Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banjir. Tampilkan semua postingan

Payung Menggantung di SMPN 34 Bandar Lampung Percantik Lingkungan Sekolah

Maret 15, 2024

Bandar Lampung, Konsumsi Publik - Kini, tak terlihat lagi kotoran bekas banjir yang melanda SMP Negeri 34 Bandar Lampung, pada akhir bulan lalu. Justru, saat ini tampak lebih lebih bersih dan terhindar jauh dari kotoran.


Sekolah di bawah pimpinan Dr. Hj. Rita Ningsih, M.Pd itu, kini lingkungannya semakin asri. Belum lagi, lingkungan sekolah juga telah dihiasi dengan berbagai peralatan guna mempercantik sekolah.

Seperti payung yang berwarna-warni, itu kini menjadi salah satu hiasan mempercantik sekolah. Payung yang digantungkan pada tali telah diikat di ujung-ujungnya, telah menjadi magnet keindahan sekolah.

Kecantikan sekolah itu, tak lepas dari peran serta guru dan tenaga kependidikan, serta peserta didik, guna menambah aura positif sekolah. Terlebih, sekolah baru saja terdampak banjir akibat hujan deras beberapa waktu lalu.

Payung yang digantungkan tersebut juga memiliki makna, yakni diharapkan mampu menahan debit air agar tidak kembali menggenangi sekolah. Sebab, dampak dari banjir itu, mengganggu aktivitas proses pembelajaran sekolah.

Selain itu, fungsi dari payung juga dapat menjadi latar untuk berbagai kegiatan dilakukan sekolah. Seperti pada Jumat, 15 Maret 2024, kepala sekolah hingga guru dan tenaga kependidikan, mengabadikan momen di bawah payung tersebut.

Di bawah teduhan payung itu, salah satu aktivitas yang dilakukan sivitas sekolah pada hari tersebut, yakni memberikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami keluarga besar SMP Negeri 34 Bandar Lampung, mengucapkan Marhaban ya Ramadan, selamat menunaikan bulan puasa 1445 Hijriah. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” demikian terdengar suara ucapan ramadan yang disampaikan serentak oleh sivitas sekolah di bawah payung itu.

Tak hanya itu, hal terpenting lain dari fungsi payung, kata Rita Ningsih, agar siswa-siswi dalam melaksanakan salat dhuha dan salat zuhur, serta tadarus setiap harinya tidak kepanasan. “Sekaligus untuk menyemangati warga sekolah,” ujarnya.

Perbaikan 13 Talut di Bandar Lampung Ditarget Selesai Pekan Ini

Maret 13, 2024

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mempercepat proses perbaikan talut di beberapa wilayah. Dinas Pekerjaan Umum Kota menargetkan proyek itu akan selesai pekan ini.


Terdapat 13 talut di Kota Tapis Berseri yang rusak akibat terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu.

Plt Kepala Dinas PU Bandar Lampung, Muhaimin, mengatakan perbaikan 13 talut yang rusak akibat banjir dengan mengerahkan 50 pekerja.

“Kami kerahkan 50 pekerja untuk membangun talut ini. Kami terus kebut pengerjaannya,” kata Muhaimin, Selasa, 13 Maret 2024.

Menurutnya, pihaknya menargetkan semua perbaikan talut yang jebol bakal rampung pekan ini. Namun, proses perbaikan terkesan lambat karena hujan selalu mengguyur saat pekerjaan.

Kami upayakan minggu ini selesai secepatnya. Kami berharap cuaca di Bandar Lampung dapat bersahabat untuk segera merampungkan pembangunan,” ujar dia.

Setelah perbaikan talut, pihaknya bakal melakukan peremajaan sungai guna mencegah banjir kembali melanda. “Kami selesaikan dulu tanggul ini baru melakukan peremajaan sungai supaya tidak ada lagi banjir di Bandar Lampung,” kata dia.

Peduli Warga Terdampak Banjir, PT Pegadaian Area Lampung Bagikan 100 Paket Sembako melalui Program TJSL

Maret 07, 2024

Banjir yang melanda di beberapa titik Kota Bandar Lampung, banyak meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat terdampak.


Tak hanya kerugian materi, namun juga mental. Karena, banjir kali ini memang bencana yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir.

Banyak masyarakat tidak menduga kalau bencana banjir kali ini akan menjadi sebesar itu.

Saat ini masyarakat masih sibuk untuk membersihkan rumah mereka karena rendaman air.

Untuk itu Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Firman Alghazali, menyampaikan turut berduka atas bencana banjir yang melanda Kota Bandar Lampung.

Ia berharap korban banjir selalu diberikan ketabahan dan senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.

"Sebagai bentuk komitmen PT Pegadaian Area Lampung, yang selalu memberikan manfaat bagi masyarakat, kami juga berupaya untuk selalu cepat tanggap dan gerak cepat dalam memberikan bantuan atas bencana banjir di Kota Bandar Lampung," ucapnya.

Karenanya, PT Pegadaian Area Lampung membagikan bantuan bencana alam banjir di beberapa titik Kota Bandar Lampung pada 24-25 Februari 2024.

"Di mana ini merupakan bagian dari komitmen PT Pegadaian untuk selalu konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ucapnya.

Walikota Eva Mengecek Kondisi Banjir Dibeberapa Tiitik

Februari 25, 2024

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung mengecek banjir di beberapa titik, Minggu (25/2/2024) dini hari.


Hal itu dilakukan meski Wali Kota Eva Dwiana baru sampai dari dinas luar ke DKI Jakarta dan langsung menyempatkan melihat kondisi banjir di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Rajabasa, Bandar Lampung.

Kemudian Eva Dwiana juga meninjau banjir di lokasi lain yakni di Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, dirinya bersama tim langsung terjun ke lokasi banjir yakni di wilayah Rajabasa Nunyai dan Kecamatan Kedamaian.

Memang hujan turun itu dimulai dari pukul 16.00 WIB dan hujannya luar biasa," kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat diwawancarai media Lampung di Kelurahan Rajabasa Nunyai.

Ia mengatakan, dirinya sangat menyesalkan ternyata saat dilihat ada beberapa rumah yang mengambil bantaran sungai.

"Kalau kemarin mendapati ada tanggul yang jebol dan tetapi sudah diperbaiki. Sekarang ini ada rumah yang mengambil badan jalan sungai," kata Eva.

Eva mengatakan, pihaknya mendapati pernah terjadi seperti itu di daerah Telukbetung dua tahun lalu.

"Kami membongkar bangunan yang mengambil badan jalan sungai dan alhamdulilah lancar aliran sungai tersebut," kata Eva.

Ia mengatakan, sekarang di Kelurahan Rajabasa Nunyai terjadi banjir dan ini ada daerah yang permukaannya rendah.

"Kami mau ngecor dan kasih drainase dan langkah strategis ke depan, terhadap rumah yang makan badan sungai akan koordinasikan," kata Eva.

"Jadi kami menginformasikan ini karena kalau makan badan jalan ini dampaknya seperti ini," kata Eva.