Tampilkan postingan dengan label Celebrities. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celebrities. Tampilkan semua postingan

Selebgram Ajudan Pribadi Resmi Ditetapkan Tersangka,

Maret 15, 2023


Polisi menangkap Muhammad Akbar atau selebgram pemilik akun @ajudan_pribadi.

Akbar ditangkap terkait penipuan hingga Rp 1,3 miliar.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar Kompol Andri Kurniawan.

Dia mengatakan Akbar ditangkap terkait penipuan dan penggelapan.

“Penipuan dan penggelapan,” kata Andri saat dikonfirmasi, Selasa (14/3/2023).

Andri menjelaskan penangkapan selebgram Ajudan Pribadi ini berawal dari adanya laporan warga pada November 2022.

Dia menyebut Akbar diduga melakukan penipuan hingga merugikan korban kurang lebih Rp 1,3 miliar.

“Yang pasti ada laporan awal terjadi November 2022 terkait kerugian Rp 1,3 miliar, dengan kerugian lebih kurang Rp 1,3 miliar,” ucapnya.

Andri menyebut Akbar diamankan di Makassar. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa oleh pihak kepolisian.

“Yang bersangkutan adalah selebgram, sementara masih berproses di kita. Kita amankan di Makassar,” ujar dia.

Usai Ditangkap, Aktor Ammar Zoni Langsung Sampaikan Hal Penting Ini Didepan Publi

Maret 10, 2023




Aktor pria Ammar Zoni ditangkap polisi terkait kasus narkoba.

Sambil terisak, Ammar Zoni meminta maaf kepada istrinya, Irish Bella.

Ammar Zoni dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolsek Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2023).

Ammar Zoni mengawali dengan permintaan maaf.

“Pertama-tama saya mau minta maaf kepada istri saya, maafkan saya, saya minta maaf kepada keluarga saya, saya meminta maaf kepada masyarakat semuanya yang sudah kecewa kepada saya,” tuturnya sambi menahan tangis.

Ammar Zoni juga mengakui kesalahan yang telah diperbuatnya karena lagi-lagi terjerat kasus narkoba.

“Tapi sekaligus saya cukup untuk memberanikan diri saya di depan media semuanya mengakui saya dikenal dengan prestasi saya, begitupun saya dikenal dengan kesalahan yang saya buat, dan saya tidak takut mengakui saya salah,” ungkap dia.

Akhirnya Deddy buka suara Menanggapi Banyaknya Kritikan Terhadap Dirinya

Desember 17, 2022

Sosok Deddy Corbuzier kembali menjadi sorotan warganet setelah resmi didapuk menjadi Letnan Kolonel Tituler Angkatan Darat. Pemberian pangkat tersebut sempat dipertanyakan, khususnya terkait alasan dipilinya Deddy Corbuzier.



Menanggapai banyak pertanyaan dan, akhirnya Deddy buka suara. Deddy bertekad menjalankan amanah atas mandat yang diberikan kepada dirinya. Hal itu disampaikan sang artis melalui akun instagram pribadinya. Di sana terekam Deddy tengah melakukan bincang-bincang bersama Pengamat Terorisme dan Intelejen, A.M Hendropriyono.

“Just wanna say Thank you for all of your Love and attention Ayah @amhendropriyono such as succes day. Mudah-mudahan saya bisa menjalankan pasan ayah. Bela bangsa adalah hak dan kewajiban semua warga negara,”tulis Deddy Corbuzier dalam unggahan di akun instagram pribadinya, Kamis (15/12/2022).

Pemilik nama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo atau Deddy Corbuzier juga tampak perkasa mengenakan model kemeja lengan pendek berwarna hijau, khas Angkatan Darat. Didampingi oleh A.M Hendropriyono dan seorang tentara dari Angkatan Darat, ketiganya melakukan swafoto dihadapan sorotan kamera tepat berada didepan mereka.

Diketahui pengangkatan Deddy Corbuzier sebagai Letnan Kolonel Tituler Tentara Republik Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) oleh Kementerian Pertahanan. Penyerahan pangkat pun diserahkan langsung oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (*)

KPK Minta Pemda Lampung Cegah Lingkaran Korupsi

April 25, 2022

UNDERCOVER - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi program pencegahan korupsi terintegrasi di Provinsi Lampung pada 25 s.d 28 April 2022. Salah satu rangkaiannya pengarahan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Inspektorat Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.



