Tampilkan postingan dengan label Mesuji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesuji. Tampilkan semua postingan

Motif Ekonomi Diduga Menjadi Alasan di Balik Kasus Pembunuhan Siswi di Mesuji Lampung


Lampung - Motif ekonomi diduga menjadi alasan utama di balik pengungkapan kasus AL siswi SMK Negeri 1 Tanjung Raya yang ditemukan meninggal dunia didalam parit kebun karet Desa Margo Mulyo, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung pada Mei 2024 lalu

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku yang kini telah diamankan pihak kepolisian diduga ingin mengambil uang dari korban.

Jasad AL ditemukan pada 28 Mei 2024 di dalam parit kebun karet Desa Margo Mulyo, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, sekitar pukul 16.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi mengenakan seragam sekolah tanpa celana.

Pada tubuh korban, polisi menemukan banyak luka tusukan dan sayatan serta beberapa luka lebam lainnya.

Investigasi awal menunjukkan bahwa pelaku (Berinisial H) memiliki hubungan keluarga dengan korban. Istri pelaku, yang juga turut diperiksa sebagai saksi, adalah adik dari bapak korban.

"Motif sementara dari kejadian ini adalah ekonomi. Pelaku ingin menguasai uang milik korban. Kami akan terus mendalami kasus ini untuk menemukan bukti-bukti lebih lanjut," kata Kasubdit III Jatantas Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol M Ali Muhaidori, Selasa (2/7/2024). 

Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap detail lebih dalam mengenai motif dan kronologi kejadian. Hingga saat ini, pelaku masih dalam tahanan dan menunggu proses hukum lebih lanjut.

Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Kepolisian juga meminta bantuan masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.

Sebelumnya, upaya penyelidikan yang dilakukan oleh polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan dan pemerkosaan Anggi Lestari, seorang siswi SMK Negeri 1 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, akhirnya membuahkan hasil. Satu pelaku berhasil ditangkap.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial H ditangkap oleh tim gabungan dari Polres Mesuji, Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, dan Polres Musi Banyuasin, Polda Sumatera Selatan pada Senin, 1 Juli 2024, sekitar pukul 02.00 WIB.

“Alhamdulillah, upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Mesuji dan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung bersama tim khusus akhirnya membuahkan hasil dengan tertangkapnya pria berinisial H, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan AL,” ujarnya, Senin, 1 Juli 2024.

Umi menjelaskan bahwa pelaku ditangkap di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Melalui proses penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi pelaku yang terekam CCTV. Pelaku kemudian ditangkap di persembunyiannya di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan," jelas Umi.

Saat ini, pelaku sedang diperiksa di Mapolres Mesuji.

Dahsyat! Drs. Sulpakar Dinyatakan Bupati Terbaik Se-Dunia

Mei 14, 2024

 



Mesuji – Gerak cepat dan terarah yang dilakukan Drs. Sulpakar, M.M., saat menjabat menjadi sebagai Penjabat Bupati Mesuji sejak Tahun 2022 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 131.18-1228 Tahun 2022, Kemudian Nomor : 131.18-1229 Tahun 2022 dan Nomor 131.18-1230 Tahun 2022, Tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Pringsewu, Penjabat Bupati Mesuji, dan Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung itu bukan hanya isapan jempol dan angin segar yang dirasakan oleh masyarakat Mesuji.


Hal itu di utarakan oleh beberapa Anggota DPRD setempat yang disebar melalui group pesan WhatsApp ‘Bergerak Bersama Maju Semua’, Selasa, 14 Mei 2024.


Diantaranya kutipan Mardinata yang merupakan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan I Mesuji Timur menyatakan,


“Terima kasih bapak bupati dedikasinya terhadap kabupaten mesuji bagi saya dan masyarakat mesuji bapak Drs sulpakar bupati terbaik se Dunia yang pernah ada di mesuji,” tulis Mardinata, pada pukul. 05.04 WIB bagian Lampung_Indonesia dengan 9 meme 6 jempol dan 3 lambang hati.


