Tampilkan postingan dengan label Banten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banten. Tampilkan semua postingan

Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Berkah 1 Alami Kebakaran Dahsyat

September 06, 2023


Banten - Kejadian mengerikan terjadi lagi di Pelabuhan Merak, ketika sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Berkah 1 mengalami kebakaran dahsyat. Peristiwa ini menyebabkan puluhan penumpang harus dievakuasi dan mengevakuasi dirinya dengan cepat untuk menyelamatkan nyawa mereka, (6/09/2023).

Pagi waktu setempat, Kapal Motor Penumpang Mutiara Berkah 1 yang sedang bersandar di Pelabuhan Merak tiba-tiba terlihat mengeluarkan kepulan asap hitam di iringi api yang berkobar. Api yang muncul dari kapal dengan cepat meluas karena hembusan angin cukup kencang.

Sebelumnya, dari data yang didapat Kepala Basarnas Adil Triyanto mengatakan, untuk keseluruhan total penumpang dan kru kapal sebanyak 159 penumpang serta 135 truk angkutan barang.

Proses evakuasi penumpang terbilang sulit. Hal ini disebabkan karena posisi kapal tinggi hingga para penumpang turun melalui crane. 

“Alhahamdulillah semuanya selamat," ujarnya.

Adil menambahkan, untuk proses pemadaman kami kerahkan sebanyak delapan mobil unit pemadam kebakaran. Pemadaman dilakukan dari dua sisi, sisi laut dan sisi darat. (*)

Singing Competition Blues Coffee, Loloskan 20 Peserta Finalis

Desember 04, 2022

Bandar Lampung - Singing Competition merupakan ajang lomba bernyanyi, para peserta diminta untuk unjuk gigi dalam hal menyanyi dan dipilihlah peserta yang terbaik. Kegiatan inilah yang telah diselenggarakan oleh Blues Coffee pada hari Sabtu (03/12/2022) di Oops Pujasera, Way Halim, Kota Bandar Lampung.


Kegiatan ini diikuti oleh peserta mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa. Rangkaian acara tersebut dibuka oleh MC, kemudian peserta saling bergantian untuk menunjukkan kebolehan mereka dalam bakat bernyanyi. Setelah mereka bernyanyi, ketiga juri akan menilai kemampuan mereka.

Hadifa, salah satu peserta yang tidak lolos berumur 7 tahun merasa senang telah mengikuti Singing Competition yang telah dilaksanakan oleh Blues Coffee.

"Seneng banget, walaupun gak lolos, aku tetap bakal asah kemampuan aku terus" ujarnya.

Di sisi lain, Najwa, peserta lolos yang sebaya dengan Hadifa mengaku masih demam panggung. Namun, ia dapat mengatasinya.

"Tadi sempat deg-degan, tapi pas udah diatas panggung udah enggak deg-degan lagi. Jadi lebih pede" ujarnya.

Selanjutnya Alya, peserta lolos bahkan mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba dengan latihan.

"Iya di rumah ada pelatih juga, jadi latihan terus. Semoga kedepannya bisa menang" harapnya.

Yudi ceper, salah satu pengunjung di Blues Coffee sangat antusias menonton penampilan menyanyi peserta.

"Banyak juga peserta yang lumayan bagus-bagus. Musik yang dibawakan juga rata-rata pengunjung disini pada hapal. Jadi ramai bersorak. Semoga nanti yang lolos adalah peserta yang terbaik" pungkasnya.

Sebelumnya ada banyak peserta yang mengikuti lomba dan hanya dipilih 20 peserta finalis terbaik untuk diadu lagi dalam final.

Berikut nama serta nomor peserta Finalis 20 besar Singing Competition.


1. No 07 (Cici Yuliana)

2. No 08 (Alya Nafisa)

3. No 09 (Jofita Vania)

4. No 11 (Nui)

5.No 12 (Jofani)

6.No 22 (Queena)

7. No 26 (Hugies Imelca)

8. No 27 (More Melosa)

9. No 28 (Josua Basa)

10. No 30 (Daffa)

11. No 32 (Kanjeng)

12. No 36 (Fitri Apriliani)

13. No 37 (Shafa Aurelya)

14. No 38 (Lois Cloudia)

15. No 40 (Susan)

16. No 42 (Kanaya)

17. No 46 (Edwin pratama)

18. No 47 (Najwa Alvin)

19. No 49 (Levi Ale)

20. No .50 (Mimi Xena)




Nantinya mereka akan tampil kembali pada hari Minggu tanggal 4 Desember 2022 dan akan memperebutkan gelar juara.




