jika tuntutan kami tidak ditindaklanjuti untuk memecat dosen itu, kita akan melaporkan ke kepolisian. Sekarang dia masih menjadi dosen aktif, dan kami minta segera dipecat,” tegas Monalisa.

Atas peristiwa tersebut usai unjuk rasa sejumlah pihak Rektor IAIN Metro Siti Nurjannah belum dapat dikonfirmasi. Hingga pukul 13.20 WIB aksi mahasiswa di gedung Rektorat IAIN Metro masih berlangsung. (*)

Sudarsono Tarik Gerbong DPC Partai Gerindra Kota Metro

Oktober 30, 2022

Metro – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Lampung melantik dan mengukuhkan Drs.H.Sudarsono sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Metro yang berlangsubg di gedung Wisma



Dengan mengusung tema “Gerindra Menang Prabowo Presiden”, pelantikan ketua dan pengurus Gerindra Kota Metro dilakukan langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang dihadiri oleh jajaran pengurus DPD, tamu undangan dari partai Golkar, PKS, Nasdem, PDIP, PPP dan perwakilan KNPI Kota Metro.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyakini bahwa DPC Kota Metro akan meraih kemenangan pada pemilu 2024 mendatang.

“Di DPC Kota Metro memang kemarin tidak dapat kursi, tapi kami yakin dibawah kepemimpinan Lek Darsono dan dibantu oleh seniornya, DPC Kota Metro akan mendapatkan kursi di setiap dapilnya dengan pengalaman-pengalaman,” Kata dia.

Dia menambahkan, Artinya kami memperkuat struktur dari tingkatan DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting. Bagaimana struktur akan kita perbuat untuk hadir di tengah masyarakat .

“Intinya partai Gerindra harus menjadi partai yang mewakili seluruh kehidupan lini masyarakat .Meskipun begitu saya juga meminta agar seluruh kader Gerindra di Bumi Sai Wawai dapat berfokus pada pemilihan presiden pada pemilu 2024 mendatang. Dan untuk Pilwalkot masih belum, kita seluruh kader di minta oleh DPP agar fokus pada Pilpres, fokus untuk kemenangan Prabowo,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Mirzani, saya berharap kedepan kita bisa bekerja lebih baik, lebih di perkuat basis kita, karena setiap daerah ada karakteristik masing-masing.

“Ada yang anak muda lebih menonjol kita perkuat anak mudanya, ada orang-orang tua yang berbagai etnis, baik Jawa, Lampung, intinya kita perkuat semuanya,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua terpilih DPC Partai Gerindra Kota Metro Sudarsono menyampaikan, kami menargetkan kemenangan dalam pemilu legislatif tahun 2024 mendatang. Ia berjanji akan menghadirkan pembangunan yang pro terhadap kepentingan masyarakat.

Dia menambahkan, siap mencalonkan diri maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kita Metro tahun 2024 mendatang.

“Apapun target dari DPD kita akan laksanakan, harga mati, harus beres. Kalau sudah di perintah, tidak ada rem tidak ada kopling adanya hanya gas, semua ku tumbur. Ini adalah tantangan dan jawaban, kami akan buktikan. Yang jelas saya punya pengalaman di masyarakat, caleg nanti saya akan buat beraneka ragam. Ada dari kyai, dari pengusaha, tokoh masyarakat, Pensiunan, Jaksa, TNI, Polri semua lengkap termasuk juga penjahat,” Ujarnya.

“Bahkan menyinggung program visi misi, dirinya saat mencalonkan diri pada Pilkada Kota Metro tahun 2014 lalu. Tau kan visi misi Walikota ku dulu, yaitulah. Sekarang Metro banjir karena saya kalah. Coba dulu saya menang, Metro tidak banjir, tidak semrawut pasar itu. Sekarang tantangan, Metro ini tidak ada Adipura. Saya dari Kepala Desa, Lurah sampai DPRD yang saya agungkan adalah Adipura, sekarang tidak ada lagi, “bebernya.