Disusul dengan curahan rasa Mat Nur Anggota DPRD Mesuji Dapil 4 Way Serdang yang mengungkapkan,


“Tks ya Pak meskipun Waktu yg Sebentar Sudah Banyak Sekali Program Yang sudah dilaksanakan di Mesuji terutama Tentang Jalan Selama ini RJU tak Bisa di Bangun dgn Dalil Tanah yg masih Labil Kata nya Alhamdulilah Belasan KM sudah Selesai ,Abrasi Juga Sudah ,Arah KTM sudah di Cor Beneran Tentu saja Kalau mau Sekaligus Selesai Jalan KTM itu PANjang Seandai Nya 5 Tahun Jadi Bupati Rasa nya Bisa Sampai tembus Sungai Mesuji Cor dari Pusat turun meskipun dulu itu Alasan nya Tanah masih labil ( di sebut tanah nya masih labil Cukup di sekerap aja dan di Timbun lagi itu yg Paling tepat buat ngeles dgn Rakyat Kala itu )

Belum lagi Program yg masuk di Way Serdang Ruas Tol way Kenanga Asahan dan Juga Belasan Km Cor & Sabes tersebar di tiap Desa Way Serdang dan Jembatan Penghubung Talang Batu dan masih byk Capaian lain nya yg Gak Kesebut satu / satu .

Hanya Jenis Manusia yg Hati Nya Mati yg tidak bisa mengakui Kelebihan dan Prestasi org lain Semoga Allah Senantiasa memberikan Kesehatan dan PANjang Umur Pada Bupati Mesuji Saudara Sulpakar.MM Kadis Pendidikan Propinsi Lampung Aamiin,” bebernya singkat dengan menampilkan gambar kemesraan antara dirinya dan Pj Bupati Mesuji Sulpakar diiringi alunan musik Dangdut berjudul ‘Aku Sayang Pada Mu’ ciptaan Hi. Rhoma Irama pada pukul.07.14 Selasa pagi, disambut oleh Mardinata dengan stiker bocah berpakaian muslim bertuliskan ucapan Aamiin Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.

Pembangunan Peningkatan Jaringan Pemanfaatan Air Mesuji Sekampung di Rawajitu Mesuji Diduga Asal Jadi

Agustus 23, 2023


Mesuji,  — Beberapa Media yang tergabung di Organisasi Pers Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Ketua DPC GWI Kabupaten Mesuji, Gunawan dan tim, Ketua DPC GWI kabupaten Tulang Bawang Apriyadi cm, dan Tim, serta kerjasama dengan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi Lampung. Hadir pula dalam tim Junaidi, Kepala Badan Lembaga (LIBAPAN) Tim yang terdiri dari Media dan Lembaga ini turun langsung kelapangan guna melengkapi informasi dan investigasi, Selasa (22/08/2023).


Dari informasi yang di peroleh tim di lapangan, Proyek pembangunan Peningkatan Jaringan Pemanfaatan Air Mesuji Sekampung di Rawajitu Mesuji Tulang Bawang Unit ll, kabupaten Mesuji.
Diduga asal jadi, pasalnya Proyek yang berada di tiga desa di Tulang Bawang yaitu Desa Sidang Isomukti, Desa Sidang Sidorahayu, dan Desa Sidang Muara Jaya, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji. Menelan Anggaran yang tidak sedikit hingga mencapai Rp.33.777.777.000,- yang Bersumber dari Dana Loan ADB/AIF tahun 2023.

” Junaidi mengungkapkan, Walaupun masih dalam tahap yang dikerjakan, terlihat di lapangan dari segi matrialnya pun diduga tidak sesuai, salah satu contoh, kayu gelam yang di gunakan kecil-kecil, banyaknya kayu gelam sebagai cerucuk atau paku bumi dengan ukuran diameter ,6,7,8 Cm, jarak pemasangan antara cerucuk atau paku bumi 130 cm, diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” ungkapnya.

“Kemudian tanah yang di masukkan kedalam karung (Giobek), isi dalam karung Giobek adalah lumpur yang di ambil dalam saluran sungai, serta ditiriskan, kegunaan Giobek tersebut adalah untuk panahan tanggul, agar tanggul tersebut tidak mengalami ke longsoran atau abrasi,” imbuhnya.