(Red/Faizzi)

Gelaran Festival Tanaman Ornamental Plat Vol1 di Teansmart Lampung

November 10, 2022

ECOnizer dan Asosiasi Penggiat Landsecape Indonesia (Asplindo) melangsungkan kegiatan Festival Tanaman Ornamental Plat (Vol.1) di Transmart Lampung pada tanggal 10-13 November 2022.


Kegiatan tersebut dilangsungkan guna mengedukasi menggalakan budaya tanam dengan meningkatkan hobi. Hal tersebut disampaikan langsung Okta Rizal Aka Toyib selaku ketua Asosiasi Penggiat Landsecape Indonesia dalam sambutannya.

"Kita tingkatkan lagi budaya tanam guna memberikan ekosistem yang terkondusif untuk alam kita ini, disini juga bisa meningkatkan untuk ekonomi, melalui hobi-hobi dari berbagai komunitas melalui Event ini, " ungkapnya.

Selanjutnya, Masyarakat tereduksi dengan sendirinya yang mana dalam hal ini dapat mementingkan lingkungan sekitar.

"Saya pun berterimakasih oleh berbagai pihak yang telah mensupport kegiatan kami hingga dapat berlangsung sampai seperti ini, " terangnya.

Muhammad Toyib menjelaskan, bahwa kegiatan tidak hanya sampai hari ini saja karena pada hari selanjutnya sampai tanggal 13 November kami di Transmart Lampung mengadakan berbagai lomba-lomba.

Hal senada disampaikan langsung oleh Ahmad Macan selaku member ECOnizer bahwa dirinya juga berterimakasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan kami.

"Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Asplindo yang telah turut berkolaborasi bersama-sama untuk melangsungkan kegiatan Festival Tanaman Ornamental yang cukup meriah, " katanya.

Selanjutnya, Semoga ini suatu langkah awal kita bersama untuk berkembang dan bisa terus menerus Eksis mengedukasi kepada masyarakat akan pentingnya merawat ekosistem alam. semua member ECOnizer kami ucapkan juga untuk terus mengedukasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh member, Mitra Bentala, Arouid Plat Lampung , Rose Florist, Aqua Indah Jaya, Teman Sekamar, Bonsai Kalima, Kaktus Geh, Gubuk Gulma (Metro), Rejeki Bunga (Metro).

Rangkaian Kegiatan



Kamis, 10 November 2022

Pembukuan, Live Music, Kelas Edukasi, dan Pentas Seni Tari.



Sabtu, 12 November 2022

Lomba Mewarnai, Kelas Edukasi, dan Pentas Seni



Minggu, 23 November 2022

Pembagian Hadiah, Pembagian Lelang, Penutup

DAMAR selenggarakan Training Paralegal bagi konselor feminis muda

November 01, 2022

Lembaga advokasi perempuan Damar menyelenggarakan training paralegal bagi konselor feminis muda di Wisma Chandra, 1 - 3 November 2022.


Kegiatan ini dihadiri 24 kader perempuan dan laki-laki muda yang merupakan pendamping di komunitas dari berbagai isu.

Ana Yunita Pratiwi, Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Perempuan DAMAR menyampaikan kegiatan ini diinisiasi untuk merespon persoalan kekerasan terhadap perempuan di Propinsi Lampung.

Berdasar data simponi propinsi Lampung, Kekerasan banyak dialami di rentang usia 13 - 24 tahun, sedang data Damar Perempuan dari pengaduan dan monitoring, korban terbanyak usia anak dibawah 18 tahun sd 24 tahun. Berdasar pengalaman DAMAR perempuan, masih banyak korban yang tidak berani untuk melaporkan kasusnya.

"Harapannya upaya yang dilakukan saat ini bisa didukung oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung" kata Ana.

Training paralegal dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Fitrianita Damhuri dalam sambutannya korban usia muda akan lebih nyaman jika bercerita dengan teman sebaya dibandingkan dengan guru, dosen dan orang tua.

"Kegiatan training paralegal harapannya peserta bisa mendapatkan wawasan mengenai hak hak seseorang serta pengetahuan soal penanganan untuk korban kekerasan. Jika selama pendampingan membutuhkan layanan psikolog, konselor dan kesehatan bisa menyampaikan ke UPTD PPA Provinsi Lampung" kata Fitrianita.

