Tampilkan postingan dengan label Bupati Pesawaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bupati Pesawaran. Tampilkan semua postingan

Bupati Dendi Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke-79 dan Gelar Ramah Tamah dengan Para Pejuang

Agustus 17, 2024


Pesawaran - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memimpin langsung upacara detik-detik proklamasi peringatan HUT RI ke-79 yang digelar di Lapangan Pemkab Pesawaran, Sabtu, (17/8/2024).

Bertindak sebagai komandan upacara, Letnan 1 Marinir Edi Prakoso, lulusan akademisi angkatan laut tahun 2018. Jabatan sebagai Wakil Komandan Kompi Harimau Batalyon Inventeri 9 marinir.

Sedangkan, bertindak sebagai perwira upacara, Kapten Infanteri Rudi Teguh Prasetyo, lulusan Secapa Angkatan Darat tahun 2006. Jabatan sebagai danramil 421-01 Kedondong Kodim 0421 Lampung Selatan.

Selaku komandan Paskibraka, Letnan 2 Marinir Indra Adi, lulisan Diktupa 50 angkatan laut. Jabatan sebagai Danton komunikasi Batalyon Infanteri 9 Marinir.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pesawaran adalah putra-putri terbaik dari SMA, MA, dan SMK se-kabupaten Pesawaran. Adapun bertindak sebagai pengerek bendera Hanif Aji Wibowo dan Aurelidia Nur Shabrina sebagai pembawa baki. Keduanya merupakan siswa SMAN 1 Gedong Tataan.

Di penghujung pelaksanaan upacara, Bupati Dendi menyerahkan penghargaan kepada enam desa terbaik peraih lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan tujuh OPD terbersih dalam rangka HUT Kabupaten Pesawaran ke-17.

Usai melaksanakan upacara, Bupati dan Wakil Bupati bersama dengan jajaran menyapa para tokoh pejuang kemerdekaan melalui acara ramah tamah di Aula Pemkab Pesawaran.  

Bupati Dendi juga menyerahkan cinderamata sebagai bentuk penghargaan dan perhatian dari pemerintah daerah kepada para pejuang yang telah berjasa mempertahankan kemerdekaan.

Dirinya menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan oleh para pejuang demi kemerdekaan bangsa. 

"Sebagai bangsa yang berbudaya dan telah menikmati kemerdekaan, sudah selayaknya kita memberikan penghormatan atas jasa-jasa para pejuang yang telah berjasa demi kemerdekaan bangsa Indonesia," ujar Bupati Dendi.

Sesuai dengan tema yang diusung pada HUT RI ke 79 kali ini yaitu "Nusantara Baru Indonesia Maju", Bupati meminta para pejuang kemerdekaan untuk ikut mendoakan pembangunan cita-cita bangsa ke depan.

Orang nomor satu di Bumi Andan Jejama itu menceritakan kedatangannya ke IKN atas undangan Presiden beberapa waktu lalu. Disebutkan, bahwa membangun

Ibu Kota Nusantara merupakan program yang realistis dan dibutuhkan dukungan banyak pihak.

"Pesan dari Presiden, dengan pembangunan IKN hari ini, kita sudah memiliki pemerataan konsep pembangunan. Konsep nusantara itu merupakan yang terbaik untuk bangsa, karena khazanah dan kekayaan nusantara semua ada di dalamnya," ucap Bupati.

Mewakili para pejuang, Bambang Gunawan mengajak semua pihak untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya menanamkan nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kemerdekaan bukan hanya sekedar dimaknai dengan kebebasan tapi ada tanggung jawab yang harus dipertahankan. 

"Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini untuk lebih bersinergi dengan semangat gotong royong. Dengan itu kita bisa meraih cita-cita masyarakat Pesawaran yang lebih baik," ujarnya.

Bupati Pesawaran Kukuhkan 30 Anggota Calon Paskibraka Kabupaten Pesawaran Tahun 2024

Agustus 15, 2024


Pesawaran, 15 Agustus 2024 -- Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, mengukuhkan anggota calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pesawaran pada Kamis (15/8/2024).

