Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Cycling – the exercise for positive mental health .

Januari 16, 2026

 

While virtually all exercise is beneficial for general, ‘whole body’ health, cycling is especially great for positive mental health


Kita sering menulis tentang manfaat olahraga bagi kesehatan fisik dan emosional. Berbagai penelitian menemukan bahwa kombinasi antara olahraga dan paparan alam terbuka adalah "ramuan ajaib" bagi kesehatan mental kita. Saking ampuhnya, hal ini kini dianggap sebagai komponen terapi utama dalam strategi melawan depresi, kecemasan, dan stres.

Bersepeda berkali-kali muncul sebagai aktivitas yang sangat berguna bagi kesehatan mental yang positif. Olahraga ini mudah diakses oleh hampir semua orang, dan sifatnya yang ritmis, aerobik, serta rendah benturan (low impact)—mirip dengan keterampilan motorik lainnya—memiliki manfaat yang terbukti dapat meningkatkan fungsi otak.

"Kesehatan fisik dan emosional kini dianggap sebagai komponen terapi utama dalam setiap strategi untuk melawan depresi, kecemasan, dan stres."

Terbaik dari semuanya, bersepeda itu mudah dan praktis, terutama bagi penduduk kota. Anda bisa memasukkannya ke dalam rutinitas harian dengan bersepeda saat berangkat kerja atau saat pergi ke toko terdekat. Hindari kemacetan, dapatkan perspektif baru tentang kota Anda, dan sering kali Anda justru menghemat waktu!

Tentu saja, banyak orang bersepeda hanya karena itu membuat mereka bahagia—sesuatu yang tidak boleh dianggap remeh. Namun, di luar "faktor kebahagiaan" tersebut, ada serangkaian manfaat spesifik yang menjadikan bersepeda sebagai bagian penting dari "kotak P3K" kesehatan mental Anda.

Manfaat Bersepeda bagi Kesehatan Mental

Penasaran bagaimana bersepeda membantu mental Anda? Berikut adalah daftar alasan kuat untuk mulai mengayuh demi kesejahteraan Anda:

  • Memperbaiki Suasana Hati (Mood): Pesepeda rutin sering membicarakan tentang "cycling high", mirip dengan "runner’s high". Bersepeda memompa darah ke seluruh tubuh lebih cepat, memungkinkan penyebaran endorfin dan zat baik lainnya seperti dopamin, norepinefrin, dan serotonin secara cepat.

  • Meningkatkan Kesejahteraan Diri: Kepercayaan diri, depresi, kecemasan, dan stres semuanya dipengaruhi secara positif oleh olahraga. Namun, bersepeda terbukti menjadi salah satu aktivitas paling efektif untuk menenangkan pikiran dan hati.

  • Membantu Tidur Lebih Nyenyak: Bersepeda secara rutin membantu menyinkronkan ritme sirkadian Anda dan menurunkan kadar hormon stres yang sering kali membuat tidur nyenyak yang regeneratif menjadi sulit.

  • Meningkatkan Daya Ingat: Mengayuh sepeda membantu membangun sel-sel otak baru yang bertanggung jawab atas memori.

  • Meningkatkan Berpikir Kreatif: Gerakan bersepeda yang teratur dan seragam memberikan efek relaksasi pada otak, menstabilkan fungsi fisik maupun mental.

  • Menenangkan Pikiran: Bersepeda mendorong pola pikir baru yang menciptakan perasaan tenang. Ini bisa menjadi cara untuk "istirahat sejenak" dari dunia, bahkan bisa digunakan sebagai bentuk meditasi. Tips: Berkonsentrasilah pada gerakan kaki, ritme napas, dan angin di wajah Anda. Fokus hanya pada sensasi fisik saat berkendara, dan Anda akan terkejut betapa mudahnya pikiran Anda menjadi jernih.

  • Manfaat untuk Kehidupan Seksual: Bersepeda melatih otot-otot kunci yang sama yang kita gunakan saat berhubungan intim, jadi... tentu saja ini bermanfaat.

