Tampilkan postingan dengan label Mesuji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesuji. Tampilkan semua postingan

Motif Ekonomi Diduga Menjadi Alasan di Balik Kasus Pembunuhan Siswi di Mesuji Lampung


Lampung - Motif ekonomi diduga menjadi alasan utama di balik pengungkapan kasus AL siswi SMK Negeri 1 Tanjung Raya yang ditemukan meninggal dunia didalam parit kebun karet Desa Margo Mulyo, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung pada Mei 2024 lalu

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku yang kini telah diamankan pihak kepolisian diduga ingin mengambil uang dari korban.

Jasad AL ditemukan pada 28 Mei 2024 di dalam parit kebun karet Desa Margo Mulyo, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, sekitar pukul 16.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi mengenakan seragam sekolah tanpa celana.

Pada tubuh korban, polisi menemukan banyak luka tusukan dan sayatan serta beberapa luka lebam lainnya.

Investigasi awal menunjukkan bahwa pelaku (Berinisial H) memiliki hubungan keluarga dengan korban. Istri pelaku, yang juga turut diperiksa sebagai saksi, adalah adik dari bapak korban.

"Motif sementara dari kejadian ini adalah ekonomi. Pelaku ingin menguasai uang milik korban. Kami akan terus mendalami kasus ini untuk menemukan bukti-bukti lebih lanjut," kata Kasubdit III Jatantas Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol M Ali Muhaidori, Selasa (2/7/2024). 

Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap detail lebih dalam mengenai motif dan kronologi kejadian. Hingga saat ini, pelaku masih dalam tahanan dan menunggu proses hukum lebih lanjut.

Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Kepolisian juga meminta bantuan masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.

Sebelumnya, upaya penyelidikan yang dilakukan oleh polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan dan pemerkosaan Anggi Lestari, seorang siswi SMK Negeri 1 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, akhirnya membuahkan hasil. Satu pelaku berhasil ditangkap.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial H ditangkap oleh tim gabungan dari Polres Mesuji, Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, dan Polres Musi Banyuasin, Polda Sumatera Selatan pada Senin, 1 Juli 2024, sekitar pukul 02.00 WIB.

“Alhamdulillah, upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Mesuji dan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung bersama tim khusus akhirnya membuahkan hasil dengan tertangkapnya pria berinisial H, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan AL,” ujarnya, Senin, 1 Juli 2024.

Umi menjelaskan bahwa pelaku ditangkap di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Melalui proses penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi pelaku yang terekam CCTV. Pelaku kemudian ditangkap di persembunyiannya di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan," jelas Umi.

Saat ini, pelaku sedang diperiksa di Mapolres Mesuji.

Dahsyat! Drs. Sulpakar Dinyatakan Bupati Terbaik Se-Dunia

Mei 14, 2024

 



Mesuji – Gerak cepat dan terarah yang dilakukan Drs. Sulpakar, M.M., saat menjabat menjadi sebagai Penjabat Bupati Mesuji sejak Tahun 2022 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 131.18-1228 Tahun 2022, Kemudian Nomor : 131.18-1229 Tahun 2022 dan Nomor 131.18-1230 Tahun 2022, Tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Pringsewu, Penjabat Bupati Mesuji, dan Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung itu bukan hanya isapan jempol dan angin segar yang dirasakan oleh masyarakat Mesuji.


Hal itu di utarakan oleh beberapa Anggota DPRD setempat yang disebar melalui group pesan WhatsApp ‘Bergerak Bersama Maju Semua’, Selasa, 14 Mei 2024.


Diantaranya kutipan Mardinata yang merupakan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan I Mesuji Timur menyatakan,


“Terima kasih bapak bupati dedikasinya terhadap kabupaten mesuji bagi saya dan masyarakat mesuji bapak Drs sulpakar bupati terbaik se Dunia yang pernah ada di mesuji,” tulis Mardinata, pada pukul. 05.04 WIB bagian Lampung_Indonesia dengan 9 meme 6 jempol dan 3 lambang hati.


Disusul dengan curahan rasa Mat Nur Anggota DPRD Mesuji Dapil 4 Way Serdang yang mengungkapkan,


“Tks ya Pak meskipun Waktu yg Sebentar Sudah Banyak Sekali Program Yang sudah dilaksanakan di Mesuji terutama Tentang Jalan Selama ini RJU tak Bisa di Bangun dgn Dalil Tanah yg masih Labil Kata nya Alhamdulilah Belasan KM sudah Selesai ,Abrasi Juga Sudah ,Arah KTM sudah di Cor Beneran Tentu saja Kalau mau Sekaligus Selesai Jalan KTM itu PANjang Seandai Nya 5 Tahun Jadi Bupati Rasa nya Bisa Sampai tembus Sungai Mesuji Cor dari Pusat turun meskipun dulu itu Alasan nya Tanah masih labil ( di sebut tanah nya masih labil Cukup di sekerap aja dan di Timbun lagi itu yg Paling tepat buat ngeles dgn Rakyat Kala itu )

Belum lagi Program yg masuk di Way Serdang Ruas Tol way Kenanga Asahan dan Juga Belasan Km Cor & Sabes tersebar di tiap Desa Way Serdang dan Jembatan Penghubung Talang Batu dan masih byk Capaian lain nya yg Gak Kesebut satu / satu .

Hanya Jenis Manusia yg Hati Nya Mati yg tidak bisa mengakui Kelebihan dan Prestasi org lain Semoga Allah Senantiasa memberikan Kesehatan dan PANjang Umur Pada Bupati Mesuji Saudara Sulpakar.MM Kadis Pendidikan Propinsi Lampung Aamiin,” bebernya singkat dengan menampilkan gambar kemesraan antara dirinya dan Pj Bupati Mesuji Sulpakar diiringi alunan musik Dangdut berjudul ‘Aku Sayang Pada Mu’ ciptaan Hi. Rhoma Irama pada pukul.07.14 Selasa pagi, disambut oleh Mardinata dengan stiker bocah berpakaian muslim bertuliskan ucapan Aamiin Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.

Pembangunan Peningkatan Jaringan Pemanfaatan Air Mesuji Sekampung di Rawajitu Mesuji Diduga Asal Jadi

Agustus 23, 2023


Mesuji,  — Beberapa Media yang tergabung di Organisasi Pers Gabungan Wartawan Indonesia (GWI), Ketua DPC GWI Kabupaten Mesuji, Gunawan dan tim, Ketua DPC GWI kabupaten Tulang Bawang Apriyadi cm, dan Tim, serta kerjasama dengan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi Lampung. Hadir pula dalam tim Junaidi, Kepala Badan Lembaga (LIBAPAN) Tim yang terdiri dari Media dan Lembaga ini turun langsung kelapangan guna melengkapi informasi dan investigasi, Selasa (22/08/2023).


Dari informasi yang di peroleh tim di lapangan, Proyek pembangunan Peningkatan Jaringan Pemanfaatan Air Mesuji Sekampung di Rawajitu Mesuji Tulang Bawang Unit ll, kabupaten Mesuji.
Diduga asal jadi, pasalnya Proyek yang berada di tiga desa di Tulang Bawang yaitu Desa Sidang Isomukti, Desa Sidang Sidorahayu, dan Desa Sidang Muara Jaya, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji. Menelan Anggaran yang tidak sedikit hingga mencapai Rp.33.777.777.000,- yang Bersumber dari Dana Loan ADB/AIF tahun 2023.