“Bila dalam pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan Juknisnya maka tentulah kedepannya seperti itu bisa kuat dan bisa kokoh sesuai dengan harapan Masyarakat, Sedangkan pagu anggaran proyek itupun sangat lah vantastis.” kata Junaidi.

Hingga diduga kuat pekerjaan proyek tersebut tidaklah sesuai dengan Juknis dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan terindikasi adanya Mark’Up, Mengingat besarnya Anggaran yang mencapai Rp.33.777.777.000,- yang di kucurkan Pemerintah untuk mengerjakan Proyek tersebut.

Lanjut, “Junaidi mengatakan selaku Kepala Badan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi lampung. Saat investigasi bersama tim di lapangan, dirinya dan tim, menemui Pengawas lapangan, serta konfirmasi kepada pihak pengawas Pelaksana dan juga Humas lapangan lebih lanjut agar langsung menghubungi PT. Bajasa Manunggal Sejati yang beralamat jalan W.R.Supratman No .21 Bandar Lampung. “, tuturnya.

Dalam waktu dekat “Junaidi menerangkan dirinya selaku Kepala Badan (LIBAPAN) provinsi Lampung, akan melakukan Somasi kepada PT. Bajasa Manunggal Sejati, selaku rekanan pemenang tender, dengan tembusan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Mesuji Sekampung, Polda Lampung, Kajati Lampung , Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)”.

“Lebih lanjut disampaikan”Junaidi selaku Kepala Badan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi Lampung, Menghimbau, mengajak, seluruh Organisasi, Lembaga, LSM, Media serta Masyarakat untuk bersama – sama, ikut serta berpartisipasi dan mendukung sepenuhnya, Program – Program Pemerintah, baik dari Pusat maupun Daerah. Mencermati, memantau, serta melakukan kontrol, mengawal kebijakan – kebijakan Pemerintah. Kita juga melakukan Koordinasi, Supervisi, Investigasi, Monitoring, Wawancara terhadap Oknum pemerintah, swasta, Masyarakat yang diduga menyalahgunakan wewenang dan Jabatanya yang dilakukan oleh Oknum terhadap Aset- aset Negara. ” jelasnya.

“Dalam tersebut,l laporan ini kami dari Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi Lampung berharap, kepada Instansi Pemerintah dan Institusi guna segera menindak lanjuti, Aparat Penegak Hukum (APH) Kajati Lampung, Polda Lampung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Terkait Pekerjan Peningkatan Di Rawajitu Mesuji Tulang Bawang Unit II Kabupaten Mesuji,” harapnya.

“Dalam rangka mendorong terbentuknya tata kelola Administratif yang baik agar bisa berjalan sesuai dengan peraturan perundang – undangan, serta terwujudnya Transparansi, Akuntabel, Partisipatif, Tertib, Disiplin Anggaran, Bersih dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), “, tutupnya..*

DPRD Mesuji Gelar Rapim Fraksi Bahasa Usulan Nama Pejabat Untuk Calon Bupati Mesuji Mendatang.

April 05, 2023


Mesuji. Lampung-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Fraksi di DPRD setempat, terkait pembahasan usulan nama Penjabat Bupati Mesuji. Hasilnya disepakati lembaga Legislatif itu hanya akan mengusulkan satu nama Pj Bupati yakni Drs.Sulpakar.MM.


Hal ini jelas tertuang dalam surat sekertaris Jendral Kementrian Dalan Negeri (Kemendagri) melalui surat No: 100.2.1.3/1773/SJ, tertanggal 27 Maret 2023, untuk mengusulkan nama calon penjabat Bupati Mesuji tahun berjalan

Dalam acara rapim disampaikan oleh Ketua Fraksi Nasdem, Fuad Amrullah.SE., yang juga bertindak sebagai Juru bicara mewakili seluruh Fraksi di lembaga DPRD Mesuji pada kesempatan itu. Fuad mengungkapkan alasan digelar rapim, adalah untuk mencari dasar yang cukup karena peristiwa ini merupakan proses memberikan legitimasi politik terhadap Pj Bupati Mesuji.”Senin 4 April 2023.