Bersepeda untuk Kesehatan Otak

Bersepeda dapat menumbuhkan otak Anda sebagaimana ia menumbuhkan otot. Aliran darah ke otak meningkat, membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi yang meningkatkan kinerjanya. Bersepeda meningkatkan produksi protein yang digunakan untuk menciptakan sel otak baru hingga dua atau tiga kali lipat dari normal! Hal ini juga meningkatkan aktivitas yang memungkinkan berbagai area otak berkomunikasi lebih efektif, serta menangkal penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.

Manfaat Sosial

Bersepeda memudahkan kita untuk bergabung dengan komunitas yang sepemikiran. Mantan atlet rugby profesional Australia, Mat Rogers, pernah berkata: "Saya rasa pria dalam kelompok bersepeda adalah kelompok yang paling tidak depresi, karena mereka bisa mencurahkan isi hati, mengobrol, dan mereka tidak merasa dipandang rendah atau dihakimi."

Mengapa tidak mengajak teman atau keluarga untuk bersepeda santai di lingkungan sekitar? Ini adalah cara yang bagus untuk bersosialisasi, menikmati alam terbuka, dan menghilangkan stres.

Seberapa Sering Harus Bersepeda?

Ilmuwan menyarankan bersepeda secara stabil selama 30-60 menit dengan kecepatan yang konsisten (bukan sprint) sebagai keseimbangan yang baik. Menjaga detak jantung di angka 75% dari batas maksimum juga disarankan. Tiga hingga lima sesi seminggu sudah cukup untuk merasakan manfaatnya mengalir.

Jika jadwal seperti ini sulit bagi Anda, mulailah dengan memasukkannya ke rutinitas biasa. Gunakan sepeda ke toko alih-alih menyetir mobil, atau bersepeda ke kantor sesekali. Segera, manfaatnya akan mulai terlihat, dan akan lebih mudah bagi Anda untuk terus melakukannya secara rutin!

Dari Pengemudi Menjadi Pesepeda: Mengapa Bersepeda ke Gym Adalah "Game Changer" Bagi Saya

Januari 16, 2026

 


Sebagai seseorang yang hampir tidak pernah menyentuh sepeda sejak masa kanak-kanak, saya tidak pernah menyangka akan menjadi pendukung setia olahraga bersepeda. Namun, beberapa bulan lalu, mobil saya menjadi tidak terpakai dan saya berubah menjadi sosok yang dulu saya takuti—seorang pesepeda. Sekarang, bersepeda ke gym telah menjadi bagian yang bermanfaat, bahkan menyenangkan, dari rutinitas latihan saya!

Bersepeda adalah bentuk latihan yang sangat baik untuk kaki dan otot inti (core), namun tetap lembut bagi punggung, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki. Bersepeda membuat otot dan sendi Anda bergerak—Anda sudah melakukan pemanasan bahkan sebelum memulai sesi warm-up yang sebenarnya! Tergantung pada jarak dan seberapa kuat Anda mengayuh, perjalanan harian Anda bisa menjadi sumber kardio yang hebat. Bagi mereka yang membenci kardio seperti saya, ini adalah cara cerdik untuk "menyelinapkannya" ke dalam rutinitas! Hebatnya lagi, berbeda dengan berlari di atas treadmill, kardio ini juga berfungsi sebagai alat transportasi. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Bersepeda juga berfungsi sebagai pemanasan mental untuk mempersiapkan Anda sebelum berlatih. Saat menyetir, banyak dari kita cenderung berada dalam mode autopilot, sedangkan saat bersepeda, Anda cenderung tetap waspada dan fokus. Pola pikir ini akan terbawa ke dalam gym dan berdampak positif pada cara Anda berlatih!