” Junaidi mengungkapkan, Walaupun masih dalam tahap yang dikerjakan, terlihat di lapangan dari segi matrialnya pun diduga tidak sesuai, salah satu contoh, kayu gelam yang di gunakan kecil-kecil, banyaknya kayu gelam sebagai cerucuk atau paku bumi dengan ukuran diameter ,6,7,8 Cm, jarak pemasangan antara cerucuk atau paku bumi 130 cm, diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” ungkapnya.

“Kemudian tanah yang di masukkan kedalam karung (Giobek), isi dalam karung Giobek adalah lumpur yang di ambil dalam saluran sungai, serta ditiriskan, kegunaan Giobek tersebut adalah untuk panahan tanggul, agar tanggul tersebut tidak mengalami ke longsoran atau abrasi,” imbuhnya.

“Bila dalam pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan Juknisnya maka tentulah kedepannya seperti itu bisa kuat dan bisa kokoh sesuai dengan harapan Masyarakat, Sedangkan pagu anggaran proyek itupun sangat lah vantastis.” kata Junaidi.

Hingga diduga kuat pekerjaan proyek tersebut tidaklah sesuai dengan Juknis dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan terindikasi adanya Mark’Up, Mengingat besarnya Anggaran yang mencapai Rp.33.777.777.000,- yang di kucurkan Pemerintah untuk mengerjakan Proyek tersebut.

Lanjut, “Junaidi mengatakan selaku Kepala Badan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi lampung. Saat investigasi bersama tim di lapangan, dirinya dan tim, menemui Pengawas lapangan, serta konfirmasi kepada pihak pengawas Pelaksana dan juga Humas lapangan lebih lanjut agar langsung menghubungi PT. Bajasa Manunggal Sejati yang beralamat jalan W.R.Supratman No .21 Bandar Lampung. “, tuturnya.

Dalam waktu dekat “Junaidi menerangkan dirinya selaku Kepala Badan (LIBAPAN) provinsi Lampung, akan melakukan Somasi kepada PT. Bajasa Manunggal Sejati, selaku rekanan pemenang tender, dengan tembusan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Mesuji Sekampung, Polda Lampung, Kajati Lampung , Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)”.

“Lebih lanjut disampaikan”Junaidi selaku Kepala Badan Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi Lampung, Menghimbau, mengajak, seluruh Organisasi, Lembaga, LSM, Media serta Masyarakat untuk bersama – sama, ikut serta berpartisipasi dan mendukung sepenuhnya, Program – Program Pemerintah, baik dari Pusat maupun Daerah. Mencermati, memantau, serta melakukan kontrol, mengawal kebijakan – kebijakan Pemerintah. Kita juga melakukan Koordinasi, Supervisi, Investigasi, Monitoring, Wawancara terhadap Oknum pemerintah, swasta, Masyarakat yang diduga menyalahgunakan wewenang dan Jabatanya yang dilakukan oleh Oknum terhadap Aset- aset Negara. ” jelasnya.

“Dalam tersebut,l laporan ini kami dari Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (LIBAPAN) Provinsi Lampung berharap, kepada Instansi Pemerintah dan Institusi guna segera menindak lanjuti, Aparat Penegak Hukum (APH) Kajati Lampung, Polda Lampung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Terkait Pekerjan Peningkatan Di Rawajitu Mesuji Tulang Bawang Unit II Kabupaten Mesuji,” harapnya.

“Dalam rangka mendorong terbentuknya tata kelola Administratif yang baik agar bisa berjalan sesuai dengan peraturan perundang – undangan, serta terwujudnya Transparansi, Akuntabel, Partisipatif, Tertib, Disiplin Anggaran, Bersih dari Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), “, tutupnya..*

DPRD Mesuji Gelar Rapim Fraksi Bahasa Usulan Nama Pejabat Untuk Calon Bupati Mesuji Mendatang.

April 05, 2023


Mesuji. Lampung-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Fraksi di DPRD setempat, terkait pembahasan usulan nama Penjabat Bupati Mesuji. Hasilnya disepakati lembaga Legislatif itu hanya akan mengusulkan satu nama Pj Bupati yakni Drs.Sulpakar.MM.


Hal ini jelas tertuang dalam surat sekertaris Jendral Kementrian Dalan Negeri (Kemendagri) melalui surat No: 100.2.1.3/1773/SJ, tertanggal 27 Maret 2023, untuk mengusulkan nama calon penjabat Bupati Mesuji tahun berjalan

Dalam acara rapim disampaikan oleh Ketua Fraksi Nasdem, Fuad Amrullah.SE., yang juga bertindak sebagai Juru bicara mewakili seluruh Fraksi di lembaga DPRD Mesuji pada kesempatan itu. Fuad mengungkapkan alasan digelar rapim, adalah untuk mencari dasar yang cukup karena peristiwa ini merupakan proses memberikan legitimasi politik terhadap Pj Bupati Mesuji.”Senin 4 April 2023.

“Terlepas dikemudian hari bahwa itu menjadi otoritas penuh Kemendagri, Tapi DPRD Mesuji juga merasa perlu untuk membuat suatu pertimbangan dan mengusulkan siapa Penjabat Bupati yang kita kehendaki.

sebagian sudah kita mulai sekarang. Dalam proses ini, kami dan beliau dalam melakukan tahapannya seperti penataan anggaran sudah sama-sama kita lakukan maka kita berpijak dari cara berfikir yang sederhana bahwa Sulpakar adalah sosok yang sudah kita kenal baik,”jelasnya.

Ditambahkannya, bahwa masa periode pertama tahun ini adalah masa adaptasi beliau mengenal kelebihan dan kelemahan mitra nya DPRD, begitupun kami juga sebaliknya. “Maka kami memberikan saran kepada Kemendagri dalam memutuskan siapa Pj Bupati yang ditugaskan ke Mesuji. Kami diberikan mitra atau PJ Bupati Mesuji yang sudah kita kenal, jadi tidak perlu lagi melakukan adaptasi, hanya tinggal saling melengkapi dan menjalankan, point pentingnya Kalau sudah ada yang bagus kenapa harus cari-cari lagi,”tambahnya.

Khawatirnya jika harus berganti sosok baru lanjut dia, maka hanya akan menghabiskan waktu untuk kembali melakukan pengenalan wilayah, menjalin komunikasi dan penataan ulang dari semua sisi.

“Kami tidak melihat urgensi nya jika harus mengusulkan tiga nama itu, menurut kami tidak penting hal itu. Sebetulnya hak prerogatif nya ada di Kemendagri, bahwa kendati kami mengusulkan tiga nama sekalipun dipilih diluar usulan itu juga bisa dan sangat mungkin. Maka kami menyederhanakan proses”,ucapnya.

Dikatakannya lagi, dalam hal melaksanakan apa yang sudah di sepakati bersama antara pihak Eksekutif dan Legislatif, dimana Sulpakar sudah ikut mengawal dan melaksanakan ketok palu APBD untuk tahun ini. “Kinerja nya kita sudah tau, jadi tidak ada alasan lagi untuk memilih sosok lain apalagi yang belum kita tau seperti apa pola kerja dan komunikasi nya. Karena jika kami pun harus mengusulkan tiga nama, kami tidak punya argumentasi.

Fuad juga menguraikan, hal itu lah yang menjadi dasar DPRD Mesuji sepakat, menyatukan visi-misi, untuk mengusulkan satu nama yaitu Sulpakar. Pertimbangan lainnya, adalah melihat derasnya dukungan yang mengalir dari bawah, seperti tokoh masyarakat, kepala desa yang melalui APDESI Mesuji sudah lebih dulu menyatakan dukungannya.