Sebanyak 30 anggota Paskibraka tersebut akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT RI ke-79 yang akan digelar di Lapangan Pemkab Pesawaran pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Bupati Dendi menyebut bahwa para anggota Paskibraka yang dikukuhkan hari ini merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi panjang yang dilakukan sejak sebulan terakhir.

"30 personel Paskibraka ini merupakan hasil seleksi dari seluruh kecamatan dan representasi dari perwakilan SMA dan SMK se-Kabupaten Pesawaran," ucap Bupati Dendi.

Ia menambahkan, sebelum menjalankan tugas mengibarkan bendera pusaka, para anggota Paskibraka telah melewati berbagai tahapan yang panjang selama satu bulan lamanya.

Dalam proses itu, para anggota menjalani masa karantina pemusatan pendidikan dan pelatihan, serta mendapatkan pelatihan berupa latihan fisik, baris-berbaris, dan juga membangun kekompakan antar anggota.

"Jadi ini prosesnya sudah hampir satu bulan mereka menjalani berbagai tahapan mulai dari seleksi, latihan, briefing, sampai pengukuhan hari ini. Insyaallah adik-adik kita siap lahir batin untuk pengibaran dan penurunan di 17 Agustus nanti," kata Bupati Dendi di GSG Pemkab Pesawaran.

Dalam perjalanannya, anggota Paskibraka tidak hanya diberikan keterampilan baris-berbaris. Tapi lebih dari itu, sambung Bupati Dendi, anggota Paskibraka juga dididik untuk menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, berkarakter, memiliki mental yang kuat, tangguh, serta bertanggung jawab.

"Paskibraka bukan sekadar pembawa bendera, tetapi juga penjaga martabat bangsa Indonesia. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menggembleng ideologi Pancasila kepada pemuda penerus bangsa," ujar Bupati Dendi.

Setelah menjalankan tugasnya, para anggota Paskibraka selanjutnya akan dikukuhkan sebagai Purna Paskibraka Duta Pancasila. Bupati berharap tugas mulia ini bisa menjadi pandu bagi masyarakat untuk bisa menanamkan rasa cinta tanah air.

Dengan berbagai perbedaan latar belakang yang dimiliki oleh masing-masing anggota, Bupati Dendi mendorong untuk selalu menjaga kekompakan dan solidaritas, termasuk memastikan kesehatan untuk setiap anggota Paskibraka.

"Jaga selalu kesehatan, karena ini butuh adaptasi yang luar biasa, dan saya harap semuanya bisa berjalan lancar tanpa ada kendala," pungkasnya.

Bupati Pesawaran Hadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah di IKN


Kalimantan Timur — Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Selasa (13/8/24).

Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengapresiasi para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota atas keberhasilan menekan laju inflasi. Ia menyebut Indonesia saat ini berada pada posisi yang sangat baik dengan tingkat inflasi sebesar 2,13%, lebih baik dibandingkan banyak negara lain.

Presiden meminta para kepala daerah untuk mempertahankan pencapaian tersebut, terutama terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang harus segera diselesaikan. Jokowi menyoroti rendahnya realisasi belanja, yakni 31% di tingkat Kabupaten/Kota dan 41% di tingkat Provinsi, serta meminta agar hal ini segera diperbaiki.

Selain itu, Presiden juga mendorong para kepala daerah untuk mewujudkan kota yang ramah lingkungan di wilayah masing-masing. Ia menyatakan bahwa IKN adalah contoh kota masa depan yang dibangun dengan konsep matang sebagai Kota Hutan, bukan kota beton.

Jokowi juga menjelaskan bahwa Istana Negara di Jakarta dan Bogor merupakan peninggalan kolonial Belanda yang telah dihuni selama 79 tahun sejak kemerdekaan. Dengan pembangunan IKN, Jokowi ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun ibu kota sesuai dengan desain dan keinginan bangsa sendiri.