Kita semua tahu bahwa kita sering kekurangan vitamin D dan udara segar, terutama di musim dingin! Solusinya? Bersepeda. Ini sangat bagus untuk kesehatan fisik maupun mental Anda. Cuaca basah? Jangan khawatir! Pakai jas hujan dan celana tahan air—beberapa orang bahkan menganggapnya menyenangkan! Jika Anda tidak sering bersepeda, anggaplah ini sebagai wisata singkat; kesempatan untuk melihat South Perth dari sudut pandang yang berbeda. Bersepeda di sepanjang tepian sungai adalah hal yang wajib dicoba!

Saya tinggal di pinggiran kota sebelah XS Fitness dan saya sering mendapati bahwa bersepeda ternyata lebih cepat daripada menyetir. Bersepeda juga menjamin penghematan bensin dan menghindari terjebak macet. Kami tahu sebagian besar anggota kami tinggal di sekitar sini, jadi tidak ada alasan lagi! Manfaatkan sinar matahari musim dingin yang indah ini (selagi masih ada) dan mulailah mengayuh!

Ini Dia Tujuh Ciri-ciri Petunjuk Jodoh, Nomor Tiga Yakin dan Enam Bahagia Banget

Januari 29, 2024



Konsumsi Publik - Prihal jodoh kadang memang harus dicari kemudian diperjuangkan, seperti yang kita tahu terkadang yang hadir tidak dengan segala kesempurnaannya. Sementara ciri-ciri dia jodoh atau bukan tidak selalu tampak dengan jelas.

Selain itu, jodoh juga tidak memiliki rumusan yang paten untuk menentukan apakah dia jodoh kita atau bukan, baik itu dari segi finansial nya yang mapan, tampan, ataupun dewasa dalam berfikir.

Bahkan, tidak segelintir orang yang sudah mencoba mencari pasangan kesana kemudian kemari dengan berbagai cara seperti pacaran berkali-kali dan bahkan sampai menggunakan aplikasi tentang jodoh. Mungkin dibeberapa situasi ada yang berhasil ada juga yang gagal.

Tidak usah bingung dengan apa yang sudah kita perjuangkan, apakah dia sudah tepat atau hanya sekedar singgah. Agak menakutkan memang jika kalian akan berakhir sendirian hingga akhir hayat.

Pepatah mengatakan jodoh tidak akan ditemukan kalau tidak dicari, Ternyata memang benar adanya. Jodoh memang datang dari tuhan dan telah ditentukan, namun diperlukan usaha untuk menemukannya dia tidak datang dengan sendirinya.

Nah, Konsumsi Publik telah merangkum mengenai ciri-ciri jodoh yang dapat kamu jadikan referensi.

Pertama menjadikanmu dekat dengan tuhan, ciri-ciri ini merupakan salah satu sinyal jodoh dari tuhan. Jika anda menemukan seseorang yang membuat anda selalu ingin memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada tuhan, maka bisa jadi dia adalah orang yang kelak akan menjadi jodohmu.

Kedua menghargai pilihanmu dan mendukung mimpimu, jika anda merasa orang yang dekat denganmu tidak meremehkan atau merendahkan impianmu bisa jadi dia adalah orang yang akan menghabiskan hidup denganmu hingga akhir hayat.

Kemudian ketiga mempunyai beberapa kemiripan iman dan sifat, bagi anda yang muslim didalam Islam disebutkan gambaran jodoh adalah cerminan diri. Dijelaskan dalam Al-Qur'an surat An-Nur ayat 26 'lali-laki yang baik akan dipertemukan dengan perempuan yang baik'.

Nomor empat menghormati keluargamu dan sahabatmu, ini ciri-ciri pasangan yang baik saat kamu menjalin hubungan serius dengan si dia. 

Ke lima membelamu, dia akan menjadi yang pertama membelamu ketika ada orang yang ingin menyakitimu. Bahkan dia akan bersamamu di saat-saat sulit.

Ke enam tidak tertarik terhadap orang lain selain kamu, setiap orang akan terlihat biasa saja dimatanya kecuali kamu. Kamulah yang tercantik atau tampan, kalau yang ini bahagianya kamu.

