Tampilkan postingan dengan label Lampung Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lampung Timur. Tampilkan semua postingan

Ketua DPC PKB Pesibar Diberikan Penugasan Khusus Menangkan Ela dan Azwar dalam Pilkada Lamtim

Oktober 20, 2024

 


Lampung Timur - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pesisir Barat, Ali Yudiem, S.H., diberikan penugasan khusus oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Lampung untuk memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur nomor urut 01 Ela Siti Nuryamah dan Azwar. 

Penugasan itu diberikan kepada Ali Yudiem oleh DPW PKB Lampung sejak awal tahapan Pemilukada hingga hari pencoblosan pemilihan kepala daerah di Lampung Timur. 

"Kami yakin nomor urut satu di Lampung Timur bisa menang maksimal," kata Ali kepada wartawan Senin (21/10). 

Ali menuturkan keyakinan pihaknya mencapai kemenang itu didasari oleh mulai tertarik masyarakat dengan visi misi Calon Bupati Dan Wakil Bupati Lampung Timur Ela dan Azwar yang menuju arah perubahan. 

"Dan tentu ini juga kita sampaikan dengan cara-cara yang terhormat tanpa menyentuh perasaan hati pihak yang lain," ujar Legislator Kabupaten Pesisir Barat ini. 

Ali yakin di bawah kepemimpinan Ela dan Azwar, Lampung Timur akan lebih makmur. 

Disisi lain, Ali membeberkan bahwa pihaknya juga menyampaikan program serta visi misi Calon Gubernur Lampung nomor urut 02, Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela. 

"Kami juga yakin pasangan ini serasi dan pas untuk membawa Lampung lima tahun kedepan kearah yang lebih maju dan makmur," Tegas Ali. (*) 

BPBD Provinsi Lampung Beri Pembekalan Relawan "Keluarga tanggap bencana alam 2024"

Juli 31, 2024

Lampung Timur - Dalam mewujudkan masyarakat yang tanggap akan bencana, BPBD Provinsi Lampung memberikan pelatihan kesiapan dalam mengatasi kesiagaan menghadapi bencana, yang di laksanakan di aula kantor desa Margototo, kecamatan metro kibang, kabupaten Lampung timur. 

Sebagai penanggung jawab pelaksana kegiatan, kabid pencegahan dan kesiap siagaan, Joni T SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini di laksanakan guna membentuk masyarakat yang tanggap akan terjadinya bencana di wilayah sekitar kita.

" Kegiatan ini di laksanakan selama 3 hari, yang di ikuti oleh peserta yang berasal dari wilayah sekitar, yang merupakan satgas keluarga tanggap bencana, " Jelasnya

Di tambahnya, mengenai kegiatannya, bahwa pelaksanaan program ini merupakan kegiatan pelatihan untuk membentuk para satgas yang mumpuni serta tanggap dalam melakukan pencegahan sebelum terjadinya bencana. 

"Pelatihan ini merupakan membentuk satgas yang tanggap, dan siap tangkas dalam menghadapi bencana, sebelum dan sudah terjadinya bencana, " Tegasnya

Azis salam se mm (penata ahli muda bencana) kordinator rekontruksi, menjelaskan dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini, para relawan akan di berikan pembekalan materi dasar pengenalan pra, saat terjadi dan pasca terjadinya bencana alam, 

"Para relawan ini di bentuk oleh BPBD melalui forum desa, dan Para relawan pada kegiatan ini di berikan pembekalan, materi dasar, agar lebih dapat mengenal apa itu bencana, dan siap ketika akan terjadi, pada saat terjadi, dan setelah terjadi bencana," Ujarnya

Di informasikan BPBD Provinsi Lampung, melaksanakan pembentukan relawan Keluarga tanggap bencana alam 2024 provinsi lampung, yang rencananya akan di laksanakan di beberapa titik wilayah di provinsi Lampung yang berpotensi terjadi bencana alamat.

Polres Lampung Timur Ungkap Kasus Pembunuhan di Batanghari Nuban

 


LAMPUNG TIMUR - Team Tekab 308 Presisi Polres Lampung Timur berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 29 Juli 2024, sekitar pukul 16.30 WIB, di Dusun 1, Desa Gedung Dalam, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur. 

"Kami menerima laporan dengan korban Sabrin Suhri, seorang wiraswasta berusia 34 tahun yang tinggal di Desa Gedung Dalam." kata Kombes Umi.