Menutup rapat koordinasi tersebut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya menyelesaikan anggaran untuk Pilkada serentak yang akan datang, mengingat ini berkaitan dengan keamanan dan ketertiban pelaksanaan pesta demokrasi yang belum pernah dilakukan serentak sebelumnya.

Hadir dalam pertemuan ini Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, serta Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, bersama 517 kepala daerah lainnya, termasuk Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia.

Bupati Pesawaran, Baznas RI dan Baznas Pesawaran Letakan Batu Pertama Pembangunan RSB

Juli 31, 2024

 


Pesawaran - Rumah Sehat Baznas (RSB) merupakan salah satu program unggulan Baznas dengan memberikan pelayanan kesehatan untuk peningkatan kesehatan bagi para mustahik. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada Peletakan Batu Pertama Rumah Sehat Baznas (RSB) Kabupaten Pesawaran dan Penyerahan Santunan Semester II tahun 2024 di Desa Sukabanjar Kec. Gedong Tataan, Pesawaran pada Rabu (31/07/24).

Program ini sambung Bupati Dendi, merupakan bentuk konsistensi Baznas Kabupaten Pesawaran dalam rangka meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. 

Diharapkan Rumah Sehat BAZNAS ini segera berdiri dan beroperasi sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. 

Dirinya juga berharap bantuan yang diberikan oleh BAZNAS ini dapat meringankan beban dan dapat bermanfaat masyarakat Kabupaten Pesawaran. 

Bupati Dendi mengapresiasi Baznas RI, jajaran Baznas Pesawaran dan para muzaki serta semua pihak yang telah berkiprah untuk pembangunan Pesawaran dan berharap program seperti ini bisa terus didukung oleh masyarakat. 

"Tentunya menjaga kesehatan dan memudahkan masyarakat dalam pelayanan kesehatan", tandasnya.

Bupati Pesawaran bersama Baznas memberikan santunan dalam program Baznas Pesawaran ialah, Santunan Beres Sedekah (BERKAH) untuk 500 mustahiq, santunan Benah Rumah (BENAR) untuk 10 mustahiq senilai 7 Juta , Bedah Rumah Layak Sehat (BERKAT) untuk 21 mustahiq senilai 16 Juta dan juga santunan Pendidikan Sarjana S1.  

Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran Hamid mengatakan Rumah Sehat Baznas adalah bentuk perhatian dari Baznas RI, Baznas Pesawaran dan tentunya Pemkab Pesawaran yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan gratis untuk masyarakat yang kurang mampu. 

RSB ini sambung Hamid, dibangun diatas tanah hibah dari Pemkab Pesawaran seluas 1.924 persegi di Desa Sukabanjar Kec. Gedong Tataan.

Pun demikian dengan Ketua Bidang Transformasi Digital Nasional Baznas RI Nadratuz zaman Hosen. Dirinya mengatakan bahwa yang dilakukan Baznas sebenarnya untuk membantu pemerintah dalam program pembangunan. 

"Seperti RSB ini, merupakan salah satu bukti Baznas Pesawaran dalam membantu pembangunan di Pemerintah Kabupaten Pesawaran," tutupnya. 

Dirinya berharap kepada seluruh pihak terkait, dukungan tidak hanya sampai pembangunan RSB ini saja, namun juga ada pembangunan lain yang bermanfaat yang bisa dilakukan kedepannya nanti.

Bupati Pesawaran Kunjungi Bayi Laila yang Tersiram Air Panas

Juli 30, 2024

 


Pesawaran - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melihat langsung kondisi Laila Turomdonah, bayi perempuan berumur 4 bulan yang mengalami luka bakar akibat tersiram air panas yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Pesawaran, Selasa, (30/07/24).

Laila Turomdonah mengalami luka bakar 54% karena terkena siraman air panas yang tidak sengaja di tumpahkan oleh kakaknya yang berumur 5 tahun di kediamannya di Dusun Serpung Desa Bayas Kecamatan Way Khilau, Pesawaran. 