Terakhir ke tujuh hatimu merindukannya, setelah bertemu dan kemudian pulang ke rumah masing-masing kadang suka tidak rela. Bahkan perpisahan yang sebentar itu terasa bertahun-tahun, Segera halalkan jangan lama-lama ini pertanda baik. Hatimu tau dia adalah jodoh yang akan menemanimu hingga akhir waktu, tinggal usahanya aja.

Sekian dulu ya, saya rasa cukup dengan ketujuh ciri-ciri ini, yakin aja ada dan selamat mencari. (Wawe)

Sinopsis Drakor Terbaru Tayang di 2024, Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit Dibintangi Kim Dong Wook dan Park Se Wan

Desember 26, 2023

Sinopsis Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit (Kolase Instagram/@tvn_drama/@sewanitsme)

Konsumsi Publik - Drama Korea (Drakor) berjudul Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit (Judul Literal) akan tayang pada awal tahun 2024 mendatang.

Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit, merupakan drama Korea yang bergenre comedy crime, ini penjelasan singkat perubahan cerita film mengenai unit kejahatan kekerasan Dua, yang menempati peringkat terendah dalam hal penangkapan di negara tersebut dan terkenal dengan reputasinya yang buruk.

Kabarnya, Kim Dong Wook akan membintangi drama komedi ini dan sejumlah artis ternama Korea lainnya seperti Park Se Wan.

Kim Dong Wook dan Park Se Wan berperan sebagai pemeran utama pada drama komedi Korea berjudul Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit.

Pada drama komedi ini, Kim Dong Wook berperan sebagai Dongbang Yoo Bin pemimpin tim unit kejahatan Kekerasan Dua di Kantor Polisi Songwong.

Keduanya akan menjadi tim detektif terbaik usai Park Se Wan yang berperan sebagai Seo Min Seo bertemu dengan pemimpin tim yang terampil, tampan, tinggi, cerdas dan memiliki kemampuan atletik yang baik.

Bahkan saking hebatnya, Dongbang Yoo Bin pernah ditawari jabatan di sebuah universitas bergengsi di luar negeri sebagai profesor tetap.

Namun, Dongbang Yoo Bin menolak dan lebih memilih pulang ke Korea untuk menjadi pemimpin tim unit kejahatan kekerasan Dua di Kantor Polisi Songwon yang terkenal dengan reputasinya yang buruk dan menduduki peringkat terakhir di negara tersebut.

Dalam unit ini, Dongbang Yoo Bin bertemu dengan para anggota tim yang semuanya memiliki kepribadian berbeda.

Kemudian Dongbang Yoo Bin berniat untuk mengubah tim unit kejahatan kekerasan Dua menjadi tim detektif terbaik.

Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit, ditulis oleh penulis skenario Lee Young Chul dari Hing Kick dan The Best Hit serta Lee Kwang Jae dari Potato Star 2013QR3.

Selain Kim Dong Wook dan Park Se Wan, tak ketinggalan ada Seo Hyun Woo sebagai Jung Jung Hwan dan Park Ji Hwan sebagai Moo Jung Ryuk juga akan bergabung di Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit.

Drama Korea berjudul Not Very Strong But Charming Violent Crimes Unit memiliki cerita seru dan menarik yang sayang jika dilewatkan. Apalagi selain itu drama ini menggaet bintang memiliki kemampuan akting yang tidak perlu diragukan lagi. (Andrean/Wawe)
 

Oleh-Oleh HPN Medan, Kisah Dramatis Bapak Jurnalisku Bambang Eka Wijaya

Februari 12, 2023



Oleh Herman Batin Mangku*

Di kemeriahan HPN Tahun 2023, saya menemukan jejak jurnalis senior Bambang Eka Wijaya (BEW) di Kota Medan. Ternyata, BEW satu-satunya orang yang pernah mendamaikan perseteruan "dua gajah" Kota Medan.

Keduanya adalah Sahara Oloan Panggabean atau biasa dipanggil Olo yang dijuluki "Goodfather" dengan Gerard Mulia (GM) Panggabean yang merupakan bos media paling berpengaruh.