"Angka kekerasan selama tahun 2022 ini sudah mencapai 300 lebih dan masih banyak kasus yang belum tercatat atau melaporkan sehingga harapannya teman-teman yang mengikuti training ini bisa menjangkau korban. Pola kekerasan saat ini berkembang melalui media online yang disebut KBGO berupa ancaman atau pemerasan. Harapannya peserta yang hadir pada hari ini bisa menyampaikan informasi lebih luas denga teman teman yang lain" tambah Fitrianita.

Dengan hadirnya komunitas yang rentan seperti OPSI, IPPI dan HWDI, Fitrianita berharapa bisa menjadi sebuah informasi baru jika ada kekerasan akan melaporkan kemana.

Fitrianita berharap semakin banyak generasi muda yang sadar akan kekerasan maka juga akan lebih baik.

"Kami sangat terbantu dengan adanya teman2 sehingga bisa menjadi penggerak untuk yang lainnya. Semoga bisa berjalan dengan baik dan membawa dampak yang maksimal. Untuk menjadikan lampung menjadi provinsi layak anak maka dimulai dari kita semua" Fitrianita Damhuri.

Mobil Avanza Raib di Parkiran Cafe

Oktober 01, 2022

Mobil Avanza milik seorang Pelajar/Mahasiswa yang bernama Irza Dewi Sartika atau yang akrab disapa Icha, hilang di parkiran sebuah cafe Gildak, Jalan P. Antasari, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, pada Kamis 29 September 2022 yang lalu.



Seorang Pelajar/Mahasiswa ini kehilangan mobil pada saat memarkirkan mobilnya dihalaman parkir cafe tersebut, pada pukul 14.30 WIB.

Namun betapa terkejutnya saat menuju parkiran, mobil Toyota Avanza warna silver dengan nopol BE 1691 CT, yang sebelumnya diparkir di halaman parkir cafe Gildak tersebut sudah tidak ada.

Adapun kronologi kejadian tersebut menurut keterangan korban.

"Hari rabu teman saya yang namanya Ramadhan menawarkan saya satu unit mobil avanza metik plat BE 1691 CT untuk menggadaikan mobilnya, akhirnya dia membawa unit tersebut ke rumah saya dan melihat semua kelengkapannya dan saya bersedia untuk digadaikan dengan mentransfer uang sejumlah Rp22 Juta ke no. rek. 0231569901 Atas Nama Nanin Maryana, dan dia menitipkan mobil tersebut di rumah saya," ujar Icha, Sabtu (01/10/2022) melalui pesan singkat WhatsAppnya.

Setelah itu menurut keterangan korban,

"Lalu keesokan harinya dia meminta uang lagi sejumlah Rp 25 Juta karena menurut dia mobil tersebut akan di jual saja, lalu saya memberikan sejumlah uang yang diminta, lalu perjanjian di atas materai. Dan keesokan harinya kami janjian di Recees Antasari dan dia meminta dipesankan makanan level 2, lalu saya memesankan apa yang dia pesan dan dia saya tunggu-tunggu tidak datang-datang padahal janji hanya 10 menit mau datang ke Recees Antasari," jelas Icha.

Lalu menurut korban, "Saya parkir di cafe gildak, karena di receesh kebetulan ramai pengunjung, dan setelah sekitar 15 menit saya keluar melihat keadaan, ternyata mobil saya sudah tidak ada di parkiran dan Ramadhan gak dateng dan sudah tidak mengaktifkan nomor handphonenya , langsung saya menanyakan ke tukang parkir dia menjawab kalau ada bapak-bapak tinggi agak putih rambut keriting yang juga ciri-cirinya itu seperti saudara Ramadhan yang akan menjualkan mobilnya ke saya, mendekati mobil saya dan membuka serta tidak di parkiran keluar mobil itu parkir sendiri dan keluar dari depan kafe gildak," ungkap Icha pada pesan WhatsAppnya.

Menyadari mobilnya hilang, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polresta Bandar Lampung, dengan nomor Laporan: LP/II/2335/IX/2022/SPKT/Polresta/Bandar Lampung/Polda Lampung, tanggal 29 September 2022.

Ketika Lampung7.com mencoba menanyakan tentang laporan tersebut kepada Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Denis Arya Putra melalui pesan singkat WhatsAppnya, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban. | Pnr.

DLH Bandarlampung Akui Ada 27 Mobil Sampah Sudah Tak Layak Jalan

September 28, 2022

Bandarlampung — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandarlampung mengakui ada 27 kendaraan truk sampah yang sudah tidak layak jalan.



Kepala DLH Bandarlampung Budiman P Mega mengungkapkan, dari 114 Truk sampah yang ada, sedikitnya terdapat 27 kendaraan yang sudah tidak layak.