“Terlepas dikemudian hari bahwa itu menjadi otoritas penuh Kemendagri, Tapi DPRD Mesuji juga merasa perlu untuk membuat suatu pertimbangan dan mengusulkan siapa Penjabat Bupati yang kita kehendaki.

sebagian sudah kita mulai sekarang. Dalam proses ini, kami dan beliau dalam melakukan tahapannya seperti penataan anggaran sudah sama-sama kita lakukan maka kita berpijak dari cara berfikir yang sederhana bahwa Sulpakar adalah sosok yang sudah kita kenal baik,”jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa masa periode pertama tahun ini adalah masa adaptasi beliau mengenal kelebihan dan kelemahan mitra nya DPRD, begitupun kami juga sebaliknya. “Maka kami memberikan saran kepada Kemendagri dalam memutuskan siapa Pj Bupati yang ditugaskan ke Mesuji. Kami diberikan mitra atau PJ Bupati Mesuji yang sudah kita kenal, jadi tidak perlu lagi melakukan adaptasi, hanya tinggal saling melengkapi dan menjalankan, point pentingnya Kalau sudah ada yang bagus kenapa harus cari-cari lagi,”tambahnya.

Khawatirnya jika harus berganti sosok baru lanjut dia, maka hanya akan menghabiskan waktu untuk kembali melakukan pengenalan wilayah, menjalin komunikasi dan penataan ulang dari semua sisi.

“Kami tidak melihat urgensi nya jika harus mengusulkan tiga nama itu, menurut kami tidak penting hal itu. Sebetulnya hak prerogatif nya ada di Kemendagri, bahwa kendati kami mengusulkan tiga nama sekalipun dipilih diluar usulan itu juga bisa dan sangat mungkin. Maka kami menyederhanakan proses”,ucapnya.

Dikatakannya lagi, dalam hal melaksanakan apa yang sudah di sepakati bersama antara pihak Eksekutif dan Legislatif, dimana Sulpakar sudah ikut mengawal dan melaksanakan ketok palu APBD untuk tahun ini. “Kinerja nya kita sudah tau, jadi tidak ada alasan lagi untuk memilih sosok lain apalagi yang belum kita tau seperti apa pola kerja dan komunikasi nya. Karena jika kami pun harus mengusulkan tiga nama, kami tidak punya argumentasi.

Fuad juga menguraikan, hal itu lah yang menjadi dasar DPRD Mesuji sepakat, menyatukan visi-misi, untuk mengusulkan satu nama yaitu Sulpakar. Pertimbangan lainnya, adalah melihat derasnya dukungan yang mengalir dari bawah, seperti tokoh masyarakat, kepala desa yang melalui APDESI Mesuji sudah lebih dulu menyatakan dukungannya.

“Harapan kita, ini bisa menjadi bahan pertimbangan di Kemendagri, jika ditanya bagaimana dengan kinerja selama ini, proses pembangunan yang sudah ada, beliau masuk ke Mesuji saya masih ingat betul, bahwa pada waktu itu sedang proses persiapan perencanaan pembangunan mengesahkan APBD 2023, yang proses pelaksanaannya baru akan berjalan di tahun ini. Maka bicara tolak ukur kinerja nya meski belum bisa kita jabarkan secara utuh. Akan tetapi, kami punya tolak ukur yang lain, seperti proses komunikasi antar birokrasi dan kelembagaan yang bagus, penataan keuangan juga baik, skema prioritas pembangunan juga tepat sasaran, dan disiplin ASN yang sudah terlihat paling menonjol,” Tandasnya.

Untuk di ketahui, jabatan Penjabat Bupati Mesuji akan berakhir pada bulan Mei 2023 mendatang, terkait hal itu, Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) meminta DPRD untuk mengusulkan nama calon penjabat Bupati Mesuji.

Pj. Bupati Mesuji, Sulpakar Menghadiri Musrenbang RKPD Tahun 2024

Maret 28, 2023




Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar Menghadiri Musrenbang RKPD tahun 2024 di gedung serbaguna Taman Kehati, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tanjung raya, Senin, (27/03/2023).