Keduanya berseteru hebat ketika Pendiri dan Pemimpin Umum Surat Kabar Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) GM Panggabean memberitakan maraknya praktik judi di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2004-an.

Pada masa itu, masyarakat dikejutkan dengan penyerbuan belasan orang ke Kantor Harian SIB di Jalan Brigjen Katamso, Medan. Mereka menghancurkan kaca meja administrasi, tamu, dan ruang iklan di lantai dasar.

Aksi gerombolan bertubuh kekar dan berpenampilan rapih berlanjut dengan mengobrak-abrik peralatan kerja. Mereka juga memukuli tujuh karyawan yang tidak sempat lari pada tengah malam usai "deadline".

Masyarakat dan stekholder terbelah dua menyikapi kasus ini. Tak ada yang bisa mendamaikan kedua tokoh yang sama-sama bermarga Panggabean tersebut. Suasana Kota Medan sempat tegang. Bisa dibilang, wartawan vs preman.

Saat panas-panasnya itu, ada satu nama yang dinilai bisa mendamaikan perseteruan "kedua gajah", yakni Bambang Eka Wijaya, pemimpin umum Harian Lampung Post. BEW diminta para tokoh Medan mendamaikan keduanya.

Ternyata, sebelum singgah di Lampung Post, BEW pernah menjabat redaktur pelaksana(redpel) SIB hingga tahun 1985 dan kenal baik dengan Olan. BEW merintis karir jurnalistiknya mulai dari reporter di SIB pada tahun 1970.

Kisah ini, saya tak pernah dapatkan dari BEW. Tahun 2004, saya sudah tak lagi bersamanya di Harian Lampung Post. Secara tak sengaja, saya mendengarnya saat "breakfast" di Hotel Swil Bell, Jl. Gajah Mada, Medan, Rabu (8/2/2023).

Saat sarapan itu, Amirudin Sormin bercerita bahwa dirinya pernah diamanatkan memuat tulisan "Buras" yang sudah distok sepekan oleh BEW karena dirinya diminta terbang ke Medan untuk mendamaikan kedua tokoh berpengaruh di kota tersebut.

Tak hanya keberhasilannya mendamaikan keduanya, BEW juga tak pernah bercerita tulisan kolomnya pada halaman satu "Selamat Pagi" di Harian Nasional "Prioritas" milik Surya Paloh juga sempat dinilai paling berani menyindir Cendana pada masa Orde Baru.

Sejak kenal dengannya 1Juni 1993 sampai hari ini di Harian Lampung Post, saya tak pernah dengar dirinya bercerita tentang nyawa yang beberapa kali sudah sampai di lehernya dalam perjalanan jurnalistiknya. Banyak yang mampir di telinga saya, kisah-kisahnya.

Namun, saya tak mau mengkonfirmasinya. Bagi saya, cukup hanya mengamati produktivitas dan bernasnya dalam menulis kolom. BEW guru bagiku. Dia penyemangat awal karya tulisku berupa feuters tentang banyak hal: budaya, sejarah, dan lainnya.

BEW juga teladan. Dia telah mewarnai banyak jurnalis yang bernas dalam berkarya, namun rendah hati dalam pergaulan. Sakitnya beberapa tahun ini memaksanya tak bisa melanjutkan Burasnya yang sempat bertahun-tahun tak pernah absen sehari pun di Harian Lampung Post.

Di saat meriahknya HPN 2023, BEW masih terbaring melawan sakitnya di rumah. Dia tak bisa lagi melihat, namun penyakitnya tak bisa menghapus senyumnya yang selalu tulus kepada setiap orang. "Kondisi Ayah masih cuci darah rutin, Ayah nggak bisa melihat, sekarang di rumah aja," ujar Dede Safara, sang putra.

Trimakasih guruku dan teladanku. Selamat HPN 2023, Pak! (tak terasa setetes air mata jatuh usai mengetik oleh-oleh tersisa dari Medan ini).