Bupati Dendi meminta pihak rumah sakit terus memantau keadaan dan memberikan perawatan yang terbaik untuk bayi Laila.

"Saya minta RSUD Pesawaran memberikan perawatan yang terbaik hingga sembuh untuk bayi Laila, dan untuk keluarga semoga diberikan kesabaran atas tertimpanya kejadian ini," ucap Bupati Dendi. 

Bupati juga memberikan santunan untuk meringankan beban pihak keluarga bayi Laila. 

Sementara, ayah dari bayi Laila, Rasda mengatakan air panas dari mie instan itu tumpah ketika istrinya sedang kebelakang untuk menaruh termos air panas. 

"Istri saya menyeduh mie instan yang diminta oleh kakaknya Laila dan ketika ditinggal sebentar untuk meletakan termos air panas ternyata kakaknya tidak sengaja menumpahkan air panas di samping Laila yang ditidurkan beralaskan karpet, sehingga air panas tersebut menggenang di bawah badan bayi saya," jelas Rasda.

Dirinya menjelaskan saat itu kejadian jam 9 pagi dan langsung ke bidan terdekat yang kemudian di rujuk ke RSUD Pesawaran dan langsung ditindak lanjuti.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dendi atas perhatian yang sudah diberikan.

Bupati Pesawaran Kukuhkan 139 kepala Desa se-Pesawaran

Juli 17, 2024


Pesawaran - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengukuhkan 139 kepala desa se - Kabupaten Pesawaran di Gedung Serba Guna kabupaten setempat, Rabu (17/07/2024).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para kepala desa di Bumi Andan Jejama karena bertepatan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Pesawaran ke-17. 

Bupati Dendi mengatakan pengukuhan terhadap kepala desa itu dilakukan sesuai dengan amanah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Sebenarnya saya ingin yang biasa-biasa saja, tetapi berdasarkan peraturan harus kepala daerah yang mengukuhkan, kebetulan juga momennya sangat bagus karena bertepatan dengan hari jadi Pesawaran,” katanya. 

Dirinya berharap dengan perpanjangan masa jabatan ini, kepala desa semakin konsen dengan segala visi misi untuk memajukan desanya masing-masing. 

“Apalagi, ini banyak kepala desa angkatan covid, yang sebelumnya tidak bisa melakukan apa-apa, karena anggaran dialihkan untuk BLT-DD, di perpanjangan ini menjadi momentum seluruh Kades untuk bekerja membangun desa,” tegas dia.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pesawaran Nur Asikin mengatakan, pada hari ini terdapat sebanyak 139 dari 148 kepala desa yang ada di Kabupaten Pesawaran telah mendapat perpanjangan masa jabatan selama dua tahun ke depan.

“Perpanjangan masa jabatan kades ini, sesuai dengan amanat Pasal 39 Ayat 1 UU Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua atas UU 2014, kades memegang jabatan selama delapan tahun yang terhitung sejak tanggal pelantikan kades definitif,” kata dia.

Ia juga menjelaskan, bahwa ada tiga periode pada jabatan kades yang diperpanjang. Yakni, yang pertama, periode 2019-2020 sampai 2027-2028, kedua 2022 sampai 2030 dan ketiga 2023 sampai 2031.

BBGRM Merupakan moment strategis menjabarkan nilai Gotong Royong di masyarakat.

Juni 29, 2024

 


Pesawaran - Bupati Pesawaran di wakilkan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Pesawaran, Muhammad Alhusnuriski, menghadiri Kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di desa Pekondoh, kecamatan way lima, kabupaten pesawaran, 

Dijelaskan Bupati Pesawaran melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Pesawaran, Muhammad Alhusnuriski, "bahwa diharapkan kegiatan ini menjadi momentum yang dapat menyadarkan pentingnya kebersamaan untuk hidup lebih baik, rukun, damai, bahagia lahir dan batin," Jelasnya saat membacakan sambutan bupati Pesawaran, dalam kegiatan Penilaian Pelaksana Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)Tingkat Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 di Desa Pekondoh Kecamatan Way Lima, Jum'at (28/06/24)

Melalui penilaian lomba BBGRM ini, dirinya berharap mampu mengembalikan nilai-nilai kegotong-royongan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. 