Lanjutnya, Tak hanya itu, dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk intens mengkritisi kebijakan pemerintah demi terciptanya pembangunan yang pro rakyat. Jadi Metro sekarang perlu dikritisi dengan bahasa yang agak tinggi sedikit, ilang identitas. Jalan berlubang, Kota Metro banjir, Adipura hilang dan pasar sembrawut, sudah habis Kota Metro.

“Kalau kami punya fraksi, syukur kakinya besar, kami parlemen akan gunakan tiga dimensi. Budgeting, pengawasan dan kemudian kita menggunakan hak,” Tandas Darsono.

Berulang Kali Dikangkangi Terkait Izin Menara Telekomunikasi, Pemkot Metro Ambil Langkah Lemah Gemulai

Oktober 11, 2022

Kota Metro – Hampir satu tahun beroperasi, keberadaan bangunan menara Base Transceiver Station (BTS), setinggi 50 meter di Jl. Bison, Rt. 006 Rw. 03 Kelurahan Porwosari, Kecamatan Metro Utara, ternyata juga belum mengantongi izin resmi pendirian bangunan dari Pemerintah Kota Metro.


Hal itu dibenarkan oleh Kasi Pengaduan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Metro, Ame Aprilia saat dikonfirmasi media melalui telpon selular. “Benar mas, kita belum pegang izin resminya. Pihak kami (PTSP, red) sudah kirim surat teguran yang pertama bulan lalu. Nah ini kita lagi proses surat teguran yang ke dua,” jelasnya, Rabu (12/10/22).

“Menara itu milik PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk, domisilinya Jakarta. Dan menara telekomunikasi yang ada di Kelurahan Purwosari, Metro Utara itu sudah beroperasi kurang lebih per bulan November 2021,” tambah Aprillia.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan Lurah Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Sugiana, pihaknya tidak tahu pasti terkait kelengkapan izin mendirikan bangunan menara BTS yang berada di wilayahnya itu.

“Saya sendiri tidak tahu persis, apakah pengelola itu sudah punya izin lengkap dari PTSP. Yang jalas, pada waktu itu ada masyarakat datang ke kelurahan minta izin lingkungan. Karena sudah ada izin lingkungan dan ditandatangani oleh warga sekitar, termasuk RT dan RW, kami sebagai Lurah ikut merekomendasi. Namun, sebatas izin lingkungan,”papar Sugiana, di ruang kerjanya, Selasa (11/10/22) kemarin.

Resah dengan permasalahan itu, Ketua LSM Getar Ranting Metro Utara, Edwin Tantowi, angkat bicara, menurutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dalam hal ini sangat tidak tegas dan terkesan tutup mata. “Menara sudah berdiri gagah hampir satu tahun, sudah beroperasi, dan belum mengantongi izin pendirian bangunan gedung (PBG,red),masa tidak terpantau. Berarti keberadaan Pemkot Metro ini tidak dianggap oleh mereka. Atau sebenarnya sudah tau tapi pura-pura tidak tau ?!,” ujarnya saat meninjau lokasi menara, Selasa (11/10/22) kemarin.

Menurutnya, dengan tidak adanya izin PBG berarti ada kebocoran retribusi disana, dan berdampak pada berkurangnya pendapatan asli daerah (PAD). “Mengakibatkan kerugian daerah itu. Belum lagi masyarakat Kota Metro, khususnya masyarakat sekitar menara, seolah-olah nggak ada pengawalan, pendampingan dari pemerintah setempat, kalau ada apa-apa dengan masyarakat Metro, siapa yang repot, kan Pemkot Metro juga,” tambahnya.

“Untuk kasus seperti ini, Pemerintah Metro harus tegas. Ini sudah dikangkangi. Terlalu bijak kalau hanya surat teguran-teguran terus. Ambil sikap tegas, segel, hentikan operasinya. Pasti datang itu perwakilan perusahaannya,” pungkas Towi.

Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Ribuan Suporter Sepak Bola di Kota Metro Bakar Li

Oktober 05, 2022
Metro – Ribuan suporter dari puluhan komunitas fans football club di Kota Metro melakukan aksi damai membakar 1.000 lilin yang berlangsung di simpang Masjid Taqwa Metro, Rabu (5/10/2022) malam.