“Harapan kita, ini bisa menjadi bahan pertimbangan di Kemendagri, jika ditanya bagaimana dengan kinerja selama ini, proses pembangunan yang sudah ada, beliau masuk ke Mesuji saya masih ingat betul, bahwa pada waktu itu sedang proses persiapan perencanaan pembangunan mengesahkan APBD 2023, yang proses pelaksanaannya baru akan berjalan di tahun ini. Maka bicara tolak ukur kinerja nya meski belum bisa kita jabarkan secara utuh. Akan tetapi, kami punya tolak ukur yang lain, seperti proses komunikasi antar birokrasi dan kelembagaan yang bagus, penataan keuangan juga baik, skema prioritas pembangunan juga tepat sasaran, dan disiplin ASN yang sudah terlihat paling menonjol,” Tandasnya.

Untuk di ketahui, jabatan Penjabat Bupati Mesuji akan berakhir pada bulan Mei 2023 mendatang, terkait hal itu, Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) meminta DPRD untuk mengusulkan nama calon penjabat Bupati Mesuji.

Pj. Bupati Mesuji, Sulpakar Menghadiri Musrenbang RKPD Tahun 2024

Maret 28, 2023




Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar Menghadiri Musrenbang RKPD tahun 2024 di gedung serbaguna Taman Kehati, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tanjung raya, Senin, (27/03/2023).

Hadir dalam acara Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo, Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf Triono Iqbal, Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Elfianah, Kepala Kejari Mesuji Azi Tyawardana, dan beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Mesuji.

Dalam sambutannya Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar mengucapkan Selamat Datang Kepada Bapak Gubernur Lampung yang di wakili Oleh Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan di Kabupaten Mesuji Beserta Rombongan.

“Musrenbang RKPD tahun 2024 di Kabupaten Mesuji mengusung tema Penguatan Perekonomian Daerah yang Bertumpu Pada Peningkatan Produktifitas Pertanian, dengan keadaan APBD terendah kami berharap mampu bersaing dengan kabupaten lainnya yang ada di provinsi Lampung,” ucapnya,

Lanjutnya dari kebijakan tersebut akan di implementasikan pada usulan program dan kegiatan yang tertuang pada dokumen perencanaan sesuai bidang kewenangan dari masing masing perangkat daerah dari berbagai sumber pendanaan Baik APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

“Indeks Pembangunan Manusia IPM yang ada di kabupaten Mesuji tahun 2022 adalah yang terendah di provinsi Lampung namun kecepatan pertumbuhan ipm di kabupaten Mesuji periode tahun 2016-2022 adalah yang tertinggi di provinsi Lampung. Di sektor infrastruktur bidang jalan kondisi jalan baik dan sedang hanya 133 KM dengan tingkat kemantapan 23,7 % sisanya 429 KM Kondisi rusak ringan dan rusak berat atau 76,3 % tidak mantap di harapkan pada akhir 2023 secara bertahap kemantapan jalan kabupaten Mesuji dapat meningkat menjadi 29,11 % atau mengalami kenaikan 5,41 %,” tutur Sulpakar

Penjabat Bupati Sulpakar mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang telah banyak mengarahkan kegiatan pembangunan untuk kabupaten Mesuji pada tahun 2023 dari data distribusi anggaran yang di alokasikan provinsi ada sekitar 38 Milyar anggaran yang di alokasikan di kabupaten Mesuji semoga tahun 2024 kabupaten Mesuji terus dapat menjadi lokasi rioritas dalam rangka mendukung capaian pembangunan di provinsi Lampung

Mewakili Gubernur Lampung Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan mengatakan apresiasi yang luar biasa atas capaian yang telah di raih oleh kabupaten Mesuji atas beberapa penghargaan yang telah di terima.

“Di usia yang relatif muda Kabupaten Mesuji dengan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dengan angka kemiskinan yang paling rendah di provinsi Lampung artinya masyarakatnya bisa memenuhi kebutuhan secara mandiri,” ucap Mulyadi Irsan.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan berharap Kabupaten Mesuji akan semakin maju dan berkembang di tahun yang akan datang.

“Saya berharap Kabupaten Mesuji semakin maju dan berkembang di tahun yang akan datang, seperti diketahui Tingkat kemiskinan ekstream Kabupaten Mesuji merupakan yang terendah di provinsi Lampung, pertumbuhan ekonomi kabupaten Mesuji meningkat cukup baik sebesar 3,49 % menempati ke 12 Se Provinsi Lampung dibandingkan tahun 2021 sebesar 2,84% dan tahun 2020 sebesar minus 1,35% Perekonomian Kabupaten Mesuji Masih di topang oleh sektor pertanian sebesar 39,79% dan sektor jasa menjadi sektor dengan laju pertumbuhan tertinggi 27,59%,” tutup Mulyadi Irsan.

Dapat Penghargaan UHC, Sulpakar Gerak Cepat Kumpulkan Seluruh Kades Sosialisasikan Program BPJS Kesehatan

Maret 15, 2023



MESUJI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Desa, Se-Mesuji. Bertempat di Rumah Dinas Jabatan Bupati, Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji, Rabu (15/03/2023).

Rapat Koordinasi dihadiri 105 Kepala Desa dari 7 Kecamatan, se Kabupaten Mesuji, Para Kepala Puskesmas dan Sekretaris Desa dan jajaran Kepala cabang BPJS, sebagai bentuk tindak lanjut terkait penghargaan UHC yang diterima oleh Pemkab Mesuji dari Pemerintah Pusat.

Penjabat Bupati Mesuji Drs.Sulpakar.MM., yang memimpin Rapat Koordinasi tersebut mengatakan, langkah cepat Pemkab Mesuji untuk mensosialisasikan layanan BPJS kesehatan terkait penghargaan UHC 2023. Agar para kades ikut mensosialisasikan ke masyarakat terkait hal itu, dan senantiasa berpedoman pada tupoksi kades dalam menjalankan program kegiatan pembangunan dan ke masyarakatan di wilayahnya masing – masing.

“Dengan harapan kedepan masyarakat tidak lagi sulit untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis dan fasilitas BPJS Kesehatan. Selain itu, sebagai seorang pemimpin, kepala desa harus ikhlas dalam melaksanakan dan menjalankan tugas serta diperlukan inisiatif ketangkasan dan inovasi dalam memimpin. Kepala desa bukan raja, sekretaris bukan pembantu. Tetapi sebuah tim kerja dan sebagai tim kerja yang baik harus saling melengkapi kekurangan masing-masing, harus solid dalam melaksanakan pekerjaan memajukan desanya,”Harap Sulpakar.

Sulpakar menambahkan, agar kepala desa agar menyelesaikan permasalahan yang ada di desa dan membangun koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran perangkat desa. Dan seandainya kepala desa tidak ada di tempat, limpahkan tugas dengan jajarannya sehingga roda pemerintahan di desa tetap berjalan dengan baik.

“Jauhkan unsur unsur kepentingan pribadi dalam melaksanakan tugas dan kegiatan demi pembangunan di desa. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, apabila ada informasi yang tidak di pahami dan tidak jelas pemerintah desa, segera berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga apabila masyarakat membutuhkan informasi, pemerintah desa dapat memberikan penjelasan yang benar dan dapat di pahami oleh masyarakat,” tegas Sulpakar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Mesuji Indra Kusuma Wijaya, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemkab Mesuji Wahyu Arswendo Umbara, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Mesuji Ir.Humanisa Lubis.

Beberapa Kepala OPD Kabupaten Mesuji, Perwakilan BPJS Kabupaten Mesuji, Kepala Puskesmas Sekabupaten Mesuji, Camat Sekabupaten Mesuji, Kepala Desa dan Sekdes SE Kabupaten Mesuji dan Tamu Undangan lainnya.(*)

Bupati Sulpakar Tinjau TPS dan Tabur Benih Ikan, Banyak Manfaat Dari Sampah untuk Pundi Rupiah

Maret 08, 2023

LAMPUNG,  -- Guna memanfaatkan Sampah yang bisa menghasilkan rupiah,Bupati Mesuji turun langsung ke lokasi pembuangan sampah di Desa Margo Rahayu Kecamatan Simpang pematang Kabupaten Mesuji.