"Sebagai upaya meningkatkan kepedulian, peran dan partisipasi aktif masyarakat di berbagai sektor kehidupan, baik yang ada di tatanan kabupaten maupun kecamatan dan desa," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Ketua TP-PKK Kab. Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan BBGRM sebagai momentum strategis menjabarkan nilai-nilai kegotongroyongan di masyarakat. 

"Sekaligus upaya untuk menyegarkan kembali kedudukan dan peran strategis PKK sebagai bagian tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Pesawaran melalui partisipasi memberdayakan keluarga, terutama ibu dan anak," terangnya. 

Lebih lanjut, Kepala Desa Pekondoh Firlizani mengatakan bergotong royong memang sudah mengakar di masyarakat, karena masyarakat Desa Pekondoh mempunyai misi bergotong royong bersama-sama mencapai tujuan. 

Gotong royong yang di lakukan di desa berupa kegiatan bersama-sama untuk menunjang bidang ekonomi, sosial budaya, lingkungan dan kemasyarakatan, dan senantiasa di pupuk untuk dijaga, agar tidak tercemar sehingga menimbulkan hal buruk dan dapat merusak Desa Pekondoh, "tutupnya

Bupati Pesawaran Dendi Romadhona Menghadiri Peringatan 1 Tahun Kembalinya Desa Tanjung Kemala.

Juni 26, 2024

 


Pesawaran - Dalam memperingati 1 tahun Tanah Tanjung Kemala Desa Tamansari kembali ke Rakyat, dimana sejak puluhan tahun lalu tanah seluas 329 Hektar dan 229 Hektar diserobot PTPN7 tanpa alas hak dan tanpa sertifikat Hak Guna Usaha (HGU), kegiatan pembacaan surat Yasin dan istighosah berjalan dengan khidmat, yang digelar di Kabun Tanjung Kemala Desa Tamansari dan dihadiri ribuan masyarakat, baik masyarakat adat, Ahli waris dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat. (25/06/2024).


Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pesawaran diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Joni Arizoni, S.E.,M.M, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pesawaran Pujadi, Camat Gedong Tataan Darlis, S.E., Kades Tamansari Fabiyan Jaya, Tokoh Punyimbang Adat Pitung ngetiyuh serta tokoh Punyimbang adat lain yang tergabung dalam perjuangan Tanah Tanjung Kemala, Aliansi Masyarakat Menggugat, Ormas, LSM dan lembaga lain dalam memperjuangan Tanah Tanjung Kemala.


Kegiatan Diawali dengan sambutan ketua M Yusuf Indra (paksi pemimpin), pada perayaan satu tahun perjuangan aliansi masyarakat menggugat, juga di serahkan surat mandat kepada kepala Desa Taman Sari, Fabian Jaya, dari punyimbang adat pitungetiyuh, untuk membagikan lahan kepada masyarakat. 


"Selain ucapan terima kasih dan rasa syukur kepada Tuhan, untuk satu tahunnya masyarakat yang tergabung dalam Aliansi masyarakat menggugat, yang telah menduduki lahan yang diluar aset PTPN 7 way berulu yang tidak memiliki HGU, dengan acara hari ini saya sebagai ketua adat memberikan mandat kepada kepala desa taman sari untuk membagikan tanah kepada masyarakat, dan kami dari Punyimbang adat Pitungetiyuh, mendukung penuh semua langkah dan perjuangan aliansi Masyarakat Menggugat yang mendampingi kami hingga tanah Ulayat adat bisa kembali ke kami, mandat ini saya berikan langsung kepada Kades dan Panitia dalam momentum 1 tahun tanah kembali ke Rakyat, untuk selanjutnya tanah ini dibagikan baik kepada masyarakat adat, para ahli waris serta para pejuang yang membantu perjuangan ini" Ujarnya.