Aksi tersebut sebagai bentuk dukacita atas peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022 lalu, dengan 131 orang suporter meninggal dunia.


Dari pantauan awak media, aksi dimulai pukul 19.40 WIB bertemakan #Prayforaremania yang mana suporter Kota Metro mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi dan komunitas berpartisipasi langsung di aksi damai 1.000 lilin.

Terlihat, ribuan masyarakat yang merupakan pencinta sepakbola tersebut memenuhi simpang Masjid Taqwa Metro dengan menggunakan pakaian berwarna hitam serta membawa lilin.

Terlihat juga ratusan personel gabungan yang terdiri atas TNI, Polri dan Satpol-PP melakukan pengamanan terhadap aksi doa bersama untuk korban Stadion Kanjuruhan.

Koordinator Lapangan Aksi Damai 1.000 lilin untuk korban kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Rizki Hardiansyah menyebut, terdapat seribu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.


“Kita hadir disini dari berbagai komunitas suporter sepakbola, kami melakukan aksi damai yang dikemas dengan menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama,” kata Rizki, saat dimintai keterangan.

Rizki juga menjelaskan, terdapat 50 komunitas suporter sepakbola fans football club yang hadir dalam kegiatan itu.

“Ini yang hadir dari aliansi komunitas suporter sepakbola Indonesia yang ada di Kota Metro. Ada sekitar 50 komunitas suporter,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses aksi damai dan doa bersama masih berlangsung. (*)

Tony Eka Chandra Lantik Wahdi Menjadi Ketua DPC Granat Kota Metro Periode 2022-2027

September 24, 2022

Kota Metro – dr. H. Wahdi Sp. OG(K),MH ,, resmi nahkodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Metro periode 2022-2027 dan dilantik langsung oleh Ketua DPD Granat Lampung, Tony Eka Chandra, di gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai. Sabtu (24/09/2022).



Wahdi, didampingi Hendarto sebagai Sekretaris dan Fajar Riatama sebagai Bendahara akan mengemban tanggung jawab roda kepemimpinan DPC Granat Kota Metro lima tahun ke depan.

Ketua DPD GRANAT Lampung, Tony Eka Candra, mengucapkan selamat berjuang, bekerja dan mengabdi.

“Saya merasa bangga pada hari ini dapat hadir langsung dan saya punya mimpi Kota Metro bisa menjadi kota bersih narkoba secara nasional,” tegasnya.



Ketua DPC Granat Kota Metro, Wahdi mengatakan, bahwa Kota Metro yang merupakan Kota Pendidikan menjadi salah satu tujuan daripada para pelajar dari luar daerah untuk dapat menimba ilmunya.

Meski demikian, hal tersebut mempunyai dampak beragam, ada dampak positif maupun negatif. “Jadi, dampak negatifnya ya salah satunya potensi meningkatnya penyalahgunaan narkotika juga besar,” ungkapnya.

Lanjut Wahdi, bahwa usia remaja cukup rentan untuk dapat terjerumus masuk ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkotika. Pasalnya, usia remaja merupakan usia dimana mereka mencari jati diri.

“Dari data pada tahun 2021, Prevalensi pengguna narkoba di Indonesia sebesar 1,95 persen atau 3,66 juta jiwa, dan 57 persen diantaranya ialah anak-anak usia remaja,” imbuh Wahdi.

Oleh karenanya, Granat akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Metro untuk dapat menekan peningkatan penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Nah kita akan terus lakukan sosialisasi dan penyuluhan terhadap anak usia remaja maupun yang masuki usia dewasa untuk dapat terus tekan angka penyalahgunaan itu,” katanya.

Sementara, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Granat Indonesia, Henry Yosodiningrat berharap dengan adanya Granat Cabang Metro ini dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba khususnya di Kota Metro hingga zero kasus.

“Kita akan terus gerakkan sosialisasi tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba kepada anak-anak untuk menjauhi dan tidak mencoba karena sekali dicoba akan sulit untuk lepas,” jelasnya.

Menurutnya, ketergantungan narkoba diibaratkan seperti mendapatkan one way ticket.