MUSYAWARAH RAKYAT (MUSRA) INDONESIA : Mencari Pemimpin Rakyat, Melanjutkan Agenda Kerakyatan

Desember 07, 2022
Tahun 2024 merupakan penanda berahirnya periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo yang terpilih secara demokratis selama dua periode (2014-2019 dan 2019-2024). 


Maka pergantian kepemimpinan pada 2024 adalah suatu kemestian, sebagaimana diatur dengan tegas di dalam Pasal 7 UUD 1945. Selama satu dasawarsa, sangat banyak kemajuan yang dihasilkan pemerintahan Jokowi, meski tidak terelakkan terdapat juga banyak kekurangan di sana-sini. 

Warisan kemajuan-kemajuan itulah yang mesti dijaga dan dilanjutkan oleh pemerintahan baru di 2024-2029.Pergantian kepemimpinan menjadi agenda sangat penting, untuk menjamin bagaimana keberlangsungan program-program yang sudah dilaksanakan Jokowi menjadi bagian dalam program kepemimpinan baru ke depan. Sampai sejauh ini, sosok kepemimpinan nasional ke depan masih diresumekan oleh beragam hasil survei yang hanya mengerucut pada sejumlah nama. 

Metode survei memang bertujuan mengerucutkan nama, sembari kadang mengabaikan kriteria kepemimpinan seperti apa yang ada di dalam imajinasi masyarakat.Bukan berarti survei menjadi tidak berguna sama sekali. 

Survei dapat diperlakukan sebagai salah satu barometer bagaimana kepemimpinan nasional dipercakapkan oleh publik. Barometer lainnya bisa dijalankan dengan metode mendulang langsung suara warga secara terbuka, tidak terkungkung oleh pertanyaan-pertanyaan tertutup yang disajikan survei. 

Barometer lain salah satunya adalah Musyawarah Rakyat yang akan dilaksanakan oleh ORMAS PROJO, RELAWAN BURUH SAHABAT JOKOWI, SEKNASJOKOWI, ALMISBAT, GK, RKIH, GAPURA, JAMAN, BARA JP, KORNAS JOKOWI, INDEKS, KIB, DUTA JOKOWI, RPJB.Musyawarah Rakyat memiliki nilai lebih bagaimana ia menyediakan ruang bagi warga, tanpa tersekat-sekat oleh pagar-pagar partai politik, kepentingan politik kelompok, dan lainnya. 

Musyawarah Rakyat dapat diperlakukan sebagai wahana suara kritis warga dalam menyusun kerangka kriteria kepemimpinan yang diharapkan warga. Musyawarah Rakyat merupakan ruang terbuka yang demokratis bagi warga mengekspresikan pandangan-pandangan mereka mengenai sosok kepemimpinan nasional yang diidamkan, tanpa harus dijejali nama-nama laiknya survei-survei yang terus berlangsung. 

Dalam Musyawarah Rakyat, dalil utama demokrasi, yakni suara kritis warga, merupakan tempat yang paling sahih untuk menguji kepemimpinan seperti apa yang paling diinginkan rakyat. 

Bukan sekadar sosok yang disodorkan oleh partai politik, atau ditawarkan peralatan survei.Dalam demokrasi, kewarganegaraan adalah primer, sedangkan kepartaian adalah sekunder. Status warganegara adalah permanen, sedangkan status keanggotaan partai adalah temporer, karena partai dapat bubar (tidak lolos electoral threshold, misalnya). 

Sementara, warganegara selalu hadir dalam kehidupan bernegara. Bahkan, di dalam praktiknya, demokrasi cenderung melahirkan oligarki, karena prosedur teknis elektoral (koalisi, electoral treshold) memungkinkan terjadinya transaksi politik status quo. 

Tetapi secara substansial, demokrasi juga tetap bertumpu pada prinsip “keutamaan warganegara,” yaitu jaminan filosofis bahwa politik tidak terbagi habis dalam electoral politics.Artinya, kewarganegaraan tidak boleh direduksi ke dalam sekadar mekanisme politik pemilu, yaitu dengan membagi habis seluruh warganegara menjadi anggota partai politik. 