Sementara itu Kepala desa Taman sari, Fabian Jaya menjelaskan bahwa hari ini (26 juni 2024) merupakan peringatan satu tahun masyarakat menduduki yang diluar aset PTPN 7, juga nenjadi momen kembalinya lahan masyarakat yang selama ini di ambil oleh PTPN 7.


"Diawali dengan terkuaknya permasalan tidak dimilikinya sertifikat HGU dan tidak adanya selembar surat pun terhadap lahan 329 di Desa Tamansari, yang menjadi jalan awal bersama masyarakat memperjuangkan kembali hak masyarakat dengan mengembalikan lahan masyarakat kepada masyarakat," Jelasnya.


Pabian juga menambahkan bahwa perjuangan ini sudah berjalan selama tiga tahun, dengan satu tahun belakang ini bersama aliansi masyarakat menggugat, menduduki lahan 329 yang diluar aset PTPN7, di Desa Tamansari.


"Dengan perjuangan selama empat tahun, dengan pola dan birokrasi serta mempersenjatai diri dengan data yang valid, kita sudah satu tahun ini bisa menduduki lahan yang selama ini di ambil alih PTPN7 tanpa alas hak apapun, dengan harapan apa yang sudah kita perjuangkan berbuahkan hasil yang maksimal, " Tambahnya


Selain itu, dalam peringatan satu tanah Tanjung Kemala kembali ke Rakyat, juga di serahkan, surat rekomendasi dari DPRD Pesawaran, yang di wakilkan oleh anggota komisi 1 DPRD pesawaran Punjadi, kepada kepala desa Tamansari, Fabian jaya, bahwa dalam hal ini DPRD mendukung dan memberikan rekomendasi untuk Kepala Desa Tamansari menggunakan hak dan kewenangannya untuk meningkatkan status tanah di Desanya tersebut, (Tanah Tanjung Kemala dan Umbul Langka-Red).


"Pada hari ini saya serahkan Surat Rekomendasi yang berisi dasar-dasar hukum dan lain-lain, tapi yang jelas intinya DPRD Pesawaran mempersilakan Kepala Desa Tamansari Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran untuk melanjutkan dan memperjuangkan hak nya yang selama ini telah lepas" tutur Punjadi sembari menyerahkan surat Rekomendasi kepada Kades Tamansari, dari hasil RDP beberapa waktu lalu dengan para akademisi ahli Agraria dan sosial politik dari Guru Besar UNPAD dan Guru Besar UNILA.


Mewakili Bupati Pesawaran Staf Ahli Bupati Joni Arizoni, S.E.,M.M, menghaturkan permohonan maaf atas ketidak hadiran Bupati H. Dendi Romadhona, S.T., M.Tr. P. karena beliau masih ada kegiatan lain sehingga menugaskan dirinya untuk mewakili hadir dalam kegiatan tersebut.


"Saya menyampaikan salam dari Bapak Bupati Pesawaran dan mohon maaf karena beliau masih ada kegiatan diluar kota sehingga menugaskan saya untuk mewakili, pada intinya beliau berpesan untuk kita semua tetap menjaga kondusifitas serta dengan digelar nya kegiatan ini, yang salah satunya adalah istigosah dan do'a bersama, semoga apa yang menjadi hajat dan harapan akan segera terwujud", tuturnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan Pemotongan Tumpeng, peringatan 1 Tahun Tanah Tanjung Kemala Desa Tamansari kembali ke Rakyat, dan diakhiri dengan pembacaan Surat Yasin, istighosah yang diimami oleh Habib Utsman bin Habib Salim Al Jufri, dan Tausiyah oleh Ustadz Hasan, yang juga mengijazahkan Sholawat untuk memperlancar perjuangan di Tanah Tanjung Kemala serta agar dengan pertolongan Allah SWT dan Syafaat Rosulullah SAW, agar musuh-musuh akan dikalahkan.