SILVERSTONE — Pimpinan tim Red Bull KTM Ajo, Niklas Ajo, memberikan tanggapannya terkait insiden nasib apes yang dialami pembalapnya, Brian Uriarte, pada balapan Moto3 Inggris 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026).
Uriarte—juara Red Bull Rookies Cup 2025 dan JuniorGP 2025—sejatinya tampil sangat kompetitif sejak awal balapan dengan mengamankan posisi start ke-7. Pembalap muda asal Spanyol tersebut sempat beberapa kali memimpin jalannya balapan di kelompok terdepan sebelum akhirnya terjatuh pada lap pamungkas.
Akibat insiden crash di putaran terakhir ini, Uriarte gagal mengamankan poin. Situasi tersebut memangkas jarak poinnya di klasemen sementara dengan rival terdekatnya dalam perebutan gelar Rookie, pembalap asal Indonesia Veda Ega Pratama, yang kini hanya berjarak 30 poin usai menyelesaiakan balapan di posisi ke-9.
"Secara keseluruhan, ini adalah pekan yang positif. Hari Minggu tersebut tentu bisa dikatakan sebagai pekan yang manis-manis pahit. Kedua pembalap kami sejatinya bertarung memperebutkan kemenangan sampai putaran pamungkas. Sayangnya, Brian membuat kesalahan kecil di putaran terakhir. Pada akhirnya, ini adalah bagian dari prosesnya," ungkap Niklas Ajo.
Evaluasi Uriarte dan Alihkan Fokus ke Seri Aragon
Menanggapi kegagalan finis tersebut, Brian Uriarte tidak memungkiri rasa kecewanya. Kendati demikian, ia menilai kecepatan dan konsistensinya di trek baru seperti Silverstone menjadi modal positif untuk menghadapi seri berikutnya di Moto3 Spanyol (Aragon) pada 28–30 Agustus 2026.
Poin Utama Insiden Brian Uriarte di Moto3 Inggris 2026:
Lokasi & Waktu: Sirkuit Silverstone, Moto3 Inggris (Minggu, 9 Agustus 2026).
Insiden: Terjatuh (crash) pada lap terakhir saat bersaing di rombongan terdepan perebutan podium.
Dampak Klasemen: Gagal menambah poin; selisih poin dengan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama (finis P9), kini makin rapat menjadi 30 poin.
Tanggapan Tim: Bos Red Bull KTM Ajo, Niklas Ajo, menganggap insiden tersebut sebagai proses pembelajaran bernilai bagi sang pembalap muda.
Target Selanjutnya: Seri Moto3 Spanyol di Sirkuit Aragon (28–30 Agustus 2026).
"Sangat disayangkan balapan di Inggris harus berakhir seperti ini. Sayang, saya malah melakukan kesalahan dan saya akan menjadikannya sebagai pelajaran. Sesi baiknya ialah kami konsisten berada di depan. Sekarang, saatnya mempersiapkan diri untuk Aragon, kami akan habis-habisan di sana," ujar Uriarte.
Posting Komentar