Tak hanya meninjau lokasi pembuang sampah, Bupati Mesuji Sulpakar juga melaksanakan tabur benih ikan nila sebanyak 10 ribu benih ikan dikolam pembuangan sampah dari dinas Perikanan Kabupaten Mesuji.

Di selah selah kunjungannya saat meninjau tempat pembuangan sampah Bupati Sulpakar mengatakan banyak manfaat yang bisa dimanfaatkan dalam mengelola sampah ini.

"Apa lagi sampah rumah tangga dan sampah milik pedagang bisa menghasilkan rupiah kalau itu bisa tau cara memilih sampah yang bisa di jual" ucap Sulpakar.

"Karna seperti barang bekas dan plastik bisa mendapatkan pundi pundi rupiah bagi desa Margo Rahayu"Ujar Bupati.

Untuk ikan yang kita taburkan dikolam ini juga bisa di manfaatkan oleh masyarakat Desa Margo Rahayu.

"Jadi tak perlu lagi kita beli di pasar kalau nanti ikan tersebut sudah besar,tinggal kita pancing untuk di jadikan lauk makan"tutup Sulpakar

Kunjungi Desa Tua, Ini Kata Sulpakar

Februari 22, 2023

MESUJI – Penjabat Bupati Mesuji Drs.Sulpakar.MM., memastikan jika pihaknya akan memprioritaskan pembangunan Infrastruktur Jalan, sarana kesehatan dan Pendidikan di Bumi Ragab Begawe Caram. Khususnya, di desa tua, pada perencanaan pembangunan Kabupaten Mesuji Tahun Anggaran 2024 mendatang.




Hal itu di sampaikannya saat kunjungan kerja ke Desa Tua di Kecamatan Tanjung Raya. Agenda kunjungan di awali dengan melihat langsung kondisi Sekolah Luar Biasa (SLB) terletak di Desa Bujung Buring dan Desa Tanjung Harapan dengan melintasi jalan lumpur dan berlubang, Selasa (21/02/2023).

“Kami akan terus berupaya agar pemerintah pusat dapat membantu penanganan Infrastruktur terutama jalan di Mesuji. Hanya saja persoalannya adalah Kabupaten Mesuji bukan termasuk Lokasi Prioritas Pemerintah Pusat. Saat ini kita masih berupaya untuk memenuhi persyaratan yang di minta oleh pemerintah pusat melalui beberapa kementerian, agar Kabupaten Mesuji menjadi lokasi prioritas yang nantinya akan mudah mendapat bantuan bila itu terpenuhi,” Kata Sulpakar.

Dalam kesempatan tersebut, Sulpakar juga mengaku prihatin dengan kondisi kesehatan masyarakat yang tinggal di desa tua, karena kondisi permukiman nya berada di perairan Sungai Mesuji.

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh tenaga kesehatan setempat agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga tiga desa tua di Kecamatan Tanjung Raya yakni Tanjung Harapan, Sri Tanjung, dan Kagungan Dalam.

Usai berinteraksi dengan perangkat desa dan masyarakat di desa tua, Sulpakar bersama rombongan bergerak menuju Puskesmas Tri Karya Mulya untuk melakukan pembinaan terhadap tenaga kesehatan (Nakes) dan melakukan penyerahan bantuan simbolis berupa: PMT gizi buruk pada Balita, PMT berbahan pangan lokal bagi ibu hamil KE, PMT berbahan pangan lokal bagi balita gizi KU, PMT pasien TBC, pemberian vitamin A bagi Balita, dan pemberian obat cacing bagi balita.

Setelah itu, Pj Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mesuji Pori Karlia, Anggota DPRD Mesuji Dapil Kecamatan Tanjung Raya, Asisten, Staf Ahli, beberapa Kepala Perangkat Daerah, dan Camat serta Kepala Desa itu bergerak menuju ke Desa Harapan Mukti, melakukan pembukaan Musrenbang RKPD 2024, Rembuk Stunting dan ramah – tamah dengan masyarakat dan perangkat desa se-Kecamatan Tanjung Raya.(*)

Bulog Mesuji Jual beras mahal , Kuli Hingga Satpam Perum Bulog Mesuji dapat Distribusikan Beras

Februari 21, 2023





Perum Bulog Kabupaten Mesuji Jual beras Hingga Rp 9.600.perkilo Sedangkan Pemerintah pusat sudah mensosialisasikan Untuk Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi dipatok Rp8.300 per kg. Wilayah Sumatra, kecuali Lampung dan Sumatra Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Rp8.600 per kg. Sedangkan wilayah Maluku dan Papua dibanderol Rp8.900 per kg

"Ampun saya, orang Bulog Mesuji itu semaunya aja jual beras dengan harga Rp 9.600 perkilo. Kalau begini caranya Masyarakat bisa sengsara!," ujar Akil seorang tokoh Masyarakat sekitar Gudang Bulog Mesuji, di Desa Wonosari, Mesuji Timur, Rabu (1/2/2023).

Bahkan, seorang mitra bisnis Bulog Mesuji yang juga merupakan Ketua Gapoktan Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur, Gito mengeluhkan mekanisme pendistribusian beras yang terjadi di Komplek Gudang Bulog Mesuji sembarangan (ngawur).

"Cara pendistribusiannya kadang agak ngawur juga itu, gak cuma mitra yang bisa ambil beras, tapi hampir pekerja di situ mulai dari kuli sampai satpam pun ikut jual beras," ungkap Gito melalui sambungan WhatsApp.

Sementara, Kepala Gudang Bulog Mesuji, Zainuddin ketika dikonfirmasi mengaku tidak tahu menahu soal itu. Ia hanya menyarankan awak media untuk datang ke kantor Bulog Unit 5, Kabupaten Tuba.

"Soal itu datang saja ke kantor kita di unit 5, di Tuba. Konfirmasi ke kantor aja mas semuanya," singkat Zainuddin.

Zainuddin sempat menyebutkan, Harga Eceran Tertinggi penjualan beras dari Bulog Rp 9.450 per Kg. (*)

Ketua DPRD Sebut Sulpakar Orang Baik Yang Dikirim Gubernur Untuk Mesuji

Februari 21, 2023

MESUJI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji, yang juga Ketua Muslimat NU Mesuji Hj.Elfianah Khamami spontan menyebut Penjabat (Pj) Bupati Mesuji, Drs. Sulpakar.MM., adalah orang baik yang dikirim oleh Gubernur Lampung untuk membangun Kabupaten Mesuji.



Hal itu diungkapkannya setelah hampir satu tahun Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung itu bekerja maksimal dan sepenuh hati untuk membangun Kabupaten Mesuji.

“Beliau orang baik, tulus membangun Mesuji. Karena jika dibandingkan jumlah Anggaran, tentunya anggaran jauh lebih besar dua kali anggaran di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dibandingkan APBD Mesuji. Namun beliau bekerja masih sepenuh hati membangun Mesuji. Lihatlah tahun ini dan tahun depan Insfratruktur Jalan di wilayah Kabupaten Mesuji panjang dan kokoh cor beton akan dibangun olehnya,” ungkap Elfianah saat mengisi sambutan dalam acara seremoni Musrenbang RKPD Tahun 2024 dan Rembuk Stunting di Bali Desa Eka Mulya, Kecamatan Mesuji Timur, Senin (20/2/2023).