“Jadi, hanya ada tiket untuk berangkat saja, tidak ada tiket untuk pulang,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga menyarankan supaya DPC Granat dapat bersinergi dengan Pemkot setempat, agar dapat melakukan gebrakan-gebrakan baru di Bumi Sai Wawai.

Jadi, nanti disetiap desa/ kelurahan dipasang spanduk anti narkoba. Kemudian stiker keluarga anti narkoba nah itu untuk lebih mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

Selain gebrakan tersebut, lanjut Henry, juga akan dibentuk rayon lintas sektor, sehingga dapat lebih mengefektifkan strategi untuk menekan penyalahgunaan narkoba hingga ke sektor terbawah.

“Disini Granat Metro akan membentuk rayon-rayon untuk memantau dan mengedukasi hingga ke sekolah, perguruan tinggi, dan ditempat kerja,” pungkasnya.

Tumbuhkan Minat Baca, Dispustakarda Metro Gelar Hari Kunjung Perpustakaan

September 12, 2022

(METRO) — Bunda Literasi Kota Metro menghadiri Kegiatan Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan Tahun 2022 yang berlangsung di Halaman Dinas Perputakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro, Senin (12/09/2022).



Bunda Literasi Kota Metro Silfia Naharani menyampaikan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga merupakan bentuk implementasi dari apa yang dibaca dan dipelajari oleh anak-anak dengan mengaktualisasikanya.

“Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro sudah memberikan surat edaran untuk mendukung Visi dan Misi Kota Metro menjadi Generasi Emas, salah satunya adalah Metro Cemerlang dalam rangka terwujudnya Indonesia Emas 2045 pada 100 tahun Indonesia,” ujarnya.

Di dalam edarannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro mewajibkan anak-anak untuk membaca kitab sebelum sekolah dan pada malam hari orang tua melakukan mendampingi pada anak selama beberapa jam untuk belajar.

Silfia Naharani juga mengatakan bahwa tidak bisa menghindari gadget di era digital, sehingga yang harus dilakukan saat ini adalah untuk berkomitmen bersama mulai dari pemerintah maupun masyarakat dalam menggerakkan literasi.

“pentingnya pola asuh orang tua baik ibu maupun bapak dalam mengajarkan literasi yang baik terhadap anak mulai dari membaca, menulis, berhitung dan perlunya belajar ilmu-ilmu finansial sejak kecil,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispustakarda) Kota Metro Farida melaporkan bahwa kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan yang dilakukan selama tiga hari dimulai dari 12 sampai 14 September 2022 merupakan langkah-langkah yang dilakukan untuk meningkatkan minat baca di Kota Metro setelah melewati masa pandemi.

“Salah satu cara yang dilakukan Dispustakarda Kota Metro agar dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan dan mengelorakan semangat literasi adalah dengan diadakannya lomba-lomba, e-book dan melakukan kegiatan keliling sekolah mengunakan bus perpustakaan,” katanya.

Pihaknya juga menerangkan gerakan literasi akan terus di gemborkan sesuai visi misi Kota Metro sebagai kota pendidikan dan role model sistem pendidikan bagi daerah lain.

“Kedepannya Dinas Pustakarda akan melakukan berbagai kegiatan-kegiatan literasi, salah satunya dengan mengadakan lomba perpustakaan. Kita akan implementasikan visi misi Kota Metro sebagai kota pendidikan dan harapnya menjadi role model sistem pendidikan bagi daerah lain,” terangnya.

Bendera Merah Putih Terbalik di Pintu Masuk Rumdis Wali Kota Metro

September 11, 2022

LAMPUNG.-- Beredar foto yang kabarnya dari warga, Bendera Merah putih terpasang terbalik pas di depan pintu masuk Rumah Dinas (Rumdis) Wali Kota Metro, Provinsi Lampung, Minggu (11/9/2022).


Dari beberapa informasi yang diperoleh Poskota Lampung, foto tersebut diabadikan warga yang sedang beraktivitas di Taman Merdeka, depan Rumdis Wali Kota Metro, Minggu (11/9/2022), pukul 10.00 WIB.
Kepala Satpol-PP Kota Metro Imron melalui Jose Sarmento memohon maaf kepada masyarakat atas kelalaian tersebut. Satu Regu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang bertugas bakal kena sanksi.