Menurut kronologi, korban mendatangi rumah pelaku, Mujib Ardiansyah (39), dan terjadi cekcok karena korban menuduh ibu pelaku membuang sampah di pekarangan belakang rumahnya serta menggeser batas tanah. 

Pelaku yang tersulut emosi kemudian mengambil badik dari dalam rumah dan menusukkan senjata tersebut ke tubuh korban beberapa kali. 

"Saat korban hendak pergi, pelaku mencabut badik dari pinggangnya dan menusukkan ke bagian dada serta perut korban. Korban sempat dibawa ke RS Islam Kota Metro, namun meninggal dunia akibat luka tusuk," lanjut Kombes Umi.

Pelaku berhasil diamankan oleh Team Tekab 308 Presisi Polres Lampung Timur pada hari yang sama sekitar pukul 18.15 WIB dan langsung dibawa ke Sat Reskrim Polres Lampung Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Kombes Umi menegaskan, pelaku serta barang bukti saat ini telah diamankan di Polsek setempat.

"Barang bukti yang diamankan termasuk satu bilah badik dan pakaian yang dikenakan korban saat kejadian. Pelaku akan dikenakan Pasal 338 KUHP atau Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal." tegas Kabid Humas.

Saksi-saksi dalam kejadian ini adalah Baharudin (40) dan Fadli (32), keduanya warga Desa Gedung Dalam, yang memberikan keterangan kepada polisi mengenai kejadian tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan semua detail kejadian dan motivasi pelaku.

Polisi Periksa 19 Saksi Kasus Jasad Wanita Didalam Karung di Lampung Timur

Juli 23, 2024


Lampung - Penyelidikan kasus jasad wanita didalam karung di Lampung Timur terus dilakukan. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap 19 saksi.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan dan mencari bukti-bukti untuk sesegera mungkin mengungkap kasus meninggalnya korban Riyas Nuraini.

"Satreskrim Polres Lampung Timur bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan mayat didalam karung yang diketahui berinisial RN. Hingga saat ini saksi yang telah dimintai keterangan sebanyak 19 orang,"katanya, Selasa (23/7/2024).

Saksi-saksi yang dimintai keterangan menurut Umi berasal dari keluarga, warga hingga pihak toko dimana Riyas sering berbelanja pakaian untuk usaha olshop nya.

"Saksi-saksi yang dimintai keterangan mulai dari pihak keluarga, tetangga hingga saksi dari pihak toko pakaian,"ucapnya.

Umi menjelaskan, pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik RS Bhayangkara Polda Lampung.

"Hasil autopsinya belum kami terima, kami juga masih menunggu hasil tersebut,"tuturnya.

Ia menambahkan dari hasil pemeriksaan awal pada jasad Riyas sejumlah barang berharga mulai dari gelang hingga cincin masih ada tubuh korban.

"Perhiasannya masih utuh ditubuh korban, cincin emas, anting hingga gelang masih ada lengkap,"tandas Umi.

Kisah Idris, Anak Asal Lampung Timur Kembali Bertemu Sang Ayah Setelah Berpisah 24 Tahun

April 18, 2024


KONSUMSIPUBLIK , Lampung Timur - Muhaimin Idris (24), seorang anak terpisah dengan ayah kandung selama 24 tahun akhirnya bisa kembali bertemu berkat bantuan personel kepolisian Polsek Batanghari, Polres Lampung Timur.

Pemuda berdomisili di Dusun 2 Desa Batang Harjo, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur ini sejak balita tak sekali pun pernah bertatap muka dengan sang ayah. Ia selama ini hanya tinggal bersama nenek dan ibu kandung. 

Idris, begitu akrabnya disapa, bahkan pernah ditinggal oleh sang ibu bekerja menjadi tenaga imigran alias TKW di luar negeri pada usai 5 tahun dan baru kembali tatkala menginjak umur 10 tahun. 

Kisah pertemuan antara Idris dan sang ayah belakangan diketahui bernama Suyatno ini bermula saat momentum Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Waktu itu, Idris bersilaturahmi bersama dengan warga lainnya ke rumah tetangganya merupakan salah satu anggota Polsek Batanghari, Bripka Ardiles. 

"Di sana, Idris ini sempat ditanyakan Bripka Ardiles tentang orang tuanya. Alhasil, dia menceritakan tentang kondisi keluarganya tersebut," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah Astutik, Kamis (18/4/2024). 