Sementara Pj Bupati Mesuji Drs. Sulpakar, mengaku sudah 9 bulan menjabat, dirinya sudah bekerja sebaik dan semaksimal mungkin.

“Tahun ini dari Desa Margojadi sampai Tanggul Penangkis akan kita bangun jalan cor beton. Selanjutnya dari Penangkis sampai Jembatan Ratu Timur kita bangunkan jalan cor beton juga,” ungkapnya.

Sulpakar berharap dalam kesempatan Musrenbang ini semua usulan pembangunan terarah dengan baik. Sehingga, rencana pembangunan bisa berjalan dengan baik juga tepat sasaran.

“Harapan saya, kita semua saling mendukung. Mari kita bergerak bersama maju semua,” harapnya

Tuntaskan Masalah Stunting Pj. Bupati Mesuji Sulpakar Serahkan Bantuan Kesehatan

Februari 07, 2023
Mesuji,  – Penjabat Bupati Mesuji Drs. H. Sulpakar, MM, di awal tahun 2023, kembali melakukan blusukan atau kunjungan kerja ke kecamatan dan desa.



Kecamatan Way Serdang menjadi kecamatan yang dituju Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar dan rombongan, Senin (6/2/2023).

Dengan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji Hj. Pori Karlina Sulpakar, Staf ahli, Asisten dan Beberapa Kepala OPD Kabupaten Mesuji, Sulpakar tiba di lokasi acara pukul 07.45 Wib.

Puskesmas Bukoposo tujuan awal pelaksanaan kunker penjabat bupati Mesuji di kecamatan Way Serdang.

“Ada hal yang harus ditangani, disikapi dan diselesaikan terkait kesehatan pak dokter ? Tanya penjabat Bupati Mesuji Sulpakar kepada kepala Puskesmas Bukoposo Kecamatan Way Serdang dr. Harizal Hasni di lokasi kegiatan. Ini menjadi rugas kita bersama,” tambah Pj. Bupati Mesuji.

“Masalah stunting pada balita merupakan pekerjaan rumah yang menjadi tanggungjawab kita bersama dan seluruh lapisan masyarakat dari tingkat desa hingga kabupaten,” tegas Sulpakar juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung ini.

Pj. Bupati Mesuji Sulpakar mengatakan, masalah balita stunting di Kabupaten Mesuji menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Mesuji. Terkait hal ini penjabat bupati Mesuji mengambil langkah langkah untuk menyelesaikan masalah balita stunting di Kabupaten Mesuji.

Beberapa hari yang lalu, tim TPPS sudah bergerak serentak turun ke lapangan di tujuh kecamatan dan 105 desa yang ada di Kabupaten Mesuji untuk melakukan verifikasi dan validasi data terbaru balita stunting yang ada di Mesuji serta kegiatan ini akan dilaksanakan berkelanjutan setiap bulannya.

Dalam kunker di Kecamatan Way Serdang, Sulpakar memberikan bantuan kesehatan guna menyelesaikan masalah stunting dan masalah kesehatan lainnya. Bantuan yang diberikan berupa, pemberian makanan tambahan pada anak yang mengalami stunting (Balita Stunting), pemberian vitamin A pada semua anak balita, pemberian bantuan obat cacing pada anak usia sekolah TK dan SD yang ada di Kecamatan Way Serdang juga pemberian makanan pada penderita TBC yang ada di kecamatan way serdang.

Selain itu, juga penyerahan bantuan Posyandu KIP kepada Kades Posyandu yang ada di Kecamatan Way Serdang, pemberian buku sehat kepada ibu hamil semester pertama dan pemberian bantuan dari dinas pendidikan kepada anak-anak.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Buko Poso dr. Harizal Hasni mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Penjabat Bupati Mesuji Sulpakar dan gerak cepat penjabat bupati Mesuji beserta jajaranya dalam menyelesaikan masalah stunting yang ada di Mesuji. “Kami yakin dengan semangat kerja bergerak bersama maju semua yang pak bupati gelorakan akan menjadi motivasi kami khususnya tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Mesuji untuk bersama menyelesaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Mesuji khususnya masalah kesehatan,” ujar dr. Harizal. (

Kunjungan Kerja ke Puskesmas Buko Poso, Pj Bupati Mesuji Berikan Bant

Februari 06, 2023

Lampung - Penjabat Bupati Mesuji, Sulpakar berserta rombongan melakukan Kunjungan Kerja (kunker) di Kecamatan Way Serdang, tujuan awal ke Puskesmas Buko Poso Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Senin (06/02/2023).



Rombongan yang mendampingi Pj. Bupati tersebut diantaranya, Ketua TP PKK Kabupaten Mesuji, Staf Ahli, Asisten dan Beberapa Kepala OPD Kabupaten Mesuji, yang tiba di Lokasi acara sekira pukul 07.45 wib.

"Masalah stunting pada balita merupakan pekerjaan rumah yang menjadi tanggung jawab kita bersama dan seluruh lapisan masyarakat dari tingkat desa hingga kabupaten," tegas Sulpakar.

Masalah Balita Stunting di Kabupaten Mesuji, lanjut Sulpakar, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mesuji. Terkait hal ini, Sulpakar, mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah balita stunting di kabupaten mesuji.

"Beberapa hari yang lalu tim TPPS sudah bergerak serentak turun ke lapangan di tujuh kecamatan dan 105 desa yang ada di Kabupaten Mesuji, untuk melakukan verifikasi dan validasi data terbaru balita stunting yang ada di Kabupaten Mesuji serta kegiatan ini akan dilaksanakan berkelanjutan setiap bulannya,"paparnya.

Selain itu, kata Sulpakar, Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam agenda kunker memberikan bantuan kesehatan guna menyelesaikan masalah stunting dan masalah kesehatan lainnya, bantuan yang diberikan berupa:

Pemberian makanan tambahan pada anak yang mengalami stunting (Balita Stunting);
Pemberian Vitamin A Pada semua Anak balita;
Pemberian bantuan Obat cacing pada anak usia sekolah TK dan SD yang ada di Kecamatan Way Serdang juga Pemberian makanan pada penderita TBC yang ada di Kecamatan Way Serdang;
Pemberian bantuan posyandu KIP kepada Kades Posyandu yang ada di Kecamatan Way Serdang;
Pemberian buku sehat kepada Ibu hamil semester pertama, dan
Pemberian bantuan dari Dinas Pendidikan kepada Anak -anak.

Pada kesempatan itu pula Kepala Puskesmas Buko Poso, dr. Harizal Hasni mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Pj. Bupati Mesuji dan gerak cepat Pj. Bupati Mesuji beserta jajaranya dalam menyelesaikan masalah stunting yang ada di Kabupaten Mesuji.

"kami yakin dengan semangat kerja bergerak bersama maju. Semua yang pak bupati gelorakan akan menjadi motivasi kami, khususnya tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Mesuji untuk bersama menyelesaikan permasalahan yang ada di KabupatenMmesuji, khususnya masalah kesehatan,"pungkasnya. (kmf)

PJ Bupati Mesuji Bakal Rayakan Ulang Tahun Besok di Kantor Camat Way Serdang

Februari 05, 2023

MESUJI - Pj Bupati Mesuji Lampung besok pagi bakal adakan kunjungan kerja di Kecamatan Way Serdang Senin 6 Februari 2023. Hal tersebut di katakan Camat Drs. Feruji, Minggu(5/2/2023).


Ada beberapa Agenda acara yang bakal di gelar pada acara kunjungan kerja Pj Bupati Mesuji Drs. Sulpakar di Kecamatan Way Serdang. Diantaranya akan ramah tamah dengan perangkat Desa, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Mesuji dari Dapil empat serta tamu undangan lainnya.