Hadir dalam acara Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo, Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf Triono Iqbal, Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Elfianah, Kepala Kejari Mesuji Azi Tyawardana, dan beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Mesuji.

Dalam sambutannya Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar mengucapkan Selamat Datang Kepada Bapak Gubernur Lampung yang di wakili Oleh Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan di Kabupaten Mesuji Beserta Rombongan.

“Musrenbang RKPD tahun 2024 di Kabupaten Mesuji mengusung tema Penguatan Perekonomian Daerah yang Bertumpu Pada Peningkatan Produktifitas Pertanian, dengan keadaan APBD terendah kami berharap mampu bersaing dengan kabupaten lainnya yang ada di provinsi Lampung,” ucapnya,

Lanjutnya dari kebijakan tersebut akan di implementasikan pada usulan program dan kegiatan yang tertuang pada dokumen perencanaan sesuai bidang kewenangan dari masing masing perangkat daerah dari berbagai sumber pendanaan Baik APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

“Indeks Pembangunan Manusia IPM yang ada di kabupaten Mesuji tahun 2022 adalah yang terendah di provinsi Lampung namun kecepatan pertumbuhan ipm di kabupaten Mesuji periode tahun 2016-2022 adalah yang tertinggi di provinsi Lampung. Di sektor infrastruktur bidang jalan kondisi jalan baik dan sedang hanya 133 KM dengan tingkat kemantapan 23,7 % sisanya 429 KM Kondisi rusak ringan dan rusak berat atau 76,3 % tidak mantap di harapkan pada akhir 2023 secara bertahap kemantapan jalan kabupaten Mesuji dapat meningkat menjadi 29,11 % atau mengalami kenaikan 5,41 %,” tutur Sulpakar

Penjabat Bupati Sulpakar mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang telah banyak mengarahkan kegiatan pembangunan untuk kabupaten Mesuji pada tahun 2023 dari data distribusi anggaran yang di alokasikan provinsi ada sekitar 38 Milyar anggaran yang di alokasikan di kabupaten Mesuji semoga tahun 2024 kabupaten Mesuji terus dapat menjadi lokasi rioritas dalam rangka mendukung capaian pembangunan di provinsi Lampung

Mewakili Gubernur Lampung Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan mengatakan apresiasi yang luar biasa atas capaian yang telah di raih oleh kabupaten Mesuji atas beberapa penghargaan yang telah di terima.

“Di usia yang relatif muda Kabupaten Mesuji dengan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dengan angka kemiskinan yang paling rendah di provinsi Lampung artinya masyarakatnya bisa memenuhi kebutuhan secara mandiri,” ucap Mulyadi Irsan.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan berharap Kabupaten Mesuji akan semakin maju dan berkembang di tahun yang akan datang.

“Saya berharap Kabupaten Mesuji semakin maju dan berkembang di tahun yang akan datang, seperti diketahui Tingkat kemiskinan ekstream Kabupaten Mesuji merupakan yang terendah di provinsi Lampung, pertumbuhan ekonomi kabupaten Mesuji meningkat cukup baik sebesar 3,49 % menempati ke 12 Se Provinsi Lampung dibandingkan tahun 2021 sebesar 2,84% dan tahun 2020 sebesar minus 1,35% Perekonomian Kabupaten Mesuji Masih di topang oleh sektor pertanian sebesar 39,79% dan sektor jasa menjadi sektor dengan laju pertumbuhan tertinggi 27,59%,” tutup Mulyadi Irsan.

Dapat Penghargaan UHC, Sulpakar Gerak Cepat Kumpulkan Seluruh Kades Sosialisasikan Program BPJS Kesehatan

Maret 15, 2023



MESUJI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Desa, Se-Mesuji. Bertempat di Rumah Dinas Jabatan Bupati, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji, Rabu (15/03/2023).

Rapat Koordinasi dihadiri 105 Kepala Desa dari 7 Kecamatan, se Kabupaten Mesuji, Para Kepala Puskesmas dan Sekretaris Desa dan jajaran Kepala cabang BPJS, sebagai bentuk tindak lanjut terkait penghargaan UHC yang diterima oleh Pemkab Mesuji dari Pemerintah Pusat.