Dalam demokrasi, status ontologi warganegara lebih tinggi dari keanggotaan partai politik. Tidak ada demokrasi tanpa warganegara, tetapi politik dapat terus diselenggarakan tanpa partai politik. 

Dalam Musyawarah Rakyat, kedaulatan warganegara menjadi imperatif dalam menentukan kepemimpinan nasional seperti apa yang menjadi harapan warga. 

Bukan semata-mata kepemimpinan nasional yang disorong-sorong partai politik dan organisasi politik lainnya. 

Musyawarah Rakyat dapat menjadi mata air bagi partai-partai politik untuk menjaring calon-calon pemimpin nasional yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk membawa Indonesia lebih maju dan lebih berkembang.

Gagasan Dasar Imperatif sebuah sistem politik demokrasi adalah bahwa setiap orang berkedudukan setara dalam memperjuangkan kepentingan politiknya. Imperatif ini berarti bahwa satu�satunya transaksi yang sah dalam pertandingan politik adalah transaksi argumen.Politik memang dimaksudkan untuk melembagakan konflik dengan cara menyediakan ruang transaksi argumen, salah satunya parlemen. 

Di dalam konstruksi ini, bekerja suatu prinsip penting dalam demokrasi, yaitu bahwa ruang publik adalah ruang yang harus dijaga secara imparsial. 

Artinya, tidak boleh ada hegemoni yang menutup peluang bagi berlangsungnya politik argumen. 

Dengan prinsip ini, politik melembagakan konflik melalui fakultas yang dimiliki secara universal oleh semua orang: nalar dan pikiran. 
Moral dari prinsip ini adalah bahwa urusan publik harus diselenggarakan oleh sebuah sistem yang menjamin integritas dan dignitas manusia. Jadi, karena rasio merupakan satu-satunya kualitas yang mendefinisikan manusia, maka demokrasi juga harus diselenggarakan melalui pendalaman kualitas itu.

Sejarah pemikiran politik modern mengambil asumsi tersebut untuk menyusun teori tentang kontrak sosial. Sebuah kontrak sosial yang adil, mengandaikan bahwa setiap orang memiliki kemampuan yang sama dalam mempertahankan kepentingannya melalui perdebatan publik. 

Kebijakan politik adalah hasil dari perdebatan itu. Karena itu, dalam upaya mempertahankan kedaulatan rasio, Karl Jaspers misalnya mendefinisikan demokrasi sebagai “pemerintahan nalar, melalui pemerintahan rakyat.” Atas dasar itulah, PROJO, RELAWAN BURUH SAHABAT JOKOWI, SEKNAS JOKOWI, ALMISBAT, GK, RKIH, GAPURA, JAMAN, BARA JP, KORNAS JOKOWI, INDEKS, KIB, DUTA JOKOWI, RPJB dan Relawan Jokowi Lainnya di seluruh Indonesia mengikhtiarkan Musyawarah Rakyat (Musra). 

Tujuannya sederhana tetapi substansial, yakni: menjamin tersedianya ruang publik yang imparsial dan rasional, yakni mempercakapkan sekaligus memperdebatkan kepemimpinan nasional ke depan, melalui argumentasi dan percakapan rasional yang bernalar.

Penyelenggaraan Musra Indonesia didasarkan pada suatu pemikiran bahwa standar kepemimpinan nasional ke depan sudah semestinya tidak berada di bawah model kepemimpinan Jokowi. 

Dalam hal ini semua hal yang baik yang dihasilkan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi dapat dilanjutkan, dan semua kekurangannya dapat ditinggalkan. 

Musra Indonesia merupakan wadah gerakan rakyat untuk menyuarakan pikiran dan aspirasi mereka mengenai kepemimpinan nasional paska Jokowi.

Parpol Disarankan Jangan Usung Caleg Mantan Koruptor

Desember 02, 2022

Partai politik disarankan untuk tidak mengusung mantan narapidana sebagai calon anggota legislatif (Caleg), khususnya bekas napi korupsi.