Selain itu menurut Camat Feruji, bakal digelar berbagai tarian persembahan dari siswa siswi SMAN 1 Way Serdang binaan Kepala sekolah Ken Wororini, Spd.

Juga, tambah Feruji, bakal ada pertunjukkan atraksi pencak silat dari rombongan Kera Sakti, Kecamatan sini, jelas Camat.

Selanjutnya, dipuncak acara bakal diadakan tiup lilin serta pemotongan kueh ulang tahun Pj Bupati Mesuji Lampung Drs.Sulpakar,MM., yang ke 54 tahun.

Kapolsek Way Serdang Iptu Bambang priantoro ketika dihubungi lewat telpon selulernya mengatakan, dirinya beserta jajarannya siap mengamankan acara tersebut sampai dengan selesai.

Tokoh Masyarakat setempat yang juga Anggota DPRD Kabupaten Mesuji Iwan Setiawan mengatakan, selamat berulang tahun Pj Bupati Sulpakar, semoga panjang umur dan sehat selalu, ucapnya.

Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Hajah Elfianah berharap kegiatan tersebut dapat dilaksankan dengan lancar dan semoga sukses.

Selain itu menurutnya, semoga Pj Sulpakar sehat selalu untuk bisa memimpin Kabupaten Mesuji lebih baik lagi kedepannya, kata Ketua DPRD Mesuji Lampung.

Bocah di Mesuji Lampung Dilarikan ke RS Muhammad Husein Palembang Karena Gizi Buruk

Januari 29, 2023

MESUJI – Mitodius Dwi Widodo (7) putera dari pasangan Agustinus dan Magdalena warga Desa Simpang Pematang, Simpang Pematang, Mesuji, Lampung harus dilarikan Ke Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang Sumatera Selatan dikarenakan mengalami gizi buruk.



Mitodius Dwi Widodo ini lahir dalam keadaan kandungan usia enam bulan dengan berat badan 1,3 Kg. Sampai saat sekarang ini di usia 7 tahun Mitodius belum bisa apa-apa, perkembangannya beda jauh dengan seusia anak lainnya.

Menurut keterangan dokter spesialis anak Mitodius mengalami gizi buruk namun menurut medis belum mengetaui penyebab penyakitnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Mesuji, Mulyadi mewakili Kadis Kesehatan, Yanuar mengatakan, pihaknya akan mencari data terlebih dahulu ke pihak pelayanan setempat apa penyebab kronologi penyakit anak tersebut. Karena kalau usia di atas lima tahun itu biasanya penyakit dewasa bukan penyakit yang disebabkan karena gizi buruk apalagi yang dialami Mitodius yang usianya sudah tujuh tahun.

“Walaupun begitu, kami akan cari data terlebih dahulu kepada pihak pelayanan kesehatan setempat kronologi awal penyebab penyakit yang diderita Mitodius,” kata Mulyadi, Minggu (29/01/23).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Kusnandar menambahkan, ketika nanti apa ada rujuk balik ke Mesuji pihaknya akan melakukan penanganannya dengan baik.
“Untuk ngambil langkah langkah penanganannya terhadap pasien tersebut,” ujarnya.

Magdalena ibu kandung Mitodius menerangkan bahwa, dalam satu bulan ini Mitodius sudah dilakukan penanganan Medis di Rumah Sakit Bumi Ragab Begawe Caram (Mesuji)

Karena penyakit nya tidak kunjung sembuh, menurut keterangan Dokter spesialis anak Mitodius terkena gizi buruk dan batuk, namun pada saat dironsen tidak terlihat penyebab penyakitnya itu apa.

“Sehingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang untuk mengetahui penyakitnya itu,” imbuhnya.

Sesampainya di RS Muhammad Husein Palembang, Mitodius dinyatakan mengendap penyakit gizi buruk, sinopis yang naik ke kepala dan juga mengalami usus naik sehingga akan dilakukan tindakan operasi.
“Namun pada saat di ronsen penyakit medisnya tidak terlihat sehingga tindakan akan dilakukan operasi diulurkan kembali dan saat ini Mitodius hanya dilakukan perawatan inpus,” kata Magdalena.

Salah satu warga, Novi membuka open donasi untuk membantu keluarga Agustinus dan Magdalena untuk meringankan biaya pengobatan anaknya yang saat ini sedang dirawat.

Dalam open donasi tersebut terkumpul dana sebesar Rp 1.550.000.

“Alhamdulillah mudah-mudahan dana donasi ini bisa membantu dan meringankan beban keluarga Agustinus dan Magdalena. Dana tersebut langsung diantarkan kepada keluarga Agustinus dan Magdalena yang ada di Desa Simpang pematang,” kata Novi.

Pemilik Kios Tani Joyo Way Kenanga TBB, Akui Jual Pupuk Subsidi di Register 45

Januari 28, 2023
Mesuji - Beredarnya kabar dari petani singkong banyak Pupuk Subsidi Jenis Urea dan NPK tersebar di Register 45, Sabtu 28 Januari 2023


Watinem, mengatakan pupuk subsidi diperoleh dari Kayat, yang menurutnya kios pupuk berada di tulang bawang barat,

"Dari mbh kayat mas" pupuknya udah lama kami kalau mau mupuk singkong pasti beli dari sana" ucap wanita paruh baya ini

Hal senada juga di ucapkan SM (50) disebutnya mbh kayat sudah menjadi langganan untuk pembelian pupuk berbagai jenis termasuk Subsidi

" Ya semenjak kami disini untuk keperluan pupuk yang suplay bliau" tuturnya

Ditempat terpisah Ketika ditemui dikediamannya kayat mengakui dan membenarkan , dirinya penyuplay pupuk subsidi di Register 45,

" Ya itu pupuk sebagian besar dari saya," sebutnya

Bahkan mbh Kayat panggilan akrabnya menyebut sudah tahunan menyuplay pupuk, dikatakannya semenjak ada pupuk subsidi mungkin ya, saya sudah menjual kesana" ucapnya

Lebih lanjut pemilik kios " Tani Joyo Way Kenanga " distributor PT.Mega Eltra "menerangkan untuk di wilayah Register tidak ada yang menggunakan RDKK untuk mendapatkan Pupuk Subsidi,

" Ya gak ada to RDKK nya, itu kan Wilayah kawasan" lanjutnya

Dengan kejadian Seperti ini mestinya pemerintah perlu meng-evaluasi penerbitan izin distributor Pupuk subsidi.

Pasalnya pupuk subsidi yang mestinya kegunaanya ditujukan kepada petani miskin melalui Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok(RDKK) yang di ajukan distributor kepihak Produsen pupuk, namunya nyatanya Distributor luar daerah menjual pupuk kepetani lain yang di duga tidak terdaftar dalam RDKK.

parahnya lagi Selain di jual melebihi Harga Eceran Tertinggi(HET) petani Kawasan Regester 45,Sungai Buaya,Kabupaten Mesuji ini mendapatkan pupuk subsidi dari kabupaten Tetangga,yakni Kabupaten Tulang Bawang Barat (*)

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Terendus di Desa Adi Karya Mulya.

Desember 01, 2022

Mesuji.– Penyakit niat korupsi bisa mengajarkan seseorang oknum pejabat yang mengelola anggaran dari pemerintah untuk berupaya mengambil langkah kebijakan yang menurutnya bisa melancarkan/mempermudah semua aksinya.


TintaInformasi.com
Sungguh menyedihkan anggaran Dana Desa (DD) di desa Adi Karya Mulya kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji, Lampung. yang diduga banyak penyimpangan yang berindikasi adanya korupsi berjamaah.