Di tengah percakapan tersebut, Idris mengaku belum pernah bertemu dengan sang ayah sejak balita hingga kini menginjak usia 24 tahun. Mendengar pengakuan ini, Bripka Ardiles merasa iba dan berinisiatif mengajak Idris mencari serta menemui ayahnya. 

Berbekal izin ibu kandungnya dan keterbatasan petunjuk keberadaan sang ayah, Idris dan Bripka Ardiles telah meminta izin kepada Kapolsek setempat AKP Erson berusaha melacak pria tersebut. 

Akhirnya, petunjuk awal berupa alamat diperoleh dari seorang perempuan bernama Resti diduga juga merupakan anak dari ayah Idris. Alamat Desa Mulyo Rejo II, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara diberikan tersebut ternyata teridentifikasi tempat tinggal Suyanto. 

Didampingi Bripka Ardiles dan 2 warga lainnya, Idris akhirnya berhasil bertemu kembali dengan ayah kandungnya diketahui bernama Suyatno. 

"Setelah dilakukan proses pelacakan, ayah kandung Idris, saat ini tinggal di wilayah Kabupaten Lampung Utara dan sudah menikah lagi," imbuh Umi. 

Di momen awal pertemuan keduanya, sang ayah mulanya tidak mengenali Idris, namun setelah dijelaskan pemuda ini memiliki ibu kandung bernama Jumaroh, pria paruh baya ini akhirnya baru mengenali dan mengetahui Idris.

Dalam moment pertemuan tersebut, Idris tidak meminta lebih dari ayahnya dan hanya ingin benar-benar mengetahui apakah ayahnya kini masih hidup. Pasalnya, selama ini tiap kali ditanya keberadaan sang ayah ia hanya mampu menjawab tidak tahu seraya tertunduk lemas. 

Pertemuan keduanya melepas rindu juga sempat diwarnai momen haru tatkala Idris meminta sang ayah duduk bersanding disebelahnya saat santap makan siang. "Sini pak makan bareng deketan jejer saya, karena saya belum pernah merasakan makan bareng dekat bapak," ucap pemuda tersebut. 

Di momen penghujung pertemuan keduanya, saat hendak berpamitan Idris sempat memberikan amplop berisi uang jumlahnya tidak terlalu banyak, namun penuh makna karena ia memohon sang ayah dapat menerimanya dan berharap didoakan keberhasilan menjalani hidup. 

"Dihadapan petugas kepolisian, ayah Idris mengakui terus terang bahwa ada persoalan keluarga, hingga memicu dirinya harus memutuskan meninggalkan istri dan anaknya pada 24 tahun lalu," kata Umi. 

Selain Suyanto mengakui Idris sebagai anak kandungnya, pria paruh baya ini pun mengucapkan rasa terima kasih kepada Bripka Ardiles sudah ikhlas membantu putranya mencari keberadaan dirinya. 

"Alhamdulillah, ayah Idris ini sangat senang dan berterima kasih atas bantuan petugas Polsek Batanghari membantu mempertemukannya dengan Idris dan sangat bersyukur atas kepedulian untuk anaknya," tandas Kabid Humas.

Proyek Rabat Beton Desa Mekar Karya Lamtim di Bangun Asal Jadi, Diduga Menjadi Ajang Korupsi

Juni 04, 2023


LAMPUNG TIMUR – Kegiatan Pembangunan jalan rabat beton yang dikerjakan di Dusun 2, Desa Mekarkarya, Kecamatan wawaykarya, Kabupaten Lampung Timur ini diduga asal jadi dan terkesan seperti proyek siluman, Pasalnya, proyek yang sudah mulai dikerjakan ini tidak terpasang papan plang informasi proyek dilokasi kegiatan, Kamis (1/6/2023).


Belum jelas proyek rabat beton ini bersumber dana darimana namun saat dikonfirmasi di lokasi proyek siluman tersebut salah satu pekerja mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan Desa dan mereka cuma bekerja saja.

“Ya ini pekerjaan desa, Kami cuma bekerja saja mas, yang nyuruh kami Pak Ridwan dan Okta TPK nya,” ujar salah satu pekerja yang enggan menyebutkan namanya.