Karena jika publik mengetahui bekas mantan narapidana korupsi dicalonkan oleh parpol, maka bisa saja akan berdampak kepada sanksi sosial masyarakat terhadap parpol yang mengusungnya.

Demikian diungkapkan Pakar Kepemiluan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Titi Anggraini, Jumat (2/13/2022).

"Mestinya partai politik tidak memaksakan diri untuk mencalonkan figur-figur dengan rekam jejak buruk, khususnya mantan terpidana korupsi," terang Titi dalam pernyataannya, seperti dilansir Kompas.

Bahkan Titi juga menyambut baik Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal syarat masa jeda 5 tahun bagi mantan narapidana yang hendak maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).

"Karena jabatan publik merupakan posisi yang sangat strategis dan membawa dampak besar bagi masyarakat," katanya.

Dikatakannya, partai sebagai sumber rekrutmen politik harusnya bisa membuktikan diri bahwa mereka punya banyak kader yang bebas masalah hukum dan berintegritas, baik untuk dicalonkan sebagai anggota parlemen maupun pejabat eksekutif.

Jika partai masih memberikan karpet merah untuk mantan terpidana korupsi, lanjut Titu, justru semakin memunculkan kecurigaan bahwa kaderisasi parpol tidak berjalan dan partai belum sepenuhnya memiliki komitmen antikorupsi.

"Padahal korupsi adalah salah satu problem paling besar yang dihadapi Indonesia saat ini," ujar Titi.

Pasca Putusan MK tersebut, lanjut Titi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu segera menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur detail administrasi pencalonan mantan terpidana di pemilu.

Selain itu, KPU juga perlu mengatur rinci tentang syarat caleg bekas terpidana yang menurut UU Pemilu harus jujur dan terbuka mengumumkan latar belakang mereka sebagai mantan terpidana.

Sebab dalam beberapa pemilihan, ada caleg bekas narapidana yang berupaya menutupi akses publik atas pengumuman yang mereka buat. Salah satu modusnya, tim pemenangan caleg membeli habis koran yang memuat publikasinya soal status dia sebagai mantan terpidana.

"Pengawasan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) juga perlu mengantisipasi ini agar maksud Putusan MK soal syarat jujur atau terbuka soal latar belakang caleg ini benar-benar terpenuhi secara materil dan bukan sekadar formalitas," kata Titi.

Sebagaimana diketahui, MK menambahkan syarat masa jeda lima tahun bagi mantan narapidana yang hendak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif atau caleg, baik ditingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Artinya, terpidana yang baru selesai menjalani masa hukumannya tidak bisa langsung mencalonkan diri di pemilu, tetapi harus menunggu lima tahun terhitung sejak masa hukumannya rampung.

Namun demikian, aturan mengenai syarat masa tunggu ini berlaku buat mantan terpidana yang diancam dengan hukuman pidana penjara lima tahun atau lebih.

Ketentuan tersebut dituangkan dalam Putusan MK Nomor 87/PUU-XX/2022 yang dibacakan dalam sidang putusan pengujian Pasal 240 Ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Rabu (30/11/2022).

Putusan MK ini didasari atas sejumlah pertimbangan. Di antaranya, agar mantan terpidana bisa introspeksi diri dan beradaptasi dengan lingkungan.

"Masa tunggu lima tahun setelah terpidana menjalankan masa pidana adalah waktu yang dipandang cukup untuk melakukan introspeksi diri dan beradaptasi dengan masyarakat lingkungannya bagi calon kepala daerah, termasuk dalam hal ini calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota," kata Hakim MK Suhartoyo dalam persidangan di Gedung MK RI, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).

Selain mengatur soal masa jeda 5 tahun, Pasal 240 Ayat (1) huruf g UU Pemilu juga mensyaratkan caleg eks terpidana mengumumkan statusnya secara terbuka ke publik mengenai statusnya sebagai mantan narapidana. (*)