Ini terlihat di pekerjaan Rabat beton di desa Adi Karya Mulya yang memakai anggaran dana desa tahun 2022 yang disinyalir sudah pada retak, hal ini di keluhkan oleh beberapa warga yang kebetulan sering melewati jalan tersebut.

” Iya bang, saya heran juga rabat beton baru di bangun tahun ini, kok sudah pada retak-retak, apa pekerjaannya jangan- jangan ada yang kurang beres kali ya.” Kata warga yang tidak mau namanya di cantumkan

Hal ini di jelaskan oleh Wawan selaku Carek/Sekdes Desa Adi Karya Mulya, ” Ya benar, Tahun ini kami ada menganggarkan pembangunan Rabat beton di RT/Rw 003/01 dengan panjang 412 meter dan Lebar 4 meter dan menghabiskan anggaran
Rp 173.705.300. (Seratus tujuh puluh tiga juta tujuh ratus lima ribu tiga ratus).

“Dan gorong-gorong plat beton di Rt/Rw. 006/003 dengan panjang 6 meter dan lebar 1,3 meter ada dua titik kami anggarkan Rp 28.236.00.
Rabu ( 30/11/2022).

Ketika di pertanyakan keluhan warga terkait rabat beton yang sudah retak-retak tersebut, Wawan selaku Carek/ sekdes hanya diam aja.

Hal lain yang disinyalir sangat janggal adalah 8 % (delapan persen) penanganan Covid-19 yang di ambil dari anggaran dana desa tahun 2022 yang hanya di belikan masker dan sanitizer sebagian kecil, sisanya sebagian besar di belikan alat test kolesterol buat warga Adi Karya Mulya.

Banyaknya kejanggalan yang patut di duga keras adanya penyimpangan di dalam pengelolaan anggaran dana desa secara masif dan sistematis selama oknum Kades “Pur” kepala desa Adi Karya Mulya menjabat kades.

Mengundang para penggiat Anti Korupsi dan Lembaga/ organisasi sosial kontrol untuk mulai mencari tau dan mengumpulkan data di desa Adi Karya Mulya.

Hal ini di cetuskan oleh Hj.Metty Herawati, S.H Aktivis dan penggiat Anti Korupsi di Bandar Lampung melalui via telpon WhatsApp mengatakan:
” Sudah tidak ada rasa takut lagi para oknum kades untuk melakukan tindakan pidana korupsi, pada hal sudah banyak kades yang di jebloskan ke jeruji besi. Penyakit melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri sudah menjadikan oknum-oknum tersebut membabi buta dan menghalalkan segala cara agar bisa tercapai keinginannya tersebut.”
Kamis (01/12/2022).

Lebih lanjut Hj.Metty Herawati, S.H menambahkan :
” saya akan kawal terus dimana setiap ada oknum kades yang diduga sudah melakukan tindakan korupsi, dan saya siap turun membawa team auditor yang independen untuk membantu para penggiat Anti Korupsi yang lainnya sewaktu di lokasi.” ujar nya lagi.

Gubernur Arinal Sebut Kabupaten Mesuji Terus Mengalami Kemajuan

November 26, 2022

Mesuji - Perkembangan pembangunan di Kabupaten Mesuji dari waktu ke waktu terus mengalami kemajuan. Berbagai capaian-capaian penting yang diraih selama kurun waktu terbentuknya Kabupaten Mesuji Sampai dengan saat ini, kiranya cukup untuk menggambarkan seberapa besar potensi dan kondisi daerah Mesuji.


Hal itu diungkapkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya yang disampaikan melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si, pada acara Upacara Peringatan HUT ke-14 Kabupaten Mesuji, yang digelar di Halaman Kantor Bupati Mesuji, Sabtu (26/11/2022).

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari jadi Kabupaten Mesuji, dan mendoakan semakin lebih maju.

“atas nama Pemerintah Provinsi Lampung Saya mengucapkan selamat memperingati hari ulang tahun ke-14 Kabupaten Mesuji, melalui hari jadi ini semoga Kabupaten Mesuji semakin lebih memacu diri untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki wilayah Mesuji,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal menambahkan, perjalanan 14 tahun bukanlah perjalanan yang baru sebentar untuk menorehkan sejarah pembangunan di daerah “Bumi Ragap Begawe Caram” dalam mengarungi perjalanan tersebut, tentu banyak rasa pahit getir serta manisnya perjuangan pemerintah, stakeholder dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Mesuji.

Berbagai penghargaan telah diraih Kabupaten Mesuji tentunya menjadi suatu pencapaian yang membanggakan serta momentum yang perlu dibingkai dalam sejarah Kabupaten Mesuji.

Pertengahan Tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Mesuji kembali berhasil meraih prestasi, yaitu menerima penghargaan terbaik pertama dalam kinerja pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Tahun Anggaran 2021 se-Provinsi Lampung dan terbaik kedua tingkat nasional.

“Saya merasa bangga atas keberhasilan Kabupaten Mesuji. Berkat kerja keras pemerintah daerah dan semangat perjuangan seluruh masyarakat di daerah ini, telah berhasil memposisikan Kabupaten Mesuji sejajar dengan kabupaten lain dengan berbagai potensi yang dimiliki. Untuk itu saya mengucapkan selamat kepada pemerintah dan seluruh warga masyarakat Kabupaten Mesuji. Semoga keberhasilan tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa-masa yang akan datang serta mampu mendukung kemajuan Lampung berjaya,” ucapnya.

Gubernur juga menyampaikan, Kabupaten Mesuji memiliki berbagai keunggulan baik secara geostrategis, demografis dan kekayaan alam. Salah satunya potensi besar pengembangan sumber daya ikan dan perikanan. Tercatat bahwa Sungai Mesuji memiliki panjang 220 Kilometer dan luas DAS 2053 KM2. Dengan demikian Kabupaten Suci dapat menjadi kabupaten perikanan.

Untuk mencapai hal tersebut tentu diperlukan langkah-langkah untuk membangun konsolidasi, koordinasi, dan komunikasi dengan semua elemen untuk mengeksplorasi kondisi terkini pembangunan Kabupaten Mesuji khususnya daerah Provinsi Lampung umumnya.

Sadar akan hal tersebut, sudah selayaknya menjadi tugas pemerintah daerah beserta seluruh pihak terkait Kabupaten Mesuji untuk terus menjaga kebersamaan, bekerja keras, berikhtiar cerdas, bersungguh-sungguh, dan merawat sikap konsisten dalam pencapaian target-target pembangunan.

Apabila seluruh jajaran aparatur pemerintah dan pemangku amanah dapat bersinergi optimal dalam konteks kebersamaan dan kegotongroyongan yang selaras dengan moto Kabupaten Mesuji, sehingga Insya Allah obsesi mewujudkan Kabupaten Mesuji yang “Sejahtera, Aman dan Berkeadilan” akan dapat diwujudkan pada semua bidang dan sektor pembangunan.

Ke depan tantangan Global menanti kita semua. dalam menatap tantangan global tersebut, pijakan kita adalah dengan mengambil sikap untuk berpikir Global, berpikir luas, berpandangan dunia, namun tetap berbasis lokalitas, beraksi lokal serta bertindak lokal atau bisa disebut dengan “think Globally, act locally”. Karena dengan cara itulah kita dapat menemukan landasan untuk menjadi pemenang di abad globalisasi dan modernisasi ini.

“ke pasar Margajaya membeli arloji
antik arlojinya murah Harganya
selamat HUT Kabupaten Mesuji
semoga semakin maju dan berjaya,”, pantun gubernur mengakhiri sambutannya.