Bertempat di Aula Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan arahannya bertema “Integritas dalam Good Governance”. Firli menyebut korupsi bisa terjadi di segala sektor kehidupan, mulai dari korupsi pada pembangunan infrastuktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga saat pemilihan kepala daerah.


“Setiap orang yang ingin mengikuti pemilu/pilkada justru butuh biaya mahal. Harus menyiapkan biaya lebih untuk pencalonannya, meski sering pula dibiayai oleh sponsor,” kata Firli.


Firli menjelaskan para sponsor tersebut memberikan uang lantaran ada timbal balik ketika kandidatnya terpilih. Sehingga kepala daerah tersebut seperti “membayar hutang” pemilihan dengan menggunakan uang yang sumbernya dari APBD atau APBN.


Belum lagi, kata Firli, DPRD meminta “uang jasa” kepada kepala daerah saat dalam pembahasan anggaran; kemudian kepala daerah melalui sekretaris daerah meminta uang kepada kepala dinas; lalu kepala dinas meminta uang kepada pemborong. Menurutnya, hal ini seperti lingkaran, terus berlanjut tidak terputus.


“Ini fakta yang terjadi di lapangan. Untuk itu, KPK mendalami mengapa korupsi masih ada. Apakah pemberantasan korupsi oleh aparat penegak hukum efektif. Bagaimana pengawasannya, bagaimana punishment, apakah menimbulkan efek jera, dan bagaimana sistem serta regulasinya. Apakah masih ada celah korupsinya,” tegas Firli.


Firli merinci, praktik kroupsi yang paling banyak terjadi adalah gratifikasi atau suap. Penyebabnya adalah banyak masyarakat yang tidak tahu, ketika menerima gratifikasi atau suap, dianggap sebagai suatu rejeki. Maka disinilah peran pencegahan korupsi harus lebih diefektifkan melalui sosialisasi nilai-nilai antikorupsi.


“Oleh karenanya KPK selalu berupaya bagaimana mengkampanyekan nilai-nilai antikorupsi. Mulai dari pendidikan antikorupsi sejak dini, hingga ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran supaya tidak korupsi,” pungkas Firli.


Rangkaian kegiatan koordinasi KPK di daerah ini dilanjutkan dengan temu Penyuluh Antikorupsi (Paksi) Prov Lampung. Paksi merupakan agen perubahan yang berkolaborasi bersama KPK melakukan upaya-upaya pencegahan korupsi di masyarakat.


KPK bekerja sama dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN) melakukan sertifikasi kepada para Paksi agar kompetensinya terukur dan diakui secara legal. Paksi punya peran strategis dalam memberi penerangan dan menggerakkan masyarakat untuk mencegah korupsi dengan mengembangkan budaya antikorupsi, sehingga diharapkan visi masyarakat Indonesia yang berbudaya hukum pada tahun 2045 dapat tercapai.

Data Pribadi Anggota DPRD Nisfu Diretas Oknum Tak Dikenal

November 01, 2021

Bandar Lampung, UNDERCOVER - Anggota DPRD Bandar Lampung Nisfu Apriana membantah dirinya terjerat Pinjaman Online (Pinjol) ilegal.





Ia pun meyakini kalau identitasnya di hack oleh orang yang tak dikenal untuk melakukan pinjaman uang tersebut.

“Tidak benar kalau saya terlibat dalam Pinjol ilegal ini. Saya beneran tidak tau, karena saya sama sekali tidak mengenal dan berhubungan dengan Pinjol,”ujar Nisfu.

Bahkan kader Perindo ini kaget ketika salah satu media online yang memberitakannya terjerat Pinjol ilegal.

“Saya kaget saja dengar informasi ini, dan saya tiba-tiba dapat kabar SMS yang tersebar pada beberapa orang yang tersimpan di kontak handpone saya,”kata dia.

Tetapi sekali lagi ia menegaskan, bahwa Pinjol ilegal ini bukan dirinya, namun bahwa identitas beserta fotonya diretas oleh orang taka bertanggung jawab.

“Saya juga sudah bilang sama orang Perindo, kalau itu bukan saya, dan indetitas saya di hack,”ungkapnya.

Terkait dengan tindakan dirinya kedepan atas permasalah tersebut, ia pun tidak terlalu menanggapinya.

“Memang cukup meresahkan, apalagi orang Perindo tau informasi ini. Tetapi hal itu bukan saya melakukan, saya pun santai saja menanggpi. Tetapi kalau memang meresahkan, saya akan mengambil tindakan hukum,”ucapnya.