Penjabat Bupati Mesuji Drs.Sulpakar.MM., yang memimpin Rapat Koordinasi tersebut mengatakan, langkah cepat Pemkab Mesuji untuk mensosialisasikan layanan BPJS kesehatan terkait penghargaan UHC 2023. Agar para kades ikut mensosialisasikan ke masyarakat terkait hal itu, dan senantiasa berpedoman pada tupoksi kades dalam menjalankan program kegiatan pembangunan dan ke masyarakatan di wilayahnya masing – masing.

“Dengan harapan kedepan masyarakat tidak lagi sulit untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis dan fasilitas BPJS Kesehatan. Selain itu, sebagai seorang pemimpin, kepala desa harus ikhlas dalam melaksanakan dan menjalankan tugas serta diperlukan inisiatif ketangkasan dan inovasi dalam memimpin. Kepala desa bukan raja, sekretaris bukan pembantu. Tetapi sebuah tim kerja dan sebagai tim kerja yang baik harus saling melengkapi kekurangan masing-masing, harus solid dalam melaksanakan pekerjaan memajukan desanya,”Harap Sulpakar.

Sulpakar menambahkan, agar kepala desa agar menyelesaikan permasalahan yang ada di desa dan membangun koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran perangkat desa. Dan seandainya kepala desa tidak ada di tempat, limpahkan tugas dengan jajarannya sehingga roda pemerintahan di desa tetap berjalan dengan baik.

“Jauhkan unsur unsur kepentingan pribadi dalam melaksanakan tugas dan kegiatan demi pembangunan di desa. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, apabila ada informasi yang tidak di pahami dan tidak jelas pemerintah desa, segera berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga apabila masyarakat membutuhkan informasi, pemerintah desa dapat memberikan penjelasan yang benar dan dapat di pahami oleh masyarakat,” tegas Sulpakar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mesuji Indra Kusuma Wijaya, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemkab Mesuji Wahyu Arswendo Umbara, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Mesuji Ir.Humanisa Lubis.

Beberapa Kepala OPD Kabupaten Mesuji, Perwakilan BPJS Kabupaten Mesuji, Kepala Puskesmas Sekabupaten Mesuji, Camat Sekabupaten Mesuji, Kepala Desa dan Sekdes SE Kabupaten Mesuji dan Tamu Undangan lainnya.(*)

Bupati Sulpakar Tinjau TPS dan Tabur Benih Ikan, Banyak Manfaat Dari Sampah untuk Pundi Rupiah

Maret 08, 2023

LAMPUNG,  -- Guna memanfaatkan Sampah yang bisa menghasilkan rupiah,Bupati Mesuji turun langsung ke lokasi pembuangan sampah di Desa Margo Rahayu Kecamatan Simpang pematang Kabupaten Mesuji.


Tak hanya meninjau lokasi pembuang sampah, Bupati Mesuji Sulpakar juga melaksanakan tabur benih ikan nila sebanyak 10 ribu benih ikan dikolam pembuangan sampah dari dinas Perikanan Kabupaten Mesuji.

Di selah selah kunjungannya saat meninjau tempat pembuangan sampah Bupati Sulpakar mengatakan banyak manfaat yang bisa dimanfaatkan dalam mengelola sampah ini.

"Apa lagi sampah rumah tangga dan sampah milik pedagang bisa menghasilkan rupiah kalau itu bisa tau cara memilih sampah yang bisa di jual" ucap Sulpakar.

"Karna seperti barang bekas dan plastik bisa mendapatkan pundi pundi rupiah bagi desa Margo Rahayu"Ujar Bupati.

Untuk ikan yang kita taburkan dikolam ini juga bisa di manfaatkan oleh masyarakat Desa Margo Rahayu.

"Jadi tak perlu lagi kita beli di pasar kalau nanti ikan tersebut sudah besar,tinggal kita pancing untuk di jadikan lauk makan"tutup Sulpakar