Dia akan memberikan sanksi terhadap seluruh personel yang piket pada jam tersebut agar kejadian serupa tak terulang kembali.

Petenis Junior Asal Kota Metro Torehkan Prestasi di Kejurnas Tennis Gubernur Sumsel Cup 2022

September 06, 2022

Kota Metro – Atlet Tennis Junior Kota Metro, M Azka Pradita Pasha (9 th) kembali menorehkan prestasi di kancah Nasional, yaitu pada Kejuaran Nasional Tennis Gubernur Sumsel Cup 2022, yang digelar di Stadion JSC Jakabaring, Palembang, pada tanggal 29 Agustus hingga 04 September 2022.


 
Azka, siswa kelas 4 SD Pertiwi Teladan Kota Metro, yang mewakili PELTI Provinsi Lampung tersebut mampu meraih Juara 1 Tunggal Putra KU-10 dan Juara 3 Ganda Putra KU-10 berpasangan dengan Petenis asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Al-Zauki (8 th).

Pada ajang Kejurnas Tennis Gubernur Sumsel Cup 2022, kelas Tunggal Putra KU-10 ini, Azka yang menempati peringkat 21 Nasional didaulat sebagai unggulan ke-2, mampu mengalahkan Petenis peringkat 8 Nasional asal Kota Sawah Lunto, Sumatera Barat, Prince Axel Rinandra (10 th) yang merupakan unggulan utama, dengan score : 3-5, 4-0, 4-1 di partai puncak.Atlet Tennis Junior Kota Metro, M Azka Pradita Pasha saat menerima piagam dan mendali Juara I pada Kejuaran Nasional Tennis Gubernur Sumsel Cup 2022. Photo : Red

Rudi, selaku orangtua dan Manajer dari Azka berharap, pembinaan atlet-atlet tennis di Provinsi Lampung kedepannya dapat lebih baik lagi, sehingga mampu mengirimkan atlet-atlet nya di ajang kejuaran nasional.

“Dalam waktu dekat, Azka akan kembali turun dalam ajang Kejurnas Tennis Junior Walikota Tegal Cup XIV-2022, di Kota Tegal pada tanggal 19-25 September tahun ini,” ujar Rudi.

Keluarga Granat Lampung Kumpul di Griya Kebun 38 Metro, Ada Apa?

Agustus 04, 2022

METRO—Keluarga Besar dan Pengurus DPD dan DPC Gerakan Nasional AntiNarkoTika (Granat) seuluruh Lampung kumpul di Griya Kebun 38 Desa Banjarrejo Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, Rabu malam Kamis (3/8/2022) mulai pukul 19.30 WIB sampai keesokannya (Kamis, 4 Agustus 2022 pukul 01.00 WIB) menimbulkan banyak pertanyaan.



Acara yang langsung dipandu oleh Sekretaris Granat Provinsi Lampung, Agus BN itu luar biasa, karena dihadiri sekitar 75 Pengurus Granat se Provinsi Lampung. Salah satu khas pejuang dan penyelamat generasi bangsa dari ancaman bahaya narkoba Granat adalah keakraban saat bertemu.

Hadir di Griya Kebun 38 itu, juga luar biasa. Yang pasti Ketua Umum DPP Granat Dr H KRH Henry Yosodiningrat SH MH. So pasti, karena beliau awner Griya Kebun 38. Ada tamu istimewa yaitu dr H Wahdi Sirajuddin SpOG (k) yang tidak lain Walikota Metro.

Usut punya usut, ternyata berkumpulnya keluarga besar dan pengurus DPD dan DPC Granat se Lampung itu ternyata tradisi di Ormas Granat, dalam jangka waktu tertentu mengadakan acara silaturrahmi untuk bincang-bincang.

Saat Ketum DPP Granat, Dr H KRH Henry Yosodiningrat SH MH yang sangat akrab dipanggil ‘abang’ Henry itu, terungkaplah awalnya pengen ngobrol hanya beberapa pengurus Granat. Tapi, menurut bang Henry sesuai laporan Ketua DPD Granat Lampung, H Toni Eka Candra acara itu bocor?