Sebelumnya dikabarkan, Nisfu terjerat Pinjol ilegal. Hal ini berdasarkan pada short message service (SMS) berupa tagihan pinjaman online atas nama Nisfu Apriana.

Short message service (SMS) tersebut diduga tersebar pada beberapa orang yang tersimpan dalam kontak politisi dari Partai Perindo tersebut.(*)




Data Pribadi Anggota DPRD Nisfu Diretas Oknum Tak Dikenal

Bandar Lampung-Anggota DPRD Bandar Lampung Nisfu Apriana membantah dirinya terjerat Pinjaman Online (Pinjol) ilegal.

Ia pun meyakini kalau identitasnya di hack oleh orang yang tak dikenal untuk melakukan pinjaman uang tersebut.

“Tidak benar kalau saya terlibat dalam Pinjol ilegal ini. Saya beneran tidak tau, karena saya sama sekali tidak mengenal dan berhubungan dengan Pinjol,”ujar Nisfu.

Bahkan kader Perindo ini kaget ketika salah satu media online yang memberitakannya terjerat Pinjol ilegal.

“Saya kaget saja dengar informasi ini, dan saya tiba-tiba dapat kabar SMS yang tersebar pada beberapa orang yang tersimpan di kontak handpone saya,”kata dia.

Tetapi sekali lagi ia menegaskan, bahwa Pinjol ilegal ini bukan dirinya, namun bahwa identitas beserta fotonya diretas oleh orang taka bertanggung jawab.

“Saya juga sudah bilang sama orang Perindo, kalau itu bukan saya, dan indetitas saya di hack,”ungkapnya.

Terkait dengan tindakan dirinya kedepan atas permasalah tersebut, ia pun tidak terlalu menanggapinya.

“Memang cukup meresahkan, apalagi orang Perindo tau informasi ini. Tetapi hal itu bukan saya melakukan, saya pun santai saja menanggpi. Tetapi kalau memang meresahkan, saya akan mengambil tindakan hukum,”ucapnya.

Sebelumnya dikabarkan, Nisfu terjerat Pinjol ilegal. Hal ini berdasarkan pada short message service (SMS) berupa tagihan pinjaman online atas nama Nisfu Apriana.

Short message service (SMS) tersebut diduga tersebar pada beberapa orang yang tersimpan dalam kontak politisi dari Partai Perindo tersebut.(*)

Arie Laso di Omeli Istri Saat Berjuang Lawan Kanker Limfoma Langka, Ini Sebabnya..

September 13, 2021

UNDERCOVER - Keadaan kesehatan Ari Lasso sekarang sudah tidak sebagus dahulu.




Sama seperti yang kita tahu jika Ari Lasso barusan divonis menderita penyakit kanker limfoma langka.

Ari Lasso juga harus merelakan organ limpanya diangkat karena sudah tidak memungkinkannya untuk dipertahankan.

Sel kanker yang melekat di organ limpanya bahkan juga mempunyai ukuran 2x semakin besar dari limpa tersebut.

Di tengah-tengah perjuangannya menantang kanker, Ari Lasso akui jika dianya sempat dimarahin mati-matian oleh si istri.

Hal itu berawal saat Ari Lasso ngotot menjumpai rekanan kerjanya saat ketika keadaan imunnya yang turun mencolok.

Ya, limpa ialah organ pada tubuh yang satu diantaranya berperan untuk memiara dan jaga kekebalan badan.

Bila organ limpa seorang diangkat, karena itu mekanisme kekebalan badan seutuhnya diberikan ke organ hati, yang tentu saja tidak dapat sebagus peranan limpa.

Apa lagi di tengah-tengah wabah Covid-19 seperti sekarang ini, untuk proses rekondisi dan penangkalan virus, Ari dilarang untuk keluar dari rumah dan berjumpa sembarangan orang.

"Saya jangan berjumpa sembarangan orang, karena saya tidak punyai mekanisme imun."

"Maka tempo hari bini gua geram karena saya bertemu orang, mitra saya di EO, ia tiba ke rumah, bawain makanan, kita bercakap di teras, ia pulang, saya demam sampai 38," tambah Ari Lasso, diambil dari Youtube Deddy Corbuzier, Senin (13/9/2021).

Kehidupan musikus yang identik dengan rambut sebahunya itu bagaikan berbeda 180 derajat.

Dia yang umumnya suka berkawan dan berjumpa beberapa orang, harus mengendalikan diri untuk diam di dalam rumah dan tidak beraktivitas yang terlalu berlebih.