Perlu diketahui dalam acara tersebut turut hadir Penjaba Bupati Kabupaten Mesuji Sulpakar, Jajaran Pemkab Mesuji, beserta Forkopimda Kabupaten Mesuji.

Resepsi Anak Ketua Apdesi, Pj Bupati Sulpakar Sangat Berkesan

November 20, 2022

Penjabat Bupati Mesuji Drs. Sulpakar, MM sangat berkesan menghadiri resepsi pernikahan putra pertama Plt Ketua Apdesi Kabupaten Mesuji Sonny Imawan di rumahnya, Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Minggu (20/11/2022).


"Seumur hidup, saya baru kali ini disambut istimewa dan dikalungi rangkaian bunga melati oleh pasangan pengantin," kata Sulpakar.

Tamu lain yang hadir adalah Kepala BPBD Sunardi Nyerupa, SE; Kadis Pertanian Pariman, Ketua KPUD Mesuji Ali Yasir, Camat Simpang Pematang Roli, Sekretaris Damkar Ferry Antoni, Kabid PKIP Hendra Kurniawan, serta beberapa kepala desadari tujuh kecamatan, se-Kabupaten Mesuji.

Drs. Sulpakar MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat bagi kedua mempelai atas nama Habibullah dan Tya Sopiah. Dia mengatakan bisa ikut merasakan kebahagiaan raja dan ratu sehari.

"Saya mengucapkan selamat berbahagia bagi kedua mempelai beserta keluarga besarnya," ujarnya. Sulpakar mengaku sangat terkesan atas penyambutan yang luar biasa ini.

Di tempat yang sama, Sonny Imawan selaku Saiful hajat yang juga sebagai Kepala Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran Sulpakar.

"Saya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas kehadiran Pak Sulpakar yang telah Sudi datang jauh-jauh dari Bandarlampung ke acara pernikahan anak kami," katanya.

Semoga, dengan kehadiran Bupati bisa menjadi berkah acara ini dan tentu sangat kebanggaan keluarga kepala daerah mau hadir di acara pernikahan putra kepala desa, katanya.

Hari Ke 8 Keturunan Mencurung Menduduki Tanah Lokasi Sengketa Dengan Mendirikan Tenda

November 14, 2022

Mesuji - Hari ke 8 (delapan) buai atau keturunan mencurung yang bermukim mendirikan tenda di lokasi tanah ulayat buai mencurung masih dalam keadaan satu tekad meminta kepada PT.SIP ( Sumber Indah Perkasa ) untuk mengembalikan dan menyelesaikan tanah ulayat buai mencurung kepada keturunan atau buai mencurung yang terletak di Desa Talang Batu kecamatan mesuji timur kabupaten Mesuji.(senin,14/11/22)



Kepengurusan Buai adat mencurung Sai'in , Tono saat di konfirmasi crew Media Wartasulsel.id di lokasi menyampaikan Buai atau keturunan mencurung tetap akan bertahan di lokasi dengan satu tekad untuk mempertahankan Hak tanah ulayat agar dapat di kembalikan kepada buai mencurung yang selama ini kuasai PT.SIP

Selama 32 tahun (tiga puluh dua tahun) dikelola merugikan Buai atau keturunan mencurung.

Lanjut Buai atau keturunan mencurung selama 8.(delapan) hari berlalu dan akan sampai seterusNya sebelum di selesaikan dan kembalikan PT.SIP (Sumber Indah Perkasa) serta kami tetap akan menetap di lokasi tanah ulayat hak kami dan kami akan mendirikan bangunan rumah untuk kami tempati selamaNya,"tuturNya.

Kami berharap kepada APH ( Aparatur penegak hukum) serta pemerintah terkait dapat membantu menyelesaikan persoalan Tanah ulayat Buai atau keturunan mencurung agar dapat mengembalikan Hak ulayat kami buai mencurung yang akan kami buat rumah dan kami tempati selamaNya,"tutupNya.

Komite II DPD RI Tindak Lanjuti Peristiwa Kelompok Adat Buai Mencurung

November 11, 2022

Komite II DPD RI yang di pimpin oleh DR. H. Bustami zainudin, S.Pd bersama 3 Anggota Komite II lainnya dalam kerangka Menindak lanjuti kelompok adat Buai Mencurung Mesuji yang sebelum pada Tanggal 5 September 2022 telah dilaksanakan Rapat dengar pendapat,


Bertempat di laksanakan di Kantor DPD RI Prov Lampung Jl. Patimura Bandar Lampung tanggal 11/11/2022 kembali Komite II menggelar kunjungan kerja ke Provinsi Lampung Guna memperoleh Informasi yang konfehensif dan solusi bagi semua pihak hal ini berdasarkan undang yang disampaikan oleh DPD RI kepada Koperasi Produsen Perkebunan Masyarakat Adat Buay Mencurung yang di ketuai Bapak Saidi.

Kegiatan yang digelar pada 11/11/2022 di kantor DPD RI perwakilan provinsi Lampung di bilangan Jalan Pattimura No. 19 Kupang Teba Teluk Betung Utara B.lampung turut hadir dalam pertemuan tersebut

1. Bupati Mesuji diwakili oleh kadis Perkim dan Asisten 1 Bidang Pemerintahan

2. Perwakilan Kadishut Prov Lampung

3. Perwakilan Kanwil BPN Prov dan BPN Mesuji

4. Perwakilan PT. Sip

5. Pengurus Koperasi Produsen Perkebunan Masyarakat Adat Buay Mencurung

6. Kopolres Mesuji yang diwakil Kasat Intelkam

7. Perwakilan Dandim Mesuji

Dalam kegiatan pulbaket tersebut menghasilkan beberapa poin kesimpulan Pertama; bahwa kembali komite II DPD RI akan mengundang Pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Utara yang kala itu menerima Rekognisi / Ganti Rugi Atas Tanah Negara Bekas Marga oleh PT. SIP Seluas 4345 Ha dari jumlah 5.058 sementara 713 Ha dilakukan Ganti Rugi kepada Masyarakat Desa Talang Batu menurut Petunjuk Surat yang disampaikan oleh Pihak Koperasi Masyarakat Adat Buay Mencurung Pak Saidi.

Nah ini Pemkab Lampung Utara akan kita konfirmasi kebenarannya. Karena menurut perwakilan PT SIP mereka telah melakukan ganti Rugi sehingga terbit HGU. Ya jadi kita akan cek semua, ujar senator Lampung Bustami zainudin.

Poin kedua; pihaknya juga akan mengundang Dinas Transmigrasi karena menurut Petunjuk Surat yang di sampaikan Koperasi Masyarakat Adat Buay Mencurung dimana Kepala Kantor Wilayah Departemen Transmigrasi menyampaikan laporan terhadap rencana pembukaan perkebunan kelapa sawit oleh pengusaha Swasta yang dikaitkan dengan dengan Translok kepada Dirjend penyiapan pemukiman departemen transmigrasi tahun 1989. Dan SK Gubernur KDH TK I Lampung tahun 1989 tentang penetapan wilayah Plasma Perkebunan inti Rakyat kelapa sawit PT Sember Indah Permai/ SIP. Di kecamatan Menggala dan kecamatan Mesuji kabupaten Lampung Utara. Sementara penetapan penyediaan areal lahan proyek Translok masih belum Clean and Clear sehingga BPN turun tangan. Hal ini dijelaskan oleh pendamping dari pihak koperasi yang di wakili oleh Basuki, S.H, Faisal Sanjaya dan Abu Hasan.

Jadi dua lembaga ini akan kita undang untuk kita mintai keterangan jelas Bustami zainudin selaku pimpinan Rapat dan menutup agenda pertemuan dan dialog dengan pemangku kepentingan.