Makin timbul pertanyaan, “Apa yang bocor?”. Ternyata silaturrahmi bincang-bincang terbatas diketahui oleh seluruh pengurus DPD dan DPC, tak pelak malam ini hadir semua, kata bang Henry dengan senyum khasnya yang sangat menawan.

Bang Henry sebagai pendiri Granat menjelaskan secara singkat, kalau sampai saat ini NGO (Ormas) Granat adalah satu-satunya organisasi yang insten, komit serta tegas yang terregister pada PBB dan diakui oleh dunia Internasional.

“Yah, kalau bicara perjalanan Granat luar biasa, mulai dari diteror dan banyak lagi yang dihadapi, ternyata kader-kader Granat tetap solid. Berjuang tanpa kenal lelah,” jelasnya.

Kemudian, kata Bang Henry semuanya gila dengan komitmen Granat pada diri para pengurus, kader dan relawan Granat untuk membantu pemerintah.

“Maka, peliharalah kegilaan itu,” kata Henry berseloroh untuk menyebut pengurus Granat di seluruh Indonesia yang sangat enjoy tetapi konsisten dengan komitmen pemberantaran penyalahgunaan narkoba.

Hebatnya lagi, tambah dia pengurus dan relawan Granat itu latar belakang profesi dan status sosialnya sangat beragam. “Tapi, ketika ketemu tidak ada lagi pembicaraan soal politik, perbedaan profesi dan sebagainya, hanya ada satu Narkoba, No!”, Granat, Yes!, Indonesia, Bangkit!” tegas bang Henry.

Sementara itu, Ketua DPD Granat Provinsi Lampung, H Toni Eka Candra menggambarkan secara fakta kondisi Granat di Lampung saat ini. Sudah semua kabupaten/kota memiliki kepengurusan permanen, kalau ada dua kabupaten yang belum permanen, itu soal waktu pelantikannya saja.

Ternyata, Ketum DPD Granat Lampung sekarang ini, sangat, maklum beliau sudah berstatus di atas status konselor. Saat ini, kata Toni para penyuluh BNN Provinsi Lampung kebanyakan dari Granat, dan itu sampai ke kabupaten/kota. Cerita H Toni Eka Candra mendapat apresiasi tinggi dari Ketum DPP Granat maupun walikota Metro.

“Malam ini, Pak Ketum DPP kangen sama kita,” ujar Toni.

Kemudian, baik Ketum DPP Granat dan Ketua DPD Granat Lampung memberi sinyal kepada walikota Metro, Wahdi untuk memimpin Granat Kota Metro ke depan mendapat sambutan positif.

Ketika menyampaikan ucapan terima kasih atas diundang dan dimasukkan ke dalam keluarga besar Granat, Wahdi mengungkapkan keterharuannya dalam bersama-sama dengan pejuang dan penyelamat generasi bangsa.

“Kita butuh membangun SDM yang tangguh,” ujar Wahdi seraya mengatakan kedatangannya bukan atas nama pemerintah Kota Metro.

“Saya udah kenal lama dengan Bang Toni, ya sama-sama waktu test kesehatan,”ujar Wahdi sambil ketawa, Toni Eka Candra akhirnya tertawa juga.

Kalau Udo (Abang) Henry gak usah diomongin, dia kakak saya tambah Wahdi dalam sambutan singkatnya.

Hadir pada acara silaturrahmi dan ramah tamah itu kemarin malam, nampak tokoh-tokoh Granat Lampung selain Ketua DPD, ada Rahmat Adji (konselor), H Ruspian Effendi (konselor), Agus Bakti Nugro (sekretaris), Naim Emel Prahana (salah satu pendiri Granat dan BNK Kota Metro), Andi Robby (Granat dan Ketua FKPPI Metro) berserta Angelia Hernani (Granat). Kemudian ada Sesdiyanto (Lamteng), Gindha Ansori (Granat WK), Sumanto ( Granat Balam), Rusman Effendi(Granat Lamsel) dan lainnya.