Dikatakan oleh pekerja tersebut bahwa pekerjaan sudah sesuai perintah, “Ya kami bekerja sudah sesuai, takaran adukan nya 1, 2, 3 dan ketebalan 17cm,” katanya, Kamis (1/6/23).

Lebih lanjut pekerja tersebut menjelaskan bahwa mereka bekerja harian dengan upah Rp.100.000, untuk volume panjang dan papan plang informasi nya ia tidak tahu,

“Kami bekerja harian upahnya Rp.100.000, ya upahnya sama tidak ada tukang atau pekerja, kalau panjang nya saya tidak tahu juga, papan informasi nya juga kurang faham saya.” Jelasnya.

Berdasarkan hasil observasi di lapangan, sepanjang lokasi proyek tersebut tidak di temukan papan plang informasi proyek hal ini tentunya terkesan tidak transparan dan beberapa titik jalan sudah mulai tampak ada kerusakan.

Pantauan di lokasi pekerjaan tersebut terlihat jelas bahwa pekerjaan yang baru selesai sudah mulai mengelupas betonnya, selain itu di temukan juga ketebalan yang tidak merata bahkan ada ketebalan yang cuma 7cm.

Awak sudah mencoba mengkonfirmasi Kepala Desa Mekar karya, namun yang bersangkutan sedang tidak ada tempat,

“Bapak tidak ada, lagi ke bandar Lampung,” ucap singkat wanita paruh baya yang keluar dari rumahnya.

Sesuai dengan amanah Undang undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi publik dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 disana sangat jelas tertulis setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai oleh Negara wajib memasang papan nama proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan pronyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau nama pekerjaan.

Sampai berita ini di terbitkan, Kepala Desa dan TPK Desa Mekarkarya belum bisa dikonfirmasi,

Diharapkan kepada Inspektorat Kabupaten Lampung Timur agar bisa meninjau proyek siluman yang terkesan asal jadi ini.(

Target 12 Kursi, Partai Gerindra Lamtim Daftar ke KPU

Mei 14, 2023



Lampung Timur — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Lampung Timur mendaftarkan kadernya yang akan maju menjadi bakal calon legeslatif pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Kedatangan Rombongan DPC Partai Gerindra Lamtim yang dipimpin Ketua DPC Mohammad Zakwan tersebut tiba di Kantor KPU setempat pukul 13.15 WIB yang langsung disambut anggota KPU, Minggu (14/5/2023).

Dalam keterangan persnya Ketua DPC Partai Gerindra Lamtim Mohammad Zakwan menjelaskan target untuk pendaftaran bacaleg di KPU, Partainya mendaftarkan 50 orang.

“Alhamdulillah kuota 50 bacaleg tercukupi dan keterwakilan perempuan lebih dari 30 persen,” ujar Zakwan didampingi Sekretaris Marsoni, Hanif Fauzi Bendahara DPC dan Wakil Ketua Hevzon.

Zakwan melanjutkan, target perolehan kursi untuk DPRD Lamtim yaitu 12 kursi. “Untuk target perolehan kursi dengan strategi yang telah kita siapkan optimis target tercapai,” lanjutnya.

Dipimpin Mohammad Zakwan, Partai Gerindra Lamtim Daftar ke KPU, Target 12 Kursi.

Zakwan juga mengimbau kepada seluruh kader Partai Gerindra untuk turun kebawah bersilaturahmi untuk meraih kepercayaan terhadap masyarakat.

“Mesin partai harus bergerak semaksimal mungkin untuk memenangkan partai Gerindra dari Pusat sampai Daerah,” katanya.

Sementara itu Ketua KPU Lampung Timur Wasiyat Jarwo Asmoro mengatakan sampai dengan saat ini Jumlah Partai Politik yang sudah mendaftar di KPU ada 11 Partai.

“Update data sampai saat ini yang sudah mendaftar ada 11 yaitu PKS, PDI Perjuangan, NasDem, PAN, Golkar, Demokrat, PKB, PPP, PSI, Partai Gerindra dan Partai Ummat,” ujar Jarwo.

Jarwo juga mengatakan untuk hari terakhir pendaftaran yaitu minggu 14 Mei 2023 pukul 23.59 WIB.

“Hari ini minggu 14 Mei 2023 merupakan hari terakhir pendaftaran Partai Politik, jadi kami masih menunggu partai politik yang akan mendaftar sampai pukul 23.59 WIB, sebelum pendaftar kami tutup,” tegas Jarwo.