"Maka seperti kongkow masih tidak dapat, terus tempo hari bersih-bersih rumah tidak dapat," tuturnya.

Kekebalan badan Ari turun mencolok tidak lain karena organ limpanya yang terangkut dan sel kankernya yang mulai berkembang.

Dia juga disuruh untuk lakukan kemoterapi agar kembalikan kekebalan badannya.

"Yes, bisa disebabkan limpanya telah diambil, dan limfomanya telah bekerja, dengan kemo tingkat suksesnya lumayan tinggi, jika 1 set itu kemo sekitaran 5-6 bulan, tetapi harus diawasi selama lima tahun," pungkas penyanyi lagu 'Hampa' itu.

Tretan Muslim Buka Suara masalah Penangkapan Coki Pardede, Majelis Lucu Indonesia Meminta Maaf

September 02, 2021

UNDERCOVER - Tretan Muslim dan CEO PT Jenaka Sumber Rezeki yang memayungi Majelis Lucu Indonesia (MLI), Pattrick Effendy pada akhirnya membuka suara masalah penangkapan Coki Pardede. Ke-2 nya benarkan kabar berita yang menyebutkan Coki dibekuk karena penyimpangan narkoba.




"Saya Tretan Muslim. Kami dari Majelis Lucu Indonesia mengonfirmasi jika informasi mengenai diamankannya Coki Pardede ialah betul," tutur Tretan lewat video upload di Instagram pada Kamis (2/9). "Kami memberikan semua proses hukum pada pihak yang berwajib."

Seterusnya, Pattrick Effendy menyebutkan faksi MLI terus usaha bekerjasama dengan kepolisian atau keluarga Coki walau belum memperoleh jawaban. Faksi MLI akan bertanggungjawab atas kewajiban Choki Pardede ke beberapa client.

"Sekarang ini kami sedang usaha memperoleh info selanjutnya dan coba berbicara dengan faksi kepolisian dan faksi keluarga," papar Pattrick. "Dan kami sedang mengurusi semua kewajiban-kewajiban yang perlu kami kerjakan atas mitra kami Coki Pardede ke semua client dan ke semua konsumen."

"Semua up-date informasi akan kami verifikasi dan up-date selekasnya di kanal Majelis Lucu Indonesia," ujarnya. "Terima kasih."




Nama Coki Pardede Jadi Trending Gegara Kasus Narkoba, Ramai Dikaitkan Dengan Nama Saiful Jamil

September 02, 2021
Komika Coki Pardede membuat khalayak kaget karena terlilit kasus narkoba. Coki ditangkap faksi kepolisian pada Rabu (1/9) malam. Tidak sendiri, Coki dicicuk bersama partnernya yang namanya Welly.



Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus juga sudah benarkan berita Coki diamankan karena kasus narkoba. Disamping itu mereka amankan narkotika tipe sabu yang diletakkan dalam plastik clip bening dari penangkapan Coki.

Berita penangkapan Coki karena kasus narkoba itu jadi ramai diperbincangan khalayak. Bahkan juga pada Kamis (2/9), nama Coki jadi viral Twitter nomor 6.

Menariknya, masyarakat Twitter malah menyangkutkan kasus narkoba Coki dengan kebebasan Saiful Jamil dari penjara. Dijumpai, Saiful memang baru bebas ini hari sesudah delapan tahun mengeram di penjara karena kasus penghinaan seksual pada anak di bawah usia. Nama Saiful tempati rangking 11 ini hari di viral topik Twitter.




Coki Pardede
Twitter

Warganet tidak menyangkal rasa kaget saat ketahui Coki terlilit kasus narkoba. Walau demikian, warganet lainnya memandang kasus narkoba Coki itu seolah seperti "transisi" karena Saiful Jamil sudah terbebas dari penjara.

"Hah coki pardede make narkoba??!!" kata account @sege***. "Deadline Transfer Window, Out : Saipul Jami, In : Coki Pardede," kata account @widi***. "Saipul Jamil>>Out. Coki Pardede>>In. Here We Go," ikat account @txt***. "A sub for Indonesia Prison FC has been made. Saipul Jamil : out. Coki Pardede : in," komentar account @fc***. "Coki Pardede IN-OUT Bang Ipul," hebat account @fv***.

Dijumpai, Coki Pardede diamankan di tempat tinggalnya di teritori Cisauk, Tangerang. Sesudah digeledah, Coki sempat diinterogasi polisi dalam penangkapan itu. Sekarang ini, Coki Pardede ditangkap di Polres Metro Tangerang Kota.