"Iya kita paham memang banyak sudah rusak, dan memang sudah banyak laporannya juga," ungkapnya Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, sebelum pengadaan kendaraan baru, saat ini pihaknya mensiasatinya dengan saling tukar di lokasi-lokasi yang kekurangan kendaraan.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini tengah mengajukan pengadaan kendaraan baru di APBD perubahan sebanyak 8 buah kendaraan, kemudian di APBD murni 2023 sebanyak 20 kendaraan.

"Kita juga menyebar ke pihak swasta untuk bisa membantu pengadaan alat kebersihan dan lain-lain," katanya.

Selain itu, Budiman juga menjelaskan terkait tergulingnya truk di TPS Hanoman disebabkan karena kondisi bagian tanahnya tidak berimbang saat menarik kontiner.

"Jadi terbalik mobilnya, tapi sekarang kondisi sudah normal kok," tandasnya. (*)

DPP KAMPUD Lapor KEJATI Terkait Dugaan Korupsi Retribusi Pelayanan Pasar Disdagper Lampung Selatan

Agustus 29, 2022

Bandar Lampung, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) kembali menyampaikan sejumlah laporan dugaan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terhadap sejumlah pengelolaan anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lampung Selatan, salah satunya perihal pengelolaan retribusi pelayanan pasar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagper) Kabupaten Lampung Selatan dengan realisasi senilai Rp. 1.272.325.000,- tahun anggaran 2021, pada Jumat (26/8/2022).



Melalui keterangan persnya, Ketua Umum DPP KAMPUD, Seno Aji yang didampingi Ketua DPD KAMPUD Kabupaten Lampung Selatan, Ardianysah membenarkan perihal adanya aduan masyarakat dari DPP KAMPUD tersebut.

"Selain menyampaikan aduan dugaan KKN atas pelaksanaan 4 proyek Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan dan belanja makanan dan minuman oleh Dinas Kesehatan Lampung Selatan, kita juga turut melaporkan dugaan korupsi pengelolaan retribusi pelayanan pasar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdgper) Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2021 ke kantor Kejaksaan Tinggi Lampung", ungkap Seno Aji di Bandar Lampung pada Senin (29/8/2022).

Sosok yang dikenal sederhana ini juga mengutarakan sejumlah indikator atas dugaan KKN, sehingga pihaknya menyampaikan aduan tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH) yaitu Kejati Lampung.

"Adapun dasar pihak Kita mengirimkan aduan ke Kantor Kejati Lampung adalah berdasarkan informasi yang berhasil kita himpun dan dalami, melalui tim pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan (Puldata dan Pulbaket), sehingga atas indikator dan telaah Kita menilai terdapat sejumlah dugaan persoalan dalam pengelolaan retribusi pelayanan pasar dengan realisasi senilai Rp. 1.272.325.000,- di tahun 2021 oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan", terang Seno Aji.

Kemudian, penggiat sosial Seno Aji juga menjelaskan bahwa sebelum pihaknya mengirim aduan kepada APH, terlebih dahulu telah menyampaikan klarifikasi yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, hal ini sebagai wujud untuk mengedepankan asas praduga tidak bersalah (Presumption of innocence).

"Sebelum Kita sampaikan aduan, tentunya untuk menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah kita telah melakukan tahap klarifikasi kepada pengguna dan pengelola anggaran", pungkas Seno Aji.

Disampaikan juga oleh Ketua Umum DPP KAMPUD bahwa maksud dan tujuan pihaknya menyampaikan aduan masyarakat kepada Kejati Lampung yaitu dalam rangka meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam membantu Pemerintah Indonesia mewujudkan negara yang bersih dan bebas dari KKN.

"Adapun maksud dan tujuan Kita menyampaikan pengaduan kepada Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, terkait pengelolaan retribusi pelayanan Pasar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2021 tersebut agar Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan penegakan hukum terhadap persoalan tersebut yang dinilai terdapat unsur perbuatan melawan hukum dan merugikan keuangan Negara/daerah sesuai Undang-undang, selain itu, maksud dan tujuan kita adalah agar Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung mengusut tuntas atas indikasi KKN tersebut", tandas Seno Aji.

Sementara, pihak Kejati Lampung melalui bagian pos pelayanan hukum dan penerimaan pengaduan masyarakat (PPH dan PPM) Kejati Lampung, mengutarakan akan langsung menyampaikan kepada pimpinan Kantor Adhyaksa tersebut.




"Baik pak, akan langsung Kami sampaikan kepada Pimpinan", kata Nanda. (*)